Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Qiao Huarong dari Kota Jizhou, Provinsi Hebei Mengalami Banyak Penganiayaan dan Hingga Kini Masih Dipenjara

15 Sep. 2011 |   Oleh: koresponden Clearwisdom dari Provinsi Hebei, China


Nama: Qiao Huarong (乔华荣)
Jenis Kelamin: Wanita
Umur: 47 tahun
Alamat: Sekolah Menengah Jizhou, Provinsi Hebei
Pekerjaan: Tidak Diketahui
Tanggal Penahanan Terakhir: 04 Juli 2008
Tempat Penahanan Terakhir: Penjara Wanita Provinsi Hebei (河北女子监狱 )
Kota: Shijiazhuang
Provinsi: Hebei
Penindasan yang Dialami: Penahanan, cuci otak, pelarangan penggunaan kamar kecil, pengurangan jam tidur, pemukulan brutal, interogasi, sengatan listrik, pemerasan, hukuman kursi besi, kerja paksa, hukuman ilegal.

(Minghui.org) Praktisi, Qiao Huarong adalah warga desa Fengjiazhuang, Xuzhuang, Jizhou, Provinsi Hebei. Dia tinggal di Sekolah Menengah Jizhou. Sejak Partai Komunis China (PKC) memulai penganiayaan terhadap Falun Gong, Qiao telah ditahan berulang kali. Pada bulan November 2008, dia dijatuhi hukuman empat tahun penjara. Sejak itu, dia telah ditahan di Penjara Wanita Hebei dan mengalami penganiayaan brutal.

Dahulu Qiao adalah orang yang pemarah. Sejak tahun 1998, sejak dia mulai berlatih Falun Gong, Qiao mulai mengikuti prinsip-prinsip Sejati-Baik-Sabar. Berlatih Falun Gong telah mengubah dirinya menjadi pribadi yang baru.

Pada bulan Maret 2001, karena berlatih Falun Gong, dia ditangkap dan ditahan di sebuah restoran bernama Hubinlou di Jizhou City. Setelah ditangkap, dia dipaksa untuk menulis “pernyataan jaminan.” Dia melakukan mogok makan untuk menolak ketidakadilan ini, dan ia dibebaskan setelah 11 hari. Namun, dalam waktu kurang dari seminggu setelah dibebaskan, ia ditangkap lagi dan ditahan di sebuah pangkalan pelatihan di kota Jizhou. Di tempat ini ia menjalani cuci otak paksa. Orang yang bertanggung jawab atas cuci otak ini adalah Han Kuijie dan Wang Xijiu, yang keduanya adalah anggota Komite Politik dan Kehakiman, dan Wang Zhenxia dari Departemen Kepolisian, serta beberapa orang lainnya. Saat cuci otak, mereka menyiksa Qiao dan praktisi lainnya. Beberapa metode yang digunakan antra lain tidak mengizinkan mereka untuk pergi ke kamar kecil, menyetel musik keras di ruangan dengan pintu dan jendela tertutup, dan memaksa mereka untuk menonton video yang memfitnah Falun Gong. Ketika praktisi tidak melepas keyakinan mereka pada Sejati-Baik-Sabar, staf di pusat pencucian otak menendang dan memukuli mereka dengan tongkat karet. Akibatnya, Qiao pingsan dua kali. Setelah mengalami penyiksaan, dalam waktu kurang dari enam bulan, Qiao dilepas. Pada tanggal 29 Agustus 2003, Zhao Guosheng dari Departemen Politik dan Keamanan di Departemen Kepolisian masuk ke rumahnya. Untuk menghindari penganiayaan, ia harus memanjat tembok untuk melarikan diri. Setelah itu, ia harus berkelana dari satu tempat ke tempat lainnya untuk menghindari penganiayaan lebih lanjut, dan ini berlangsung selama dua tahun. Setelah kembali ke rumah, petugas PKC terus melecehkan dirinya. Pada tanggal 19 Oktober 2007 malam, orang-orang dari Departemen Politik dan Keamanan menangkapnya dan membawanya pergi. Setelah beberapa hari melakukan mogok makan, dia dibebaskan.

Pada sore hari tanggal 4 Juli 2008, Ketua Tim Departemen Keamanan Domestik di kota Hengshui, Provinsi Hebei masuk ke rumah Qiao, mereka menyita 800 yuan dalam bentuk tunai, komputer dan item lainnya. Mereka kemudian menangkapnya. Di bawah arahan Zuo Tiehan dari Departemen Keamanan Domestik Hengshui, polisi Du Jianting dan Wang Bin memukulinya selama tiga jam. Pukul 22.00, mereka membawanya ke ruang tugas, di mana mereka menyetrum Qiao dengan tongkat listrik dan memukulinya dengan tongkat karet dan benda-benda lainnya.

Qiao dengan penuh belas kasih mengatakan kepada mereka bahwa apa yang mereka lakukan tidak baik bagi mereka. Seorang pria pendek berusia tiga puluhan menjawab: "Selama Anda tidak mengaku, kami akan terus memukuli Anda, mungkin sampai pukul 08:00 besok." Setelah mereka memukulinya sebentar, Zuo datang dan bertanya apakah dia telah mengaku. Mendengar bahwa ia menolak, ia melangkah keluar dan kemudian kedua laki-laki sebelumnya memukulinya lagi. Ini terus berlanjut hingga orang-orang itu kelelahan, yaitu sampai pukul 01:00. Mereka memborgol Qiao ke sebuah kursi besi, dan kemudian keluar. Pada siang hari, mereka kembali dengan tongkat karet dan tongkat listrik di tangan mereka, dan menggunakannya untuk memukulinya lagi. Pria pendek menampar wajah Qiao dengan sangat keras, dan tidak berhenti sampai Qiao pingsan.

Penyiksaan kejam menyebabkan luka parah. Ketika Qiao ditahan di Pusat Penahanan Hengshui, dia sangat lemah, dan hidupnya dalam bahaya. Meski begitu, dia dipaksa untuk membuat karangan bunga. Mereka memberinya kuota produksi 23 buah per hari. Jika dia tidak menyelesaikannya, ia tidak boleh tidur. Suatu kali, ia hilang kesadaran dan jatuh di lantai. Alih-alih memberikan perawatan, penjaga justru menyetrumnya dengan tongkat listrik. Selain itu, mereka tidak mengizinkan orang lain untuk membantunya.

Pada tanggal 4 dan 18 November, 2008, Qiao dibawa ke Pengadilan Kota Jizhou untuk diadili sebanyak dua kali. Di pengadilan, tuduhan yang tidak adil diajukan terhadap dirinya. Tuduhan dari jaksa kota Jizhou ini kemudian disangkal oleh dua pengacara yang disewa oleh anggota keluarga Qiao. Para pengacara mengajukan pembelalan tak bersalah untuknya. Pada dua kali persidangan ini, para hakim harus menutup sesi dengan terburu-buru. Sadar bahwa mereka tidak punya alasan untuk memberi hukuman, mereka diam-diam menjatuhkan hukuman empat tahun penjara, tanpa sepengetahuan anggota keluarga atau pengacara Qiao.

Pada bulan Maret 2009, Qiao ditahan di Penjara Wanita Hebei di Kota Shijiazhuang. Dia masih ditahan di sana dan menjadi sasaran penganiayaan. Di rumahnya, dia memiliki seorang ibu berumur tujuh puluhan dan seorang anak. Karena suaminya harus mengajar dan mengurus keluarganya sendiri, ia sangat kesulitan. Kami berharap bahwa orang-orang baik akan peduli dan mendukung serta menyelamatkan praktisi Falun Dafa yang mencoba untuk menjadi orang baik dengan mengikuti prinsip-prinsip Sejati-Baik-Sabar.

Artikel terkait:

Qiao Huarong Dianiaya di Pusat Tahanan Kota Hengshui
http://clearwisdom.net/html/articles/2008/10/23/101676.html

Qiao Huarong Dihukum Secara Ilegal oleh Pengadilan yang Dikontrol oleh Partai Komunis China di kota Jizhou, Provinsi Hebei
http://clearwisdom.net/html/articles/2008/11/18/102356.html

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2011/8/20/河北冀州市乔华荣屡遭迫害-仍陷冤狱-245636.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/9/4/127845.html