Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Saya Disiksa dengan Zat Beracun di Penjara Wanita Jinzhong

21 April 2011 |   Oleh: praktisi Falun Gong dari Provinsi Shanxi


(Minghui.org) Jia Maolin, istri dari penjaga gerbang di komplek perumahanku, melaporkan saya kepada polisi karena menyebarkan informasi tentang Falun Gong. Pada 21 Desember 2007, sekitar jam 18.00, saat saya memasuki rumahku, petugas polisi yang telah menunggu mengikutiku. Para petugas itu bersembunyi di mobil polisi, pura-pura mengendarai sepeda atau pura-pura menjadi pemulung, memotret saya. Ketika saya keluar pada malam hari, mereka mengikutiku. Seorang petugas menghampiri dan berusaha merebut tas saya untuk digeledah, tetapi saya tidak memberikannya. Ia kemudian memberitahu Lang Xiaohai, kepala keamanan dari Desa Guo. Tiba-tiba, lebih dari 20 petugas polisi datang, menangkap dan membawa saya ke kantor polisi. Tiga dari mereka mengambil kunci dari kantungku. Enam petugas pergi ke rumahku di kota dan menyita buku-buku Dafa, materi klarifikasi fakta dan uang tunai sebanyak 2.000 yuan. Kemudian mereka pergi ke rumahku di desa dan menggeledahnya. Mereka mengambil buku-buku Dafa, kaset ceramah Guru dan Mingguan Minghui.

Petugas yang mengintrograsi saya adalah kepala bagian, kepala bagian lain bernama Lu dan sekretaris perekam Yang Tao. Jawaban yang kuberikan atas pertanyaan-pertanyaan mereka adalah, ”Saya tidak tahu.” Mereka mengeroyok, menampari wajah, menarik rambut dan menendangi kaki saya.

Saya dikirim ke Penjara Wanita Jinzhong pada 16 Juni 2008 dan disiksa dengan zat beracun. Berikut ini adalah beberapa pengalaman yang saya alami:

Pada Oktober 2008, pembunuh bernama Li Lirong dan saya menempati satu sel. Saat sarapan pagi di ruang kerja, Li memberiku telur dan sop bakmi. Sekitar jam 14.00, saya merasakan sakit yang amat sangat di punggungku dan berlangsung beberapa jam. Saya kemudian menyadari bahwa ia pasti menaruh racun di makanan.

Ketika saya kembali dari ruang kerja pada malam, 21 November 2008, atas dorongan Li Lirong, tahanan wanita Wen Yu, Zhao Lina, Liao Xiaoyi dan Xu Jincui menuangkan sesuatu pada makanan, baju, handuk, sikat gigi, sepatu, kaus kaki dan kertas tisu. Wakil instruktur politik Wang Caiping dan kepala tim Wang Jiling memaksaku melepaskan jaket untuk tidur malam. Saya merasa baik-baik ketika duduk di ranjang, tetapi ketika berbaring, saya merasa disetrum dengan listrik, jadi saya duduk sepanjang malam. Pada malam 22 November, saya ditutupi dengan selimut kapas. Memar timbul di bawah kedua mata.

Pada pagi Tahun Baru Imlek 2008, saat mandi, tahanan wanita Chen Yunying menuangkan “shampoo” di atas kepalaku. Setelah itu, kulit kepalaku membengkak dan dipenuhi bisul sepanjang lebih dari satu sentimeter dan lebar dua sentimeter.

Pada 13 Maret, Zuo Meijing menuangkan setengah pon “obat cair” di bantalan kursi dan baju. Saya mendudukinya seharian. Pada malam, ketika kembali ke selku, saya merasa aneh dan menemukan benjolan di pantatku.

Ketika saya beristirahat di sel pada 15 Agustus 2009, tahanan Li Lirong, Pan Xiaoyanm dan lainnya menaruh zat tidak diketahui di makananku. Setelah itu, timbul ruam di kaki dan punggung bawahku.

Tahanan Zhang Hengyu menaruh zat tidak diketahui dalam airku ketika saya tidak berada di tempat pada 18 Maret 2010. Setelah meminumnya, perutku membengkak.

Setelah bekerja, sekitar jam 22.00 pada 21 Maret, saya mencuci rambut, kaki dan kemudian mencuci pakaian dalam dan kaos kaki. Tahanan Li Lirong, Hu Wen dan lainnya menaruh zat beracun di pakaian dalam dan kaos kaki ketika saya pergi ke wc. Saya kemudian menaruh handuk, pakaian dalam dan kaos kaki di pengering dan pergi tidur. Ketika kusentuh mata kiriku, langsung terasa sakit. Saya bangun dan mencuci mataku dengan air dingin, tetapi rasa sakitnya tidak hilang. Saya merasa tidak enak sampai jam 1 pagi. Setelah itu, mata kiri saya tidak bisa melihat dengan jelas dan butuh lebih dari 10 bulan untuk sembuh.

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2011/3/21/我在晋中女子监狱遭受的药物迫害-237875.html)
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/4/7/124264.html