Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Dukungan Manajer dan Rekan Kerja di Tengah Penganiayaan

20 Nov. 2018 |   Oleh Qing Lian, seorang praktisi Falun Dafa di Tiongkok

(Minghui.org) Saya mulai berlatih Falun Dafa pada tahun 1997 ketika berumur 33 tahun.

Saat berusia 30-an, saya menderita penyakit serius. Yang terburuk adalah neurasthenia dan suplai darah yang tidak cukup ke jantung dan otak. Hal ini menyebabkan bisul yang sangat menyakitkan di telapak tangan dan kaki. Kondisi ini berlangsung selama lebih dari enam tahun dan saya merasa sangat gatal.

Karena penyakit dan rasa sakit tersebut, amarah saya memburuk. Pada saat menginjak usia 30, saya terlihat seperti berusia 40-an. Rambut memutih, wajah tertutup bercak gelap dan tubuh membengkak.

Saya mempertimbangkanuntuk bunuh diri karena kesehatan yang buruk dan fakta bahwa suami berselingkuh dengan wanita lain. Namun, demi anak, saya membuang ide untuk bunuh diri.

Diperkenalkan dengan Falun Dafa

Saudara perempuan saya menjalani operasi limfoma dan hampir tidak bisa berjalan. Namun, dalam waktu sebulan setelah mulai berlatih Falun Dafa, kondisi kesehatannyapulih.

Dia memberi tahu saya tentang manfaat luar biasa yang dia alami karena berlatih Falun Dafa dan membaca Zhuan Falun . Saya tidak mempercayainya.

Dia mengabaikan komentar saya dan berkata, "Falun Dafa adalah untuk kultivasi mencapai ke-Buddha-an. Sama sekali berbeda denganlatihan qigong lainnya. Saya harap kamu membaca buku Falun Dafa sebelum memutuskannya.

Saya mengambil buku itu untuk membuatnya tenang namun tidak berpikir akan benar-benar membacanya. Namun malam itu saya tidur nyenyak untuk pertama kalinya selama bertahun-tahun. Saya merasa seolah-olah banyak substansi buruk disingkirkan dari pikiran dan tubuh saya. Saya memutuskan untuk membaca Zhuan Falun setiap malam.

Beberapa hari kemudian, saudari saya kembali untuk memeriksa apa yang saya lakukan terhadap buku itu. Saya mengaku bahwa saya hanya membaca sedikit setiap malam. Dia menghela nafas dan membawa pulang buku itu.

Saya merasa kehilangan keesokan harinya. Seakan melewatkan sesuatu yang penting dan tidak bisa menyelesaikannya. Saya segera menyadari bahwa perasaan itu adalah karena saya tidak memiliki Zhuan Falun.

Guru berkata,

“Aliran Buddha percaya adanya takdir pertemuan, kalian telah datang kemari juga berkat adanya takdir pertemuan, kalau sudah memperoleh mungkin juga karena sudah pantas anda peroleh, jadi anda harus menyayangi, jangan menganut mentalitas apa pun yang mengejar sesuatu.” (Zhuan Falun)

Apakah saya ditakdirkan untuk memperoleh Dafa? Saya pergi ke rumah seorang teman yang memiliki buku Zhuan Falunnamun dia tidak membacanya. Saya bertanya apakah saya bisa meminjamnya sehingga saya bisa membacanya dari awal hingga akhir. Segera setelah dia menyerahkan buku itu, saya merasa seperti anak hilang yang akhirnya menemukan orang tuanya. Saya memutuskan untuk berlatih Falun Dafa sejak saat itu.

Saya menenangkan diri dan mulai membaca Zhuan Falun. Kali ini prinsip Fa terbentang di depan saya. Tercerahkan oleh Dafa, saya mulai memahami banyak prinsip yang selalu saya pertanyakan, namun tidak pernah bisa saya mengerti.

Tubuh saya mengalami transformasi yang luar biasa. Uban saya lenyap dan berganti menjadi hitam dan berkilau lagi. Wajah kemerahan, dan tubuh saya yang bengkak menjadi normal kembali. Saya tiba-tiba tampak seperti seorang gadis berusia 20-an meskipun sudah berusia 33 tahun.

Membuktikan Dafa di Tengah Penganiayaan

Partai Komunis Tiongkok (PKT) melancarkan penganiayaan terhadap Falun Dafa pada tanggal 20 Juli 1999. Saya, ibu mertua dan saudari saya pergi ke pemerintah provinsi untuk memohon hak untuk berlatih Dafa. Polisi menangkap kami namun tidak lama segera membebaskan kami. Keesokan harinya ketika pergi ke pemerintah lagi untuk mengajukan permohonan, para petugas memukuli dan mengusir kami.

Ketika kembali ke rumah dan saya merenungkan apa yang telah terjadi, saya bingung. Falun Dafa mengajarkan orang-orang untuk menjadi baik. Membantu jutaan orang meningkatkan moralitas mereka dan memurnikan tubuh serta pikiran mereka. Sepenuhnya bermanfaat untuk seluruh negara dan masyarakat. Mengapa pemerintah melarang dan memfitnahnya? Hati saya sangat berat, saya tinggal di rumah selama dua hari.

Pada hari ketiga, pimpinan pabrik datang ke rumah saya. Dia menghibur saya dan meminta saya untuk kembali bekerja, dan berjanji tidak menyakiti saya.

Saya terus mengklarifikasi fakta kepada orang-orang di sekitar saya, mengkultivasi xinxing dengan mengikuti standar Dafa, dan bersikap layaknya seorang praktisi Dafa kepada orang lain.

Ditahan

Pada bulan Juli 2000, saya pergi ke Beijing untuk memohon keadilan bagi Dafa kepada pemerintah. Saya ditahan secara ilegal selama lebih dari sebulan. Pimpinan pabrik dan beberapa rekan kerja datang ke pusat penahanan untuk mengunjungi saya. Mereka tidak menyalahkan saya atas masalah yang dibuat polisi di tempat kerja saya. Sebaliknya, mereka menghibur saya dan meminta agar saya kembali bekerja setelah dibebaskan. Ketika dibebaskan, saya menemukan bahwa mereka tetap membayar gaji dan bonus saat saya sedang dianiaya.

Agen dari Kantor 610 datang ke tempat kerja saya dan mencoba membawa saya ke pusat pencucian otak. Untuk menghindari penganiayaan, saya terpaksa meninggalkan rumah. Ketika pulang ke rumah untuk merayakan Tahun Baru Imlek, saya memutuskan bahwa karena tidak ada yang salah dengan Dafa, saya harus kembali bekerja. namun, sebelum kembali bekerja, seorang polisi mengetuk pintu rumah saya dan mengatakan, “Kami telah lama mencari kamu. Kamu harus memberi tahu kami semua yang kamu lakukan, serta menandatangani pernyataan jaminan, jika tidak, kami akan menangkap kamu lagi.”

Saya mengklarifikasi fakta tentang Falun Dafa kepadanya dan menyarankan agar dia bersikap baik kepada praktisi. Kemudian, sebuah sedan hitam berhenti dan lima petugas polisi keluar dari mobil dan mencoba menangkap saya. Melihat kejadian ini, ibu mertua terpaku. Saya mengatakan kepada mereka dengan cara yang bermartabat bahwa berlatih Falun Dafa tidak melanggar hukum dan bahwa saya tidak bersalah serta tidak akan menandatangani pernyataan jaminan.

Kepala Divisi Keamanan Domestik setempat membawa pimpinan pabrik yang baru serta dua rekan kerja ke rumah saya. Sebelum saya berbicara, dia berkata di depan para petugas, “Jangan khawatir. Jika kamu mau, kembalilah bekerja besok. Jika kamu tidak merasa sanggup, beristirahatlah selama beberapa hari.”

Para petugas terkejut. Bahkan ketika kejahatan begitu merajalela, pimpinan perusahaan menunjukkan rasa keadilan yang begitu besar. Saya pergi bekerja keesokan harinya dan menerima gaji selama dua bulan saat saya ditahan. Pimpinanyang baru datang ke kantor saya dan memberi tahu, “Saya tidak takut jika kamu pergi ke Beijing untuk mengajukan permohonan.” Saya berterima kasih atas dukungannya terhadap Dafa.

Saya diawasi sepanjang waktu. Petugas polisi datang ke tempat kerja untuk memeriksa saya setiap hari. Suatu ketika dua rekan kerja mengatakan kepada petugas: “Tolong jangan datang lagi. Bagaimana dia bisa bekerja jika kamu terus mengganggu dia seperti ini?” Pimpinan pabrik mengatakan kepada polisi,“Saya mengurus para karyawan saya, tolong datang mengganggu dia lagi.” Para petugas itu tidak pernah kembali lagi.

Suami tidak tahan dengan tekanan dan menceraikan saya pada bulan Maret 2001. Saya dan anak pindah ke unit kontrakan kecil di sebuah gudang.

Segera setelah pindah, saya ditangkap lagi dan dianiayahingga dirawat di rumah sakit. Ketika manajemen perusahaan tempat saya bekerja mengetahui hal ini, mereka datang mengunjungi saya di rumah sakit. Pada saat kunjungan, bangsal tersebut dipenuhi petugas polisi.

Secara ilegal saya dijatuhi hukuman penjara,namun perusahaan tempat saya bekerja tetapmembayaruang pensiun saya selama dua tahun sampai pabrik itu akhirnya bangkrut. Meskipun dipenjara, ketika perusahaan tempat saya bekerja bangkrut, manajemen tetap menyerahkan uang pesangon 5.000 yuan kepada keluarga saya.

Terlepas dari betapa jahatnya penganiayaan, saya selalu mematut diri sebagai seorang praktisi, dan menunjukkan sikap seorang praktisi sejati. Ketika saya dianiaya, mereka akan berdiri di samping saya dan menentang penganiayaan bersama saya. Mereka memilih masa depan yang cerah untuk diri mereka sendiri.