Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Sejati Berkultivasi ketika Menghafal dan Melafal Fa

12 Sep. 2019 |   Oleh seorang praktisi Falun Dafa di Jilin, Tiongkok

(Minghui.org)

Guru berkata,

“Tadi saya memberi tahu anda harus menyayangi Fa, harus banyak belajar Fa, harus berulang kali membaca buku, anda niscaya sedang meningkat. Saya telah mengisikan kemampuan saya dalam Dafa ini, asalkan anda belajar, maka anda akan mengalami perubahan, asalkan anda belajar, maka anda niscaya sedang meningkat, asalkan anda belajar terus hingga akhir, anda niscaya dapat mencapai kesempurnaan.” (Ceramah Fa pada Konferensi Fa Amerika Serikat Timur )

Dalam ceramahnya, Guru selalu menekankan pentingnya belajar Fa lebih banyak dan melakukannya dengan baik. Dalam Ceramah Fa pada Konferensi Para Pembimbing di Changchun, Guru juga menyemangati praktisi di kampung halamannya untuk memulai menghafal Fa. Karena saya adalah praktisi dari kampung halaman Guru, saya rasa saya harus mendengarkan Guru dan menghafal Fa Guru.

Menghafal dan Melafalkan Fa

Pertama-tama saya mulai menghafal Hongyin, Hongyin II, Petunjuk Penting Untuk Gigih Maju, dan Petunjuk Penting Untuk Gigih Maju II. Saya kemudian menghafal Hong Yin III, Hong Yin IV, semua ceramah Guru lainnya yang Guru berikan baru-baru ini, juga ceramah Fa di berbagai tempat.

Namun ketika menyangkut tentang menghafal Zhuan Falun, saya merasa sedikit khawatir. Melihat tebalnya buku, saya bertanya-tanya bagaimana cara saya melakukannya dan kapan saya akan menyelesaikan seluruh buku. Akhirnya, saya bertekad: Tak peduli betapa sulitnya, saya harus menyelesaikannya dan menyimpan isinya dalam otak saya.

Guru berkata,

“Seseorang adalah bagai sebuah wadah, dan dia adalah apa isinya. Jika dia berisi Fa, dia berasimilasi kepada Fa; jika dia diisi dengan kotoran, maka dia adalah kotoran.” (Ceramah Fa pada Konferensi Fa di Singapura )

Saya membuat rencana untuk melafal satu halaman satu hari. Kemudian, dalam satu tahun saya akan dapat melafal Zhuan Falun setidaknya satu kali. Saya harus bangun sangat awal untuk menjalankan rencana saya. Terkadang saya mulai menghafal sebelum jam tiga pagi. Saat itu sepi, dan pikiran saya tenang. Saya mulai menghafal satu kalimat penuh dalam satu waktu. Ketika saya menyelesaikan paragraf, saya menghubungkan semua kalimat bersama. Untuk memperkuat apa yang baru saya pelajari, saya melafalkan paragraf tersebut sembilan kali.

Terkadang saya melafal Fa ketika saya sedang berjalan, ketika bertugas di ruang ujian saat murid saya mengerjakan ujian mereka, atau bahkan sebelum pergi tidur. Saya merasa sistem ini adalah bentuk belajar Fa juga, dan belajar Fa saya menjadi lebih efisien.

Ketika saya mulai putaran kedua menghafal dan melafal Fa, saya masih dapat membaca Fa setiap hari dan melafal dua halaman tiap harinya. Jadi, saya selesai menghafal Zhuan Falun dalam waktu kurang dari satu setengah tahun. Paruh selanjutnya di tahun itu, saya melanjutkan membaca Zhuan Falun dengan cara biasa setiap hari. Saya juga membaca semua ceramah Guru. Kebiasaan ini berlanjut selama beberapa tahun.

Awal tahun ini, saya berhenti membaca dan justru melafal Fa saja. Butuh waktu tiga bulan bagi saya untuk menyelesaikan Zhuan Falun. Saya kini melafal sekitar sepuluh halaman setiap hari dan menyelesaikan Zhuan Falun dalam sebulan. Semakin saya melafal, saya menjadi semakin baik, dan semakin cepat. Saya sudah melafal satu buku selama sembilan kali, dan selesai membaca semua ceramah Guru satu kali dalam satu tahun.

Proses menghafal juga adalah proses melepaskan konsep dan meningkatkan latihan kultivasi saya. Sebagai contoh, saya sering mencari kenyamanan, bermanja dalam kemalasan, sulit dalam mengikuti, dan memiliki mentalitas menyelesaikan sebuah misi. Saya harus mengultivasikannya. Fokus dalam menghafal dapat membuat saya memusatkan perhatian saya terhadap belajar Fa dan menghilangkan gangguan. Fa yang melewati mata, bibir, otak dan pikiran saya membantu saya untuk berasimilasi dengan Fa, dan saya merasa bahwa seluruh sel dalam tubuh saya menyatu dengan Fa. Berangsur-angsur dan tanpa disadari, saya memahami arti prinsip Fa lebih banyak dan lebih mendalam.

Mengatasi Ujian Keluarga

Guru berkata,

“Belajar Fa mendapatkan Fa,
Banding belajar banding kultivasi,
Cocokkan setiap masalah,
Dapat melakukannya berarti berkultivasi”
(“Berkultivasi Nyata,” Hongyin I)

Menghafal Fa membantu saya melihat diri saya lebih dekat dalam segala hal yang saya lakukan. Itu juga membuat saya dapat mengingat Fa ketika saya menghadapi masalah. Ketika Fa ada dalam hati, saya dapat mengatasi hal dengan baik.

Saya memiliki ujian keluarga yang besar di tahun 2008. Suami saya kehilangan beberapa ribu dolar, dan kami harus meminjam uang dalam jumlah besar dari orang lain. Kemudian ia berselingkuh dan meminta bercerai. Tiba-tiba, ujian akan reputasi, keuntungan akan uang, dan emosi memenuhi saya.

Saat itu, “Ceramah Fa pada Konferensi Fa di New York Tahun 2008” diterbitkan. Saya berulang kali melafal ceramah ini.

Guru berkata,

“Terutama pada tahun-tahun pasca penganiayaan, di dalam hal-hal pembuktian kebenaran Fa yang kalian lakukan, walau telah mengalami masalah konkret yang bagaimanapun, saya pernah beri tahu pada kalian, semua itu adalah hal yang baik, karena ia baru muncul setelah anda menjalani Xiulian. Sekalipun anda anggap adalah penderitaan yang lebih besar lagi, kesusahan yang lebih besar lagi, semuanya adalah hal yang baik, karena ia baru muncul setelah anda menjalani Xiulian. Di dalam penderitaan dapat menghapus karma, dalam penderitaan dapat menyingkirkan sifat hati manusia, dalam penderitaan dapat membuat anda meningkat ke atas.” (“Ceramah Fa pada Konferensi Fa di New York Tahun 2008 “)

Saya merasa tiap kata di paragraf di atas ditujukan kepada kekurangan saya, seakan-akan Guru tahu apa yang saya alami. Bahkan, saya merasa bahwa Guru ada di samping saya dan menjaga saya di setiap waktu. Guru menyadarkan dan membantu saya mengatasi ujian tersebut.

Ketika saya mencari ke dalam, saya menemukan banyak keterikatan seperti rasa dendam, iri hati, nama, rasa bersaing, ingin menyelamatkan muka, mengejar kesempurnaan, egois dan menuntut, dan seterusnya. Saya dulu menemukan kesalahan dalam diri suami saya dan tidak pernah senang dengan apa pun yang ia lakukan. Saya ingin mengubahnya, namun bukan mengubah diri saya sendiri. Selama ini, saya merasa lelah, baik secara fisik maupun mental, dan kondisi saya sangat melukainya. Namun saya tidak pernah menyadari masalah ini.

Oleh karenanya, saya bertekad untuk berubah dan menggunakan standar Dafa untuk mengukur diri sendiri dan mengatasi masalah saya. Proses yang menyakitkan ini sangat menyiksa karena pengalaman serupa terjadi berulang kali. Saya terus-menerus berkultivasi menyingkirkan keterikatan ini.

Meski begitu, saya membuat banyak perubahan, saya mengerti bahwa suami saya juga adalah makhluk yang ingin Guru selamatkan. Saya merasa kasihan padanya karena dia merugikan dirinya sendiri tanpa ia sadari. Ketika itu, saya tidak lagi memiliki rasa dendam atau keluhan terhadapnya. Saya tidak lagi merasa bahwa saya telah kehilangan muka karena perilakunya. Saya memperbaiki diri saya sendiri, melepaskan emosi saya terhadapnya, dan menjadi lebih belas kasih.

Saya mengklarifikasi fakta padanya dengan tenang, mengatakan padanya bahwa Falun Dafa dapat membantu orang mendapatkan kesehatan yang baik, meningkatkan moralitas, dan menyingkirkan pikiran buruk seseorang. Saya menyarankannya untuk mencobanya. Dia tersentuh dengan ketulusan saya. Dia terkejut bahwa saya telah memaafkannya. Dia berkata bahwa ia tidak akan lagi melakukan hal buruk dan ingin belajar Fa serta melakukan latihan.

Melafal Fa juga membantu saya menyingkirkan keterikatan akan uang dan membantu suami saya melunasi hutang-hutangnya.

Itulah bagaimana kami mengatasi ujian sepuluh tahun yang lalu. Ketika saya melihat kembali, saya melihat hal buruk memang benar berubah menjadi hal baik. Saya juga dapat melepas keterikatan akan nama, uang, sentimentalitas dan banyak keterikatan lainnya.

Suami saya telah ikut belajar Fa, memancarkan pikiran lurus, dan mengklarifikasi fakta; terlebih lagi, dia menyemangati saya untuk lebih banyak belajar Fa dan membangunkan saya di pagi hari untuk melakukan latihan.

Mengklarifikasi Fakta

Ketika saya menggunakan telepon saya untuk mengklarifikasi fakta. Saya melafal Fa Guru ketika memencet nomor.

“Belas kasih mampu mencairkan langit dan bumi untuk mendatangkan musim semi
Pikiran lurus dapat menolong manusia di dunia ini”
(“Fa Meluruskan Alam Semesta,” Hongyin II)

Melafal Fa menguatkan belas kasih dan pikiran lurus saya. Saya juga terus memancarkan pikiran lurus dan menyingkirkan pikiran manusia saya.

Ketika hal-hal berjalan dengan lancar, sekitar tujuh orang keluar dari Partai Komunis Tiongkok (PKT). Beberapa orang berulang kali berterima kasih kepada saya setelah mereka keluar dari Partai. Beberapa menggunakan nama samaran, sementara yang lainnya menggunakan nama asli mereka. Orang-orang berkata mereka mendukung apa yang kita lakukan dan berharap bahwa rezim Komunis akan segera kehilangan kekuasaannya.

Saya merasakan medan energi yang kuat, dan semakin banyak saya membantu orang, semakin sedikit ujian yang datang menghalangi. Saya mengingatkan diri saya sendiri untuk tidak memiliki keterikatan terhadap kegembiraan hati, karena semuanya dilakukan oleh Guru. Adalah Guru yang menyelamatkan orang-orang, dan saya hanya membuka mulut untuk berbicara.

Saya juga menyemangati orang-orang yang menolak untuk mendengarkan dan karenanya tidak dapat terselamatkan. Ketika saya menghadapi mereka, saya mengingatkan diri saya sendiri untuk mencari ke dalam dan menyingkirkan keterikatan saya.

Terkadang saya ditanya apakah saya menerima uang jika mereka keluar dari Partai. Saat itu, saya tahu bahwa saya terlalu terikat dengan uang dan egois, jadi saya memancarkan pikiran lurus untuk menghilangkan keterikatan tersebut. Ketika orang-orang mengatakan hal yang menusuk hati, saya tahu bahwa itu karena keterikatan saya akan nafsu berahi, dan saya memancarkan pikiran lurus untuk menyingkirkan iblis jahat dan setan busuk dibalik keterikatan tersebut. Ketika orang-orang memfitnah Guru dan Dafa, saya dapat mengenali rasa bersaing dan rasa tidak hormat saya terhadap Buddha dan Dafa. Saya juga memancarkan pikiran lurus untuk menyingkirkannya.

Beberapa orang juga merundung dan mengintimidasi saya atau bahkan mengancam untuk melaporkan saya kepada polisi. Seseorang pernah sekali berkata pada saya, “Saya adalah seorang polisi.” Saya berkata padanya, “Bahkan polisi pun harus tahu kebenarannya, dan hidup mereka juga harus diselamatkan!” Pada akhirnya, orang tersebut mengundurkan diri dari Partai dan kemudian berkata bahwa dia bukan seorang polisi. Saya rasa itu adalah ujian bagi saya untuk melihat apakah hati saya tergerak.

Akhirnya, beberapa orang sangat jahat. Mereka mengancam untuk merekam pembicaraan kami dan bertekad untuk tidak membiarkan saya berbicara. Terkadang, saya tidak stabil dan menunjukkan keterikatan saya akan rasa takut. Saya menutup telepon dan segera melafal Fa dan memancarkan pikiran lurus untuk menghancurkan keterikatan tersebut.

Mengklarifikasi fakta itu seperti biksu dan biksuni yang berkeliling dan berjumpa berbagai macam orang. Seseorang pernah berkata, “Partai Komunis Tiongkok membayar saya. Anda mengkhianati Partai.” Saya membalas bahwa Partai adalah korup dan uang mereka sesungguhnya adalah uang masyarakat. Dia berkata, “Saya setuju dengan anda. Tahukah anda? Sayalah yang korup. Jadi saya tidak bisa berhenti. Jika saya berhenti, di mana saya mendapatkan uang? Jangan katakan apa pun lagi. Jika anda mengatakan sepatah kata lagi, saya akan melaporkan anda. Hanya perlu melakukan satu panggilan telepon saja.” Kemudian dia menutup teleponnya. Saya kemudian memancarkan pikiran lurus untuk menyingkirkan faktor jahat dan roh komunis di dimensi lain. Orang-orang seperti ini benar-benar telah teracuni dan sulit diselamatkan.

Menguatkan Pikiran Lurus ketika Melafal Fa

Guru berkata,

“Sebenarnya ada sebagian master Qigong, mereka sendiri memiliki kemampuan Gong apa, mereka sama sekali tidak tahu, juga tidak jelas. Mereka hanya tahu apa yang mereka ingin lakukan dengan sekali berpikir sudah terjadi.” (Ceramah 9, Zhuan Falun)

Menghafal Fa membantu saya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang prinsip Fa. Bahkan Guru berbicara mengenai prinsip memancarkan pikiran lurus di Zhuan Falun; meski saya tidak jelas dengan kemampuan super normal apa yang saya miliki, saya tahu itu efektif ketika saya mencoba untuk menggunakannya.

Ketika suatu acara pembukaan sekolah, bendera komunis hendak dinaikkan. Karena saya tidak ingin roh jahat komunis meracuni orang-orang, saya berdiri di dekat jendela memandang taman bermain untuk memancarkan pikiran lurus untuk menghancurkan faktor jahat di dimensi lain. Sebagai hasilnya, bendera tersebut tidak dapat dinaikkan tak peduli berapa kali pun mereka mencoba. Guru-guru berbisik satu sama lain, bergumam bahwa setengah pegawai di acara pembukaan akan membawa nasib buruk. Kemudian mereka mencoba untuk memperbaiki tiang bendera namun entah bagaimana tidak bisa. Akhirnya, mereka menyingkirkan bendera tersebut, dan sekolah tidak menaikkan bendera dalam waktu yang lama.

Di kejadian lainnya, saya tergelincir di lobi tempat kerja, dan kaki saya terkilir parah. Saya berpikir, “Saya akan baik-baik saja.” Rasanya sakit, namun saya berdiri dan berjalan menaiki tangga dengan perlahan. Saat siang hari, saya pulang ke rumah dan sulit melepaskan kaki saya. Setelah bersusah payah, sepatu terlepas dan saya melihat kaki saya bengkak. Saya berbaring di tempat tidur dan mencoba untuk menahan rasa sakit. Saya berulang kali melafal Fa.

“Ketika sulit bersabar anda mampu bersabar. Ketika sulit dilakukan anda harus mampu melakukan.” (Ceramah 9, Zhuan Falun)

Ketika itu, saya mendengar suami saya memanggil saya untuk makan malam. Saya menahan rasa sakit, dengan tertatih-tatih ke dapur, dan membuat makan malam. Keesokan harinya, saya bekerja seperti biasa. Kaki saya baik-baik saja dalam waktu tiga hari.

Guru mengatakan pada kita bahwa kapan pun kita menjumpai sesuatu, pikiran pertama yang seharusnya ada di pikiran kita adalah, “Saya akan baik-baik saja,” yang mana sangat mudah dilakukan. Ini apa yang Guru ajarkan, dan ini adalah Fa. Tentu saja, itu juga adalah pikiran lurus kita. Jika kita dapat melakukannya, pastinya hal itu akan menjadi baik-baik saja. Hal serupa terjadi beberapa kali pada saya, dan saya baik-baik saja. Di bawah perlindungan Guru, saya mengatasi banyak kesulitan. Ini membuktikan bahwa pikiran lurus pengikut Dafa adalah luar biasa.

Guru berkata,

“…anda semua di saat mengklarifikasi fakta, bersamaan harus memerhatikan pemancaran pikiran lurus, secara tepat waktu menuntaskan kejahatan dan masalah yang ada pada diri sendiri, agar tidak disusupi oleh kejahatan dari celah kekosongan.” (“Pikiran Lurus,” Petunjuk Penting untuk Gigih Maju III