Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Minghui Fahui | Dari Sekolah Menengah Pertama Hingga Universitas, dari Satu Orang menjadi Satu Grup, Saya Tumbuh Besar dan Menjadi Dewasa Ditengah Dafa

23 Des. 2012 |   Oleh: Qinghe, seorang praktisi asal China


(Minghui.org) Diantara kami, Xiaofeng adalah seorang lulusan di bidang editing TV, Xiaoqin dan Xiaohui bisa menciptakan lagu, Xiaoqian dan saya bertanggung jawab di bidang animasi. Bagaimana ini bisa menjadi sebuah kebetulan? Sebenarnya, kami memiliki takdir pertemuan untuk datang bersama dan membentuk sebuah grup belajar Fa. Siapa sangka bahwa ini akan membawa kami untuk bekerja sama pada sebuah proyek? Kami semua terpesona oleh supernatural Dafa dan betapa agungnya Guru kita! Kami mulai membangun tim produksi animasi dan memutuskan untuk membuat perencanaan bagi proyek ini setelah sesi belajar Fa mingguan kami.

- oleh penulis

Saya adalah seorang murid Dafa asal China. Hingga kini saya telah berkultivasi selama tiga belas tahun. Ajaran Guru telah membimbing dan membuat saya untuk terus berjalan di atas jalur kultivasi yang telah diatur oleh Guru.

Keluarga yang Berantakan, Mendapatkan Dukungan dari Dafa

Dibimbing oleh ibu, saya beruntung mendapatkan Fa saat saya masuk sekolah menengah pertama. Saya tidak hanya mengalami banyak keajaiban pada kesehatan fisik saja, nilai akademis saya juga meningkat sangat pesat. Semua ini membuat saya menjadi sangat percaya diri dan memperkuat keyakinan saya pada Dafa dan Guru.

Sebelum 20 Juli 1999, tepat sebelum penganiayaan dimulai, saya mengalami sebuah mimpi. Guru diguyur hujan, tetapi tersenyum dengan belas kasih meski makhluk hidup mencacinya. Saya dengan marah berteriak kepada mereka yang mencerca Guru: “Kalian tidak boleh melakukan ini. Apakah kalian tahu siapakah beliau itu? Beliau adalah …...” Guru menghentikan saya dengan tersenyum. Saya menangis. Saya tahu Guru sedang menahan diri dengan diam.

Ayah saya bekerja di departemen kepolisian. Karena ditekan oleh atasannya, dia pun tidak lagi berpikir secara rasional dan menghancurkan buku-buku Dafa. Dia juga memukul kami. Lalu, ibu saya dikirim ke kamp kerja paksa karena pergi ke Bejing untuk memohon bagi Dafa. Betapa keras ayah memukuli saya, saya tidak merasakan sakit sama sekali. Sebaliknya saya merasa kasihan kepadanya dan memberitahu ia mengenai fakta-fakta penganiayaan. Tetapi dia menolak untuk menerimanya dan berkata jika saya terus memaksa diri berlatih Falun Dafa, pihak berwajib tidak akan memperbolehkan saya masuk ke universitas maupun diizinkan saya untuk studi di luar negeri. Masa depan saya akan dihancurkan karena Falun Gong dan lain sebagainya.

Dibawah tekanan Partai Komunis China (PKC), orangtua saya bercerai. Keluarga kami yang harmonis akhirnya retak. Setelah ibu saya mulai berlatih Falun Dafa, penyakit-penyakit yang telah menjangkitnya selama bertahun-tahun sirna. Ibu sangat hormat kepada orangtuanya dan semua orang mencintainya. Namun, orang yang begitu baik dikirim ke kamp kerja paksa dan disiksa. Bagaimana bisa orang-orang kehilangan akal sehat mereka? Apa yang terjadi dengan keadilan di China? Setiap hari saya menangis hingga tertidur dan air mata membasahi bantal.

Selama masa itu, Dafa adalah satu-satunya dukungan bagi saya. Ajaran Guru telah merubah kesedihan dan amarah saya menjadi belas kasih. Saya memperlakukan ayah, ibu tiri dan mereka yang mengejek saya dengan ramah. Tanpa Dafa, saya tidak dapat melewati penderitaan ini.

Di SMA, Kami Membentuk Grup Kecil Belajar Fa

Di tahun kedua waktu SMA, saya bertemu Xiaoqin. Tidak lama kemudian, kami menjadi teman baik dan saya memberitahu dia tentang fakta kebenaran Dafa. Dari tidak percaya menjadi percaya, Xiaoqin pun mulai berlatih Falun Gong. Tidak lama setelah dia memutuskan untuk berkulitvasi, dia melihat pemandangan di dimensi lain. Dia melihat para Buddha dan Dewa mengelilingi kami sambil mendengarkan kata-kata kami. Dia melihat para Boddhisattva menyemangati dia agar rajin berkultivasi. Dia bahkan bisa mendengar musik Dafa dan melihat Falun. Dia juga melihat Guru di atas tangga sambil memberitahu saya: “Misi kamu telah tercapai....”

Kita saling memberi semangat dan belajar dari satu sama lain. Xiaoqin pernah berada dalam kondisi kesehatan yang buruk. Setelah berlatih Dafa, dia menjadi sehat dan bugar. Ketika dia masih di sekolah menengah, Xiaoqin minum alkohol dan merokok. Setelah mendapatkan Fa, dia benar-benar berubah menjadi orang yang berbeda. Xiaoqin dan saya dengan rajin mengklarifikasi fakta kepada orang-orang. Beberapa teman sekelas ingin berlatih Falun Gong dan kami mendapat dua rekan praktisi lainnya Xiaohui dan Xiaoduo. Maka itu, sebuah grup kecil belajar Fa terbentuk di SMA. Sejak itu, setiap minggu, kami tidak pernah berhenti belajar Fa bersama.

Kehidupan sebagai Seorang Mahasiswa Universitas, Titik Balik Kehidupan Saya

Karena hasil akademis saya sangat bagus, saya diterima di sebuah universitas setempat yang bagus. Kekuatan supernatural Dafa dan keyakinan lurus saya membawakan sinar harapan kepada keluarga saya yang suram. Seiring dengan mendekatnya masa ujian SMA, tidak peduli betapa sibuknya dengan pelajaran, saya tetapi gigih belajar Fa.

Xiaoqin bersama saya masuk universitas yang sama sementara Xiaoduo dan Xiaohui pindah ke tempat lain untuk melanjutkan pendidikan. Kami tetap berkomunikasi melalui surat menyurat dan pesan singkat di telepon selular, saling memberikan semangat. Kadang-kadang, selama masa liburan atau akhir pekan, Xiaohui bergabung dengan grup belajar Fa kami dengan naik kereta tengah malam.

Saya menulis isi dari  Sembilan Komentar Mengenai Partai Komunis pada lembaran ujian saya sambil memancarkan pikiran lurus untuk melenyapkan berbagai unsur jahat yang meracuni mahawasiswa. Dosen memanggil ayah saya ke kampus. Ayah saya sangat marah dan ingin membawa saya pulang ke rumah. Awalnya, saya sangat gugup dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Meskipun sudah lama saya memiliki pikiran untuk meninggalkan rumah, namun saya tahu bahwa saya tidak dapat melakukannya karena jika saya pergi, maka rumah ini akan benar-benar hilang. Saya menutup pintu dan menenangkan diri. Saya mengambil buku Zhuan Falun dan mulai belajar Fa. Ketika membaca ajaran Guru, hati saya menjadi tenang dan saya tidak lagi merasa gugup. Saya memberikan penjelasan kepada ayah sambil memancarkan  pikiran lurus. Saya berkata, “Apa yang saya tuliskan adalah benar. Tidak ada yang salah dengannya.” Tetapi ayah menolak untuk mendengarkannya sama sekali dan mendesak saya untuk segera pergi dari rumah. Setelah itu, ayah juga bertengkar dengan ibu tiri saya dan ia juga mengancam akan mengusir ibu tiri saya dari rumah.

Ayah tidak bisa tahan lagi melihat saya berada di rumah. Saya lihat bahwa tidak ada yang bisa saya lakukan. Saya pun berkata, “Saya akan pergi dulu dan kembali lagi untuk mengambil barang-barang saya.” Lalu saya turun ke lantai bawah. Saya menelepon Xiaoqin dan dia berkata akan memancarkan pikiran lurus untuk membantu saya. Saya melihat awan hitam dari kejauhan mengikuti saya dengan dekat. Saya segera menyadari bahwa ini adalah sebuah cobaan. Kejahatan ingin menghancurkan saya sehingga ayah, ibu tiri, yang bukan praktisi, dan kerabat keluarga yang tidak mengetahui fakta kebenaran akan salah paham dan semakin membenci murid-murid Dafa, hingga menghancurkan masa depan mereka. Saya tidak boleh pergi! Hujan turun dengan lebat. Saya terus memancarkan pikiran lurus dan meneguhkan hati untuk kembali ke rumah. Tetapi ini luar biasa sulit. Saya berdiri selama sekitar setengah jam dan lalu pulang ke rumah. Ibu tiri sudah menyiapkan barang-barangnya dan pergi, meninggalkan ayah yang sedang memainkan game komputer di ruang yang gelap. Saya berjalan bagaikan tidak terjadi apa-apa, sambil berkata “Saya sudah pulang!” Ayah melirik saya sebentar dan tidak mengatakan sepatah katapun. Semuanya sudah menjadi tenang. Pada malam itu, ibu tiri juga kembali ke rumah.

Pada jalur kultivasi saya, saya telah mengalami hal-hal seperti ini tak terhitung banyaknya, mengalami kedamaian setelah terjadi badai. Setelah cobaan terlewati, tampak sangat damai sepertinya tidak ada kejadian masalah apapun. Saya tahu bahwa Guru telah mengurangi kesengsaraan besar untuk saya. Tetapi saya merasa takut setelah itu. Bagaimana jika keterikatan manusia saya timbul saat itu dan saya benar-benar meninggalkan rumah serta tidak kembali ke rumah? Saya tidak berani memikirkan konsekuensinya. Setiap waktu saat saya menghadapi cobaan, saya memiliki sebuah pikiran: Satu pikiran yang salah akan membawakan hasil yang sama sekali berbeda.

Ketika guru saya sedang mengajar di kelas, saya mengambil kesempatan untuk mengikat sebuah paket brosur pada pintu kantor. Sesudah itu, guru ini memberitahu kepada semua orang di kelas bahwa seseorang telah meninggalkan brosur Falun Gong di kantornya. Saya sangat sedih karena sikapnya dan diam-diam memancarkan pikiran lurus di dalam hati.

Pada ujian-ujian berikutnya, saya tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan pendapat saya mengenai Falun Gong. Kadang-kadang, saya merasa bimbang di dalam hati dan bertanya-tanya apakah saya telah berperilaku ekstrem. Saya merasa bahwa ini adalah kesulitan untuk melepaskan hidup dan mati! Beruntunglah meski merasa bimbang, saya dapat menekan rasa takut dengan pikiran lurus. Saya tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini yang bertentangan dengan hati nurani saya. Seseorang dapat berbohong dan melakukan perbuatan buruk demi keuntungan pribadi. Tetapi, seorang praktisi memahami prinsip-prinsip langit dan pembalasan karma.

Mengenal Rekan-rekan Praktisi Baru dan Merencanakan Proyek-Proyek Baru

Di universitas, saya mengklarifikasi fakta kepada seorang teman kuliah. Teman ini memberitahu saya, “Saya mengenal seseorang yang memiliki pemikiran yang sama dengan kamu. Kalian berdua pasti memiliki banyak kesamaan untuk dibicarakan, saya akan kenalkan kamu kepadanya.” Demikianlah saya mengenal Xiaoqian. Kemudian, saya tahu bahwa dia juga seorang praktisi.

Setiap minggu, kami belajar Fa bersama dan saling belajar satu sama lain. Pada waktu itu, Xiaoqian baru saja mulai berlatih dan DVD Shen Yun baru saja tersedia. Dia menganjurkan agar kami pergi ke kota dan membagikan DVD itu kepada orang-orang secara langsung. Otomatis rasa takut saya muncul dan saya menghentikannya. Sesudah itu, saya sadari bahwa pikiran saya salah. Beberapa di antara kita berencana untuk membagikan DVD secara bersama-sama. Ini berjalan dengan lancar tetapi kami takut untuk membagikannya terlalu sering di tempat yang sama. Kami membagikan DVD, memberitahu orang-orang bahwa ini adalah pertunjukan yang sangat bagus. Beberapa orang menatap kami sesaat dan tidak mengambil DVD. Kami tidak putus asa dan terus berjuang. Kami memilih untuk membagikannya di jalan-jalan dimana terdapat banyak toko. Para pejalan kaki segan untuk menerimanya. Maka itu akhirnya kami lebih banyak memberikan kepada penjual. Beberapa diantara mereka bahkan bertanya, “Apakah ini Falun Gong?” Saya menjawab, “Ini adalah pertunjukan budaya tradisi China,” dan cepat-cepat berjalan pergi.

Keesokan harinya, saya bertemu dengan Xianqian di kampus. Dia berkata bahwa ketika dia membagikan DVD, orang-orang berkumpul mengelilinginya dan ingin memilikinya. Akhirnya, dia tidak memiliki DVD yang cukup untuk dibagikan. Xiaoqian berkata bahwa seseorang meminta dengan sangat tulus apakah ada DVD lagi. Karena Xiaoqian baru saja membagikan semuanya, dia merasa sangat menyesal tidak bisa memberikan DVD ke orang tersebut. Xiaoqian berharap akan membawa lebih banyak lagi DVD. Hati Xiaoqian sangat tulus, tanpa rasa takut. Ketika dia membagikan DVD, orang cepat-cepat mengambil darinya.

Bilamana adalah Hari Falun Dafa, baik hari ulang tahun Guru atau perayaan lainnya, saya bertanggung jawab untuk mengirim kartu ucapan kepada Guru dari wilayah kami kepada website Minghui. Kemudian, Xiaoqian bergabung dalam proyek ini dan dia membantu kami menyelesaikan banyak masalah teknis. Sesudah itu, Xiaoqian dan saya membuat kartu bersama-sama. Dia sangat bagus menggambar, sementara itu saya menangani keseluruhan desain.

Ada seorang praktisi lokal yang terlibat dalam memproduksi video klarifikasi fakta. Praktisi ini menyarankan agar kami juga ikut terlibat. Saya pikir ini adalah ide yang bagus juga. Xiaoqian berkata bahwa dia merasakan bertanggung jawab untuk melakukan ini. Tetapi saya merasa ini adalah tugas yang sangat besar dan kami membawa masalah ini untuk didiskusikan saat belajar Fa bersama. Semua orang berpikir bahwa ini adalah ide yang bagus. Diantara kami, Xiaofeng adalah seorang lulusan di bidang editing TV, Xiaoqin dan Xiaohui bisa menciptakan lagu, Xiaoqian dan saya bertanggung jawab di bidang animasi. Bagaimana ini bisa menjadi sebuah kebetulan? Sebenarnya, kami memiliki takdir pertemuan untuk datang bersama dan membentuk sebuah grup belajar Fa. Siapa sangka bahwa ini akan membawa kami untuk bekerja sama pada sebuah proyek? Kami semua terpesona oleh supernatural Dafa dan betapa agungnya Guru kita! Kami mulai membangun tim produksi animasi dan memutuskan untuk membuat perencanaan bagi proyek ini setelah sesi belajar Fa mingguan kami. Pada awalnya, kami belum memiliki pengalaman. Setiap minggu setelah belajar Fa, kami akan mendiskusikan kontennya bersama-sama. Semua orang memberikan ide dan akhirnya kami putuskan untuk fokus pada mahasiswa-mahasiswa di universitas yang teracuni sangat dalam oleh propaganda rezim. Kami akan membuat animasi untuk menerobos Partai Komunis dengan menggunakan topik-topik hangat dalam kehidupan nyata untuk klarifikasi fakta mengenai penganiayaan.

Waktu sangat mendesak dan pada awalnya, semua orang datang bersama sekali seminggu untuk menuliskan script. Ini merupakan sebuah proses yang benar-benar sulit karena semua orang memiliki pekerjaan normal dan pertemuan sekali seminggu adalah tidak cukup untuk membuat kemajuan. Setelah itu kami menambah jumlah pertemuan menjadi dua hingga tiga kali seminggu. Setiap kali, kami selesai pada tengah malam dan sehabis pulang kerja, kami langsung pergi ke tempat pertemuan tanpa makan sedikit pun dan segera memulai melakukan  proyek. Kami mengisi perut kami dengan mie instan.

Selama berdiskusi, kami menghadapi tantangan dan kesulitan yang sangat besar. Semua orang memilliki ide yang bagus dan oleh sebab itu semua orang menolak untuk melepaskan keterikatan pada diri sendiri. Konsekuensinya, proyek terhenti dan konflik pun menjadi banyak. Para praktisi yang terlibat dalam website Minghui memberikan banyak dukungan dan kerja sama. Akhirnya, animasi kami dipublikasikan di website Minghui setelah melalui banyak modifikasi.

Setelah animasi ipublikasikan, para praktisi lokal dengan antusias membagikan kepada rekan-rekan praktisi muda dan juga dengan orang-orang muda yang bukan praktisi. Kami menerima masukan yang sangat bagus.

Sebagai penutup, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengekspresikan rasa paling hormat kepada Guru kita yang paling agung di seluruh alam semesta – terima kasih Guru! Anda telah bersusah payah!

Heshi!

Chinese version click here
English version click here