Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Sun Xianming dari Provinsi Jilin Meninggal Akibat Disiksa Selama Dua Hukuman Kamp Kerja Paksa

22 Juni 2011 |   Oleh: koresponden Clearwisdom dari Provinsi Jilin, China


Nama: Sun Xianming (孙显明)
Jenis kelamin: Laki-laki
Umur: 59 tahun
Alamat: Kabupaten Dongchang, Kota Tonghua, Provinsi Jilin
Pekerjaan: Mantan karyawan pabrik mesin minyak tanah yang baru ditutup
Tanggal Kematian: 30 April  2011
Tanggal Penangkapan Terakhir: 2 April 2008
Tempat Penahanan Terakhir: Kamp Kerja Paksa Fenjin di Kota Changchun (长春 奋进 劳教所)
Kota: Changchun
Provinsi: Jilin
Penganiayaan yang Diderita: Disterum listrik, kerja paksa, hukuman ilegal, pemukulan, digantung, penahanan, pemenjaraan, penyiksaan, pengekangan fisik

(Minghui.org) Praktisi Falun Gong Sun Xianming dari Kota Tonghua, Provinsi Jilin, menghadapi dua hukuman kamp kerja paksa. Dia sakit, dan berat badannya turun menjadi hanya 30 kg akibat dari kekerasan fisik dan penyiksaan saat dia dipenjara di kamp kerja paksa. Setelah pembebasannya yang terakhir, ia tinggal jauh dari rumah untuk menghindari penyiksaan oleh agen Kantor 610 setempat dan meninggal di kota lain.

Sun menulis pesan di jembatan penyebrangan ke Departemen Store Kedua sekitar pukul 04:00 pada tanggal 15 Oktober 2001. Pesan itu berbunyi: "Peristiwa Bakar Diri Tiananmen di buat oleh Geng Preman Jiang untuk menganiaya Falun Gong." Petugas Yao dari Bagian Politik Keamanan Departemen Kepolisian Distrik Dongchang menangkapnya. Petugas Shen Shuheng dan lainnya dari Divisi Keamanan Domestik menggeledah rumahnya. Sun diberi hukuman kerja paksa selama dua tahun dan dibawa ke Kamp Kerja Paksa Chaoyanggou di Kota Changchun.

Selama penahanannya yang tidak adil di kamp kerja paksa, Sun menderita kebrutalan di tangan penjaga Zhu Shenglin. Zhu menyebabkan bahu kiri Sun lepas dengan memutar lengan kirinya 360 derajat dan kemudian mematahkannya. Melihat Sun tak mampu bergerak, Zhu mengguncang lengan Sun. Hal itu sangat menyakitkan Sun menjerit dan mandi keringat. Zhu tidak berhenti menyiksanya. Dia menggantung Sun dari tempat tidur sambil menyetrumnya dengan beberapa tongkat listrik secara bersamaan. Sun menderita luka bakar parah di dadanya. Tidak hanya tidak mendapatkan perawatan medis bagi lengannya yang patah dan luka bakar di dadanya yang parah, ia dipaksa memungut batang jagung di ladang jagung sepanjang hari, yang menyebabkan pembengkakan parah di lengannya. Penderitaannya berlanjut ke sore hari karena ia dipaksa duduk di bangku kecil, tanpa senderan sampai tengah malam, dan kemudian lagi pada pukul 02:00 pagi.

Para penjaga juga menghasut tahanan kriminal untuk memukul dan menendang Sun dan memaksanya untuk berdiri membungkuk dengan sudut lebih dari 90 derajat. Selama musim dingin Sun duduk di pintu masuk kamp terpapar udara dingin dan angin saat air dingin diguyur ke seluruh tubuhnya. Dia kemudian dibawa kembali ke kamp, di mana ia terus terpapar udara dingin dan angin yang masuk melalui jendela yang terbuka.

Ilustrasi Penyiksaan: Disetrum dengan tongkat listrik

Setelah hampir setahun mengalami siksaan ini Sun menderita TBC serius. Dia mengalami penurunan berat badan yang parah, kurus, dan terkena kudis di seluruh tubuhnya. Kesehatannya berada dititik terendah. Dia meminta untuk bertemu keluarganya untuk yang terakhir kali. Mereka yang bertanggung jawab juga percaya ia tidak akan hidup lebih lama, sehingga mereka melepaskannya dengan jaminan. Ketika istri Sun tiba di Kamp Kerja Paksa Chaoyanggou dan membawanya pulang, ia tidak mengenali suaminya sendiri. Setelah pulang, Sun melakukan pemeriksaan sinar-X di rumah sakit kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satu tangan telah patah dengan dislokasi 90 derajat. Dia menjalani operasi di rumah sakit kota, tetapi kehilangan fungsi satu lengannya.

Sun ditangkap kembali pada tanggal 2 April 2008, ia menyebarkan foto klarifikasi fakta di daerah perumahan. Petugas dari Kantor Polisi Minzhu menangkapnya dan membawanya ke Kamp Kerja Paksa Fenjin untuk menjalani hukuman dua tahun kerja paksa. Hukumannya berakhir pada bulan April 2010, tetapi diperpanjang dua minggu karena ia menolak untuk menulis lima pernyataan, yang mirip dengan tiga pernyataan. Penyiksaan fisik dan penganiayaan Sun menjadi sasaran penyiksaan selama dipenjara di kamp kerja paksa mengakibatkan TBC nya menjadi parah. Dia menderita demam tinggi, batuk, dan tidak bisa makan.

Sun terbaring sakit, setelah dibebaskan, beratnya hanya 30 kg, tapi agen Kantor 610 Kota Tonghua masih mencari dan menyiksanya. Dia memutuskan untuk meninggalkan rumah dan pindah ke kota lain untuk menghindari penganiayaan. Ia meninggal pada tanggal 30 April 2011

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2011/6/12/两次劳教折磨-吉林孙显明被迫害离世-242307.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/6/14/126030.html