Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Minghui Fahui | Membuktikan Kebenaran Dafa dan Menyelamatkan Makhluk Hidup Dengan Pikiran Lurus

19 Jan. 2013 |   Oleh Praktisi di China


(Minghui.org) Salam, Guru kami yang terhormat! Salam, rekan-rekan praktisi!

Saya tidak pernah menyerahkan artikel untuk konferensi berbagi pengalaman sebelumnya karena saya selalu merasa bahwa saya tidak berkultivasi dengan baik. Sekitar 10 hari sebelum batas waktu penyerahan, seorang praktisi menyarankan agar saya menulis satu artikel karena itu adalah apa yang Guru ingin kita lakukan. Saya pikir Guru memberi saya petunjuk melalui praktisi itu.
“Orang-Orang Yang Berlatih Falun Gong Memang Benar-Benar Berbeda; Mereka Diberkati”

Bersama banyak rekan praktisi, saya telah berpartisipasi dalam membuktikan kebenaran Dafa dengan mengajukan permohonan untuk Dafa, berteriak "Falun Dafa Baik!" di Lapangan Tiananmen, membentangkan spanduk bertuliskan "Falun Dafa Baik," membuat materi klarifikasi fakta, dll. Saya telah dianiaya, ditangkap secara illegal dan ditahan di pusat penahanan dan kamp kerja paksa. Melihat kembali ke belakang, saya telah melakukan sedikit hal untuk membuktikan kebenaran Dafa dan mengklarifikasi fakta tetapi belum memiliki pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip Fa. Karena itu, saya telah dianiaya, yang telah menyebabkan kesalahpahaman di kalangan kerabat dan teman-teman saya. Setelah berkultivasi Dafa selama bertahun-tahun, saya belum cukup menunjukkan kepada orang-orang betapa indahnya Dafa. Saya bertekad untuk memperbaiki kondisi kultivasi saya yang buruk, meluruskan diri, dan menjalani jalur yang telah diatur Guru untuk saya.

Pada tahun 2005, saya berhasil keluar dari kamp kerja paksa dan menemukan bahwa majikan saya telah mencabut kontrak saya. Jadi saya berbicara kepada manajemen untuk mengklarifikasi fakta kepada mereka tentang Falun Dafa.

Selama empat tahun kepergian saya, anak saya mengendur dalam kultivasi dan gagal melewati ujian masuk perguruan tinggi. Bersama dia saya menganalisa penyebabnya, mencari kekurangannya, dan menyadari bahwa ia tidak meletakkan kultivasi dan penyelamatan makhluk hidup sebagai prioritas tertinggi.

Ayah mertua saya takut bahwa saya akan dianiaya lagi, jadi dia tidak mengijinkan saya keluar atau menghubungi praktisi lain, dan ia tidak mengizinkan anak saya berada di dekat saya, takut kami akan melakukan latihan bersama dan "membuang-buang waktu untuk studinya." Jadi ia sering memeriksa anak saya di malam hari. Saya membagi pemahaman saya dengan anak: "Kita berkultivasi dalam Fa, ia pasti akan memberikan keamanan yang terbaik buat kamu. Alasan mengapa keluarga kita khawatir adalah karena kita belum melakukan dengan baik di masa lalu."

Guru telah mengatakan kepada kita,

“Dengan akal budi membuktikan kebenaran Fa, dengan kebijaksanaan mengklarifikasi fakta, dengan belas kasih menyebarkan Fa dan menyelamatkan manusia di dunia, ini adalah sedang membangun keagungan De Sang Sadar.” (“Rasional” dalam Petunjuk Penting untuk Gigih Maju II)

Setiap hari, segera setelah kami selesai memancarkan pikiran lurus di siang hari, kami belajar Fa bersama selama 40 menit hingga dia berangkat ke sekolah. Setelah kembali dari kelas malam, ia akan mengerjakan pekerjaan rumahnya dan berlatih. Dia meluangkan waktunya untuk mengklarifikasi fakta, terutama dengan menyebarkan selebaran. Dia meninggalkan brosur di kelas, yang akan diteruskan oleh teman-teman sekelasnya, atau meninggalkan beberapa selebaran di keranjang sepeda orang-orang. Kadang-kadang ia mengklarifikasi fakta kepada teman-teman sekelasnya sebagai orang ketiga. Kami berdua melakukan tiga hal yang seharusnya dilakukan oleh seorang praktisi. Pada ujian masuk perguruan tinggi berikutnya, anak saya mendapat peringkat empat nasional untuk jurusan seni, dan dia dengan mudah masuk ke perguruan tinggi seni ternama yang gagal ia tembus sebelumnya.

Ketika surat penerimaan sampai, ayah mertua saya tersenyum lebar. Adik ipar saya berkata, "Orang-orang yang berlatih Falun Dafa memang benar-benar berbeda; mereka diberkati." Ketika keluarga dan teman-teman datang untuk menyampaikan ucapan selamat mereka, saya mengatakan kepada mereka bahwa berlatih Falun Dafa dapat meningkatkan kebijaksanaan seseorang, dan orang akan diberkati. Banyak orang sejak itu mengubah sikap mereka terhadap Falun Dafa. Suami saya juga tidak lagi keberatan jika anak saya berlatih Falun Dafa. Selain itu, ia mengambil inisiatif untuk mundur dari Partai Komunis China (PKC) dan organisasi afiliasinya.

Guru Anda Sungguh Hebat, Saya Juga Ingin Berlatih

Teman sekelas adik ipar saya mampir ke rumah dan berkata, "Ketika saya mampir beberapa tahun yang lalu, Anda tidak di rumah. (Saya sedang ditahan.) Saya tahu sedikit tentang Anda. Saya dengar Anda kehilangan pekerjaan Anda. Apakah Anda masih berlatih qigong itu?” Saya menjawab dengan tersenyum, “Ya. Ini adalah qigong terbaik di dunia, mengajarkan orang untuk menjadi baik. Siapa yang akan melepaskannya?" Dia berkata, "Oh, rupanya begitu." Merenung sejenak, tiba-tiba dia mengangkat ibu jarinya dan berkata," Guru Anda sungguh hebat. Setelah dipenjara dan kehilangan pekerjaan, kalian masih juga berlatih. Itu pastilah qigong yang baik."

Dua hari kemudian, dia menelepon saya dan berkata, "Falun Dafa benar-benar baik. Saya ingin berlatih juga." Saya berkata, "Saya akan menemui Anda dalam beberapa hari ke depan." Saya menghubungi rekan-rekan praktisi di daerahnya yang kemudian memberinya ceramah Guru dalam bentuk CD dan membantunya keluar dari PKC dan organisasi afiliasinya.

Beberapa hari kemudian, saya pergi menemuinya dan mengajarinya latihan. Kemudian, ketika kami belajar Fa bersama tahun lalu, dia mengatakan dia merasakan medan energi yang sangat kuat, dan rasa sakit di kakinya hilang.

Semua Yang Berlatih Falun Gong Memang Demikian Baik

Setiap kali saya menyarankan orang-orang untuk mundur dari Partai dan organisasi afiliasinya, saya merasa Guru telah memuluskan jalan dan mengarahkan orang-orang yang ditakdirkan itu kepada saya.

Suami saya mempunyai sepupu yang ingin saya selamatkan, tapi suami saya tidak tahu ia tinggal di mana. Suatu hari, sepupunya itu dan istrinya datang, bersama dengan cucu mereka, yang duduk di kelas tiga SD. Mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka hanya akan tinggal selama dua malam. Saya sangat bersyukur sampai-sampai saya hampir menangis. Saya berterima kasih kepada Guru terhormat karena telah mengarahkan mereka kepada saya, ketika saya bingung bagaimana caranya menemukan mereka.

Setelah tidak saling bertemu selama bertahun-tahun, mereka punya banyak hal untuk diobrolkan. Saya tidak bisa masuk dalam percakapan dan sangat cemas. Satu hari dan satu malam telah berlalu, yang tersisa hanyalah tinggal satu malam. Tapi saya harus pergi untuk belajar bersama pada malam itu. Saya ingin meminta bantuan Guru, tapi saya tahu bahwa Guru telah mengarahkan mereka ke sini, dan jika saya meminta bantuan Guru lagi, di mana pikiran lurus saya?

Saya pulang dari belajar bersama setelah pukul 10 malam. Cucunya sedang menonton TV dengan adik ipar saya. Saya membacakan cerita dari sebuah brosur klarifikasi fakta, dan dia mendengarkan dengan penuh perhatian. Ketika saya masuk ke bagian tentang pengunduran diri dari Partai dan organisasi afiliasinya, adik ipar saya mulai berteriak kepada saya agar berhenti. Anak itu takut dan lari menjauh. Saya mengikutinya menuju kakek-neneknya dan mengklarifikasi fakta kepada mereka. Mereka mendengarkan dengan penuh perhatian. Adik ipar saya mendekat dan memarahi saya. Sambil memancarkan pikiran lurus untuk melenyapkan unsur-unsur kejahatan yang mengendalikan dia, saya lanjutkan penjelasan saya. Ia berbicara semakin lama semakin keras, tapi saya hanya tersenyum dan melanjutkan apa yang saya lakukan. Suami saya mengisyaratkan pada saya untuk berhenti, dan saya juga tersenyum kepadanya. Ketika saya selesai menceritakan kepada pasangan itu apa yang telah saya rencanakan untuk disampaikan, saya bangun dan berjalan keluar dari ruangan mereka. Saya mendengar sang istri berkata kepada adik ipar saya, "Betapa baiknya kakak ipar Anda!" Adik ipar saya berkata, "Semua orang yang berlatih Falun Gong memang demikian baik." Saya kembali ke kamar saya, dan saat itu tepat adalah waktu untuk memancarkan pikiran lurus pada tengah malam.

Keesokan paginya, sang istri diam-diam datang kepada saya, tampak sangat bersemangat. Dia berkata, "Qigong yang Anda latih benar-benar bagus. Saya ingin belajar darimu." Saya menjawab, "Jadi tinggallah beberapa hari lagi." Dia mengatakan dia terlalu sibuk untuk melakukan itu. Saya meminta Guru untuk menahan mereka di sini satu hari lagi untuk saya. Benar saja, mereka tinggal satu hari lagi karena tiket pulang telah terjual habis. Pada siang hari, saya memutar video ceramah pertama Guru di Dalian untuk istri, dan pada malam hari, memutar video instruksi latihan Guru, dan mengajarkan Perangkat Satu. Meskipun waktu bersama kami pendek, itu telah membangun dasar baginya untuk memperoleh Fa di masa depan.

Keesokan paginya di stasiun ketika saya mengantar mereka pergi, saya bertanya kepada sepupu suami saya apakah ia bergabung dengan Partai, Liga Pemuda, atau Pionir Muda. Ia mengatakan ia telah bergabung dengan Partai. Saya berkata, "Bagaimana jika saya membantu Anda mundur dari Partai?" Dia setuju.

Tempat Produksi Materi Klarifikasi Fakta Berjalan Dengan Lancar

Kebanyakan praktisi dalam kelompok belajar kami adalah perempuan berusia 70 tahun, tetapi mereka sangat gigih. Kami hanya memiliki dua mesin fotokopi dan mengandalkan tempat pembuatan materi di daerah lain untuk menyediakan materi klarifikasi fakta, terutama karena kami kekurangan praktisi yang mahir dalam menggunakan komputer.

Saya tahu sedikit tentang komputer dan ingin mengambil tanggung jawab ini. Begitu pikiran ini muncul, Fashen Guru mengatur seorang rekan praktisi untuk mengunjungi saya. Beberapa hari kemudian, kami membeli printer dan mulai menjalankan tempat produksi materi klarifikasi fakta kami sendiri. Kemudian, saya membeli dua CD burner dan mulai membuat CD. Saya mengajari dua praktisi lainnya untuk mengoperasikan peralatan dan mendirikan dua tempat produksi materi klarifikasi fakta tambahan. Pada saat itu, kami memproduksi Sembilan Komentar Mengenai Partai Komunis dalam jumlah besar, serta beberapa buku Dafa. Pada tahun 2010, tempat produksi materi klarifikasi fakta keempat didirikan. Keempat tempat produksi materi klarifikasi fakta telah berjalan lancar sampai hari ini, seperti halnya kami yang telah bekerja sama dengan baik satu sama lain.

Melepas Keterikatan Berdebat

Sebelum saya mulai berkultivasi, saya cukup terikat pada kepentingan pribadi. Keterikatan masih cukup kuat setelah bertahun-tahun berkultivasi. Ketika Ceramah Guru "Ceramah Fa di Manhattan" dipublikasikan, saya ingin menghafal seluruhnya. Namun, karena kendala waktu, saya hanya mampu menghafal dua paragraf yang ditujukan pada keterikatan saya.

Dua bulan yang lalu, saya membuat sekumpulan materi klarifikasi dan membaginya kepada dua rekan praktisi sehingga mereka bisa mengirimkannya untuk klarifikasi fakta. Ketika kami saling bertemu pada kelompok belajar Fa, salah satu dari mereka memberitahukan saya bahwa saya telah melakukan kesalahan desain. Saya mengatakan itu tidak mungkin karena saya telah memeriksanya dua kali. Tapi dia bersikeras. Saya mengeluarkan sisa bahan dan menunjukkannya kepada mereka, membuktikan bahwa saya tidak salah.

Saya sangat marah ketika pulang. Jadi saya membaca "Ceramah Fa di Manhattan." Saya mulai mencari ke dalam alasan di balik keterikatan saya untuk berdebat, dan saya menemukan banyak keterikatan di baliknya. Saya menyadari bahwa hanya dengan belajar Fa lebih gigih lagi seseorang bisa meningkat karena,

"Fa dapat menjebol segala keterikatan, Fa dapat menghancurkan segala kejahatan, Fa dapat menangkal segala kebohongan dan Fa dapat memperteguh pikiran lurus.” (“Menyingkirkan Gangguan” dalam Petunjuk Penting Untuk Gigih Maju II)

Mungkin Guru telah melihat beberapa perbaikan dalam diri saya dan karena itu mengatur kesempatan lain bagi saya untuk melepaskan keterikatan. Suatu hari praktisi tersebut meminta saya untuk memeriksa teleponnya, karena dia tidak bisa melakukan panggilan apapun menggunakan telepon itu. Saya memasukkan baterai, tetapi telepon itu masih tetap mati. Saya mengeluarkan baterai dan melihat segel baterai belum pernah dilepas sebelumnya. Tapi dia bersikeras bahwa dia telah menggunakan baterai yang sama dan mengisinya berkali-kali. Persis ketika saya akan memberi pendapat saya, saya menyadari bahwa keajaiban terjadi sepanjang waktu dalam latihan kultivasi, mengapa saya selalu ingin berdebat dengan dia? Guru memberitahu kita,

“Benda yang hakiki sudah diangkat, tetapi sifat kebiasaan yang terpupuk harus kalian sendiri yang menyingkirkannya.” (“Ceramah Fa di Manhattan”)

Pikiran Lurus dari Seorang Kultivator Harus Membimbing Kita

Dari Minghui, saya melihat bahwa beberapa praktisi menggunakan ponsel untuk melakukan klarifikasi fakta. Saya ingin melakukannya juga. Seorang praktisi membantu saya membeli ponsel dan mengajari saya bagaimana menggunakannya. Banyak praktisi menghubungi saya dan ingin belajar juga. Suatu hari saya mengikuti tutorial dan berlatih di rumah, tiba-tiba saya merasa saya telah menguasai semuanya. Saya percaya itu pastilah Guru yang membuka kebijaksanaan saya.

Lalu saya mulai membantu rekan-rekan praktisi membeli ponsel dan meng-install perangkat lunak. Praktisi dalam kelompok kami sangat antusias dengan metode baru ini dan karena itu sangat serius belajar. Hanya beberapa sesi kemudian, mereka semua bisa bekerja secara mandiri. Saya mengajari semua orang yang menghubungi saya sampai mereka menguasai keahlian ini. Beberapa praktisi lanjut usia tidak pernah menyentuh ponsel seumur hidup mereka, dan mereka tidak bisa memahami apa yang saya ajarkan, bahkan setelah saya mengulanginya berkali-kali. Saya menjadi tidak sabar. Ketika ini terjadi, saya akan mengingatkan diri saya sendiri tentang pentingnya menyelamatkan orang dan betapa berharganya kesediaan hati mereka, dan saya akan tenang. Saya juga tahu bahwa Guru mengatur ini untuk meningkatkan kesabaran saya melalui membantu praktisi lanjut usia.

Seiring dengan proyek yang bergerak maju dengan lancar, saya memiliki beberapa gangguan. Pertama, ibu saya mengalami karma penyakit yang serius, ia memanggil saya pulang. Ketika saya tinggal bersama ibu, beberapa praktisi mulai mengalami masalah dengan komputer, printer, dan telepon seluler mereka, sedang menunggu saya kembali untuk membantu mereka. Segera setelah ibu saya mulai pulih, ayah mertua dirawat di rumah sakit. Saya bergantian dengan dua saudara ipar tinggal bersamanya di rumah sakit dan membawakannya makanan dari rumah. Saya berencana untuk membaca Mingguan Minghui di rumah sakit, tetapi begitu ia bangun, ia meminta TV disetel dengan keras. Pada periode waktu tersebut, saya belajar Fa tidak dapat secara mendalam, kadang-kadang tidak bisa menyelesaikan latihan, dan kualitas pemancaran pikiran lurus saya terganggu. Saya mengalami beberapa ruam yang sangat gatal di sisi kanan tubuh, saya memancarkan pikiran lurus terhadap mereka beberapa kali dan mereka pun hilang. Beberapa hari kemudian, hal yang sama terjadi pada sisi kiri tubuh. Saya tahu saya punya masalah dengan kondisi kultivasi saya, tapi saya terlalu terperosok untuk mengatasinya.

Saya mulai menghafal Fa dan mengambil setiap kesempatan yang ada untuk melakukannya. Setelah dokter mengatakan ayah mertua saya bisa keluar rumah sakit kapan saja, dia bersikeras untuk tetap tinggal, terlepas dari apa yang orang lain katakan. Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan hingga Fa Guru terlintas di benak saya,

“Tetapi bagaimanapun kalian adalah orang Xiulian, adalah pengikut Dafa, pada akhirnya pekerjaan yang ingin dilakukan akan terletak di depan mata, pikiran lurus orang Xiulian harus berperan sebagai pembimbing.” (“Pengikut Dafa Harus Belajar Fa”)

Ah, saya harus punya peran pembimbing dalam hal ini, dan saya yang harus menentukan! Jadi saya mulai memancarkan pikiran lurus.

Keesokan harinya, ruam besar di sekitar pinggang saya hilang. TV di kamar ayah mertua saya berhenti bekerja. Dia sangat bosan, jadi saya memainkan musik Dafa baginya. Pada saat giliran jaga saudara ipar, saya meminta mereka untuk mendengarkan Minghui Broadcast. Musik Dafa dimainkan selama beberapa hari. Tiba-tiba, ayah mertua saya mengatakan kepada dokter bahwa ia ingin keluar dari rumah sakit.

Akhir kata, saya ingin menyemangati Anda dan diri saya dengan Fa berikut:

“Tak peduli saya telah bicara berapa banyak, jalur Xiulian ini harus anda sendiri yang jalani. Bagaimana agar dapat menempuh jalur ini dengan baik, melangkah hingga terakhir, itu barulah yang paling luar biasa. Karena dalam proses anda menempuh jalur ini akan menjumpai kesulitan, akan menghadapi berbagai macam ujian, akan mengalami penderitaan yang tak terduga sebelumnya, anda akan menghadapi gangguan dari Qing  dan berbagai macam keterikatan yang tak pernah anda duga sebelumnya. Gangguan tersebut berasal dari keluarga, masyarakat, handai tolan dan teman akrab, bahkan di antara kalian sesama praktisi, dan masih terdapat gangguan dari situasi masyarakat manusia, gangguan dari konsep yang terbentuk dalam masyarakat manusia. Kesemuanya ini dapat menyeret anda kembali ke tengah manusia biasa. Bila anda dapat menjebol semua ini, anda niscaya dapat melangkah menuju Dewa. Oleh sebab itu sebagai seorang yang Xiulian, dapat memperteguh diri sendiri, dapat mempunyai sebuah pikiran lurus yang teguh tak tergoyahkan oleh apa pun, itu baru benar-benar luar biasa. Seperti berlian, kokoh tak tergoyahkan, siapa pun juga tak dapat menggoyahkannya, kejahatan melihat pun merasa ketakutan. Bila dalam menghadapi kesulitan pikiran anda benar-benar dapat sangat lurus, di hadapan penganiayaan kejahatan, di hadapan gangguan, sepatah kata yang anda ucapkan dengan pikiran lurus yang kokoh, niscaya dapat segera mencerai-beraikan kejahatan, (tepuk tangan) dapat membuat orang yang diperalat oleh kejahatan berpaling melarikan diri, dapat membuat penganiayaan yang dilakukan kejahatan terhadap anda lenyap sama sekali, dapat membuat gangguan dari kejahatan terhadap anda lenyap tak tampak lagi. Sebuah pikiran yang begitu lurus, siapa yang dapat mempertahankan pikiran lurus ini, dia niscaya dapat melangkah menuju paling akhir, dia niscaya dapat menjadi Dewa agung yang diciptakan oleh Dafa.” (Ceramah Fa pada Konferensi Fa Internasional Amerika Serikat Barat)

Terima kasih, Guru terhormat! Terima kasih, rekan-rekan praktisi!

Chinese version click here
English version click here