Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Anggota Parlemen Kanada: Pertunjukan Mempunyai Efek Penyembuhan

27 Jan. 2009 |   Oleh Matthew Little


(Minghui.org) TORONTO—Bagi anggota parlemen yang baru saja dipilih dan mantan pemimpin gereja Rob Oliphant, Divine Performing Arts menampilkan "sebuah pesta untuk mata" yang membuatnya nyaman dan merasa muda kembali.

'Saya merasa pertunjukan sangat menyejukkan,' anggota parlemen Kanada Rob Oliphant berkata (Matthew Little/The Epoch Times)

"Saya sangat menyukainya," ujarnya saat istirahat. "Saya merasa pertunjukan sangat menyejukkan."

Mr. Oliphant, seorang pembela masyarakat yang penuh dedikasi, pernah bekerja dengan beragam kelompok besar dan kecil untuk menyediakan perumahan, menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga pendatang Kanada yang baru, mengurangi kemiskinan dan membantu mengembangkan perdamaian serta keadilan sosial. Ia adalah kepala pendeta pada Gereja Eglinton St. George di Toronto, salah satu jamaah United Church terbesar di Kanada.

Ia juga mendukung pembangunan fasilitas-fasilitas perumahan dan perawatan jangka panjang untuk para lansia serta keluarga-keluarga berpenghasilan rendah. Ia lulus dari Universitas Toronto jurusan perdagangan dan keuangan.

"Saya bergabung dalam praktek penyembuhan dan pelayanan penyembuhan rohani. Gereja di mana saya bertugas, banyak bergerak di bidang pengobatan cuma-cuma," ia berkata.

"Saya sedang merasakan yang diwujudkan di atas panggung. Terasa seperti ditujukan untuk membuat kita menjadi baik, dan itu merupakan sebuah perasaan yang baik."

"Anda hanya perlu duduk di sana dan biarkan diri anda tenang serta menikmatinya."

Ia berkata warna dari pertunjukan benar-benar menonjol dan ia percaya mereka memiliki kualitas penyembuhan.

Ia juga tersentuh oleh energi dari para penari.

"Mereka masih muda, ini merupakan grup seni yang sangat muda, dan mereka sungguh-sungguh  mempunyai kegembiraan yang luar biasa. Anda dapat melihatnya di dalam mata dan senyum mereka."

"Tidak ada keletihan, mereka terus melakukannya setiap saat," ia berkata, sambil menjelaskan bahwa ia pernah menonton banyak pertunjukan tari dan sering melihat ketegangan para penarinya ketika pertunjukan-pertunjukan berlangsung, sesuatu yang tidak ada di dalam pertunjukan Divine Performing Arts.
 
"Penari-penari ini terlihat seperti mereka dalam kegembiraan yang murni… mereka sangat menikmatinya, cukup menyenangkan melihat orang-orang lain menikmatinya."

"Tubuh-tubuh penarinya kelihatan sangat seragam secara keseluruhan," ia melanjutkan. "Ketika mereka di pegunungan, mereka benar-benar membentuk pegunungan. Ketika di lembah, gerakan, jalannya, anda benar-benar dapat merasakan semacam arus sungai yang menarik. Anda dapat benar-benar melihat betapa seksama... mereka menyeimbangkannya, dan mereka tidak pernah salah langkah," ia berkata.

"Mereka mengetahui apa yang mereka kerjakan, sangat profesional."

Mr. Oliphant berkata ia juga menyukai cerita dari pertunjukan, juga menemukannya lebih mudah dimengerti dibanding tarian balet di Barat.

"Kadang-kadang saya menemukan dalam tarian Barat, saya sedang mengikuti sebuah tarian balet sambil berpikir 'Saya benar-benar tidak mengetahui apa kisahnya.' Lebih mudah untuk mengikuti kisah ini. Anda dapat mengatakan apa ini."

"Pertunjukannya sangat seimbang. Saya berpikir keseimbangan sempurna menjadi bagian darinya. Semuanya indah merata, maka ketika mereka di atas pentas anda dapat melihat sesuatu yang simetris sepanjang waktu serta sangat klasik."

Mr. Oliphant menambahkan bahwa ia menikmati para penari yang bergerak seirama dan bagaimana mereka saling menyelaraskan.

"Saya berpikir ini merupakan suatu cara yang indah bagi kita untuk mendekati sebuah kebudayaan baru yang kita mungkin tidak pahami dan lakukan... dalam sebuah cara yang artistik," ujarnya. "Saya sangat menikmatinya"

"Ada perasaan yang saya miliki secara keseluruhan bahwa mereka tengah menceritakan sebuah kisah tetapi melakukannya dengan halus dan itu sangat penting," tambahnya.

Divine Performing Arts mengambil inspirasinya dari 5.000 tahun peradaban Tiongkok dan memiliki misi untuk menghidupkan kembali tradisi-tradisi seni Tiongkok kuno.

Divine Performing Arts terdiri dari tiga perusahaan, dengan New York Company yang pentas di Toronto. Grup seni ini akan mementaskan lima pertunjukan lagi pada John Bassett Theatre di Toronto sebelum melanjutkan perjalanan ke Montreal, kemudian ke Kota New York untuk pementasan di Radio City Music Hall yang terkenal itu.

Sumber: Epoch Times - http://en.epochtimes.com/n2/content/view/10078/

English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2009/1/11/103824.html