Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Hanya Dengan Memusatkan Perhatian Barulah Sungguh Belajar Fa

31 Juli 2011 |   Oleh: pengikut Dafa daratan Tiongkok


(Minghui.org) Dahulu saya kira waktu belajar Fa cukup panjang, membaca secara keseluruhan, menyalin bahkan menghafal Fa, dan tiap selesai membaca satu kali mendapat pemahaman baru, merasa sudah terhitung belajar Fa dengan baik, juga telah memahami arti penting belajar Fa. Namun sejak belajar ceramah Fa Shifu 18 November 2006, saya merubah kondisi belajar Fa yang lampau, yaitu seperti apa yang diajarkan oleh Shifu, “belajar Fa jangan formalitas saja, harus belajar dengan konsentrasi pikiran, harus benar-benar diri sendiri sedang belajar”, saya baru mengetahui bahwa saya baru saja bisa belajar Fa dengan benar.


Benar-benar harus belajar Fa dengan konsentrasi pikiran. Dahulu ketika belajar Fa, kadang tidak konsentrasi, saya lalu menarik kembali pikiran yang terlepas dan melanjutkan baca, namun sekarang jika terjadi keadaan demikian, saya ulangi belajar dari awal, sampai setiap pikiran dapat konsentrasi pada Fa, seluruh tubuh, pikiran dan hati konsentrasi pada Fa yang diajarkan Shifu, benar-benar sepenuh hati belajar Fa, seketika itu saya baru menyadari bahwa saya benar-benar sedang belajar Fa, baru memahami lebih mendalam setiap huruf, setiap kata yang diajarkan Shifu mengandung makna yang lebih luas dan mendalam. Lagipula bukan hanya ketika memegang buku baru belajar Fa, meski buku telah ditutup, dalam pikiran tetap dalam kondisi sedang belajar Fa, sekujur tubuh dan hati tetap melebur dalam prinsip Fa yang sangat mendalam dan luas, yang diajarkan oleh guru terhormat.

Guru mengatakan :”Kalian semua harus benar-benar memahami xiulian itu apa, benar-benar dengan arif bijaksana bertanggung jawab terhadap xiulian diri sendiri, benar-benar dengan pikiran lurus menghadapi segala sesuatu yang kita alami, pikiran lurus harus kuat.”(Ceramah Fa diberbagai daerah ke-7, Ceramah Fa di Konfrensi Fa Kanada 2006).

Satu pikiran seorang Buddha dapat menciptakan sebuah dunia, lalu bagaimana satu pikiran dari kita? Pikirlah dengan saksama seberapa besar pikiran lurus kita? Juga masih tersisa berapa banyak sifat hati manusia? Dahulu saya mengira benar atau salah suatu persoalan, benar atau salah sebuah pikiran, hanya berhenti pada benar atau salah dari permukaan masalah saja, sekarang melalui belajar Fa baru mengetahui bahwa itu bukan masalah benar atau salah dari permukaan yang sederhana itu, melainkan sungguh adalah masalah apakah dapat bertahan atau tersingkirkan yang menyangkut banyak sekali kehidupan.

Suatu hari keluarga saya sedang menonton TV, sekarang acara TV manusia biasa sangat rendah mutunya, saya juga sedikit tertarik dan mendampinginya menonton, setelah itu tiba-tiba merasa tubuh saya mengalami perubahan yang sangat aneh, tidak dapat terlihat oleh mata, akan tetapi sungguh merasakan sebuah lapisan dalam tubuh berubah menjadi kian lemah, sama seperti sedang mengalami proses metabolisme.

Setiap pikiran orang xiulian sungguh sangat penting. Benar-benar mencurahkan hati belajar Fa, benar-benar setiap saat hati berada di atas Fa, maka pasti dapat memandang masalah dengan pikiran lurus. Pasti dapat meluruskan kembali setiap pikiran kita, berasimilasi dengan Dafa. Baru dapat melakukan dengan baik 3 hal yang diajarkan kepada kita oleh Guru. Jangan sampai menyesal lagi dikemudian hari.

Sekedar pemahaman pribadi, berhubung terbatas oleh tingkatan saya, sangat mengharapkan sesama praktisi dapat mengoreksi dengan welas kasih.

Sumber: Minghui.net