Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Teman-teman Praktisi, Hargailah Lingkungan Belajar Bersama

1 Maret 2012 |   Oleh: praktisi Falun Dafa dari China


(Minghui.org) Salah satu permintaan yang Guru tinggalkan kepada para praktisi adalah belajar Fa dan sharing pengalaman bersama. Para praktisi di tempat kami sangat aktif belajar Fa bersama, yang sangat membantu kemajuan kultivasi kita. Ini sungguh baik. Tetapi ada hal-hal yang perlu saya utarakan, karena hal ini dapat menimbulkan masalah bagi para praktisi di kemudian hari.

Isu Keamanan Terkait Penggunaan Telepon Genggam

Sudah sejak lama, beberapa praktisi membawa ponsel saat belajar Fa. Mereka tidak mematikan ponselnya atau diatur pada modus tak bersuara. Sering terjadi saat kita sedang konsentrasi belajar Fa, ponsel berdering, atau SMS masuk. Banyak praktisi yang berpendapat bahwa membiarkan ponsel tetap aktif tidak aman. Lebih baik tidak membawa ponsel bila ke tempat belajar bersama. Beberapa orang mengatakan banyak publikasi terkait isu keamanan penggunaan ponsel. Sebaliknya ada yang menyanggah: “Pikiran Lurus kami sangat kuat. Kami tidak takut,” atau “Daerah kita di pedalaman. Kejahatan tidak akan menemukan kita,” dan seterusnya.

Coba anda pikirkan: −Mungkin anda mempunyai pikiran lurus yang kuat, tetapi apakah ini berarti seluruh kelompok juga memiliki pikiran lurus kuat?

Ingatlah yang dikatakan Shifu: “Pengikut Dafa adalah satu tubuh” (“Mengikuti Guru” di Hong Yin III )

Kita perlu selalu ingat: “Bagaimana kalau seorang saja dalam grup tidak mempunyai pikiran lurus yang kuat, dan keadaan ini dimanfaatkan oleh iblis?” Kekuatan lama terus-menerus memantau setiap praktisi setiap saat. Bukankah hal ini menyediakan peluang bagi kejahatan untuk menganiaya praktisi? Jangan menganggap hanya ditangkap baru terhitung sebagai penganiayaan. Kesulitan dan tekanan-tekanan yang dihadapi praktisi juga merupakan suatu bentuk penganiayaan.

Beberapa orang mengatakan kejahatan di daerah pedalaman bukan tandingan praktisi, mereka tidak bisa membuat celaka. Pandangan saya, kejahatan adalah kejahatan, tidak peduli mereka di mana. Alasan bahwa medan di sekitar wilayah kita baik, karena para praktisi rajin belajar Fa dan mempunyai pikiran lurus yang kuat. Mereka melakukan pekerjaan dengan baik sehingga kejahatan ketakutan. Tetapi kita tidak boleh mengabaikan isu keamanan. Kita harus mencegah malapetaka sebelum terjadi.

Sebagai tambahan, bila ponsel kita berdering saat belajar Fa, bukankah itu berarti tidak menghormati Shifu? Seorang praktisi yang Tianmu-nya (mata ketiga) telah terbuka dapat melihat di dimensi lain, para Dewa bersimpuh ketika sedang belajar Fa. Dari ini kita seharusnya memahami bahwa belajar Fa adalah sesuatu yang sakral. Kita adalah “para pengikut pada masa pelurusan Fa”. Bagaimana kita bisa bersikap seenaknya saat belajar Fa?. Yang kita pelajari ini adalah Hukum Langit. Apakah ada yang lebih penting dari ini? Shifu berkata dalam Hong Yin:

“Sejati berkultivasi Dafa,
Hanya ini yang paling penting.”

Bertanggung jawab kepada Dafa, kepada semua makhluk hidup, kepada rekan-rekan praktisi, dan pada diri sendiri, mohon jangan membawa ponsel sewaktu belajar Fa, atau taruhlah baterainya sejauh paling dekat 200 meter dari tempat belajar. Lebih-lebih ini sangat penting jika tempat belajar itu adalah tempat produksi materi klarifikasi fakta.

Setiap orang harus memperhatikan isu ini. Kultivasi adalah serius. Kita tidak boleh mengabaikan pikiran sekilaspun.

Selama Belajar Fa harus Penuh Perhatian

Shifu berkata:

“Terutama di dalam belajar Fa, anda sekalian haruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Kalian tahu di banyak tempat timbul sejumlah kasus menyangkut belajar Fa, kasus apakah? Ada sebagian tempat berjalan secara formalitas. Ada beberapa orang ketika membaca “Zhuan Falun” pikirannya tidak terpusat, sedang memikirkan yang lain, tidak dapat berkonsentrasi di tengah Xiulian. Ini sama dengan menghamburkan waktu, bukan saja menghamburkan waktu, di saat seharusnya meningkat, pikirannya malah digunakan untuk memikirkan beberapa masalah dan sejumlah hal yang tidak seharusnya dipikirkan, dengan demikian bukan saja tidak meningkat, malah sebaliknya sedang merosot ke bawah. Jika tidak dapat belajar Fa dengan baik, banyak hal juga tidak dapat dilakukan dengan baik.” (Pengikut Dafa Harus Belajar Fa − Ceramah Fa pada Konferensi Fa Washington DC tahun 2011)

Rekan-rekan praktisi, carilah ke dalam dan lihatlah bahwa kata-kata Shifu ditujukan langsung ke kita masing-masing. Saya berpikir, terutama tempat kami masih ada kekurangan dalam aspek ini. Sementara beberapa orang tidak mendengarkan atau ikut membaca dengan serius sementara yang lain sedang membaca Fa. Mereka saling berbicara tentang hal lain. Mereka membicarakan isu di tengah masyarakat manusia biasa, menganggap belajar Fa seperti pertemuan sosial. Bukankah ini menyikapi belajar Fa sebagai formalitas? Shifu mengatakan bahwa belajar Fa adalah prioritas. Apakah kita benar-benar berkultivasi? Shifu telah berulang kali menjelaskan secara eksplisit isu belajar Fa dan kita telah belajar Fa sekian lama. Mengapa kita tidak bisa meningkat? Jika kita tidak berkultivasi dengan baik, bagaimana kita dapat melakukan tiga hal dengan baik? Bagaimana kita bisa memenuhi janji agung prasejarah bahwa kita akan pulang kembali ke rumah kita yang sejati bersama-sama dengan Shifu?

“Oleh sebab itu belajar Fa tetap adalah paling penting dan paling penting, itu adalah jaminan pokok dari segala hal yang ingin anda lakukan. Jika belajar Fa tidak dapat mengikuti perkembangan, maka apapun jadi tidak berguna.” (Pengikut Dafa Harus Belajar Fa − Ceramah Fa pada Konferensi Fa Washington DC tahun 2011)

Teman-teman praktisi, hargailah lingkungan yang Guru tinggalkan bagi kita dan menjadikannya sebagai suatu lingkungan sesungguhnya untuk ”Banding belajar, banding kultivasi,” maka kita dapat meningkat setiap waktu dalam belajar Fa.

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2011/12/25/请同修们珍惜小组学法这种修炼环境-250998.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2012/2/23/131654.html