Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

[Konferensi Fa Eropa] Jalan Saya Berkultivasi di NTD

5 Okt. 2022 |   Oleh praktisi Falun Dafa di Inggris

(Minghui.org) Saya ingin berbagi pengalaman saya selama bergabung di NTD. Untuk memberikan wawasan yang lebih dalam dari pengalaman yang telah saya dapatkan, saya juga harus berbagi cerita tentang jalan hidup saya sebelumnya.

Ketika saya dilahirkan, ibu melihat ayah tampak 16 tahun lebih tua, dengan rambut abu-abu dan kerutan. Dia merasa bahwa sebelum saya berusia 17 tahun, sesuatu yang mengubah hidup akan terjadi, dan dia takut itu menandakan ayah saya akan meninggal. Selama bertahun-tahun dia berdoa, memohon kepada Tuhan untuk tidak membiarkan hal itu terjadi.

Ketika saya berusia 16 tahun, nenek buyut mengunjungi ibu dalam mimpi. Dia memberi pesan kepada ibu bahwa semuanya akan baik-baik saja. Segera setelah itu, peristiwa yang mengubah hidup terjadi. Saya memberi tahu ibu bahwa pacar saya hamil.

Putra saya lahir ketika saya berusia 17 tahun. Saya dan pacar saya putus sebelum putra saya berusia satu tahun. Saya tidak mempunyai rasa tanggung jawab dan kehilangan tujuan hidup. Itu memicu pertengkaran besar dengan ibu, membuat kami membawa banyak luka masa kecil, dan dia mengusir saya keluar dari rumah. Pada hari-hari berikutnya, saya berpikir untuk mengakhiri hidup, karena saya merasa tidak ada yang peduli dengan saya. Jika saya melakukan hal itu, saya berpikir putra saya akan hidup sendiri, tetapi saya mengerti ketika dia dewasa nanti, itu akan sangat memengaruhinya. Satu-satunya pilihan adalah menjadi orang yang lebih baik. Jadi putra saya menyelamatkan hidup saya.

Untuk beberapa alasan, saya berpikir, “Dalam waktu enam bulan, saya akan menjadi orang yang lebih baik.” Enam bulan kemudian, saya bertemu dengan seorang teman yang memberi tahu saya tentang latihan menakjubkan yang disebut Falun Gong ini. Dia berkata, "Ini mengajarkan anda tentang penyembuhan penyakit, melepaskan keterikatan, kemampuan supranatural, bagaimana menjadi orang baik ..." Bagaimana menjadi orang baik! Itu yang saya cari.

Saya meminjam buku Falun Gong dan segera membaca buku itu. Ketika selesai membaca, pikiran saya berikutnya adalah "inilah yang saya cari." Dan mulailah perjalanan kultivasi saya. Saya mengunduh semua ceramah Guru yang saya bisa dan mulai membaca seluruh ceramah Guru.

Sepanjang kultivasi, saya dapat melepaskan banyak lapisan keterikatan. Dua dari ujian besar pertama adalah ketakutan dan iri hati. Namun, sementara telah membuat kemajuan yang terlihat, saya secara berkala mengalami ujian yang gagal saya lewati. Mereka menyerang harga diri dan kehormatan saya. Dalam hal ini, saya sangat tidak stabil, dan saya tidak tahu bagaimana menangani masalah ini dengan baik. Saya tidak tahu bagaimana menghargai diri sendiri.

Beberapa tahun dalam kultivasi, saya mengalami kesengsaraan serius dengan seorang praktisi yang bekerja dengan saya. Praktisi secara langsung menunjukkan banyak kekurangan fundamental yang saya miliki, kekurangan yang menyentuh luka masa kecil saat bertengkar dengan ibu. Itu terlalu berat untuk saya tanggung. Saya mundur selangkah dari belajar Fa dan saya bisa melihat tingkatan saya jatuh dengan cepat.

Saya melihat dua kekuatan lama mengirimkan pikiran ke arah saya untuk menguji saya. Sebuah pikiran akan datang, dan saya mencoba untuk menangkalnya. Tetapi saya tidak dapat mempertahankan posisi saya, dan fondasi saya pada tingkat itu akan runtuh. Mereka kemudian akan mengirimkan pemikiran lain.

Setelah jatuh sangat jauh, saya merasakan dua kekuatan lama mengubah nada dari apa yang mereka lakukan. Pikiran berikutnya ini penting. Ketika itu muncul di benak saya, pikiran itu adalah salah satu yang mencaciGuru dan Dafa. Dia mengatakan kepada saya, “Jika praktisi ini memperlakukan anda dengan sangat buruk, apakah hal itu mencerminkan Falun Dafa? Apakah ini benar-benar latihan yang bagus, dan apakah Li Hongzhi benar-benar baik?”

Saya berjuang melawan pikiran ini, dan saya tahu apa yang terjadi pada saya jika saya memiliki pandangan yang salah. Saya ingin menyelamatkan diri sendiri. Kekuatan lama membalas dengan licik, “Menyelamatkan dirimu sendiri, bukankah itu pemikiran yang egois? Kamu seharusnya tidak egois." Tapi saya menolak untuk menerima tipu daya mereka. Mereka terus menguji saya sampai mereka melihat bahwa mereka tidak dapat membuat saya jatuh lebih jauh.

Dari sana, saya mengingat misi di dunia ini. Ada banyak orang yang telah saya klarifikasi fakta kebenaran yang mungkin tidak mempunyai kesempatan memiliki masa depan, masa depan mereka bergantung pada saya. Praktisi yang hampir mendorong saya ke sisi lain juga harus menanggung karma. Saya tidak ingin praktisi itu menderita, jadi saya harus mendapatkan kembali tanah suci yang telah hilang dan kembali ke Dafa, entah bagaimana caranya.

Saya melihat semua kritik yang dibuat praktisi tentang saya dan menuliskannya di selembar kertas. Dimulai dengan pemikiran bahwa “Anda benar, dan saya salah”, saya melihat semakin dalam untuk memahami secara menyeluruh akar dari setiap keterikatan.

Karena setiap kesalahan ada kebenaran, dan setiap masalah adalah solusi, saya mengevaluasi apa yang saya butuhkan untuk memperbaiki dan menetapkan jalan yang akan membuat saya menghadapi keterikatan ini dan melepaskan semuanya. Saya harus menempatkan diri dalam situasi yang akan menguji saya sehingga saya dapat memperbaiki diri.

Guru berkata,

“Dengan adanya kebajikan di tengah Xiulian, manusia dapat mempunyai sebuah kriteria; dengan adanya kejahatan, orang Xiulian akan tahu bagaimana untuk mencapai kriteria tersebut”.(Ceramah Fa pada Konferensi Fa Great New York tahun 2013, Ceramah fa di Berbagai Tempat XII.)”

Saya pindah dekat dengan seorang praktisi untuk membantu saya belajar dan melakukan lebih banyak latihan. Salah satu kekurangan saya adalah saya sangat pasif, sedangkan praktisi ini sangat tegas. Meskipun saya merasa dia sangat gigih, kami selalu mengalami banyak konflik, dia mengajari saya bagaimana bisa lebih bertahan, dan bagaimana mengendalikan diri saat menghadapiujian xinxing.

Dia menunjukkan bahwa saya sangat berpikiran berat ketika saya berbicara. Dia bilang saya membuatnya merasa seolah-olah hidup adalah perjuangan dan segala sesuatunya selalu sulit. Jadi saya mulai memupuk rasa suka cita dan melepaskan banyak kebencian dan kesedihan yang telah menghalangi perasaan itu.

Suatu hari di tempat kerja, serangkaian percakapan yang sama sekali tidak terkait dan tampaknya acak membuat saya merasa bahwa saya harus menjelajahi beberapa peluang baru. Seorang praktisi menelepon saya setelah bekerja. Dia mengatakan bahwa saya telah muncul di benaknya. Mereka baru saja membuka NTD di Inggris dan sedang mencari reporter baru, Dia bertanya, “Apakah saya ingin bekerja dengan mereka?”

Saya menyadari Guru telah mengatur percakapan hari itu untuk panggilan telepon ini, dan saya menerima tawaran praktisi. Itu terjadi pada Desember 2020. Keluarga dan pengaturan pekerjaan membuat saya terikat hingga September 2021, jadi saya menggunakan waktu untuk bekerja keras diatas keterikatan saya sehingga saya bisa mulai di NTD dengan kondisi terbaik.

Memulai sebagai reporter itu menantang. Setiap beberapa hari saya harus mempelajari tugas baru, mengerjakannya dengan cepat, lalu ketika saya merasa hampir dapat menanganinya, tugas baru diletakkan di atas dan saya harus belajar mengerjakan semua tugas dalam waktu yang bersamaan. Saya merasa saya tidak pernah melakukannya dengan cukup baik! Tapi saya juga bisa melihat kemajuan.

Dalam menghadapi semua keterikatan, ada kesempatan untuk meningkat dan mengatur rasa harga diri. Bisakah saya tetap menghargai diri sendiri meskipun saya melakukan kesalahan? Bisakah saya tetap menghargai kemajuan bahkan ketika saya melihat lebih banyak kesalahan? Bisakah saya tetap stabil dan tidak terusik dalam menghadapi kritik yang memang layak diterima?

Seorang politisi Inggris mengundurkan diri setelah skandal korupsi, dan saya ditugaskan untuk pergi ke daerahnya dan melaporkan pemilihan mendadak setelah dia mundur. Pemilihan itu sangat penting, sebuah simbol dari dukungan rakyat yang dimiliki oleh perdana menteri Inggris. Saya tidak boleh gagal untuk meliputnya.

Saya bangun pagi itu dan belajar Fa, menulis sebagian naskah untuk paket berita, dan berkendara satu jam ke lokasi. Saya belum pernah merekam video sendiri sebelumnya, dan selalu memiliki juru kamera untuk membantu wawancara, jadi saya berada di tempat yang benar-benar baru. Saya tidak terikat akan kekhawatiran atau kegagalan, dan tetap fokus pada wawancara dengan pemilih dan pengambilan gambar latar belakang. Saya bahkan menemukan seorang analis politik yang telah melakukan perjalanan beberapa jam untuk sampai ke tempat pemilihan dan yang memberikan wawancara yang baik.

Pukul 4 sore, saya harus mencari kafe dengan WiFi untuk mengunggah semua rekaman, menyelesaikan sisa skrip untuk menceritakannya, dan meneruskan paket ke editor video. Semua orang di kafe menggunakan WiFi, dan perkiraan waktu unggah adalah 16 jam. Semua lancar terkirim,tidak ada yang gagal. Saya melanjutkan dengan naskah, menemukan kutipan yang tepat untuk digunakan saat wawancara. Setelah memancarkan pikiran lurus, kafe kosong dan semua rekaman selesai diunggah. Untuk narasinya, saya harus mencari gang yang tenang di kota untuk merekam suara saya.

Saya mengirim rekaman suara ke editor video 45 menit sebelum batas waktu terakhir. Dengan lima menit tersisa, mereka mengirimkannya ke manajer kami yang menerimanya untuk disiarkan. Saya sangat lega. Meskipun sangat stres danwaktu sangat mendesak, saya bisa tetap tenang dan teguh dalam menghadapi semua itu.

Saat berkendara pulang malam itu, merenungkan jalur kultivasi saya sampai saat itu. Meskipun saya tidak sempurna dan telah membuat banyak kesalahan, saya dapat melihat potensi dan saya menyadari keinginan yang kuat untuk memperbaiki diri. Malam itu saya mempunyai keinginan untuk menjadi salah satu reporter terbaik di NTD UK. Untuk mencapai itu, saya mengerti bahwa saya harus mempunyai kinerja yang sangat bagus dan memenuhi banyak persyaratan. Itu tidak akan terjadi dalam semalam, tetapi saya berkomitmen untuk memenuhi keinginan itu.

Saya pergi ke New York bulan berikutnya untuk bergabung dengan Epoch Media Academy. Pengalaman itu sangat fenomenal. Saya merasa jalur yang saya lalui beberapa tahun sebelumnya, untuk menghilangkan banyak keterikatan fundamental, mencapai perjalananakhir waktu saya di Amerika Serikat. Itu seperti lorong misterius. Saya memisahkan diri dari Inggris untuk mengembangkan sistem yang akan membantu kultivasi saya di masa depan.

Saya benar-benar merasakan belas kasih pengikut Dafa. Saya menjalin ikatan dan persahabatan yang unik dengan rekan-rekan praktisi sebagai contoh untuk saya gunakan saat melangkah ke masa depan. Saat mempelajari keterampilan teknis pelaporan, pelajarannya juga merupakan pengalaman kultivasi yang kuat. Waktu di sana saya menyelesaikan banyak masalah yang saya hadapi. Kekurangan ditunjukkan dengan belas kasih, dengan tawa dan penerimaan, dan membantu mengarahkan saya ke arah yang benar. Saya juga mengambil pelajaran dari setiap orang yang saya ajak untuk menghabiskan waktu bersama, tidak peduli berapa lama atau seberapa pendek.

Pelajaran terbesar yang saya ambil adalah: Guru menghargai kita lebih daripada yang kita tahu. Jika saya benar-benar percaya pada Guru, maka saya juga harus menghargai diri sendiri. Saya percaya waktu saya di New York membantu saya mengembangkan kemampuan yang stabil untuk menghargai diri sendiri.

Perubahan ini tercermin dalam pekerjaan saya setelah saya kembali ke Inggris. Padahal sebelumnya saya merasakan beban kegagalan menekan pikiran dan menyeret saya ke bawah selama berhari-hari, sekarang saya bisa dengan tenang mengevaluasi isu-isu spesifik yang membuat saya gagal tanpa rasa takut.

Saya teringat sebuah kutipan dalam Fa Guru:

“Ada praktisi berkata, “Biarlah saya menanggung, terus menanggung.” Apa yang anda tanggung?! Sekalipun dalam keadaan yang lebih sulit anda juga harus melakukan tiga hal dengan baik. Menyelamatkan manusia, ini adalah kewajiban pengikut Dafa!“ (Ceramah Fa pada Konferensi Fa Great New York tahun 2013, Ceramah Fa di Berbagai Tempat XII.)”

Apakah kita perlu menanggung penderitaan karena tidak menghargai diri kita sendiri? Saya katakan, cukup dengan menanggungnya. Kita diperbolehkan untuk melepaskan beban yang dipaksakan itu. Dan dengan melakukan itu, kita akan menjadi lebih efektif dalam memenuhi misi kita di dunia ini.

Guru berkata,

"Apakah anda tidak tahu untuk menyayanginya? Saya bahkan menyayangi anda! Para Dewa menyayangi anda! (Seluruh pengikut bertepuk tangan meriah) Maka anda harus lebih menyayangi diri sendiri." (Ceramah Fa di Washington DC Tahun 2018, Ceramah Fa di Berbagai Tempat XV)

Saya berterima kasih kepada semua rekan praktisi, dan saya berterima kasih kepada Guru atas kemurahan hati Guru yang tiada batasnya.

(Disampaikan pada Konferensi Fa Eropa 2022)