Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Tuan Jiang Heping Praktisi Falun Dafa, Disiksa Sampai Hampir Meninggal

17 Maret 2010 |   Oleh: koresponden kami di Provinsi Sichuan, China


Nama: Jiang Heping (蒋和平)
Jenis kelamin: Pria
Umur: 50 tahun
Alamat: Perkampungan Huaiya di Baishi Distrik  Guangan daerah dari Kota Guangan ,Provinsi Sichuan
Tanggal Penangkapan Terakhir: 13 Mei 2009
Tempat Penangkapan Terakhir: Kota Guangan Pusat Penangkapan Chengbei,Provinsi Sichuan
Kota: Kota Guangan
Provinsi: Provinsi Sichuan
Siksaan yang Dialami: Setruman listrik, pengurangan waktu tidur, kerja paksa, pencucian otak, hukuman yang tidak sah, pemukulan, digantung, penjara, kurungan sempit, interogasi, dilarang menggunakan toliet.

(Minghui.org) Sejak penyiksaan Falun Dafa dimulai pada 20 Juli 1999, Tuan Jiang Heping telah dianiaya dengan kejam oleh agen Partai Komunis China (PKC). Berikut di bawah ini adalah ringkasan dari sekian banyak cara-cara penyiksaan yang telah dia derita lebih dari 10 tahun.

Hukuman yang Tidak Sah

Pada 28 Oktober 1999, Tuan Jiang pergi ke Beijing memohon bagi Falun Dafa dengan beberapa praktisi lain dari Kota Guangan. Mereka ditangkap di Lapangan Tiananmen dan dikembalikan ke Kota Guangan. Dia ditahan secara tidak sah di Pusat Penahanan Guangan.

Pagi hari, tanggal 27 Juni 2000, Pengadilan Regional Guangan secara ilegal menghukum tiga praktisi, Jiang Heping, Cao Junjian, dan Xia Liang, Pengadilan hanya berlangsung sekitar 20 menit untuk mendengar dan mengadili kasus itu.

Tuan Jiang Heping telah dihukum dua tahun penjara dan dikirim ke Penjara Deyang di Provinsi Sichuan pada bulan Juli 2000.

Ketika dia di Regu No. 2 di Penjara Deyang, dua narapidana ditugaskan untuk mengawasi, memukul atau menganiayanya dengan berbagai cara. Dia tidak diijinkan mengunakan toliet atau tidur. Dia dipaksa berdiri menghadap tembok dalam waktu yang panjang, hingga mangakibatkan kaki dan ototnya menjadi sangat membengkak. Pengawas menendang dan memukulnya. Pemimpin tim, bermarga Qiu, juga ikut memukul, menyeret dengan menarik telinganya, mencekik, menampar, menendang serta memukulnya.

Setelah dipenjara selama 48 hari, dia dipindahkan ke Regu No. 6. Penjaga memerintahkan sekelompok narapidana untuk memaksanya menulis tiga surat perjanjian untuk melepaskan Falun Dafa. Ketika Tuan Jiang menolak, narapidana dengan brutal memukulnya sampai jatuh dan tak dapat begerak. Dia terluka parah. Kemudian dia dikunci di dalam sel kecil dan disiksa.

Setelah tiga bulan, dua pengurus penjara, bermarga Li dan Wu, memukul Tuan Jiang sampai berdarah, pakaiannya menjadi penuh darah dan salah satu kakinya patah.

Pada akhir bulan Januari 2002, lebih dari 20 praktisi yang telah mengakui kesalahan mereka menulis perjanjian melepaskan kepercayaan mereka di bawah tekanan dimasukkan ke Regu No. 2 sehingga mudah dikendalikan. Setiap hari di waktu siang, mereka diperintahkan untuk berlari 100 kali mengelilingi lapangan olahraga. Ketika mereka sudah sangat lelah untuk berlari, narapidana diperintah untuk menyeret dan mendorong mereka.

Berat badan Tuan Jiang turun drastis. Beratnya hanya sekitar 35 kg. Penyiksaan itu berlangsung selama delapan bulan, sampai dia dilepaskan pada akhir bulan Oktober.

Penyiksaan di Kamp Kerja Paksa

Pada 4 Mei 2004, polisi membawa Tuan Jiang ke Kantor Keamanan Publik Kota Guangan. Staff dari Regu Keamanan Nasional Kota Guangan, termasuk Li Xiangdong dan Luo Cheng (Wakil Kepala Kantor Keamanan Publik Kota Huaying sekarang), menyiksanya selama introgerasi ketika mereka berusaha mendapatkan informasi dari dia karena membawa bahan klarifikasi kebenaran ketika ditangkap.

Luo Cheng membelenggu Tuan Jiang dengan kencang dan mengguncang belenggu tersebut berulang-ulang untuk membuatnya lebih ketat lagi. Akhirnya belenggu tersebut mengiris kulit pergelangan tangan Tuan Jiang, yang mulai berdarah. Luo Cheng juga menampar, mencekik, dan mencabut sekitar seperemat rambutnya Tuan Jiang. Setelah itu kulit kepalanya terasa sangat sakit dalam jangka waktu lama.

Li Xiangdong memaksa dia berlutut dalam waktu lama -- setiap kali empat jam. Kemudian dia ditahan di Pusat Penahanan Huanying, dimana dia berulang kali di interogerasi untuk membuatnya “mengaku.” Setelah itu, dia dipindahkan ke Kantor Keamanan Publik di Daerah Yuechi, dimana dia disiksa lagi selama tiga hari dan tiga malam untuk membuatnya mengaku. Tuan Jiang kemudian dikirim ke Pusat Penahanan di Daerah Yuechi.

Agen dari Kantor 610 dan Regu Keamanan Nasional dari Kota Guangan menghukum dia tiga tahun kerja paksa. Lalu mengirimnya ke Kamp Kerja Paksa di Kota Mianyang, provinsi Sichuan.

Begitu Tuan Jiang tiba di kamp kerja paksa, narapidana yang dipimpin oleh Zhao Taiguo memukul, meneror, dan menyiksanya. Dia kehilangan sekitar 7,5 kilo hanya dalam beberapa hari. Penjaga di dalam kamp kerja paksa memaksanya untuk berdiri menghadap dinding atau duduk di bangku kecil dalam waktu yang panjang, memukul, mengutuk, dan menempatkannya di bawah terik matahari di musim panas serta keluar rumah pada musim dingin yang membekukan. Dia tidak diijinkan tidur sebelum jam 11:30 malam.

Penjaga kamp kerja paksa juga memaksa dia dan praktisi lainnya untuk melakukan pekerjaan berat. Praktisi harus membawa 100 kg kantong material naik tangga ke lantai atas atau membawa kantong kembali menuju lantai bawah. Praktisi dipaksa untuk bekerja lembur dengan jenis pekerjaan yang terberat.

Tuan Jiang mengalami perlakuan kejam sampai dengan masa tahanannya selesai tanggal 13 mei 2007.

Di Ambang Kematian

Sekitar pukul 8 pagi tanggal 13 Mei 2009, ketika Tuan Jiang Heping sedang berbicara tentang manfaat Falun Gong dengan seorang penjual di Desa Longtai di daerah Hesheng, Kota Guangan, dia ditangkap dan dibawa ke kantor pemerintahan Desa Longtai. Dia dipukuli dengan brutal selama beberapa jam sampai telinganya menghitam, mukanya membengkak, punggung dan anggota badanya terluka.

Polisi dari Kantor Keamanan Kota Guangan pergi ke sana untuk mengambil sidik jari dan fotonya. Lalu menahannya di Kantor Polisi Chengbei Kota Guangan.

Ketika di pusat penahanan, dia disiksa oleh petugas dari kantor polisi local Hengsheng, Kantor Keamanan Publik Kota Guangan, dan Kejaksaan Kota Guangan. Karena lukanya yang parah, dia kehilangan kesadaran dan terlihat seperti terkena struk. Polisi membawanya ke rumah sakit, seorang dokter berkata bahwa lukanya sangat parah dan tidak mungkin sembuh. Polisi terpaksa menginformasikan kepada keluarganya, dan mereka dengan cepat meninggalkan rumah sakit sebelum keluarganya tiba. Kemudian, polisi memaksa putranya untuk mengisi formulir yang diperlukan untuk pembebasan Tuan Jiang dengan uang jaminan.

Karena lukanya sangat parah, Jiang Heping hampir meninggal dan harus mendapat perawatan jangka panjang.

Orang dan organisasi yang terlibat dalam penyiksaan Tuan Jiang:
Kantor 610 Kota Guangan: 86-826-233461
Kepala Kantor 610 Kota Guangan, Xiong Changyong
Regu Keamanan Nasional dari Biro Keamanan Publik Daerah Chengbei, Kota Guangan: 86-826-2248138; Pimpinan Regu: Wang Hongwei

Ditulis, 25 Februari 2010

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2010/2/26/218864.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2010/3/6/115182.html