Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Paris, Perancis: Praktisi Mengekpos Kejahatan Kemanusiaan Rejim Komunis China

31 Okt. 2011 |   Oleh: praktisi di Perancis


(Minghui.org) Tanggal 10 Oktober 2011 adalah peringatan ke-30 penghapusan hukuman mati di Perancis. Diprakarsai oleh Serikat Perancis Anti-hukuman Mati (ECPM), organisasi HAM seperti: Human Rights League (LDH), Amnesty International cabang Perancis, International Federation for Human Rights (FIDH), Asosiasi Kristen Bagi Penghapusan Penyiksaan cabang Perancis (ACAT), dan Koalisi Dunia anti Hukuman Mati, bekerja sama untuk membangun sebuah "desa tanpa hukuman mati" di alun-alun depan Balaikota Paris. Penyelenggara mengeluarkan undangan khusus ke Himpunan Falun Dafa Perancis dan Koalisi untuk Penyelidikan Penganiayaan Falun Gong Perancis (CIPFG) untuk mengekspos kekejaman brutal rezim komunis China mengambil organ dari para praktisi secara hidup-hidup, kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia ini. Ketua Himpunan Falun Dafa Perancis mengatakan kepada Walikota Paris Bertrand Delanoe tentang Falun Gong dan penganiayaan brutal terhadap Falun Gong oleh rezim komunis China.


Ketua Himpunan Falun Dafa Perancis berbicara dengan Walikota Paris Bertrand Delanoe


Orang-orang mengenal fakta tentang Falun Gong dan penganiayaan brutal terhadap Falun Gong oleh rezim komunis China


Praktisi memberi tahu orang-orang tentang Falun Gong

Jam 11:30, Walikota Paris berkunjung ke ‘desa’ untuk mendengarkan kata sambutan dari para peserta. Setelah melihat pameran penyelenggara, Walikota melakukan kunjungan pertamanya ke pameran CIPFG dan Himpunan Falun Dafa Perancis. Tang Hanlong, Ketua dari Himpunan Falun Dafa Perancis berbicara dengan walikota tentang Falun Gong dan penganiayaan brutal. Dia menyampaikan kepada walikota informasi terkait, termasuk usulan legislatif yang ditandatangani oleh puluhan anggota Parlemen Perancis memprotes turisme transplantasi organ. Proposal tersebut menyebutkan secara khusus kasus pengambilan organ rejim komunis China dari praktisi Falun Gong yang masih hidup dan laporan investigasi tentang pengambilan organ oleh pengacara hak asasi manusia terkenal Kanada David Matas dan mantan Sekretaris Negara Kanada David Kilgour. Walikota mengatakan bahwa ia selalu berpihak bagi penegakan HAM di China.

Dalam pidatonya kepada publik, Tang mengatakan, "Saya berterima kasih kepada direktur ECPM, Raphael, yang telah mengundang kami ke sini untuk menyampaikan ke khalayak penganiayaan rejim komunis China terhadap praktisi Falun Gong, terutama kekejaman rejim merampas organ dari praktisi yang masih hidup." Dia mengutuk penganiayaan rejim komunis China terhadap aktivis demokrasi, tokoh agama, dan aktivis HAM. Secara khusus, dia menunjukkan bahwa menurut laporan investigasi independen oleh dua warga Kanada, puluhan ribu praktisi Falun Gong telah dibunuh oleh rejim komunis China melalui pengambilan organ, yang bahkan lebih brutal.

Direktur ECPM, Raphael Chenuil-Hazan, mengundang kelompok-kelompok yang dianiaya di China untuk menghadiri acara ini. Dia mengatakan dalam wawancara, "Benar-benar tidak dapat diterima bahwa, saat ini di hari ini, para pemrotes dan pembangkang dibunuh, dihukum mati, dan organ tubuh mereka dirampas."

Banyak orang dari semua lapisan masyarakat mengunjungi pameran Falun Gong selama kegiatan sehari tersebut. Setelah mempelajari fakta-fakta, banyak orang mengecam keras penganiayaan brutal rejim komunis China. Banyak dari mereka menandatangani petisi untuk menunjukkan dukungan mereka atas upaya praktisi mengakhiri penganiayaan.

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2011/10/12/法轮功学员在法国人权活动上揭中共罪行(图)-247803.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/10/23/128936.html