Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Li Tingfang Meninggal Setelah Disiksa di Pusat Pencucian Otak Suining

3 Jan. 2012 |   Oleh: koresponden Minghui dari Provinsi Sichuan, China


Nama: Li Tingfang (李廷芳)
Jenis Kelamin: Perempuan
Umur: 60
Alamat: Desa Fujiang, Kecamatan Nanqiang, Kabupaten Chuanshan, Suining Kota: Suining,
Provinsi: Sichuan
Pekerjaan: Petani
Tanggal Kematian: 7 Desember 2011
Tanggal Penangkapan: Terakhir: Juli 2011
Tempat Penahanan Terakhir: Pusat Pencucian Otak Suining (遂宁洗脑班)
Kota: Suining
Provinsi: Sichuan
Penganiayaan yang Diderita: Cuci otak, pemukulan, digantung (menggunakan borgol), penggeledahan rumah

(Minghui.org) Pada bulan Juli 2011, Li Tingfang, seorang praktisi Falun Gong dibawa ke Pusat Pencucian Otak Suining. Dia dibebaskan pada bulan Oktober, dan nyata-nyata telah mengalami lemah mental. Gejalanya terus memburuk. Korban meninggal pada tanggal 7 Desember 2011.

Suami praktisi Li tidak dapat menolongnya. Untuk melupakan kesedihannya ia selalu minum minuman keras setelah pulang kerja.

Praktisi Li, menurut pengakuan para tetangganya adalah seorang yang baik hati. Dia menderita banyak jenis penyakit selama beberapa puluh tahun. Dia pergi ke mana-mana untuk berobat, tetapi selalu gagal. Pada tahun 1997, dia mulai menjadi praktisi Falun Gong dan penyakitnya sembuh tanpa pengobatan. Dia mendapat kemajuan besar baik secara fisik maupun mentalnya.

Setelah rejim Jiang Zemin dan Partai Komunis China (PKC) mulai menindas Falun Gong pada bulan Juli 1999, praktisi Li berkali-kali ditahan dan rumahnya digeledah. Berikut ini adalah pengakuannya yang telah dipublikasikan oleh situs web Minghui pada tahun 2005.

“Suatu pagi tanggal 4 Januari, Kang Jialiang, ketua Komite Partai Komunal, dan anggota lainnya mendatangi rumah saya. Ketika saya pulang kerja dari ladang pada pukul 1 siang, mereka memerintahkan saya agar membuka semua pintu. Mereka menggeledah rumah dengan kasar, menyita buku-buku Falun Gong dan video recorder. Selanjutnya mereka mendorong saya masuk ke mobil polisi, dan membawa saya ke Pusat Pencucian Otak Komunal. Mereka memaksa saya untuk ‘berubah’ dan berusaha dengan keras agar saya mau menandatangani daftar ‘perubahan.’ Saya menolak untuk bekerja sama, mereka mencengkeram tangan saya dan menarik ujung jari saya untuk membubuhkan cap sidik jari. Usaha mereka gagal, dan mereka menjebloskan saya masuk sel dan menguncinya.”

“Pada tanggal 9 Januari, mereka memindahkan saya ke Pusat Pencucian Otak Komunal di Nanqing. Para sipir Wang Xun dan Mi Hao memaksa para praktisi untuk menyumpahi Falun Gong setiap hari. Seorang praktisi dan saya menolak paksaan itu. Kemudian sipir-sipir itu menganiaya kami semena-mena, antara lain menampari muka, menendang, menusuk-nusuk kami, menggantung dengan borgol, dan tidak memberi kami makan.”

“Pada tanggal 4 Februari saya dipindahkan ke Pusat Penahanan Wujiawan. Pada tanggal 5 Juni saya dibawa ke Kamp Kerja Paksa Nanmusi, menjalani hukuman satu tahun.”

“Tidak lama setelah saya pulang, Kang Jialiang dan anggota lainnya dengan licik membawa saya ke kantor lingkungan, dan menahan saya selama satu minggu.”

“Ada gelombang besar penahanan di kota sebelum Kongres Nasional ke-16 PKC. Pada jam 5 pagi suami saya berangkat menjual sayur, sedangkan saya tengah di rumah menyiapkan sarapan pagi. Saya mendengar ketukan pintu, saya membukanya. Segerombol orang menyeret saya keluar, sampai baju saya robek. Mereka masuk paksa ke dalam rumah, dan mereka mengobrak-abrik ruangan. Mereka mendorong saya masuk ke mobil polisi dan membawa saya ke kantor komunal. Saya katakan bahwa saya ingin pulang. Wakil Ketua komunal Xi Min menggertak, “Tarik perempuan ini keluar,  pukuli dia.”

“Saya dibebaskan setelah kongres partai selesai. Setelah itu mereka datang ke rumah beberapa kali dan menakut-nakuti kami. Mengakibatkan anak perempuan saya yang terkecil tidak dapat masuk sekolah.”

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2011/12/26/四川遂宁市六旬妇女李廷芳被洗脑班迫害致死-251039.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/12/29/130393.html