Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Pekerja Teladan Ditangkap karena Keyakinannya pada Sejati-Baik-Sabar

13 Juni 2013 |   Oleh koresponden Minghui dari Provinsi Shandong, China


(Minghui.org) Polisi dan agen dari Kantor 610 Kota Weifang melakukan penangkapan massal terhadap banyak praktisi Falun Gong pada tanggal 15 April 2013. Di antara mereka, Wang Shenghua dan Yuan Qingxia masih ditahan di Pusat Penahanan Kota Weifang, dan Fu Jian ditahan di Pusat Pencucian Otak Shouguang.

Anggota keluarga hampir setiap hari telah mengunjungi instansi pemerintah untuk meminta pembebasan mereka. Namun, para pejabat menolak untuk melepaskan para praktisi yang tidak bersalah.

Berikut adalah kisah Wang. Dalam sebuah kebakaran, dia pernah berjuang untuk menyelamatkan harta milik negara. Untuk perbuatan heroik ini, ia menerima penghargaan "pekerja teladan".

Setelah rezim komunis melancarkan penganiayaan terhadap Falun Gong pada bulan Juli 1999, baik Wang dan istrinya, Dai Zongzhen, ditangkap, ditahan, dan dikirim ke kamp kerja paksa beberapa kali. Gaji mereka juga dibekukan.

Hidup dalam Keputusasaan

Selama era 70-an, Wang bekerja sebagai pengemudi Perusahaan Angkutan No. 2 di Kota Weifang. Suatu hari ada kebakaran di bengkel pemeliharaan. Ada beberapa drum minyak di dalam toko dekat api. Jika drum terbakar, pasti akan meledak.

Sepenuhnya mengabaikan keselamatan dirinya sendiri, Wang menerjang ke dalam api beberapa kali untuk melempar drum minyak keluar. Harta milik negara terselamatkan, tetapi ia menderita luka bakar parah dan komplikasi medis yang serius selama berbulan-bulan sesudahnya. Selain itu, ia menderita penyakit jantung, arthritis dan penyakit lainnya.

Wang sangat menderita sampai ia berharap untuk mati. Pengobatan sangat mahal, dan Perusahaan Angkutan berhenti membayar biaya pengobatannya tidak lama setelah itu.

Perlakuan demikian rupa oleh unit kerjanya, serta penderitaan yang menyakitkan, memberikan kontribusi terhadap ketidakstabilan mental Wang. Dia mudah meledak dalam kemarahan terhadap anggota keluarga maupun orang lain tanpa alasan yang jelas.

Dai secara fisik dan mental kelelahan karena mencoba merawat suami dan keluarga mereka. Dia benci harus merawat suaminya sementara masih harus mengurus seluruh keluarga. Karena stres berat, dia terjangkit penyakit jantung dan masalah ginjal.

Meskipun di rawat di rumah sakit beberapa kali, penyakitnya tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Dia menjadi begitu tertekan dan marah hingga dia hanya menatap kosong ke angkasa dan bahkan kadang-kadang pingsan.

Seluruh keluarga dalam keadaan putus asa.

Kehidupan Baru Diperoleh setelah Berlatih Falun Gong

Pada musim panas tahun 1995, saat pasangan itu berada di ambang kehancuran, mereka mendengar tentang Falun Gong melalui beberapa teman. Mereka berdua mengalami manfaat kesehatan ajaib setelah berlatih hanya beberapa hari, dan keduanya segera terbebas dari penyakit.

Pasangan ini mampu melanjutkan kehidupan normal. Kemudian, mereka berdua pergi untuk bekerja di Departemen Front Persatuan Kota Weifang.

Setelah belajar Falun Gong, mereka teguh mematut diri dengan prinsip-prinsip Sejati-Baik-Sabar. Mereka mendapatkan pujian dari para atasan maupun rekan kerja mereka.

Keluarga Dianiaya selama 14 Tahun

Rezim komunis China melancarkan penindasan kejam terhadap Falun Gong pada 20 Juli 1999. Pada pagi hari yang sama, polisi diam-diam menangkap Dai. Dia dikurung selama berjam-jam sebelum dibebaskan.

Ketika pasangan ini pergi ke Beijing untuk mengunjungi putri mereka, Wang Peng, pada bulan Oktober 1999, mereka bertiga memutuskan untuk mengunjungi Kantor Permohonan Negara untuk mengajukan hak untuk berlatih Falun Gong. Ketika mereka berhenti duduk di Lapangan Tiananmen pada perjalanan ke sana, mereka ditangkap secara ilegal.

Keluarga yang terdiri dari tiga orang itu dikawal kembali ke kampung halaman mereka, di mana Dai ditahan selama satu bulan dan Wang selama 15 hari. Setelah putri mereka kembali ke sekolah di Beijing, Departemen Kepolisian Beijing menolak mengizinkan dia tinggal di kota, dan sekolah mengeluarkannya. Dia kemudian terpaksa kembali ke rumah.

Pada bulan April 2000, Wang dan putrinya pergi mengunjungi seorang teman. Polisi Kuiwen menahan mereka selama 24 jam di sebuah stasiun bus. Wang Peng kemudian dibebaskan, namun Wang ditahan selama 45 hari.

Pejabat berusaha menangkap Wang dan istrinya lagi di musim gugur 2000. Pasangan ini tidak punya pilihan selain meninggalkan rumah untuk menghindari penangkapan. Gaji mereka kemudian dibekukan dan mereka menjalani kehidupan yang sulit sebagai tunawisma. Untuk mencari nafkah, mereka kemudian membuka taman kanak-kanak dengan bantuan kerabat dan teman.

Baru saja kehidupan mereka sedikit membaik, pihak berwenang mulai mengganggu mereka lagi. Pada tanggal 18 April 2007, lebih dari 20 petugas berpakaian preman pergi ke TK dan menangkap Dai dan putrinya. Polisi menggeledah TK dan menyita satu set TV, DVD player, komputer, buku-buku Falun Gong dan sekitar 8.000 yuan dalam bentuk tunai.

Xu Penglil kepala Departemen Front Persatuan Kota Weifang berkolaborasi dengan Kantor 610 Weifang dan polisi Kuiwen untuk menangkap Wang lagi pada tanggal 22 April 2008. Ia ditahan di Pusat Penahanan Weifang selama lebih dari sebulan.

Pada tanggal 20 Mei 2008, petugas dari Kantor 610 Weifang dan Kepolisian Weifang memindahkannya ke Kamp Kerja Paksa Zhangqiu. Karena penganiayaan yang berkepanjangan di kamp kerja paksa, kesehatan Wang memburuk drastis, ia terbaring di tempat tidur dan tidak bisa lagi berjalan.

Dai Zongqiu, adik Dai, juga seorang praktisi. Dia meninggal pada bulan Juli 2011 akibat penganiayaan.

Ditangkap Lagi

Petugas Divisi Keamanan Domestik Weifang Gu Zhiyong dan dua agen lainnya datang ke rumah Wang pukul 5 pagi pada tanggal 15 April 2013. Mereka menggedor pintu, tapi Wang tidak keluar.

Polisi kemudian menangkap praktisi lain, Tan Folin, yang berusia hampir 80 tahun, ketika ia pergi keluar untuk membeli sarapan. Mereka menggeledah rumahnya dan menangkap Wang ketika ia berkunjung ke sana.

Tan dibebaskan karena sakit. Wang dibawa ke Pusat Penahanan Kota Weifang, di mana sejak itu ia telah ditahan.

Para Individu dan Lembaga yang Terlibat dalam Penganiayaan

Pusat Penahanan Weifang: +86-536-8902110
Li Zhinian, kepala pusat penahanan: +86-536-8393366, +86-13953608176
Li Ziliang, kepala politik: +86-536-8916826, +86-13905366826
Liu Chongtao, agen Kantor 610: +86-15805366688
Wang Ruoshui, kepala Divisi Keamanan Domestik Weifang: +86-18606361899
Departemen Kepolisian Kuiwen: +86-536-8878539

Chinese version click here
English version click here