Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Falun Dafa Berpartisipasi Pada Acara Pesta Seni Singaraja

11 April 2011 |   Oleh: Praktisi Falun Dafa di Bali


(Minghui.org) Ini adalah kedua kalinya praktisi Falun Dafa Bali diundang untuk ikut memeriahkan acara-acara yang diadakan di Kabupaten Buleleng. Pertama pada tanggal 31 Maret 2011, Ulang Tahun Kota Singaraja yang ke-407, praktisi diundang untuk mengisi acara pembukaan perayaan Ulang Tahun Kota Singaraja. Praktisi menampilkan keindahan pasukan genderang pinggang dan kemudian disusul penampilan Marching Band Dunia Surga. Keramaian penonton yang memadati lapangan Taman Kota Singaraja menyaksikan pertunjukan seni oleh praktisi Falun Dafa dari dekat. Acara kemudian dilanjutkan dengan hiburan musik dan tari serta penyalaan kembang api yang semarak menjadi puncak acara peringatan tersebut.


Kegiatan kedua adalah pawai budaya yang melibatkan sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng, Bali. Masing-masing peserta membawakan kesenian Dawang-dawang, mengusung patung Singa Ambara Raja sebagai lambang Kota Singaraja, kesenian Megoak-Goakan, Medeeng dan Barisan Gebogan Bunga. Acara ini berlangsung dari jam dua sampai menjelang petang. Menempuh jarak kurang lebih delapan kilometer mengelilingi kota. Pawai ini diberangkatkan dari Tugu Singa Ambara Raja.









Barisan praktisi Falun Dafa pada Pawai Seni Budaya Singaraja, Bali


Kesenian Dawang-dawang ini baru pertama kali diadakan. Sebelumnya, kesenian yang ditampilkan pada Pawai Budaya berupa pawai Ogoh-ogoh. Menurut salah seorang panitia, Sumargawa, dirubahnya pawai Ogoh-ogoh menjadi Pawai Budaya Dawang-dawang karena seni Dawang-dawang merupakan seni khas miliki Kabupaten Buleleng yang biasanya dirangkaikan dengan pawai Medeeng pada prosesi pengabenan. “Seni Dawang-dawang terbilang langka. Jadi perlu dilestarikan,” katanya.

Kelompok Falun Dafa menampilkan Marching Band Dunia Surga yang beranggotakan 70 lebih praktisi. Kemudian diikuti pasukan bendera, perahu Falun Dafa dengan beberapa praktisi melakukan meditasi, usungan patung yang melakukan latihan berdiri memancang dengan mengenakan adat Bali dan terakhir genderang pinggang sebagai penutup barisan.

Pawai ini  juga merupakan rangkaian acara Pesta Kesenian Bali Ke-33 Kabupaten Buleleng tahun 2011. Pesta seni akan berlangsung selama lima hari sampai tanggal 11 April 2011. Berbagai seni dan tari ikut dilombakan yang diadakan di Wantilan Sasana Budaya Singaraja.