Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Dari Menolak Mendengar Sampai Menjadi Praktisi yang Teguh: Sun dan Falun Dafa

23 Juli 2012 |   Oleh: Wang Mei, koresponden Minghui di Vancouver, Kanada


(Minghui.org) Sun adalah seorang praktisi baru Falun Dafa yang baru berlatih setahun lebih. Ia sangat bersyukur ketika berbicara tentang pengalamannya memperoleh Falun Dafa.

Sun di dalam toko pizza-nya

Miliki Kesalahpahaman Terhadap Falun Dafa

Lebih dari sepuluh tahun yang lalu, Sun berimigrasi ke Kanada dari sebuah kota besar di China. Pada waktu itu, ia sudah mengetahui tentang Falun Dafa tetapi tidak terkesan karena menganggapnya sebagai qigong biasa dan latihan fisik. Kemudian, Partai Komunis China (PKC) mulai menganiaya Falun Dafa, dan sekarang kebanyakan dunia mengetahuinya.

Sun berkata bahwa dia tidak menyukai PKC, namun dia juga tidak setuju dengan Falun Dafa karena melihat beberapa praktisi melakukan protes di depan konsulat China. Ia berpikir bahwa China semakin bertambah kuat dan para pemrotes membikin malu negara. Selain itu, propaganda dan fitnahan PKC terhadap Falun Dafa memberikan kesan bahwa para praktisi ini bersekutu dengan kekuatan anti-China di luar negeri dan mereka melakukan perbuatan buruk. “Karena pemahaman saya ini, maka saya tidak ingin mendengar praktisi yang ingin mengklarifikasi fakta kepada saya,” kata Sun. Ini berlangsung selama lebih dari sepuluh tahun.

Terinspirasi oleh Satu Artkel

“Namun demikian, saya kadang-kadang membaca Epoch Times,” katanya.

Suatu hari, Sun membaca sebuah artikel di Epoch Times. Artikel tersebut mengungkapkan bahwa orang China seringkali percaya apa yang dikatakan pemerintah, di mana mereka tidak berusaha untuk menganalisa fakta mereka, sementara orang Barat, ketika mereka menemui masalah, mereka mempelajari masalah dan kemudian mengambil kesimpulan menurut mereka sendiri.” Saya pikir bahwa artikel tersebut benar. Saya tidak tahu tentang Falun Dafa. Saya merasa bahwa saya sendiri harus mempelajarinya karena saya tinggal di luar negeri dan leluasa bagi saya.”

Sun mengingat bahwa pada Maret 2011 ketika dia mengunjungi website Minghui untuk pertama kalinya. Ia mulai membaca tulisan-tulisan Guru Li Hongzhi. Setiap hari ia bekerja di tokonya di siang hari dan mengunjungi website Minghui di malam hari. Kadang-kadang dia baca sampai larut malam, tetapi tidak merasa ngantuk. Ia segera membaca habis ke-38 buku karangan Guru Li Hongzhi.

Memahami Semuanya setelah Membaca

“Saya memahami semuanya,” pungkas Sun. “Pada waktu itu, hati saya sangat menyesal. Terlambat untuk mengetahui Falun Dafa. Mengapa saya tidak membaca tulisan-tulisan ini lebih awal?”

Sun berkata, setelah menyelesaikan ke-38 buku Guru Li, ia tiba-tiba tersadarkan. Ia merasa belas kasihnya langsung muncul. Ia tahu Falun Dafa sangat bagus dan setiap kata Guru adalah mengajar orang untuk menjadi orang baik dan bersikap ramah pada orang lain. Ini adalah benar, pikirnya, kebenaran alam semesta! Ia merasa indoktrinasi PKC pada otaknya telah dibersihkan.

Sun sangat cemas karena ia tidak memahami kebenaran setelah Guru menyebarkan Fa selama bertahun-tahun. Ia pikir telah menyia-nyiakan hidupnya dan sekarang harus ketat mengejar proses kultivasinya.

“Kemudian saya pergi ke daerah Pecinan Vancouver, saya beli buku Zhuan Falun dan Falun Gong, dan mempelajari latihan menurut gambar di buku Falun Gong. Lalu saya mencari tempat latihan Falun Dafa dan menemukan tempat latihan terdekat di Burnaby Library. Waktu latihannya adalah pukul 05.30 sampai 07.30, di mana terlalu pagi bagi saya karena saya tidur larut malam. Akhirnya, saya memilih tempat latihan di Queen’s Park, di mana latihan mulai pukul 10.00 sampai siang pada hari Sabtu.”

Ia bertemu dengan praktisi lain di Vancouver, dan sejak itu menjadi satu tubuh kultivator Dafa.

Hubungan Keluarga Menjadi Harmonis setelah Berlatih

Sebelumnya, Sun adalah seorang yang ramah dan berhubungan baik dengan orang lain. Ia selalu tersenyum pada orang-orang dan menjaga hubungan baik dengan orang lain. Namun begitu, ia masih mengalami perubahan yang sangat besar setelah memulai latihan.

Setelah mempelajari Falun Dafa, Sun memahami banyak prinsip, dan sekarang ia memandang dan menangani masalah dari perspektif lain dari sebelumnya. Ia berkata bahwa sebelum berlatih Falun Dafa, hubungan keluarganya agak tegang. Istri dan ibunya tidak akur, dan dia terjebak di tengah-tengahnya. Sulit baginya hingga ia hampir menceraikan istrinya. Setelah berlatih, ia teringat ajaran Guru kepada kita untuk mencari ke dalam, memikirkan orang lain, dan bersabar ketika mengalami masalah dan konflik.

Sun berkata, “Saya ingin mengikuti apa yang Guru katakan dan mematut diri sendiri. Saya berbagi pekerjaan rumah tangga dan melakukannya dengan baik. Ketika istri tidak sepaham dengan saya, saya tidak berdebat dengannya, mencela, atau mempertahankan diri sendiri. Sebaliknya, saya berusaha untuk memikirkan situasi dari sudut dia. Ketika keadaan berjalan tidak lancar, saya tidak marah. Perlahan-lahan, kondisi rumah menjadi harmonis. Sekarang istri saya sangat mendukung kultivasi saya meskipun ia tidak berlatih.”

Sebelumnya, ayahanda Sun adalah seorang tuan tanah dan dianiaya oleh PKC. Namun demikian, dia percaya kebohongan PKC dan keberatan putranya berlatih Falun Dafa. Sun tidak berdebat dengan ayahnya, sebaliknya memasang antena di rumah orangtuanya sehingga ayahnya dapat menonton New Tang Dynasty Television (NTDTV), yang berani berbicara kebenaran. Ayahnya sekarang sudah memahami kebenaran dan tidak keberatan putranya berlatih Dafa.

Memandang Hambar pada Uang

Sun berkata bahwa sebelum berlatih, dia hanya memikirkan bagaimana mendapatkan banyak uang agar kehidupan keluarganya menjadi lebih baik. Ia seringkali memikirkan dirinya sendiri terlebih dahulu. Sejak memperoleh Falun Dafa, ia sekarang memahami bahwa berkah kehidupan sebenarnya sudah ditakdirkan. Jika sesuatu miliknya, maka dia akan memilikinya. Jika sesuatu bukan miliknya, dia tidak harus memperjuangkannya. Oleh karena itu, ia hanya mengikuti keadaan secara wajar dan mengalami sedikit konflik.

Sun menyebutkan bahwa di masa lalu, salah satu kerabatnya meminjam banyak uang darinya dan tidak mengembalikan setelah waktu lama. Sejak berlatih, Sun meluruskan pikirannya dan tidak lagi meminta kerabatnya untuk mengembalikan uang; ia melepaskan dari hatinya. Sun memiliki toko pizza, dan sikapnya terhadap bisnis adalah melakukan semuanya dengan baik dan memperlakukan pelanggan dengan ramah daripada hanya memikirkan bagaimana memperoleh uang. Oleh karena itu, dia merasa enteng dan senang.

Sun juga berharap bahwa pelanggannya dapat memahami kebenaran Falun Dafa. Oleh sebab itu, ia menaruh materi klarifikasi fakta Falun Dafa di tokonya dan memutar musik Pudu dan Jishi di tokonya.

Terlambat Memperoleh Falun Dafa dan Berusaha Keras untuk Mengejar Ketinggalan

Meskipun Sun adalah praktisi baru, memperoleh Falun Dafa hanya setahun lebih, ia memiliki kesadaran yang bagus dan memahami kata-kata Guru dengan cepat tanpa banyak hambangan mental. Ia sering mengatakan bahwa ia terlambat memperoleh Falun Dafa dan perlu untuk gigih maju serta menghargai kesempatan ini yang diberikan Guru. Selain itu, ia berusaha melakukan klarifikasi fakta karena banyak orang China, seperti dirinya sebelumnya, tidak mengetahui fakta kebenaran Falun Dafa.

Dalam usia 50-an, Sun terlihat energik seperti anak muda, dan ia mengurus bisnisnya dengan baik. Selain itu, dia secara sukarela membagikan surat kabar Epoch Times. Jika dia memiliki waktu, dia pergi ke konsulat China untuk memprotes penindasan PKC terhadap Falun Dafa, meniup tuba di Tian Guo Marching Band, dan berusaha sebaiknya untuk mempromosikan Shen Yun Performing Arts. Ia tidak tertinggal.

Chinese version click here
English version click here