Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Klarifikasi Fakta Kebenaran untuk Menyingkirkan Gangguan: Pameran Seni Sejati-Baik-Sabar Berhasil Diselenggarakan di Rusia

7 Mei 2012 |   Oleh: praktisi Rusia


(Minghui.org) Pameran Seni Internasional Sejati-Baik-Sabar diselenggarakan pada Maret 2012 di Rostov, Rusia, berhasil dengan sukses. Dipamerkan selama 12 hari dengan lebih dari 8000 orang menghadiri pameran.


Sebelum pembukaan pameran, kami menghadapi beberapa gangguan. Presiden aliansi artis regional menelepon praktisi di Rostov dan berkata bahwa atasannya menyuruh dia tidak menyelenggarakan pameran tersebut. Praktisi meminta untuk bertemu dengannya secara langsung dan dia setuju. Salah seorang praktisi yang bekerja sebagai pengacara, bertemu dengannya.

Praktisi ini menjelaskan situasi dan pandangan kami, demikian juga dirinya. Praktisi tersebut kemudian menjadi agak gelisah dan kemudian menyadari bahwa dirinya tidak sesuai dengan apa yang Guru katakan mengenai belas kasih kepada orang lain. Dia menyadari bahwa berdebat tidak akan menyelesaikan masalah.

Praktisi tersebut berkata, “Oleg, saya telah mengutarakan pandanganku dan Anda juga telah mengutarakan pandanganmu. Kita tidak mencapai kata sepakat. Dengan demikian, kita tidak akan mampu menyelesaikan masalah.“ Dia kemudian menenangkan diri dan bertanya, “Tolong beritahu saya, mengapa Anda bersikeras mengadakan pameran seni ini?” Praktisi berkata, “Pameran kami untuk membantu para praktisi Falun Gong di China, yang sedang dianiaya. Kami mengungkap penganiayaan HAM oleh Partai Komunis China (PKC). Rusia dan China telah menandatangani perjanjian persahabatan. PKC tidak menginginkan berita tentang penganiayaan Falun Gong diekspos di Rusia. Namun demikian, kami adalah sedang membantu warga Rusia untuk mengetahui fakta sebenarnya tentang apa yang terjadi di China saat ini.” Dia membalas, “Ya. Itulah alasannya mengapa pameran tersebut tidak diijinkan.” Setelah beberapa pertimbangan, bagaimanapun juga, dia akhirnya mengangkat telepon untuk memberitahu karyawan di tempat pameran untuk mengijinkan kami menyelenggarakan pameran. Begitu dia memahami tentang penindasan, sikapnya cepat berubah terhadap pameran kami.

Namun, gangguan masih terjadi. Beberapa hari setelah pameran dibuka, kami menemukan banyak brosur yang berisi kebohongan yang memfitnah Falun Dafa ditempelkan di dinding belakang. Spanduk yang digantung di gedung juga dihancurkan. Praktisi kemudian membersihkan semua brosur fitnahan dan lalu menggantungkan spanduk baru.

Pada hari yang sama, polisi mendatangi gedung pameran dan bertanya apa yang terjadi. Mereka membawa brosur yang memfitnah Falun Dafa, juga sebuah buku kecil yang berisi lebih banyak informasi yang salah terhadap Falun Dafa. Praktisi kemudian mengundang polisi untuk melihat pameran seni dan mempelajari situasi sebenarnya serta menilainya sendiri. Akan tetapi, dengan datar mereka menolak.

Jelas bahwa polisi-polisi tersebut percaya pada kebohongan. Mereka terus berbicara dengan kasar, dan tidak berniat untuk berbicara dengan baik-baik. Pada saat itu, seorang praktisi yang merupakan kurator pameran, sekali lagi mengundang mereka untuk melihat lukisan-lukisan di dalam pameran. Mereka menolak lagi dan berkata bahwa mereka akan meninggalkan komentar negatif di buku tamu. Praktisi memberitahu mereka tentang tema pameran, dan betapa lukisan-lukisan tersebut meninggalkan perasaan belas kasih, kebaikan dan simpati.

Seorang petugas polisi memperhatikan sebuah lukisan dimana seorang polisi memukul seorang praktisi Falun Dafa. Dia berkata bahwa lukisan kami ditujukan pada mereka. Seorang praktisi kemudian mengundangnya untuk melihat lukisan lain yang berjudul “Sebuah lagu untuk membangkitkan Hati Nurani.” Lukisan itu menceritakan tentang seorang petugas polisi yang telah memahami fakta sebenarnya tentang Falun Dafa dan tidak ingin ikut serta dalam penganiayaan. Setelah mendengar cerita dibalik lukisan tersebut, mereka setuju membiarkan kami meneruskan pameran.

Kemudian, praktisi mempersilahkan mereka untuk melihat buku tamu, dimana berisi komentar tentang pameran seni oleh para pengunjung sebelumnya. Tak satu pun berkomentar negatif. Petugas memahami fakta sebenarnya dan pergi dengan sikap bersahabat. Setelah peristiwa itu, tidak ada gangguan lagi. Pameran seni berjalan dengan sukses, dan dua kota lain di wilayah  tersebut akan mengadakan pameran juga.

Chinese version click here