Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Medan: Praktisi Falun Dafa Memperindah Semarak Natal 2010

31 Des. 2010

(Minghui.org) Menyambut perayaan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011, para praktisi Falun Dafa berupaya yang terbaik untuk menyampaikan keindahan Falun Dafa kepada khalayak luas di Kota Medan dan sekitarnya. Untuk itu pada 24 Desember sore, Marching Band Dunia Surga yang seluruh anggotanya berkultivasi Falun Dafa, mempersembahkan lagu-lagu Dafa kepada para pengunjung Plaza Medan Fair. Pengunjung pusat perbelanjaan yang terus mengalir, memperoleh kesempatan pertama untuk mengenal Falun Dafa melalui penampilan para praktisinya. Meskipun sore itu diguyur hujan lebat, para praktisi berhasil membawakan lagu terakhir mereka hingga selesai kepada para pengunjung yang menonton.



Marching Band Dunia Surga tampil di dalam Plaza Medan Fair

Marching Band Dunia Surga tampil di luar Plaza Medan Fair

Keesokan harinya, pada 25 Desember 2010, lebih dari 300 praktisi Falun Dafa mengadakan pawai akbar untuk memeriahkan suasana Hari Natal, sekaligus memperkenalkan Falun Dafa kepada khalayak yang lebih luas di Medan, dengan menempuh jarak setidaknya 7 kilometer, atau 20.000 derap langkah kaki di tengah cuaca cerah namun terik. Baik praktisi cilik, dewasa dan lanjut usia terlihat berpartisipasi dengan penuh semangat. Sebagaimana semangat dan niat tulus para praktisi untuk menyampaikan pesan kepada khalayak bahwa ‘Falun Dafa Baik,’ demikian pula sambutan penuh antusias dari para pengendara mobil, motor, pejalan kaki, pemilik toko, pengunjung pasar dan lainnya yang dilintasi oleh barisan.

Marching Band Dunia Surga memimpin barisan pawai di kota Medan



Barisan pawai praktisi Falun Dafa



Masyarakat menerima bunga lotus kertas dengan antusias

Seperti biasa, Marching Band Dunia Surga membuka prosesi pawai. Diikuti oleh barisan spanduk, kemudian diselingi dengan para praktisi cilik, yang disusul oleh barisan bendera berlambang Falun, dan ditutup oleh barisan genderang pinggang, yang disamping menabuh genderang juga melakukan beberapa formasi tarian. Dengan kostum kuning menyala, mereka menutup formasi barisan praktisi sekaligus menarik kembali perhatian para penonton ke barisan.

Pawai yang dibagi dalam dua tahap tersebut, berjalan dengan tertib, baik dan sukses.

Sebagai penutup, kami kutip salam Tahun Baru dari Guru (31 Desember 2003) kepada seluruh praktisi:

“Demi semua makhluk hidup, demi membuktikan kebenaran Dafa, majulah dengan gigih di atas jalan Dewa! Kesempurnaan serta kelapangan hati nan abadi dimasa mendatang eksis bersama dengan kemuliaan kalian.”