Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Membangun Lingkungan Keluarga yang Baik dengan Kembali pada Tradisi

18 Jan. 2019 |   Oleh Qing Yun, seorang praktisi Falun Dafa di Tiongkok

(Minghui.org) Seorang rekan praktisi bertanya kepada saya mengapa anggota keluarga saya sangat mendukung Falun Dafa meskipun saya telah dianiaya oleh Partai Komunis karena keyakinan saya. Jawabannya sederhana: Saya membantu keluarga saya memahami budaya tradisional Tiongkok. Begitu mereka menggunakan nilai-nilai tradisional untuk membedakan benar dan salah, mereka akan memahami Dafa dan mengapa praktisi mengklarifikasi fakta tentang Dafa kepada orang-orang.

Di wilayah kami, beberapa praktisi mengalami kesulitan untuk meyakinkan anggota keluarga mereka bahwa Dafa adalah baik. Beberapa praktisi tidak dapat mengemukakan masalah tentang Dafa karena anggota keluarga mereka telah dicuci otak oleh fitnahan Partai Komunis Tiongkok (PKT) tentang latihan kultivasi tersebut sejak 1999.

Banyak praktisi dipenjara oleh PKT karena keyakinan mereka, yang menyebabkan banyak kesulitan bagi keluarga mereka. Untuk itu, banyak praktisi mencoba untuk memberikan kompensasi kepada anggota keluarga mereka dengan menggunakan cara duniawi, seperti dengan melakukan lebih banyak pekerjaan rumah tangga atau mengasuh anak cucu. Namun, banyak dari mereka tidak dihargai atas upaya mereka. Mereka tidak menyelesaikan masalah dari perspektif Pelurusan Fa dan tidak ingat bahwa keluarga juga merupakan tempat di mana kita perlu mengklarifikasi fakta.

Kembali pada Tradisi Adalah Kuncinya

Pemahaman saya adalah bahwa penurunan moral di Tiongkok saat ini disebabkan oleh hilangnya budaya tradisional Tiongkok. Hal Ini memengaruhi setiap keluarga. Dalam masyarakat, para pemimpin tidak bertindak seperti pemimpin, dan para bawahan tidak bertindak seperti bawahan. Dalam sebuah keluarga, ayah tidak bertindak seperti seorang ayah, dan seorang putra tidak bertindak seperti seorang putra. Contohnya, generasi kita menghormati dan mendukung orang tua, sementara generasi anak-anak kita berpikir bahwa generasi kita seharusnya melayani mereka.

Ini bukan hanya masalah generasi mereka. Ini adalah masalah semua orang. Generasi kita tidak mewariskan budaya Tiongkok tradisional pada mereka, dan kita juga lupa banyak nilai tradisional. Saat ini, para orang tua hanya memberikan uang kepada anak-anak mereka namun tidak untuk keutamaan moral, nilai-nilai, atau keterampilan. Segalanya diukur dengan kekayaan, sementara itu orang-orang tenggelam dalam budaya Partai. Sebagai praktisi Dafa, nilai-nilai tradisional adalah hadiah terbaik yang dapat kita berikan kepada anak-anak kita.

Guru memberi tahu kita, “Jangan terlalu jauh meninggalkan jalan tradisional manusia” (“Membantu Anda Menjauhi Bahaya dan Kesulitan”, Hong Yin IV) dan “Membangkitkan kembali tradisi membangun kembali negara” (“Membangun Kembali Negara,” Hong Yin IV).

Beberapa mengatakan, “Sebuah lingkungan kultivasi yang baik dibangun oleh kultivasi seorang praktisi.” Jika dalam sebuah keluarga, para sesepuh baik, anak-anak berbakti, dan suami serta istri saling menghargai, pasti banyak orang di dalam keluarga tersebut yang akan berlatih atau mendukung Dafa.

Mendidik Anggota Keluarga

Saya menggunakan kebaikan yang saya kembangkan melalui berlatih Dafa untuk membantu anggota keluarga mendapatkan kembali hati nurani mereka dan menerima nilai-nilai tradisional. Saya juga mencoba menempatkan diri pada posisi mereka, sehingga saya dapat memahami dan memikirkan bagaimana mereka akan bereaksi dalam situasi tertentu.

Ketika menantu perempuan saya pertama kali datang ke rumah, saya memberi tahu dia tentang keyakinan saya. Dia dan putra saya bertanya kepada saya mengenai "patriotisme." Mereka tidak menyadari bahwa PKT menyesatkan orang-orang Tiongkok dengan menyatakan bahwa menjadi patriotik adalah dengan mencintai Partai Komunis dan mengikuti doktrinnya.

Saya berbagi pemahaman dengan mereka, “Pertama, apa itu tanah airnya? Ini adalah tanah yang diwariskan oleh nenek moyang kita. Sejak PKT berkuasa, tidak ada yang memiliki tanah sendiri lagi - semuanya diambil oleh PKT.”

“Tiongkok berperang melawan invasi Jepang selama Perang Dunia II. Semua paman saya bergabung dengan tentara. Salah satu dari mereka menjual seluruh tanah pertaniannya dan mengendarai kuda untuk mendaftar, namun kemudian dia meninggal di penjara PKT,” kata saya.

Saya menunjukkan kepada mereka peta Tiongkok sebelum PKT berkuasa. Tiongkok saat itu tampak seperti daun begonia. Namun sekarang, tampak seperti seekor ayam, dengan sekitar satu juta kilometer persegi yang hilang, yang diberikan PKT kepada Rusia.

Kemudian saya berbicara tentang bagaimana PKT telah membunuh lebih dari 80 juta rakyat Tiongkok selama berbagai jenis gerakan politik. Juga membunuhi praktisi Falun Dafa untuk diambil organnya demi keuntungan. Bahkan langit tidak akan mentolerir kejahatannya, kata saya.

Menantu perempuan saya mengerti dan meyakinkan beberapa kerabatnya untuk mundur dari PKT dan organisasi kepemudaannya.

Bahaya yang Dibawa oleh PKT kepada Keluarga Kami

Ada saat dimana saya bersembunyi untuk menghindari penangkapan. Putra saya tidak memahami apa yang saya lakukan, jadi saya menuliskan sebuah surat panjang untuk menjelaskan mengapa saya berlatih Falun Dafa, tujuan dari seorang praktisi, dan penganiayaan PKT terhadap keluarga kami. Dia kemudian mengerti.

Suatu ketika saya dan putra saya ditangkap bersama, meskipun dia tidak berlatih Dafa. Istrinya sedang hamil. Baik suami maupun putra saya kemudian bertanya apakah saya bisa berlatih Dafa di rumah saja dan tidak berpartisipasi dalam proyek klarifikasi fakta, agar tidak menimbulkan masalah bagi keluarga saya.

Saya mengatakan kepada mereka, “Bukan saya yang tidak menginginkan rumah yang damai. Adakah PKT yang tidak memberikan orang lingkungan yang damai.”

Saya melanjutkan, “PKT menganiaya keluarga kita. Ayah saya adalah seorang dokter dan menyembuhkan penyakit bagi banyak orang. Namun dia dicap kapitalis reaksioner dan dibunuh selama Revolusi Kebudayaan. Dia tidak membahayakan siapa pun, namun PKT tidak membiarkannya hidup damai.”

Untuk membantu mereka memahami mengapa saya tidak mau melepas keyakinan saya, saya berkata, “Sekarang saya hanya ingin berlatih Dafa, namun PKT tidak membiarkan saya memiliki kehidupan yang damai. Apakah kalian pikir PKT akan membiarkan anak-anak kalian memiliki kehidupan yang damai di masa depan? “

“Pepatah tradisional mengatakan bahwa timbul tenggelamnya sebuah negara adalah tanggung jawab setiap orang. Demi kepentingan kalian sendiri, demi anak-anak kalian, untuk lingkungan damai yang layak bagi setiap orang Tiongkok, bukankah kita harus menyingkirkan PKT?”

Mereka tidak bertanya lagi pada saya. Kemudian, seluruh keluarga saya mengajukan tuntutan pidana bersama saya terhadap Jiang Zemin, karena mencetuskan penganiayaan terhadap Falun Dafa.

Pentingnya Budaya Tradisional Tiongkok

Saya seringkali menceritakan kebaikan Dafa dan budaya tradisional Tiongkok pada keluarga saya. Mereka menyukainya.

Saya juga mengasuh cucu perempuan saya. Putra dan menantu meminta saya untuk mengajarinya menggunakan metode saya. Mereka sangat kagum ketika melihat anak kecil itu dapat melafalkan dua buku puisi Hong Yin.

Anggota keluarga kita ditakdirkan untuk bersama kita. Kita seharusnya membantu mereka. Maka mereka akan mendukung dan memudahkan kita dalam membantu orang lain untuk memahami Dafa.

Bagi para praktisi yang ingin membantu anggota keluarga mereka, saya menyarankan untuk berbicara kepada mereka tentang budaya tradisional Tiongkok. Jika kalian hidup terpisah atau mereka tidak mau mendengarkan, Kalian dapat mencoba menulis surat pada mereka, yang berhasil dengan baik pada beberapa praktisi di wilayah kami.