Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Pembalasan Karma Bagi Yang Terlibat Dalam Penganiayaan Falun Gong

7 Nov. 2011 |   Oleh: Koresponden Minghui di China


(Minghui.org) Catatan redaksi: Dalam budaya Barat dan China, prinsip pembalasan karma, yaitu, setiap orang pada akhirnya bertanggung jawab atas tindakan sendiri, telah diterima secara luas. Ajaran dasar dari Falun Gong adalah karakteristik alam semesta, "Sejati-Baik-Sabar." Alam semesta akan memberkati tindakan yang selaras dengan prinsip ini, sementara tindakan seperti pemukulan, penyiksaan dan membunuh orang-orang akan mendapat pembalasan karma. Dengan kata lain, perbuatan baik akan berbuah kebaikan, sedangkan perbuatan jahat akan mendapat ganjaran karma. Artikel seperti ini dimaksudkan sebagai peringatan yang belas kasih akan prinsip ini kepada mereka yang melakukan kesalahan. Sementara banyak dari mereka yang menganiaya Falun Gong hanyalah "mengikuti perintah," hukum alam semesta menuntut bahwa mereka juga harus bertanggung jawab atas tindakan mereka, dan hanya dengan memperbaiki kesalahan mungkin mereka terhindar dari pembalasan karma.

Selama 12 tahun penganiayaan terhadap Falun Gong oleh Partai Komunis China (PKC), para pejabat PKC telah memaksa orang-orang dari semua lapisan dan tingkatan masyarakat untuk berpartisipasi dalam penganiayaan, termasuk para sekretaris partai dan manajer yang bertanggung jawab atas personalia dan bisnis. Di tengah masyarakat, PKC membayar para pengangguran untuk memantau dan melaporkan praktisi. Berikut ini adalah contoh dari apa yang telah terjadi kepada orang-orang yang terlibat dalam penganiayaan Falun Gong.

Shi Xiuxia, yang memantau praktisi, sekarang lumpuh

Shi Xiuxia, usia 60-an, tinggal di Perumahan Xinguang dari Balinzuo Qi. Dia dipekerjakan oleh Kantor Polisi Kotapraja Lindong Komunitas Dongshiqiao di awal tahun 2005 untuk mengganggu dan memantau praktisi Li Shengjun di rumahnya.

Li dan suaminya kembali ke rumah pada tanggal 6 Desember 2005. Shi Xiuxia menunggu dekat pintu depan untuk memantau dan melaporkan ke Kantor Polisi Kotapraja Lindong. Shi Xiuxia dan Zhou Jingyu (tetangga Li) diarahkan Zhang Rongshan, kepala Kantor 610, Na Shun dari Divisi Keamanan Domestik, dan beberapa petugas polisi dari Kantor Polisi Kotapraja Lindong untuk menangkap Li, adik suaminya, dan praktisi Yang Cuiyan yang menyewa rumah Li. Polisi menggeledah rumah dan menyita buku-buku Dafa Li dan tape recorder. Li melanjutkan mogok makan di pusat penahanan dan kondisinya menjadi sangat lemah. Dia baru dibebaskan setelah 13 hari.

Ibu praktisi Li menderita kanker kerongkongan. Setelah Li kembali dari dokter dengan ibunya pada tanggal 3 April 2006, dia kembali dilaporkan oleh Shi Xiuxia ke Kantor Polisi Kotapraja Lindong. Li ditangkap lagi oleh Na Shun, kepala regu dari Divisi Keamanan Domestik  Departemen Kepolisian Balinzuo Qi, dan Li Bin. Dia dijatuhi hukuman dua tahun penjara. Ibu Li yang tengah sakit merindukan putrinya untuk kembali, tapi mereka tidak diijinkan bertemu pada hari terahir sebelum ibunya meninggal.

Shi Xiuxia belum lama ini mengalami stroke, menjadi lumpuh, dan sekarang hanya terbaring di tempat tidur.

Kematian mendadak mantan sekretaris partai Zhang Guisheng


Zhang Guishen, berusia 50-an, adalah seorang mantan sekretaris partai di Perusahaan Besi dan Baja Kunming. Pada bulan Juli 1999, ketika PKC mulai menganiaya Falun Gong, dia adalah wakil kepala Departemen Organisasi Perusahaan (sebuah perusahaan besar dengan sekitar 90.000 karyawan). Karena dia aktif terlibat dalam penganiayaan terhadap para praktisi dalam perusahaan, dia dipromosikan menjadi wakil sekretaris partai. Pada akhir tahun 2001, ia dipromosikan menjadi sekretaris partai dan manajer umum.

Kemudian, karena lebih dari sepuluh praktisi di perusahaan tersebut pergi ke Beijing untuk memohon keadilan bagi Dafa, Zhang diskors sementara dari pekerjaannya. Karena Zhang tidak bertobat, bahkan setelah diskors ia menjadi lebih aktif dalam membantu penganiayaan. Setelah ia dipromosikan menjadi sekretaris partai hingga tahun 2007, dia secara langsung bertanggung jawab atas penangkapan lebih dari 200 praktisi serta penggeledahan rumah mereka. Lebih dari 40 dari mereka dikirim ke kamp kerja paksa. Lebih dari 30 dari mereka dijatuhi hukuman penjara dan dua dilaporkan meninggal. Banyak praktisi harus meninggalkan rumah mereka untuk menghindari penganiayaan lebih lanjut dan selusin dari mereka diberhentikan dari pekerjaan. Banyak keluarga bahagia menjadi terkoyak karena penganiayaan.

Suatu siang di akhir tahun 2007, tepat setelah makan siang di perusahaan, Zhang naik lift turun ke bawah. Dia tiba-tiba berubah pucat, mulai muntah darah, kemudian tidak sadarkan diri. Setelah dibawa ke rumah sakit, ia meninggal pada usia 52.

Setelah Zhang meninggal, partai jahat memerintahkan lebih dari seratus orang di perusahaan untuk pergi ke Kabupaten Chengjiang menghadiri pemakamannya. Di perjalanan pulang, empat mobil rombongan mereka mengalami kecelakaan.

Hu Meifang, yang telah melaporkan seorang praktisi, meninggal

Hu Meifang, 47 tahun, adalah mantan karyawan di Perusahaan Konstruksi Baja Kunming. Untuk mendapatkan imbalan seribu yuan, dia melaporkan rekan kerjanya, praktisi perempuan He Qiqiong, yang ditangkap pada tanggal 23 Oktober 2004, dan kemudian dijatuhi hukuman empat tahun penjara.

Seminggu setelah Hu Meifang melaporkan praktisi He, pada tanggal 9 November, suaminya memboncengnya dengan sepeda motor. Mereka bertabrakan dengan truk, Hu terlempar dari sepeda motor. Dia terhempas  sejauh beberapa meter dan tewas seketika.

Chinese http://minghui.ca/mh/articles/2011/10/19/被中共利用迫害法轮功-遭恶报-248020.html
English http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/10/31/129124.html