Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Pengacara Keluar Ruangan Sebagai Protes atas Penolakan Pengadilan untuk Mengabaikan Bukti-bukti yang Diperoleh Melalui Siksaan

22 Nov. 2013 |   Oleh: koresponden Minghui dari Provinsi Guangdong, China


(Minghui.org)

Ringkasan fakta kunci penganiayaan:


Nama: Wang Qia (王洽)
Jenis Kelamin: pria
Umur: tidak diketahui
Alamat: Distrik Chenghai Kota Shantou, Provinsi Guangdong (广东汕头澄海区)
Tanggal Penangkapan Terakhir: 23 Febuari 2013
Tempat Penahanan Terakhir: Pusat Penahanan Shantou Tuopu (汕头市鮀浦看守所)
Kota: Shantou
Provinsi: Guangdong
Penganiayaan yang Diderita: Tidak boleh tidur, kerja paksa, cuci otak, disuntik paksa/diberi racun, pemukulan, penyiksaan, pengekangan fisik, rumah digeledah, interogasi, penahanan
Pelaku Utama Penganiayaan: polisi dari Divisi Keamanan Domestik Shantou termasuk Lin Weimin, Li Dongming, Guo Xingyi dan Lai Xijun; penuntut Chen Yiqing; hakim Zhang Xi; Linhuan Sheng, dan seorang hakim wanita

Ketika praktisi Falun Gong Wang Qia disidangkan pada 11 September 2013 di Pengadilan Distrik Chenghai, ia menggambarkan metode penyiksaan brutal yang digunakan terhadapnya oleh polisi dari Divisi Keamanan Domestik Shantou untuk mengorek pengakuannya.

Ketika pengacaranya meminta pengadilan untuk mengabaikan bukti-bukti yang diperoleh secara ilegal, pengadilan menolak. Pengacara kemudian meninggalkan ruang sidang untuk memprotes atas ketidakadilan dan sidang harus ditunda.

Penyiksaan Selama Interogasi

Wang dikirim ke pusat cuci otak dari 23 Februari hingga 7 Maret 2013, oleh Divisi Keamanan Domestik Shantou. Di sana ia diinterogasi dan disiksa sepanjang waktu oleh belasan petugas polisi yang dipimpin oleh Lin Weimin, Li Dongming, Guo Xingyi dan Lai Xijun.

Wang mengatakan dia diikat di kursi selama 13 hari dan dipukuli. Ia tidak boleh tidur sepanjang waktu. Bilamana memejamkan mata, ia akan disiram air, wajahnya ditampar dan dipukuli dengan batang besi. Mereka menaruh racun di makanannya, menyebabkan dia merasa pusing dan kehilangan kesadaran.

Polisi memberi tahu Wang bahwa mereka juga menangkap ibu, istri, putri dan kakaknya. Jika ia tidak mengaku, mereka tidak akan dilepaskan dan putrinya akan dikirim ke panti asuhan.

Peragaan penyiksaan: Diikat ke kursi

Selama interogasi, Lin Weimin bahkan mengancam untuk membunuh Wang. Polisi juga memperingatkan Wang untuk tidak membeberkan rincian proses interogasi atau ia akan menghadapi konsekuensi yang serius.

Pengakuannya Mengejutkan dan Membuat Marah Mereka yang Berada di Ruang Sidang

Kerabat dan teman-teman Wang terkejut dan marah mendengar penderitaannya dan melihat betapa rapuhnya dia. Beberapa pejabat pengadilan di ruang sidang juga terkejut.

Pengacara Wang menjadi sangat marah sehingga mereka meninggalkan ruang sidang sebagai protes atas ketidakadilan terhadap klien mereka. Akibatnya, sidang harus ditunda dan dijadwal ulang pada 15 Oktober 2013.

Jaksa Chen Yiqing menggunakan “bukti” yang diberikan oleh Divisi Keamanan Domestik Shantou untuk mendakwa Wang. Ia menyatakan Wang menerbitkan beberapa artikel tentang penganiayaan praktisi di Shantou pada situs web Minghui.

Artikel terkait:

Wang Qia Menghadapi Sidang
Chen Xiaobing, Perawat di Rumah Sakit Pusat Shantou Ditangkap
Praktisi Falun Gong Wu Youping Dianiaya selama Lebih dari 10 Tahun
Pejabat PKC Kota Shantou Berencana untuk Menghancurkan Seluruh Keluarga Wang Qia
Praktisi Falun Gong Xu Daoming Dihukum Penjara oleh Pengadilan Kota Shantou

Chinese version click here
English version click here