Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Memahami Kata-kata Guru: “Pengikut Dafa Harus Belajar Fa”

29 Okt. 2011 |   Oleh: praktisi Taiwan


(Minghui.org) Saya terpilih sebagai koordinator untuk sebuah pekerjaan Falun Dafa setahun yang lalu, yang mana menciptakan tekanan yang sangat besar. Karena saya belajar Fa dengan rajin untuk waktu yang lama, tidak sulit bagi saya untuk melewati banyak ujian dan menyelesaikan banyak konflik. Pada saat itu saya membaca dua ceramah Zhuan Falun setiap hari, saya juga membaca Fa bersama praktisi lainnya selama empat hingga lima jam setiap minggu. Setelah belajar Fa, saya merasa pikiran saya jernih dan tubuh saya transparan.

Sebagai koodinator, bagaimanapun, beban kerja saya meningkat berkali lipat dan saya tidak lagi menemukan waktu untuk secara intensif belajar Fa dan jarang mempunyai waktu untuk membaca dua ceramah setiap hari. Ketika saya gagal belajar Fa dengan baik, tingkat Xinxing (watak, kualitas moral) saya menurun. Hasilnya, ketika berbagi pengalaman dengan para praktisi, saya kadang tidak dapat menerima pandangan orang lain dan bilamana pendapat saya tidak diterima, saya banyak menggerutu dan tidak berperilaku layaknya seorang praktisi. Meskipun saya tahu bahwa saya yang salah, saya tetap tidak berubah.

Setelah Ceramah Fa Guru yang berjudul ”Ceramah Fa pada Konferensi Fa Washington DC tahun 2011” dipublikasikan, saya berpikir satu paragraf khusus ditujukan kepada saya,

“Terutama di dalam belajar Fa, anda sekalian haruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Kalian tahu di banyak tempat timbul sejumlah kasus menyangkut belajar Fa, kasus apakah? Ada sebagian tempat berjalan secara formalitas. Ada beberapa orang ketika membaca “Zhuan Falun” pikirannya tidak terpusat, sedang memikirkan yang lain, tidak dapat berkonsentrasi di tengah Xiulian. Ini sama dengan menghamburkan waktu, bukan saja menghamburkan waktu, di saat seharusnya meningkat, pikirannya malah digunakan untuk memikirkan beberapa masalah dan sejumlah hal yang tidak seharusnya dipikirkan, dengan demikian bukan saja tidak meningkat, malah sebaliknya sedang merosot ke bawah. Jika tidak dapat belajar Fa dengan baik, banyak hal juga tidak dapat dilakukan dengan baik.”

Oleh karena itu, saya bertekad untuk kembali belajar Fa dengan rajin dan menenangkan pikiran. Saya mempelajari artikel baru lebih dari sepuluh kali dan merasa bahwa Guru telah menjelaskan banyak prinsip Fa lebih jelas. Tampaknya pikiran saya telah terbuka dan saya memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang asal usul pikiran manusia.

Suatu hari, saya memberikan satu saran ketika berbincang dengan koordinator lain. Karena nada suara saya tidak ramah, praktisi lain mengkritisi saya. Walaupun saya sangat marah, namun dengan mencari ke dalam, saya menyadari nada suara saya tidak ramah, jadi saya tetap memancarkan pikiran lurus untuk melenyapkan amarah saya. Berangsur-angsur saya tenang, namun saya tidak benar-benar melepas amarah saya. Tidak lama setelah itu, praktisi tadi datang untuk berbagi pengalaman dengan saya. Saya kembali menjadi marah dan ingin berdebat dengannya.

Kemudian saya terpikir tentang sutu paragraf dalam artikel Guru terbaru,

“Saya tadi mengatakan sumber pikiran manusia, di tengah pelurusan Fa saya melihat suatu keadaan: dalam ruang dimensi yang belum terjangkau pelurusan Fa, tatkala sebuah pemikiran pengikut Dafa agak lurus, maka ada suatu Dewa lurus atau faktor lurus yang sedang berperan, memperkuat pikiran lurusnya. Ada kalanya pengikut Dafa tidak saling bekerja sama dengan baik, sedang uring-uringan, sedang marah, maka saya melihat ada beberapa kehidupan yang bermetamorfosis, di antaranya juga ada yang sangat besar, sedang memperkuat keadaan tersebut, lagi pula pada tingkat yang berbeda, kehidupan buruk yang bertingkat-tingkat yang sesuai dengan tingkat-tingkat rendah yang berbeda juga sedang berperan, bukankah saya mengatakan manusia memiliki sisi baik dan jahat -- kedua-duanya?” (“Pengikut Dafa Harus Belajar Fa”)

Guru telah membicarakan topik ini sebelumnya, namun kelihatannya kali ini perkataan Guru membuka jendela lain di dalam pikiran saya. Saya memahami bahwa kapanpun pikiran lurus saya tidak kuat, maka pikiran saya dikendalikan unsur-unsur tidak lurus dari dimensi lain. Ketika pikiran saya terganggu, saya akan mengatakan hal-hal yang tidak ingin saya katakan. Saya tidak menyadari dan menganggap kata-kata ini dari pikiran saya.

Saat menyadarinya, saya berkata pada praktisi tersebut, “Kita jatuh ke dalam perangkap yang diatur oleh kekuatan degenerasi dan kita tidak seharusnya menghabiskan usaha atau waktu lebih lama untuk masalah ini. Hal itu hanya akan membuat kita menyimpang lebih jauh.”

Ketika sudah waktunya memancarkan pikiran lurus dan kami memancarkan pikiran lurus. Saya terus-menerus melenyapkan unsur-unsur yang tidak lurus dan tiba-tiba sebuah paragraf dari Fa Guru terlintas dalam pikiran. Guru berkata:

“Jangan saling berdebat, jangan mengutamakan siapa salah dan siapa benar. Ada orang selalu mengutamakan dirinya benar, kendati anda benar, anda tidak bersalah, lalu bagaimana hendaknya? Apakah telah meningkat atas dasar Fa? Dengan hati manusia mengutamakan benar atau salah, itu sendiri sudah berupa kesalahan, karena anda menggunakan prinsip manusia biasa untuk menilai diri anda, anda menggunakan prinsip manusia biasa untuk menuntut orang lain. Seorang praktisi Xiulian dalam pandangan Dewa, anda benar atau salah itu sama sekali tidak penting, menyingkirkan keterikatan hati manusia malah dianggap penting, di tengah Xiulian bagaimana anda menyingkirkan keterikatan hati manusia, itu barulah penting.” (“Ceramah Fa di Manhattan”)

Saya langsung memahami, dan kemarahan saya menguap begitu saja. Saya tidak lagi memegang pikiran negatif tentang kritikan dan tidak lagi penting siapa yang benar atau salah. Saya melakukan pekerjaan Dafa baru bersama koordinator tersebut. Seandainya kami terus berdebat, kami tidak akan berhasil mencapai tujuan. Dengan mengingat seluruh proses, kelihatannya kekuatan lama mencoba untuk mengambil keuntungan dari celah kekosongan kami dan membuat kami tidak dapat bekerja sama, agar kami tidak dapat melakukan pekerjaan Dafa dengan baik.

Sejak itu, saya lebih memperhatikan pada apa yang saya pikirkan dan kapanpun konflik mencuat, saya melenyapkan pikiran yang tidak lurus. Seorang praktisi berbagi pengalaman dengan saya, ketika dia pergi ke tempat wisata untuk klarifikasi fakta. Dia merasakan kultivasinya baik, tetapi tiba-tiba dia merasa agak aneh, sangat mengantuk dan tidak dapat berkonsentrasi. Dia mulai mencari ke dalam dan menemukan bahwa dia mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya dikatakan kepada praktisi lain beberapa menit lalu. Ketika dia menemukan penyebabnya, masalah kantuknya dengan segera lenyap.

Suatu hari, saya ingin seorang praktisi muda di dalam keluarga saya untuk belajar Fa. Dia sibuk dengan pekerjaan manusia biasa dan tidak menyukai apa yang saya katakan. Dia berkata sesuatu yang tidak menyenangkan dan kelihatan agak kesal. Saya menjadi marah dan ingin memberinya pelajaran. Namun saya menyadari bahwa kata-kata yang tidak menyenangkan tersebut bukan berasal dari dirinya, dan itu adalah kekuatan yang tidak lurus dari dimensi lain yang memanfaatkan dirinya. Saya segera berkata, ”Itu bukan kata-kata kamu. Ketika saya mengingatkan kamu untuk belajar Fa, kamu mengatakan hal yang tidak menyenangkan, jadi saya pikir itu bukan dirimu. Itu pasti adalah beberapa kekuatan yang tidak lurus yang mengganggumu.” Praktisi muda itu melihat saya dan berkata, ”Saya tahu. Saya tidak benar-benar ingin mengatakan hal itu.” Jadi, tidak ada perdebatan diantara kami. Hal ini karena kehidupan sesat ingin menciptakan konflik. Kita meluruskan pikiran kita dan kehidupan yang tidak lurus itu tidak dapat berperan.

Baru-baru ini, seorang rekan praktisi terbenam dalam Qing (perasaan, sentimen). Saya menyarankan dia melepaskan Qing dan bertanya mengapa dia begitu lama untuk melewati ujian ini. Seiring ucapan kekecewaan saya, ternyata saya sendiri menghadapi ujian Qing yang hampir sama. Saya tidak menyukai praktisi muda tersebut meninggalkan rumah untuk belajar di daerah lain, karena kami saling membantu dalam berkultivasi. Kami belajar, berlatih, memancarkan pikiran lurus dan mengklarifikasi fakta kebenaran tentang Falun Gong bersama-sama dan kami saling membantu dalam mengatasi hambatan kultivasi. Sekarang, dia pergi. Tiba-tiba saya menyadari bahwa perubahan besar akan terjadi, jadi saya sedikit khawatir. Saya khawatir lingkungan kultivasinya tidak sebaik di rumah dan dia mungkin terpengaruh oleh hal-hal manusia biasa. Pikiran saya terus membayangkan skenario yang mungkin terjadi.

Kemudian saya terpikir perkataan Guru,

“Maka tubuh manusia yang tingkatnya begitu rendah, tanpa suatu kemampuan apapun, jika taraf kondisi pikiran anda sesuai dengan sesuatu, dia niscaya mengendalikan anda. Jadi dengan kata lain, kehidupan pada tingkat berbeda saat menemukan anda menginginkan sesuatu, terikat pada sesuatu, kebetulan sesuai dengannya, maka dia akan berperan, bahkan mengendalikan anda. Di saat seseorang tidak rasional, melampiaskan amarah, maka unsur negatif akan berperan. Segala apapun juga adalah kehidupan, dia memang jahat, dia adalah nafsu keinginan, dia adalah kebencian, dia adalah sesuatu yang lain, maka dengan sendirinya dia akan berperan.” (“Pengikut Dafa Harus Belajar Fa”)

Saya memahami alasan mengapa rekan praktisi tersebut menangis dan terganggu oleh anaknya yang meninggalkan rumah. Pada awalnya, mungkin disebabkan keterikatan manusia dan dimanfaatkan oleh kekuatan yang tidak lurus. Praktisi tersebut tidak memperhatikan hal ini, oleh karena itu menerima pemikiran negatif dan mengambilnya seakan pemikirannya sendiri, dan gagal melenyapkannya.

Saya pernah menyadari ini, saya memancarkan pikiran lurus untuk membersihkan unsur-unsur yang tidak lurus ini, dan mengambil alih pikiran saya. Benar, kekuatan jahat menginginkan saya gagal melewati ujian ini. Namun saya tahu harus melenyapkan rencana mereka. Saya melenyapkan kejahatan dengan pikiran lurus dan menggunakan pikiran lurus untuk membantu praktisi muda memahami bahwa jalur yang sudah diatur Guru adalah yang terbaik. Kami mengatasi masalah ini dengan pikiran lurus dan berharap kami akan meningkat dalam proses tersebut. Saya tahu bahwa kekuatan lama akan mengepung saya dengan pemikiran mereka bilamana pikiran lurus saya tidak kuat. Saya berbagi pengalaman dengan praktisi muda tersebut dan kami sampai pada kesepakatan bahwa kami seharusnya tidak dikendalikan oleh Qing manusia dan berjalan mantap di jalur yang diatur oleh Guru.

Saya telah berkultivasi selama tujuh tahun dan selalu merasakan peningkatan saya sangat lambat. Terutama disebabkan saya gagal belajar Fa dengan rajin, oleh karena itu saya ketinggalan dalam melakukan pekerjaan dengan baik untuk sungguh-sungguh berkultivasi. Betapa agungnya menjadi praktisi periode Pelurusan Fa! Saya harus menghargainya dan melanjutkan perjalanan di jalur yang telah diatur oleh Guru agar tidak kehilangan kesempatan sekali dalam sepanjang kehidupan.

Mohon tunjukkan jika ada kekurangan.

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2011/8/20/学《大法弟子必须学法》的体悟-245631.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/9/28/128373.html