Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Jepang: Pawai Akbar di Tokyo, Melawan Penganiayaan Falun Gong dengan Damai

28 Juli 2011

(Minghui.org) Pada 17 Juli 2011, praktisi Falun Gong dari seluruh penjuru Jepang mengadakan pawai akbar di Tokyo, menyerukan diakhirinya penganiayaan di China.












Pawai

Pawai dimulai pada pukul 13.00 dan melewati jalan-jalan tersibuk di Tokyo. Marching Band Dunia Surga memimpin barisan. Setelah band, dikuti para praktisi memegang foto-foto korban yang meninggal akibat penyiksaan. Ada juga kelompok spanduk. Fakta kebenaran Falun Gong dan penganiayaan disiarkan melalui pengeras suara. Praktisi juga membagikan materi klarifikasi fakta.

Meskipun bersuhu 35 derajat, banyak orang keluar, karena merupakan liburan panjang akhir pekan di Jepang. Banyak yang menyaksikan pawai dan membaca materi Falun Gong. Banyak turis China dan pelajar juga menerima materi dengan gembira. Beberapa dari mereka mengatakan ingin tahu lebih banyak tentang Falun Gong.

Banyak orang Jepang terkejut oleh kebrutalan penganiayaan ini. Seorang wanita muda berkata ia pernah pergi ke China dan mendengar tentang penganiayaan. Baginya, tidak masuk akal bahwa rakyat China tidak memiliki kebebasan berkeyakinan. Ia berkata, ”Orang-orang di Hong Kong memiliki kebebasan, tetapi rakyat di China tidak. Tidak hanya mereka tidak memiliki kebebasan berkeyakinan, tetapi pemerintah juga menganiaya mereka. Itu menunjukkan betapa tirannya pemerintahan itu.”

Selama 12 tahun lebih, polisi Jepang telah membantu mengatur dan mengarahkan lalu lintas setiap kegiatan Falun Gong berskala besar. Seorang polisi berkomentar bahwa ia telah melihat Falun Gong berkali-kali. “Saya tidak tahu siapa mereka pada awalnya, tetapi kemudian saya tahu mereka adalah orang yang sangat baik. Saya bersimpati pada mereka dan juga mendukung mereka. Saya mengagumi kedamaian, kepercayaan teguh dan keberanian mereka.”

Penganiayaan Falun Gong masih berlangsung di China. Dai Xianbing (pria), praktisi yang tinggal di Jepang, memberitahu wartawan bahwa abangnya, Dai Xianxi, juga seorang praktisi, ditangkap di Dongguan, Provinsi Guangdong, pada 26 Mei, ketika ia membagikan materi klarifikasi fakta Falun Gong. Ia dipenjarakan di sebuah pusat penahanan di Dongguan. Keluarganya telah menelepon kantor polisi, menanyakan sebab penangkapan, namun mereka tidak pernah diberi jawaban. Mereka bahkan tidak tahu siapa yang menangani kasus ini. Pada 12 Juli, mereka diberitahu bahwa Dai Xianxi telah dihukum satu tahun kerja paksa.

Dai Xianbing memegang foto abangnya, Dai Xianxi

Dai Xianbing turut serta dalam pawai akbar. Ia berkata, ”Saya berharap semakin banyak orang akan tahu tentang penganiayaan Falun Gong di China, yang mana masih berlangsung. Saya akan meminta semua orang baik untuk membantu menghentikannya.”

Ge, wanita, praktisi yang tinggal di Jepang, mengatakan kakaknya, yang juga berlatih Falun Gong, dihukum tiga tahun penjara karena membagikan materi Falun Gong. Ia masih dikurung di Penjara Wanita Provinsi Hebei. Ibunya, seorang praktisi, sering diganggu oleh polisi setempat. Ge berkata, ”Penganiayaan telah berlangsung selama 12 tahun. Adalah sangat berarti bagi kami untuk mengadakan kegiatan pada 20 Juli, sehingga orang-orang Jepang, juga orang China, mengetahuinya dan membantu menghentikannya.”

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2011/7/19/法轮功学员东京游行-吁制止中共迫害(图)-244121.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/7/21/126877.html