Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Melenyapkan Kesalahpahaman yang Disebabkan oleh Konsep Manusia

5 Feb. 2011 |   Oleh: praktisi dari China


(Minghui.org) Melalui beberapa kejadian baru-baru ini, saya mengamati bahwa saya akan membangkitkan prasangka keras kepala jika mengikuti perasaan dan konsep manusia. Prasangka ini akan mengontrol pikiranku jika kesadaran utama saya tidak kuat. Contohnya, saya akan timbul konsep bahwa orang tertentu akan baik secara keseluruhan jika saya melihatnya baik dalam satu hal.  Kesan semuanya baik terhadap orang ini bilamana memikirkannya. Saya akan berpikir bahwa seseorang itu jahat secara keseluruhan jika melihat kekurangannya dalam satu hal. Kesanku semuanya buruk terhadap orang ini bilamana memikirkannya. Bahkan akan menyebabkan penolakan saya terhadap orang itu. Saya kadang-kadang menimbang kebaikan dan kekurangan  akan orang ini dalam pikiranku. Hal ini sangat mengganggu pikiran lurusku untuk menyelamatkan manusia dan berkultivasi.

Beberapa gangguan berasal dari konsep-konsep manusiaku sendiri. Contohnya, suatu kali saya melihat tukang batu berkulit sangat hitam dan diliputi debu. Kesanku buruk terhadapnya dengan seketika. Kemudian, setelah saya melihatnya sangat cekatan dan tembok yang dikerjakannya bagus, kesanku mulai membaik. Kesan baik menguat dan wajah hitam serta debu sepertinya memikatku. Kesan baikku masih bercokol ketika melihatnya keesokkan harinya. Saya tidak tahu karakter tukang batu ini, tetapi kesan buruk berubah menjadi bagus dengan seketika. Bukankah itu prasangka? Sekali prasangka ini terbentuk, saya tidak bisa melihat kebaikan atau keburukan seseorang dari sudut pandang menyelamatkannya.

Juga sangat mudah membentuk prasangka ketika bekerja sama dengan rekan-rekan praktisi. Ketika saya melihat praktisi berbuat tidak sejalan dengan Dafa atau pendapatku, saya berpikiran buruk. Semua pikiran burukku terhadapnya dari dahulu akan bermunculan. Semua pikiran itu memperkuat pikiran tidak lurus ini. Kadang-kadang mengaburkan fakta. Seiring dengan waktu, sebuah celah akan terbentuk antara saya dan praktisi itu jika saya tidak merubah konsepku. Saya juga cenderung mengidolakan seorang praktisi suatu periode waktu jika saya melihatnya melakukan suatu hal dengan baik. Cara berpikir ini masih mempengaruhiku sampai saat ini. Sekali saya menyadarinya, saya memahami prinsip Fa yang Guru ajarkan lebih baik, “penampilan berasal dari pikiran.” (“Ceramah Fa pada Pertemuan Dajiyuan”). Ketika saya merubah cara berpikirku dan memperingatkan diriku untuk melihat segala sesuatu dengan prinsip-prinsip Fa, saya memiliki pemahaman yang benar terhadap orang-orang dan hal-hal lain serta tidak dibingungkan oleh pemahaman persepsi.

Ketika menulis artikel ini, saya mengamati bahwa saya telah hidup  bersama persepsiku sendiri. Faktor eksternal telah mempengaruhi pemahamanku dan selalu mengikuti perasaanku sendiri. Hal ini tercermin pada banyak aspek kehidupan seperti makanan, pakaian, perumahan, dan transportasi. Kita menambahkan pakaian ketika merasa dingin, pergi ke tempat tidur ketika merasa mengantuk, istirahat saat kita merasa lelah, berhenti mengklarifikasi fakta ketika merasa khawatir, berpikir memiliki penyakit saat kita merasa tidak nyaman, ketagihan ketika kita merasa makanan tertentu rasanya enak, ingin membeli pakaian ketika berpikir itu bagus, dan lain-lain. Saya menyadari bahwa saya sedang dikendalikan oleh konsep dan perasaan itu, dan itu memupuk banyak konsep manusia. Namun, meskipun saya menyadari bahwa saya perlu melepaskan konsep-konsep ini, sangat sulit untuk melakukannya.

Selama proses belajar Fa dan mencari ke dalam, saya teringat prinsip Fa yang Guru ajarkan, ”Bila kalian tidak mengubah prinsip manusia yang telah terbentuk oleh manusia biasa selama ribuan tahun dalam tulang kalian, maka kalian tidak akan dapat melepaskan lapis tempurung permukaan manusia ini, sehingga tidak dapat mencapai Kesempurnaan.” (“Teguran,” Petunjuk Penting untuk Gigih Maju). Pemahamanku adalah pikiran manusia terbentuk selama ribuan tahun adalah pikiran palsu. Sebagai kultivator, kita perlu merubah cara pikir dan menghilangkan keterikatan kita yang terbentuk karena pikiran palsu ini dengan bimbingan dari prinsip Dafa. Hanya jika kita dapat mendobrak gangguan luar dan konsep-konsep setelah lahir, memahami Fa secara rasional, melihat masalah dengan pikiran jernih dan tidak tertipu oleh pemahaman berdasarkan persepsi.

Ini adalah pemahamanku, mohon tunjukkan jika ada yang kurang tepat.

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2011/1/13/交流--消除观念的误导-234802.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/1/20/122773.html