Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Para Praktisi Mestinya Tidak Boleh Kesal

7 Des. 2009 |   Oleh: praktisi Dafa di China


(Minghui.org) Saya hidup di kota yang sangat kering dan berdebu. Perabotan mebel dan lantai-lantai di rumah selalu berdebu. Akibatnya, saya harus membersihkan rumah setiap hari, hal mana sering mengusik saya. Hari ini, saya melakukannya kembali. Saya tiba-tiba menyadari bahwa para praktisi semestinya tidak merasa kesal. Saya tidak seharusnya merasa terganggu oleh debu pada rumah saya.

Saya terus memikirkannya dan menyadari bahwa saya mudah terusik oleh berbagai hal. Ketika telemarketing meninggalkan sms pada ponsel, saya menghapusnya dengan tidak sabar. Saya merasa tertekan jika anak saya bekerja lamban ketika saya membantu dia mengerjakan tugas-tugasnya. Ketika berdiskusi dengan seseorang yang gemar bicara, saya merasa terganggu. Saya pernah digigit seekor anjing ketika muda, maka sekarang saya tidak suka anjing sama sekali. Tetapi ada banyak orang di kota tersebut yang memiliki hewan peliharaan, yang juga dilepas di jalan-jalan. Saya merasa jengkel dengan hal ini. Kapan pun saya melihat air kencing anak-anak di tangga berjalan, saya menjadi sangat kesal. Saya sangat kesal oleh berbagai hal dan hal ini pasti berpengaruh negatif pada hidup dan kultivasi saya. Namun saya tidak menyadari hal ini selama sepuluh tahun kultivasi.   

Shifu berkata,
“Jika hati anda selalu begitu damai dan belas kasih, ketika tiba-tiba terjadi suatu persoalan, anda punya kesempatan meredam dan membuat pertimbangan. Jika di dalam hati selalu ingin bertengkar dengan orang lain, saling ingin bertengkar, menurut saya, begitu menghadapi masalah anda pasti berkelahi dengan orang lain, pasti demikian. Oleh karena itu ketika anda menghadapi suatu konflik, menurut saya justru adalah agar subtansi hitam tubuh anda ditransformasi menjadi subtansi putih, ditransformasi menjadi De.” (Zhuan Falun)

Sebagai praktisi xiulian,  saya belum mengultivasi Ren (toleransi, kesabaran), maupun Shan (kebaikan, belas kasih) dengan baik, kedua-duanya merupakan unsur sangat penting dari karakteristik alam semesta, Sejati-Baik-Sabar.

Standar moral dari masyarakat sekarang ini sedang merosot seribu mil per hari. Begitu banyak orang bertindak dengan tidak rasional dan mementingkan diri sendiri, tanpa mempertimbangkan orang lain. Saya tahu sebagai seorang praktisi, saya mestinya tidak mengeluh ketika orang-orang bersikap tidak adil. Sebagai gantinya, saya perlu menggunakan rasa belas kasih untuk membantu mereka menyadari kesalahan mereka sehingga mereka dapat mengoreksi diri.

Karena keterbatasan tingkat kultivasi dan pendidikan, saya sulit untuk menyatakan perasaan saya ketika membicarakan Dafa yang sedemikian dalam. Mohon dikoreksi dengan belas kasih bila ada yang tidak sesuai.

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2009/11/12/212397.html
English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2009/12/1/112740.html