Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Seorang Polwan Terpenjara Melafalkan Fa dan Berlatih Falun Gong

20 Des. 2010 |   Oleh: Zheng Xiaoyan, seorang praktisi Dafa di Provinsi Jilin

Konferensi Berbagi Pengalaman Melalui Internet Ketujuh untuk para Praktisi di China


(Minghui.org) Saya memperoleh Fa pada tahun 1994. Saya adalah seorang polisi wanita pada waktu itu dan suamiku, putra kami yang umur 10 tahun, dan saya satu per satu memperoleh Fa. Kami membentuk sebuah kelompok belajar Fa. Dari “menempa tekad,” “menghilangkan nafsu dan keterikatan,” serta merasakan kebahagiaan tidak memiliki penyakit, untuk menyelamatkan makhluk hidup dan mengikuti Pelurusan Fa Guru dengan ketat, kami telah berkultivasi selama 16 tahun. Saya ingin berbagi pengalaman dengan rekan-rekan praktisi untuk meningkat bersama di musim gugur panen keemasan ini.

1. Membuktikan Fa di Beijing

Ketika PKC memulai penindasan terhadap Falun Gong pada 1999, saya pergi ke Beijing untuk membuktikan Fa pada bulan Oktober. Saya ditangkap di Lapangan Tiananmen, dan di Pusat Penahanan Beijing, saya diinterogasi oleh beberapa kelompok polisi secara terus-menerus siang dan malam. Saya berulang-ulang memberitahu mereka tentang keindahan Dafa dan menentang penindasan dengan melakukan mogok malam. Saya menggunakan pikiran lurus yang kuat untuk memusnahkan unsur-unsur kejahatan di belakang penindasan tersebut, dan berusaha membangkitkan sisi baik mereka. Polisi berkata bahwa saya “berasimilasi” dengan mereka, dan mereka berhenti menginterogasi saya.

Pada suatu tengah malam, polisi menggunakan mobil jip dan membawa saya pergi serta menelepon manajer umum perusahaan saya, namun tidak diangkat karena takut kemungkinan terlibat. Polisi menggunakan topeng kain hitam untuk menutupi pandanganku dan mengirim saya ke sebuah pusat penahanan (sepertinya berada di pinggiran kota Beijing). Polisi di sana memfitnah Dafa dan Guru, dan ketika saya berusaha untuk menghentikannya (wanita), dia memukul saya. Polisi yang membawa saya ke sana berkata: “Dia adalah salah satu dari anggota kita (artinya saya juga seorang polwan). Tidak ada pukulan ataupun cacian.” Tidak ada nama yang disebutkan di ruang interogasi. Kemudian, polisi mengambil kartu identitas saya dan mencocokan identitasku di komputer. Dia khawatir  bahwa orang lain akan mengetahui saya adalah seorang polwan, lalu dia menutupi kepalaku lagi dan memindahkan saya ke tempat lain.

Mereka mengunci saya di sebuah kandang besi dan tidak memberikan makanan kepadaku. Tidak ada yang mengawasiku. Hanya saya sendirian di sebuah pabrik kosong. Bibirku sangat kering hingga pecah-pecah dan perutku keroncongan. Uang saya sebesar  950 yuan di ambil oleh polisi, begitu juga jam tangan saya. Mereka juga membuang kartu identifikasi saya dan kunci-kunci ke dalam api. Saya tidak tahu jam berapa saat itu ataupun keberadaan saya saat itu. Saya adalah seorang polisi, namun saya diborgol di dalam kerangkeng dan disiksa.

Saya berdiri di dalam kerangkeng untuk melafalkan Fa. Begitu hari mulai gelap, saya duduk di atas lantai sedingin es dan berlatih “Memperkuat Kuasa Supernormal,” dan pelan-pelan memasuki hening. Kebisingan menghilang. Rasa sakit karena lapar dan sakit kandung kemih, karena tidak diijinkan untuk menggunakan toilet, menghilang. Saya tidak merasakan lengan-lenganku. Mati rasa di kakiku menghilang. Hanya ada pemikiran tahu sedang melakukan latihan. Tubuhku perlahan mengambang, kira-kira satu kaki di atas lantai. Ini berlangsung kira-kira 5 atau 6 menit dan kemudian semuanya kembali ke kondisi semula. Akan tetapi, saya merasa sedang duduk di sebuah bantal besar. Pagi harinya, seorang polisi wanita tiba. Dia terkejut setelah melihat saya, karena saya tidak makan ataupun minum selama tiga hari, dan tidak pergi ke toilet. Polisi tersebut berkata: “Tidaklah baik jika saya tidak mengagumimu, karena praktisi Falun Gong benar-benar memiliki keunggulan fisik.” Saya dibebaskan pada hari ketujuh.

Saya tidak belajar Fa dengan baik pada waktu itu. Saya memiliki pikiran yang tidak murni, mental bersaing, kebencian, dan sebuah keterikatan akan mempengaruhi manusia. Saya tidak memiliki pikiran lurus yang cukup dan memaksa diri sendiri untuk menanggung penderitaan. Saya secara pasif menanggung penderitaan karena tidak ada alternatif lain, dan saya bekerja sama dengan penindasan yang dilakukan oleh kekuatan lama.

Saya tidak pernah disuntik ataupun diobati selama 16 tahun terakhir sejak mulai berkultivasi. Di Pusat Penahanan Pertama Jilin, polisi memenjarakan saya dan seorang praktisi Dafa lainnya bersama dalam satu ruangan dengan 17 orang -- seorang narapidana mengidap penyakit TBC, jika batuk mengeluarkan darah dan kriminal-kriminal lain yang kecanduan obat-obatan. Pintu dan jendela tidak dibolehkan untuk dibuka. Kami juga tidak diijinkan pergi keluar. Makan dan buang air dilakukan di ruangan yang sama. Saya merawat narapidana yang mengidap TBC. Mengandalkan  pada pikiran lurus yang kuat dan percaya pada Dafa, saya tidak terjangkit penyakit TBC.

Saya dijatuhi 2 tahun penjara di sebuah kamp kerja paksa oleh Partai Komunis China (PKC), namun saya berjalan keluar dari kamp kerja paksa dalam 6 bulan karena pikiran lurusku.

2. Mengklarifikasi Fakta untuk Menyelamatkan Makhluk Hidup

Pada “Tanya Jawab Ceramah Fa di Konferensi Fa Amerika Barat Tahun 2004,” Guru berkata:

“Di hadapan makhluk hidup, perkataan anda begitu keluar dari mulut, pikiran anda begitu bergerak, akan dapat membuat unsur-unsur buruk tercerai-berai, akan dapat membuat benda buruk yang meracuni manusia, yang berada di dalam unsur pikiran manusia tercerai-berai, dengan demikian manusia akan mengerti, anda niscaya dapat menolongnya. Tanpa anda memiliki efek kekuatan yang dahsyat dari kebaikan sejati, anda tentu tidak dapat membuatnya tercerai-berai, maka di dalam anda mengklarifikasi fakta tidak dapat membawa efek.”

Saya dipecat dari anggota kepolisian karena penindasan, dan sekarang saya hidup dengan bekerja pada orang lain. Tujuan utama saya adalah menyelamatkan orang-orang, dan tidak khawatir terhadap kehilangan dan memperoleh pribadi. Saya mencapai tahap ini dengan berbicara kepada orang-orang tentang keterikatan mereka. Saya telah berusaha untuk melakukan apa yang dapat saya lakukan di manapun saya telah menciptakan sebuah lingkungan yang positif, dan secara bertahap mengklarifikasi fakta serta menyarankan orang yang saya temui untuk mundur dari organisasi PKC. Ketika saya mencapai tujuan klarifikasi fakta, saya akan pindah ke lingkungan yang baru. Sejauh ini, saya telah pindah di lima tempat. Pada semua tempat yang saya telah tinggali, lebih dari 90 persen orang-orang telah memahami kebenaran. Mereka juga menyelamatkan banyak teman mereka. Di antara mereka yang mundur dari PKC adalah kepala polisi, wakil kepala polisi, polisi, anggota Biro Keamanan Negara, pengacara, sekretaris PKC, direktur kantor, penjaga penjara, penjaga kamp kerja paksa, dan kepala seksi hukum. Saya telah membagikan CD dan materi-materi di Changchun, Heilongjiang, Harbin, Dalian, Zhenlan, Jilin, Xian, Daqing, Xuzhou, Guangzhou, Dongying, Jiangsu, dan daerah-daerah lainnya.

Sejak memperoleh Fa, saya telah menuruti ajaran Guru. Saya berusaha untuk berasimilasi dengan prinsip-prinsip Dafa sebaik mungkin, untuk memusnahkan semua keterikatan dan nafsu, untuk berkultivasi Fa, dan menyadari di dalam Fa. Sebagai refleksi dari jalur kultivasiku, saya dapat katakan bahwa saya bangkit ketika gagal, mengalami berbagai macam bentuk penderitaan dan menjadi lebih dewasa. Juga, saya memiliki pengalaman beberapa kondisi kultivasi yang Guru jelaskan di buku Zhuan Falun. Pada kesempatan yang sangat langka ini, diliputi rahmat Buddha yang tak terhingga, saya tidak hanya harus bekerja keras, tetapi juga berterima kasih kepada Guru atas penyelamatan belas kasihnya, dan mentransformasi tubuh dan Gong saya. Saya merasa diberkati dengan menjadi seorang praktisi Dafa. Saya harus bekerja lebih keras sampai akhir untuk berterima kasih kepada Guru.

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2010/11/17/明慧法会--曾在囚笼里背法炼功的警察-232465.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2010/12/5/121790.html