Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Li Shangrong 39 Tahun, Meninggal Dunia Setelah Sepuluh Tahun di Penjara

20 Jan. 2012 |   Oleh: koresponden Clearwisdom dari Provinsi Liaoning, China


Nama: Li Shangrong (李上荣)
Jenis Kelamin: Pria
Umur: 39
Alamat: Distrik Shenhe, Kota Shenyang, Provinsi Liaoning
Tanggal Kematian: 30 Desember  2011
Tanggal Terakhir Ditangkap: 26 Desember 2000
Tempat Penahanan Terakhir: Penjara Jinzhou (锦州监狱)
Kota: Shenyang
Provinsi: Liaoning
Penganiayaan yang Diderita: Hukuman ilegal, penjara, disiksa, penggeledahan rumah, interogasi, penahanan, kerja paksa, cuci otak

(Minghui.org) Praktisi Falun Gong Kota Shenyang, Li Shangrong ditangkap di bulan Desember 2000 dan dijatuhi hukuman selama sepuluh tahun. Setelah sepuluh tahun dipenjara, ia pulang ke rumah dalam keadaan kurus kering. Ia meninggal dunia di pagi hari tanggal 30 Desember 2011.

Sebelum meninggal, Li berkata, “Setelah pulang ke rumah, saya harus menghadapi rasa sakit kehilangan dua orang yang saya cintai. Untuk membiayai hidup ayah saya yang berumur 70 tahun dan anak saya yang baru berusia satu bulan ketika saya pergi, saya harus segera mencari pekerjaan, jadi istri saya, yang telah bekerja keras selama ini, dapat beristirahat. Namun, saya tidak dapat terus bekerja setelah beberapa bulan.”

Dalam artikel yang baru-baru ini dipublikasikan di situs Clearwisdom, “Twelve Years of Persecution Suffered by a Family Who Benefited from Practicing Falun Gong,” Li menggambarkan penganiayaan yang diderita keluarganya selama 12 tahun terakhir. Keinginan tulus Li adalah untuk menyadarkan masyarakat yang telah tertipu oleh Partai Komunis China (PKC) dengan membagikan pengalamannya. Terutama kepada sanak keluarganya, jadi mereka tidak akan mendukung PKC yang telah menganiayanya dengan brutal. Seperti yang dikatakannya, “Seluruh keluarga saya mendapatkan hidup baru berkat Falun Dafa. Penindasan tidak rasional yang dilakukan oleh rejim Komunis telah menyebabkan keluarga bahagia saya harus mengalami penderitaan dan kematian.”

Li Shangrong yang kurus kering setelah dianiaya

Li mulai berlatih Falun Gong pada tahun 1995. Ia berkata, “Pada waktu itu, saya menderita vaskulitis berat. Ketika pengobatan medis China dan qigong lain tidak efektif, dokter menyarankan saya untuk mengamputasi kaki saya. Menghadapi situasi seperti itu tepat setelah saya lulus kuliah, saya hampir kehilangan harapan untuk hidup. Ketika saya melihat perubahan ibu saya setelah ia mulai berlatih Falun Gong, saya memutuskan untuk berkultivasi juga. Saya sembuh dengan cepat, dapat bekerja, dan memperoleh kembali kepercayaan diri untuk hidup.”

Pada malam hari tanggal 26 Desember 2000, selusin polisi yang dipimpin oleh Yang Jialin menyerbu masuk dan menggeledah rumah Li. Istrinya terpaksa melarikan diri bersama bayinya malam itu. “Saya ditahan di Pusat Penahanan Distrik Dongling dan dipukuli oleh penjaga. Selama tujuh hari, kaki saya dibelenggu ke sebuah papan dan tangan saya diborgol ke belenggu kaki saya. Kaki saya berturut-turut dibelenggu selama 108 hari. Saya jadi terkena kudis, kulit saya terkelupas, daging saya terkena infeksi, dan seluruh tubuh saya terasa sangat gatal.”

Setahun kemudian, Li dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara. Ia ditahan di Penjara Wafangdian dan kemudian di Penjara Jinzhou. “Saya dipindahkan ke Penjara Jinzhou pada tanggal 19 Desember 2007. Selama pemeriksaan fisik, ditemukan paru-paru saya berlubang. Karena saya menentang apa yang disebut sebagai “transformasi” yang dilakukan oleh penjara, keluarga saya tidak diijinkan untuk berkunjung selama tahun 2009-2010. Saya menderita demam menetap, dan berat tubuh saya menurun drastis dari 88 kg pada tahun 2000 menjadi 52,16 kg ketika dibebaskan.”

“Pada tahun 2005, ketika istri saya datang berkunjung bersama anak kami, ia ditangkap dari hotel di Wafangdian dan dibawa ke Pusat Penahanan Kota Shenyang. Ia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara tujuh hari kemudian. Ia ditahan di Penjara Wanita Provinsi Liaoning dan dikurung di tempat penyimpanan dengan tangan diborgol terpisah ke sebuah rak besi. Selama waktu itu, ibu sangat mengkuatirkan saya dan istri. Ia juga harus menjaga anak saya yang masih kecil dan ibunya yang telah berumur 91 tahun. Mentalnya jatuh karena tekanan berat dan akhirnya meninggal dunia pada tanggal 27 Mei 2006. Nenek saya juga meninggal satu tahun sebelum saya dibebaskan dari penjara.”

Artikel terkait:
“Twelve Years of Persecution Suffered by a Family Who Benefited from Practicing Falun Gong” (http://clearwisdom.net/html/articles/2012/1/12/130665.html)

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2012/1/2/遭十年牢狱迫害-沈阳市39岁李上荣含冤离世-251315.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2012/1/15/130716.html