Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Menyelesaikan Masalah Xiulian Melalui Xiulian, Masalah Perusahaan Melalui Perusahaan

12 Agu 2019 |  

(Minghui.org) Guru Li Hongzhi mengajarkan kita bahwa Xiulian Falun Dafa hanyalah mengultivasikan Xinxing serta belas kasih, dan kita menempuh “jalan besar tanpa bentuk.” (Ceramah Fa pada Konferensi Fa di Singapura, 1998). Guru juga mengatakan, “kita tidak ada bentuk organisasi apapun yang berwujud, tidak menyimpan uang, tidak menyimpan harta.” (Ceramah Fa pada Konferensi Para Pembimbing di Changchun, 1998)

Ajaran Shifu telah membuka jalan yang paling leluasa bagi praktisi Xiulian di masyarakat modern, dengan uang dan harta sepenuhnya dipisahkan dari Falun Dafa, tetapi praktisi Xiulian tidak perlu menjadi biksu atau pergi ke pegunungan. Keseluruhan masyarakat adalah lingkungan Xiulian kita. Kita mengikuti prinsip Fa Sejati-Baik-Sabar untuk mengultivasikan jiwa dan raga kita. Kita saling mendorong untuk “Banding belajar banding kultivasi” (“Kultivasi Nyata”, Hong Yin I) dan meningkatkan tingkatan kita.

Namun, sejak Partai Komunis Tiongkok memulai penganiayaan habis-habisan terhadap Falun Gong di tahun 1999, pengikut dan praktisi Dafa telah menyelenggarakan banyak proyek dan perusahaan untuk menentang penganiayaan dan mengklarifikasi fakta. Proyek-proyek serta perusahaan nyata ini melibatkan uang dan harta, demikian pula jabatan dan berbagai divisi tugas; sehingga mereka menjadi batu ujian bagi banyak orang. Kita memiliki orang-orang yang berkontribusi tanpa pamrih, tapi juga mereka yang mencari nama dan keuntungan. Beberapa mendedikasikan diri mereka untuk menyelamatkan makhluk hidup, sementara beberapa lainnya melihat dari tepi serta membuat komentar dan penilaian. Sementara beberapa gigih dalam mengatasi rintangan dan terus maju, kita juga memiliki mereka yang menunggangi ekor orang lain dan hanya mencari kepuasan diri. Beberapa secara terus-menerus mengultivasi diri mereka dan melenyapkan konsep manusia serta keterikatan hati, sehingga mereka mampu mengklarifikasi fakta secara lebih mantap; beberapa telah terhalang oleh berbagai kebiasaan dan konsep yang berkembang di tengah masyarakat manusia biasa dan sayangnya telah menimbulkan dampak negatif bagi Dafa dan proyek di berbagai tingkatan. Terlalu banyak kasus untuk disebutkan di sini.

Berbagai konflik baru-baru ini yang terjadi di Epoch Times maupun proyek lainnya bukanlah kebetulan. Ini adalah sama apakah di dalam dan di luar Tiongkok Daratan. Sepanjang seseorang berada di masyarakat manusia biasa, lapisan masyarakat yang berbeda memiliki konflik sosial mereka sendiri, lingkungan kerja memiliki konflik kerja, dan lingkungan keluarga memiliki konflik keluarga yang seseorang perlu hadapi. Ketika konflik terjadi, bagi seorang praktisi yang melihat atau mendengar orang-orang yang terlibat dan kejadiannya, itu merupakan kesempatan untuk mengultivasi diri secara lebih mantap dan meningkatkan diri. Pengikut Dafa yang belajar Fa dengan baik dan sungguh-sungguh mengultivasi diri mereka memahami secara mendalam apa itu pengikut Dafa: itu bukanlah gelar yang dianugerahkan diri sendiri, melainkan dicapai melalui kultivasi yang mantap di dalam Fa dan melalui penderitaan, memikul tanggung jawab, dan menempa hati dalam perjalanan menuju tanpa ego yang dikehendaki oleh alam semesta baru. Kami percaya bahwa, dalam menghadapi konflik, pengikut Dafa yang sungguh-sungguh berkultivasi akan memeriksa diri mereka sendiri dan mencari kekurangan diri dalam rangka secara lebih baik menghasilkan dampak positif.

Kami berharap ke depannya, baik dalam proyek maupun perusahaan pengikut Dafa, seseorang tidak akan lagi menekan atau menilai lainnya berdasarkan pandangan sepihak dan “menyampaikan” bagaimana Guru mengakui diri sendiri sementara mengabaikan tanggung jawab atas konsekuensi utamanya. Kami harap tindakan setiap orang akan berlandaskan pemikiran tanpa ego, belas kasih, tidak terikat dengan konsep pribadi mereka, menyelesaikan masalah yang muncul dalam Xiulian melalui Xiulian, dan menyelesaikan masalah perusahaan melalui perusahaan.

Dewan Redaksi Minghui

10 Agustus 2019