Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Saya Pernah Melihat Penjara Bawah Tanah di Kamp Kerja Paksa Masanjia

15 Mei 2013 |   Oleh: praktisi dari China


(Minghui.org) Setelah membaca artikel online yang mengungkap kengerian Kamp Kerja Paksa Masanjia, saya tahu bahwa apa yang mereka gambarkan bukanlah sesuatu yang baru bagi praktisi Falun Gong atau narapidana yang pernah ditahan di sana.

Kamar Gelap Masanjia

Dalam artikel "Menyingkap Kejahatan di Kamar Gelap Donggang Masanjia," penulis mengatakan, "Ruang keempat Donggang itu di divisi ketiga Kamp Kerja Paksa Masanjia ditata layaknya kamar rahasia. Jendela disekat dengan koran, kardus dan tirai. Tempat itu tampak gelap gulita ketika dimasuki. Polisi Zhang Lili sering menyiksa para praktisi Falun Gong di ruangan ini. Ruang itu luasnya sekitar 30 meter persegi, dan ada 'ranjang peregang,' cambuk, borgol, dan pengeras suara. Semua dinding dan lantai dilukis dengan gambar yang memfitnah Falun Dafa. Salah satu dinding menggantung kata 'Transformasi' dengan warna merah, setinggi kira-kira 28 inci. Ketika seseorang menghidupkan listrik, kata "Transformasi” terlihat sangat berwarna-warni, mempesona, dan berkedip. Ketika polisi datang untuk memberikan makanan, ia harus mematikan lampu.”

Meskipun tak seorangpun yang pernah menyaksikan secara langsung praktisi Falun Gong disiksa dengan brutal di dalam kamar itu, seperti apa mereka terlihat setelah ditahan di sana adalah bukti kuat dari penyiksaan yang terjadi di sana. Praktisi yang disiksa di sana biasanya dibawa turun ke kantin di lantai pertama dari lantai empat oleh salah seorang rekan praktisi atau narapidana. Kebanyakan praktisi tidak bisa berjalan dan akan jatuh setelah beberapa langkah. Jika praktisi yang disiksa dibawa turun oleh rekan praktisi, maka penderitaan mereka akan lebih sedikit. Tetapi jika seorang narapidana yang membawanya, Ia sering kali dipukuli dan dilecehkan secara verbal. Hal ini telah menjadi hal yang biasa di dalam Kamp Kerja Paksa Masanjia.

Penjara Bawah Tanah di Masanjia

Ada sebuah bengkel pengemasan di Divisi Ketiga Masanjia dengan pabrik besar disebelahnya. Terlihat seperti sebuah gudang dari luar. Pada bulan Mei dan Juni 2012, polisi memaksa praktisi yang baru masuk dan mereka yang bekerja di bengkel untuk membersihkan "gudang." Ketika mereka membersihkannya, mereka melihat sebuah plat besi besar di lantai. Mereka menyingkirkannya dan melihat sebuah lubang hitam besar. Gas berbau busuk mengepul keluar darinya. Ada kawat jaring dan palang di dalam lubang.

Ada lima lubang hitam seperti itu di dalam gudang. Semua praktisi yang membersihkan gudang melihatnya. Pintu masuk utama ke lubang hitam itu terletak di tengah-tengah dinding belakang gudang. Pintu itu dibiarkan terbuka dan ada sebuah bangku di sebelahnya. Ini adalah lokasi penjara yang terkenal menakutkan di Masanjia. Terlihat seperti sebuah gudang dari luar, namun, benar-benar ada penjara bawah tanah di mana praktisi dianiaya.

Chinese version click here
English version click here