Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Memurnikan Diri Sendiri – Jalur Saya Di Dalam Membuktikan Kebenaran Fa

30 Sep. 2012 |   Oleh: seorang praktisi Falun Dafa di Kota Liaoning

(Minghui.org) Pertama-tama, saya menyampaikan salam dan rasa terima kasih yang dalam kepada Shifu kita yang maha belas kasih dan agung! Saya juga menyampaikan rasa hormat tertinggi kepada semua rekan-rekan praktisi!

Saya pertama kali belajar Falun Dafa pada bulan Mei 1997. Setelah penganiayaan dimulai pada tahun 1999, para praktisi Dafa berubah haluan dari Xiulian pribadi menjadi Xiulian Pelurusan Fa. Sehubungan dengan waktu belajar yang singkat dan kenyataan bahwa saya menderita secara fisik pada saat itu, saya belum jelas dalam pemikiran dan bimbang menghadapi penganiayaan gila-gilaan yang dimulai pada tanggal 20 Juli 1999. Akan tetapi, setelah saya menonton video-video yang menyingkap kebenaran tentang bakar diri di Lapangan Tiananmen, saya terkejut. Dengan menganggap Fa sebagai Guru, saya menyadari kejahatan rejim Jiang dan merasa berkewajiban untuk berpartisipasi di dalam Xiulian Pelurusan Fa.

Sedikit Demi Sedikit Melepaskan Ketakutan


Pada tanggal 25 April dan 20 Juli 1999, banyak praktisi setempat pergi ke Beijing untuk permohonan damai kepada pemerintah guna menghentikan penindasan terhadap Falun Gong. Karena rasa takut dan alasan-alasan lainnya, saya telah kehilangan kesempatan ini. Website Clearwisdom telah menerbitkan artikel “Pengajaran Serius.” Untuk mematuhi ajaran Shifu yang serius dan belas kasih, banyak praktisi melangkah keluar untuk membela Dafa dan membagikan materi-materi klarifikasi fakta kepada orang-orang. Beberapa praktisi, sayangnya, terlalu menginginkan hasil yang cepat dan telah memberikan celah-celah kekosongan bagi kejahatan. Kerugian yang sangat besar.

Semua ini sangat menggoyahkan saya, dan saya pikir tidak seharusnya menunggu atau bergantung kepada praktisi lain. Dengan keyakinan lurus kepada Shifu dan Dafa, saya mulai melakukan sesuatu sedikit demi sedikit, pertama mengirim dan mendistribusikan materi-materi klarifikasi fakta bersama rekan-rekan praktisi. Saya telah meningkat dari menulis beberapa surat (dengan memakai sarung tangan agar tidak meninggalkan sidik jari) kemudian mendistribusikan materi klarifikasi fakta dalam jumlah besar. Saya mulai klarifikasi fakta kebenaran kepada anggota keluarga saya dan kemudian kepada teman-teman dan rekan-rekan kerja dengan menggunakan cara yang berbeda. Hari ini saya dapat melangkah keluar dari berbagai macam pemikiran dan batasan-batasan seorang manusia biasa berkat keyakinan teguh saya kepada Shifu dan Dafa.

Xiulian Pelurusan Fa dan Tidak Menyembunyikan Kebenaran Kepada Anggota Keluarga

Keluarga saya terdiri dari tiga orang. Putri saya dan saya berkultivasi tetapi suami saya tidak. Suami saya telah melihat orang tua dan kerabatnya berubah baik secara fisik maupun mental melalui latihan Falun Gong. Oleh karena itu, dia (suami saya) tahu bahwa Dafa baik, dan dia tidak menentang kami. Ia bekerja di sebuah organisasi pemerintah, dan dia mentaati hukum serta melakukan tugasnya. Pada awal penganiayaan, suami saya takut kalau kami mungkin mengalami musibah, maka ia menganjurkan kami dengan berkata, “Dafa baik dan kalian dapat berlatih di rumah, tetapi jangan berbicara dengan orang lain. Kalian tahu, para praktisi yang telah mengajukan permohonan damai ke pemerintah sudah dimasukkan ke dalam daftar? Mereka ditahan dan dijatuhi hukuman di kamp kerja paksa.” Suami saya pikir, “Jika Dafa baik, mengapa hal-hal baik tidak terjadi kepada para praktisi?” Ia membuat kekeliruan dalam menilai Dafa berdasarkan propaganda palsu yang disebarkan oleh rejim Jiang.

Agar suami saya tidak terlalu cemas, saya tidak memberitahunya bahwa saya telah membagikan materi klarifikasi fakta bersama rekan-rekan praktisi lain. Sanak keluarga rekan-rekan praktisi ini juga setuju untuk tidak memberitahu suami saya. Ini berlangsung selama lebih dari setahun.

Saya selalu merasa tidak benar melakukan sesuatu secara sembunyi-sembunyi daripada secara terbuka dan jujur. Suatu malam, setelah memasang poster klarifikasi fakta dan pulang ke rumah, saya melihat suami telah pulang lebih awal. Ia menanyakan apa yang telah saya lakukan. Saya pikir, “Saya adalah seorang praktisi Falun Dafa dan harus melakukan hal yang paling lurus. Saya seharusnya memberitahu kebenaran kepada dia dengan tenang dan sabar.” Setelah mendengar kebenaran itu, suami sama sekali tidak bisa menerimanya dan menjadi sangat marah. Dia bertengkar dengan saya sampai tengah malam, dan ia mengatakan jika saya terus melakukan hal ini, di rumah tidak akan pernah memiliki ketenteraman. Dia juga mengatakan akan memberitahu orangtua saya dan siap menceraikan saya.

Saya memancarkan pikiran lurus dan berkata, “Kamu telah menyinggung soal perceraian. Saya tidak setuju. Jika kamu serius dan benar-benar bermaksud begitu, saya harus membiarkan kamu melakukan itu. Tetapi mohon jangan membuat keributan dengan menyiarkannya kepada sanak keluarga saya.”

Dia ingin saya berjanji agar tidak lagi memdistribusikan materi-materi klarifikasi fakta. Saya tidak menjawab. Saya melihat foto Shifu pada saat itu, dan Shifu sedang tersenyum kepada saya. Pikiran lurus saya bertambah kuat. Melihat ancaman perceraian sudah tidak mempan, suami saya menolak untuk makan hidangan yang saya siapkan selama dua hari.

Saya melihat situasi begini dan berpikir bahwa “perang dingin” di antara kami sebenarnya tidak boleh berkelanjutan terus. Suami saya bersikap seperti itu karena dia tidak memahami kebenaran Dafa dan penganiayaan itu. Oleh karena itu, saya mendiskusikan hal ini dengan beberapa keluarga saya yang juga adalah praktisi, dan kami memutuskan untuk menghadapi masalah tersebut dan memecahkannya. Kami memancarkan pikiran lurus bersama-sama, dan saya mengklarifikasi fakta kepada suami saya.

Berkat kerjasama dari rekan-rekan praktisi dan melalui perjamuan kecil keluarga, suami saya menyadari tujuan dari membagikan materi klarifikasi fakta, bahwa kita tidak menentang pemerintah, sesungguhnya kita mengatakan yang sebenarnya dan menyelamatkan orang-orang. Kami mendengarkan pendapat-pendapatnya. Kami menggunakan kebijaksanaan kami untuk melenyapkan kekhawatirannya. Untuk membiarkan suami saya menyaksikan apa yang saya lakukan, saya meminta dia untuk menemani saya saat membagikan materi klarifikasi fakta. Dalam proses, ia menyadari bahwa saya telah menangani tugas dengan sangat baik. Sejak saat itu, suami tidak lagi merasa khawatir dan membiarkan saya melakukan hal ini sendiri.

Peristiwa ini kelihatannya sangat kecil, tetapi melalui ini, lingkungan Pelurusan Fa di rumah menjadi bebas hambatan dan rileks. Ini juga telah membentuk dasar bagi suami saya untuk mendekati Dafa di masa mendatang.

Menolak Ikut Korupsi dan Dengan Demikian Telah Membuktikan Kebenaran Dafa.

Korupsi merajalela di dalam pemerintahan di China, dan tempat saya bekerja juga tidak berbeda.

Saya bekerja di sebuah organisasi pemerintah yang menangani hukum. Ketika saya ditawari uang suap, saya selalu menolak dengan cara yang bijaksana. Pada saat itu, saya tidak pernah menyebutkan bahwa saya berlatih Falun Gong dan tidak menggunakan kesempatan-kesempatan ini untuk membuktikan kebenaran Dafa. Di China, penganiayaan keji oleh rejim Jiang terhadap Falun Gong telah mengejutkan orang-orang dan membuat mereka menahan nafas. Bahkan pimpinan di kantor saya tidak mengetahui saya berlatih Falun Gong pada saat itu. Ketika orang-orang melihat bahwa tidak bisa menyuap saya, mereka mencari staf lain yang mau menerima suap dan menjalankan bisnis ilegal mereka. Orang-orang yang telah membayar uang suap itu berpikir bahwa saya keras kepala atau malu-malu. Lambat laun, makin sedikit mereka mendatangi saya untuk  melakukan pelanggaran hukum. Ya, itu bagus untuk saya. Paling tidak saya tidak akan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hati nurani saya.

Xiulian di tengah masyarakat, bagaimanapun juga tidak mudah. Pada tahun 2001, pimpinan di unit kerja saya memberitahu kami untuk “bersikap masa bodoh.” Rekan-rekan kerja saya dan saya tidak lagi dapat berkata “tidak” dan dipaksa untuk menerima suap. Sekali pintu terbuka, itu terjadi lagi. Satu per satu kami mendapatkan uang tambahan. Pimpinan berpikir bahwa dia bertindak benar membuka jalan bagi orang-orang mendapatkan uang lebih. Gaji di China tidak begitu tinggi, cara-cara yang tidak pantas untuk menambah penghasilan pribadi acap kali digunakan. Itu bukanlah tingkah bagi seorang praktisi, bagaimana pun. Saya ingin membuat alasan-alasan untuk tidak melakukannya dan tidak menerima suap. Akan tetapi, pimpinan dan rekan-rekan kerja saya mengawasi saya dan mengganggu serta menaruh dendam kepada saya jika saya tidak menerima suap seperti yang mereka lakukan.

Jika saya menerima suap, maka saya tidak sesuai dengan permintaan Dafa, oleh karena itu saya menjelaskan kepada seorang rekan kerja dengan cara terbuka dan bermartabat bahwa saya adalah seorang praktisi Falun Gong dan menerima uang suap tidak sesuai dengan standar Dafa.

Suatu hari kesempatan itu datang, dan saya bersiap-siap untuk mengklarifikasi fakta kepada atasan saya. Akan tetapi, cuacanya jadi kelabu dan membuat saya merasa enggan tidak seperti biasanya. Saya ingin mundur, tetapi tahu bahwa saya tidak seharusnya menyia-nyiakan kesempatan baik ini.

Saya menutup pintu. Pertama-tama saya berbicara dengan atasan saya mengenai berbagai hal pekerjaan dan kemudian mengenai Falun Dafa. Saya memberitahu dia bahwa saya telah berkultivasi Falun Gong sebelum penganiayaan dimulai dan tentang manfaat-manfaatnya bagi tubuh dan pikiran. Saya menjelaskan bagaimana saya menggunakan “Sejati, Baik, Sabar” sebagai standar dan saya tidak bisa menerima harta yang tidak halal dari pekerjaanku. Hanya dengan mempertahankan standar itu saya baru bisa memenuhi kriteria sebagai seorang praktisi.

Pimpinan akhirnya berkata, “Apa yang kita lakukan adalah demi keuntungan semua orang. Sebenarnya, saya tidak ingin melakukan itu. Cara yang benar bagi manusia di dunia ini sudah terbalik!” Pimpinan sangat khawatir dan menyarankan saya, “Jangan ceritakan kepada orang lain kalau kamu berlatih Falun Gong. Sekarang ini orang-orang dapat dituduh melakukan apa saja pada saat kritis!”

Sejak itu, saya tidak menerima uang suap lagi. Ini sesuai dengan apa yang Shifu katakan:

“Fa dapat menjebol segala keterikatan, Fa dapat menghancurkan segala kejahatan, Fa dapat menangkal segala kebohongan dan Fa dapat memperteguh pikiran lurus.” (“Menyingkirkan Gangguan,” Petunjuk Penting Untuk Gigih Maju II).

Dalam arus deras Pelurusan Fa yang perkasa, saya bagaikan sebutir biji jagung di dalam lautan nan luas. Kesibukan sehari-hari dalam mempertahankan pikiran lurus dan perbuatan lurus telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyaksikan belas kasih Shifu dan keagungan Dafa. Di dalam Xiulian Pelurusan Fa, apa pun keadaannya, keyakinan teguh kepada Shifu, biarkan Fa mengisi hati Anda, pertahankan pikiran lurus dan perbuatan lurus Anda, lepaskan keterikatan manusia biasa, gunakan kecerdasan dan kebijaksanaan untuk menyelamatkan orang-orang, dan kemudian ikuti jalur yang lurus dan benar untuk menyelesaikan misi tersebut.

Hari ini adalah Festival Pertengahan Musim Gugur, waktu bagi keluarga untuk berkumpul bersama. Saya benar-benar yakin bahwa hari di mana para praktisi Dafa dan Shifu berkumpul bersama sudah tidak lama lagi.

Sumber: Compassion Overcomes Evil (Belas Kasih Mengalahkan Kejahatan)