Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Minghui Fahui| Dengan Tuntas Menyangkal Pengaturan Kekuatan Lama dan Menciptakan Lingkungan Kultivasi Kita Sendiri

19 Jan. 2013 |   Oleh seorang praktisi Dafa di Barat Laut China


(Minghui.org)

Salam kepada Guru yang belas kasih!

Salam kepada rekan-rekan praktisi!

Ketika batas waktu penyerahan artikel Fahui ke 9 di Minghui.org sudah dekat, saya merasa tidak ada sesuatu yang istimewa untuk ditulis. Tetapi ketika saya membaca pemberitaan Minghui yang mendesak praktisi menyerahkan artikel, saya merasa cemas dan menangis. Saya melihat ke dalam dan menemukan bahwa itu bukan karena tidak ada sesuatu untuk di tulis; sebaliknya saya tidak menganggapnya serius. Saya tidak menyadari bahwa ini adalah kerja sama menyeluruh antar praktisi Dafa di China, dan adalah sebuah kesempatan langka untuk peningkatan. Menyadari hal ini, saya berbagi pendapat saya dengan koordinator setempat. Kami merasa bahwa kami perlu menulis pengalaman dan pelajaran yang kami dapat dari beberapa tahun membuktikan Fa dan melaporkan kepada Guru serta berbagi dengan rekan-rekan praktisi. Tolong tunjukkan bila ada yang tidak sesuai.

1. Menolak Penganiayaan Kekuatan Lama Tanpa Memahami Prinsip Fa

Ketika penganiayaan dimulai di tahun 1999, secara keseluruhan kami kehilangan lingkungan kultivasi. Para praktisi hanya bisa melakukan pekerjaan mereka sendiri tanpa bisa bekeja sebagai kasatuan. Ada beberapa praktisi melakukan sesuatu tidak menuruti Fa. Beberapa praktisi bahkan berkelompok membentuk faksi, dan banyak di antara mereka terjadi konflik satu sama lain, mencari kekurangan orang lain dan berdebat tiada henti. Keterikatan pamer, berbuat sesuatu dan membuktikan diri sendiri semuanya muncul, dan kami telah kehilangan energi dan waktu yang berharga. Kerenggangan yang lebar terjadi di antara praktisi. Kebanyakan praktisi tidak melihat ke dalam sehingga kekuatan lama dapat mengambil keuntungan dari celah kekosongan ini, menyebabkan banyak praktisi teraniaya.

Dari tahun 2008 sampai 2009, banyak praktisi mengalami penganiayaan berat. Empat puluh tujuh praktisi ditangkap dan delapan atau sembilan tempat produksi materi dihancurkan. Membawa kerugian bagi Dafa, praktisi, keluarga mereka, dan makhluk hidup. Menghadapi keadaan ini, kami mulai belajar Fa bersama-sama dan berbagi pengalaman. Kami menyadari bahwa kami harus bekerja sama sebagai kesatuan, tidak mengakui pengaturan kekuatan lama, berjalan di jalur yang diatur oleh Guru, menolak penganiayaan, dan menyelamatkan rekan praktisi. Setelah itu, kami pergi ke keluarga praktisi yang di tangkap untuk mengklarifikasi fakta kepada mereka dan meminta untuk bekerja sama dengan praktisi untuk menuntut pembebasan praktisi. Praktisi juga memancarkan pikiran lurus dari jarak dekat.

Beberapa keluarga praktisi takut orang yang mereka cintai dianiaya di dalam pusat penahanan dan ingin membayar agar bisa mengeluarkan mereka. Kami bertanya kepada mereka: Apakah kalian benar-benar sanggup menyediakannya? Bahkan jika kalian dapat mengeluarkannya, pelaku kejahatan akan menangkap mereka lagi setelah jangka waktu tertentu. Mereka nantinya akan minta uang lagi. Ada banyak contoh seperti ini. Ketika kalian melakukan hal seperti ini, kalian menyokong mereka dan mereka akan dengan antusias menangkap lebih banyak praktisi, karena bagi mereka itu adalah uang yang mudah didapat. Bukankah itu atinya kalian membantu mereka menganiaya praktisi Dafa? Saat anggota keluarga itu memahaminya, mereka berinisiatif untuk bekerja sama dengan praktisi. Sejak itu, di area kami tidak memberikan sepeserpun uang kepada pelaku kejahatan, dan bahkan uang yang mereka ambil dikembalikan.

Ketika ada praktisi yang ditangkap, kami membuat selebaran yang berisi foto praktisi untuk membuktikan keasliannya. Kami memasang sejumlah besar poster dan stiker dan orang-orang berkata, “Surat kabar Falun Gong  ditempel dimana-mana. Orang ini adalah pelayan masyarakat namun ia tetap ditangkap.” Setiap saat saya mengajak keluarga praktisi menuntut pembebasan para praktisi, kami mencatat apa yang polisi katakan, akibat apa yang terjadi terhadap keluarga praktisi, dan berapa kali mereka dianiaya. Kami juga menjelaskan perihal perubahan fisik dan mental praktisi sebelum dan sesudah berlatih Dafa. Kami mencatat secara detail dan mengirimkannya ke website Minghui. Bagi kasus-kasus yang lebih berat, kami mengirim informasinya ke WOIPFG (Organisasi Dunia untuk Menyelidiki Penganiayaan terhadap Falun Gong)  

Dalam proses penyelamatan rekan-rekan praktisi, kami utamanya berfokus pada penyelamatan makhluk hidup. Kami mengabaikan status sosial dan jenis pekerjaan mereka; kami mengklarifikasi fakta kepada mereka selama bisa berhubungan dengan mereka. Saya merasa bahwa kami tidak memiliki kesempatan untuk mengklarifikasi fakta kepada masyarakat arus utama. Ketika seorang praktisi bertanya kepada Guru di sebuah konferensi Fa tentang menyewa pengacara yang lurus segabai upaya mengambil tindakan hokum. Guru menjawab,

Menggunakan pengacara melakukan pembelaan di persidangan, hal ini sendiri juga adalah menolong manusia. Tak peduli siapa yang hadir mendengar di sana, baik anda adalah orang yang diutus oleh partai jahat PKT, atau khalayak pada umumnya, menghadapi argumentasi yang membela kebenaran dari pengacara, bagi pendengar sudah berupa klarifikasi fakta. Bukankah itu juga sedang membangkitkan sifat kebaikan mereka? Ada hakim setelah mendengarnya juga menundukkan kepala tidak bersuara lagi, ada polisi juga merasa kagum, setelah keluar dari persidangan bahkan harus mengucapkan sepatah kata: “Pembelaannya bagus sekali”. Ini tepat adalah sifat kebaikan manusia telah dibangunkan. Apa yang ditakuti oleh kejahatan? Bukankah ini yang dia takuti? Maka saya merasa pengacara masih perlu digunakan. (“Ceramah Fa pada Konferensi Fa Peringatan 10 th Situsweb Minghui”)

Melalui berbagi pemahaman, kami setuju bahwa kami harus menyewa pengacara untuk membuat pembelaan “tidak bersalah” bagi praktisi. Dengan pikiran seperti itu, Guru memberkati kami. Kami segera berhubungan dengan pengacara di Beijing. Tapi mereka mengatakan sedang sibuk dengan kasus yang harus diselesaikan. Mereka bertanya apakah kasus itu bisa diundur satu hari lagi. Apa yang terjadi kemudian adalah pengadilan memutuskan untuk membuka persidangan tiga hari kemudian. Kami meminta berkat dari Guru dan praktisi untuk memancarkan pikiran lurus secara berkelanjutan selama 24 jam. Melalui negosiasi, pengadilan setuju menunda hari persidangan. Pengacara tiba setelah jam 11 malam sehari sebelum sidang.  

Jam 7:30 tanggal 10 September 2009, pengacara pergi ke pengadilan dan tidak punya waktu untuk melakukan persiapan apapun. Pengadilan menawarkan penundaan selama satu jam. Ketika kami mendengar berita itu, kami hampir meneteskan air mata. Guru telah mengatur segalanya dan kami hanya menjalaninya. Ada lebih dari 100 praktisi memancarkan pikiran lurus dari dekat. Seorang praktisi berpikir bahwa akan lebih baik jika dia bisa memancarkan pikiran lurus di atas atap! Dengan pemikiran semacam itu dia pergi ke atas bangunan. Dia melihat Falun berbagai ukuran berputar di atas pengadilan.

Pengadilan membuka sidang tepat jam 10 pagi. Dua pengacara duduk di kursi pembela. Ada lebih dari 100 orang duduk di ruang sidang. Lima praktisi Dafa dihadirkan termasuk pimpinan unit, rekan-rekan kerja, dan anggota keluarga praktisi tertuduh, bersama dengan professor hukum dan pengamat. Ketika pengacara berkata, “Klien saya tidak bersalah dan terdakwa harus segera dibebaskan,” suara “bebaskan terdakwa!” menggema ke seluruh ruangan. Penjaga segera menghentikannya. Pengadilan menghentikan persidangan dengan tergesa-gesa. Ketika jaksa melewati pintu, ia berkata pada seorang praktisi, “Praktisi Dafa itu dan itu telah menyewa dua pengacara ini. Luar biasa!” Setelah mendengar argument pengacara pembela, anggota keluarga sekarang tahu bahwa berlatih Falun Gong tidak melanggar hukum! Masalah ini tersebar luas dari kota ke pedesaan. Sangat mengejutkan. Orang-orang membicarakannya, “Pengacara dari Beijing berkata berlatih Falun Gong tidak melanggar hukum. Mengapa polisi masih menangkap mereka. Apakah mereka tidak punya kerjaan!”  

Apa yang kita lakukan memcerminkan tingkatan kita pada saat itu. Kami telah berusaha sebaik mungkin dan merasa ada beberapa “pencapaian.” Praktisi lain juga merasa bahwa apa yang telah kami capai baik-baik saja, dan tidak mengenali kekurangan dari sudut pandang Fa. Kami selalu sibuk dan harus menyisihkan waktu untuk belajar Fa dan melakukan latihan. Sungguh seperti sedang memadamkan api hari ini di sini dan besok di sana. Kami tidak ada waktu luang. Selama dua tahun itu, kami sibuk pergi ke biro keamanan umum, ke pusat penahanan, ke pengadilan dan ke penjara. Sesungguhnya, karena kurangnya pemahaman terhadap prinsip Fa, apa yang kami lakukan telah menentang penganiayaan dari kekuatan lama.

2. Dengan Tuntas Menyangkal Pengaturan Kekuatan Lama dan Menciptakan Lingkungan Kerja

Kami mulai belajar Fa dengan tenang. Guru berkata,

“Saat menemui penderitaan di dalam Xiulian harus mengultivasi diri sendiri dan melihat diri sendiri, ini tidak berarti telah mengakui penderitaan yang diatur oleh kekuatan lama, serta bagaimana berbuat dengan baik di tengah penderitaan yang diatur oleh mereka, bukan demikian maksudnya. Kita adalah menyangkal segala sesuatu pengaturan mereka, bahkan munculnya kekuatan lama itu sendiri, serta keberadaan mereka juga tidak diakui. Kita secara dasar menyangkal segala sesuatu dari mereka, di dalam penyangkalan dan penyingkiran terhadap mereka, segala sesuatu yang kalian lakukan barulah merupakan keagungan De. Bukan menjalankan Xiulian di tengah penderitaan yang mereka ciptakan, melainkan di dalam tidak mengakui mereka, kalian menempuh jalan sendiri dengan baik, bahkan manifestasi penderitaan dari pemberantasan terhadap mereka sendiri juga tidak diakui. (Ceramah Fa pada Konferensi Fa Chicago Tahun 2004)

Guru juga berkata dengan sangat jelas,

“Saya beri tahu anda semua, sekarang yang masih tersisa, yang dapat menganiaya Dafa dan pengikut Dafa, adalah disebabkan praktisi kita sendiri. Praktisi-praktisi yang tidak mementingkan pemancaran pikiran lurus, kejahatan yang ada dalam ruang dimensi di mana kalian sendiri yang harus memikul dan bertanggung jawab, masih belum diberantas, jadi begitulah sebabnya.” (“Ceramah Fa pada Konferensi Fa Florida, Amerika Serikat”)

Melalui belajar Fa dan berbagi, kami menyadari bahwa kita tidak boleh dituntun oleh kekuatan lama. Kita harus mengambil inisiatif untuk menghilangkan elemen jahat di dimensi lain, jadi kekuatan jahat tidak dapat menganiaya para praktisi di dimensi manusia. Kami mengatur untuk memancarkan pikiran lurus dua puluh empat jam sehari hampir selama enam bulan. Dibagi menjadi empat kelompok, dan setiap hari empat atau lima praktisi pergi ke biro keamanan umum, kantor cabang keamanan umum, ke kejaksaan, ke pengadilan, ke pusat penahanan, ke Kantor 610, ke Komite Urusan Hukum dan Politik, dan Komite Partai Kota untuk memancarkan pikiran lurus dari jarak dekat, tak masalah apakah hari itu hujan, dingin atau panas. Kami mendorong satu sama lain. Para praktisi juga mengetahui pentingnya memancarkan pikiran lurus. Begitu kami menerima pemberitahuan, kami memancarkan pikiran lurus berbasis dua puluh empat jam, tak masalah seberapa jauh kami berada, siang atau malam. Kami semua patuh melakukan apa yang kami perlu lakukan.

Selama tiga tahun terakhir, karena berfokus pada belajar Fa, mengutamakan memancarkan pikiran lurus, dan bekerja sama sebagai kesatuan, lingkungan kultivasi kami menjadi lebih baik. Lebih banyak orang yang memahami fakta dan penganiayaan terhadap praktisi berkurang. Banyak masyarakat setempat memahami kebenaran dan keluar dari PKC. Para praktisi mengklarifikasi fakta tanpa henti ke daerah pegunungan atau di perempatan kota tanpa ada penyesalan atau keluhan. Bahkan beberapa petugas polisi melindungi praktisi secara diam-diam.

Semakin banyak praktisi yang ikut bergabung dan kami bekerja sebagai satu tubuh. Pernah terjadi, sembilan praktisi dari kota terdekat pergi ke daerah pegunungan yang jauh untuk mengklarifikasi fakta dan ditangkap. Di pagi hari kami mendengar berita, kami segera mengingatkan setiap praktisi untuk memancarkan pikiran lurus. Dua belas praktisi memasuki kendaraan pergi ke kantor polisi setempat yang berjarak kira-kira 50 mil jauhnya dan tiba di sana sebelum jam 8 pagi. Kami menerjang hujan dan memancarkan pikiran lurus sepanjang hari itu.

Hari berikutnya kami mendengar seorang praktisi pria ditahan di sebuah pusat penahan setempat. Kami memancarkan pikiran lurus setiap hari di dekat pusat penahanan. Beberapa hari kemudian, praktisi tersebut bisa keluar. Ketika delapan praktisi lainnya berada di pusat penahanan, kami memancarkan pikiran lurus dari jarak dekat. Beberapa praktisi pergi ke sana sekitar jam 5 atau jam 6 dan berangkat kerja jam 8 pagi. Beberapa praktisi pergi tanpa makan siang, ada yang membawa bekal atau ada yang makan di restoran setempat. Kami bertahan sampai semua praktisi dibebaskan. Dengan sangat menyesal, tiga praktisi dihukum satu tahun kerja paksa

Dengan belajar Fa dan mencari ke dalam, praktisi menjadi lebih pemaaf, menjadi lebih mengutamakan orang lain, dan mengkultivasi diri sendiri. Kritikan atau keluhan di antara praktisi berkurang, praktisi mengenali tuduhan, keluhan dan membuktikan diri sendiri adalah tindakan melihat keluar, mengkultivasikan orang lain, menciptakan karma, mencelakai diri sendiri dan orang lain. Mementingkan diri sendiri adalah sifat fundamental alam semesta lama. Kekuatan lama hanya ingin merubah orang lain tapi tidak ingin merubah dirinya sendiri. Jika kita tidak melenyapkan keterikatan ini, dimanakah perbedaan kita dengan kekuatan lama?

Ketika kita melihat praktisi di tempat lain mengalami kerugian karena kurangnya koordinasi dan tidak bisa bekerja sama sebagai satu tubuh, kami merasa sangat menyesal. Kami lalu berfokus pada hal ini di daerah kami. Bersama koordinator, kami duduk berbagi pemahaman kami dengan jujur dan tulus, kami mampu mencapai kesepakatan dan mampu bekerja sama.

Pelurusan Fa sudah dalam tahap akhir. Kami bertekad untuk melakukan pekerjaan dengan baik agar layak menjadi pengikut Dafa di masa pelurusan Fa.

Chinese version click here
English version click here