Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Xiang Xiaobo Terganggu Mentalnya setelah Disiksa, Keluarganya Diperintahkan Membayar Pengobatan di Kamp Kerja

21 Juni 2013

(Minghui.org)

Nama: Xiang Xiaobo (项晓波)
Jenis Kelamin: Wanita
Umur: 52
Alamat: Kota Jiamusi, Provinsi Heilongjiang (佳木斯, 黑龙江省)
Pekerjaan: Teknisi
Tanggal Penangkapan Terakhir: 10 September 2012
Tempat Penahanan Terakhir: Pusat Rehabilitasi Narkoba dan Kamp Kerja Paksa Harbin di Provinsi Heilongjiang (黑龙江省戒毒劳教所)
Kota: Jiamusi
Provinsi: Heilongjiang
Penganiayaan yang Diderita: Penangkapan ilegal, dikurung dalam sel terpisah, dipaksa duduk tegak di bangku kecil dalam jangka waktu lama, tidak diperbolehkan tidur, pemukulan, pemerasan.

Xiang Xiaobo, seorang praktisi Falun Gong dari Kabupaten Jiamusi, Provinsi Heilongjiang telah dipenjara di Pusat Rehabilitasi Narkoba Kabupaten Harbin (sebuah kamp kerja paksa) di Provinsi Heilongjiang lebih dari tujuh bulan. Selama ini ia menjadi sasaran penyiksaan, dikurung di dalam sel terpisah, dipaksa duduk tegak di bangku kecil untuk jangka waktu lama, dan dilarang tidur. Penyiksaan ini mengakibatkan sakit yang sangat pada perut, dan kehilangan berat badan cukup banyak. Sekarang ini mentalnya terganggu. Dia kadang-kadang berteriak tak terkendali di malam hari, jadi selalu tidak bisa tidur. Kepala kamp kerja memerintahkan keluarganya untuk membayar biaya pengobatan.

Xiang Xiaobo

Xiang menjadi sangat sehat jasamani dan mentalnya setelah dia berlatih Falun Gong. Apa yang menyebabkan mentalnya terganggu setelah ditahan di kamp kerja? Ibu Xiang diperbolehkan menengok, tetapi lantaran adanya permintaan tak masuk akal dari kamp kerja,  membuat situasi menjadi bertambah rumit.

Tujuh Penjaga Mengusir Keluarga dari Kamp Kerja—Mereka Sedang Berusaha Menutupi Apa?

Xiang sedang berada di tempat tinggal temannya pada 10 September 2012 sore, dengan tiba-tiba beberapa orang polisi dari Kabupaten Jiamusi mendobrak pintu membuka dengan paksa dan dengan ilegal menangkap dia dan teman praktisi lainnya. Tiga puluh hari kemudian, pada 11 Oktober para praktisi, Xiang Xiaobo, Ren Shuxian, Liu Lijie, Zao Juan, Zhang Shuying, Wang Yingxia, dan Cun Xiuyun secara rahasia dijatuhi hukuman dua tahun kerja paksa, dan dibawa ke Pusat Rehabilitasi Narkoba Harbin di Provinsi Heilongjiang.

Ibu Xiang berumur 79 tahun, dan ayahnya 86 tahun. Sebagai anak tunggal dalam keluarga, dia sangat dekat dengan orangtua, dan mereka saling bergantung. Sekarang dia dijatuhi hukuman dengan tidak benar dan masuk penjara, sepasang suami isteri yang sudah tua itu selalu menangis. Dengan ditemani beberapa orang sanak saudara ibunya setiap bulan mengunjungi kamp kerja.

Setelah menumpang kereta api semalaman dan berganti dua kali bis jarak jauh, pada 10 Mei 2013 ibu Xiang dan tiga orang sanak keluarga akhirnya sampai di kamp kerja. Namun kepala bagian wanita, Liu Wei bersama-sama dengan beberapa orang sipir wanita, berlari-lari mendekati mereka sambil berteriak kepada ketiga sanak keluraga ingin tahu apakah mereka juga praktisi Falun Gong. Mereka mengancam akan mengeluarkan mereka dari kamp. Segera setelah itu, Guo Tongxu kepala administrasi kantor memerintahkan mengusir mereka dan berteriak dengan nada marah mengancam jika mereka tidak segera pergi dia akan memanggil polisi setempat untuk menangkap mereka. Sambil berteriak Guo mendorong mereka. Sementara itu ada empat orang sipir pria membantu Guo mengusir mereka keluar.

Ketiga orang sanak itu dengan susah payah menjelaskan bahwa ibu Xiang sudah tua dan tidak dapat bepergian sendiri harus ditemani. Namun Guo Tongxu dan Liu Wei menjadi lebih marah dan akhirnya menjadi ganas. Dengan mengabaikan ibu tua itu yang menangis, Guo dibantu para sipir mendorong ketiga sanak keluarga itu keluar kamp kerja. Waktu itu sedang turun hujan.

Mengapa kamp kerja berusaha sedemikian keras untuk mengusir ketiga orang sanak keluarga itu? Setelah mereka pergi, kepala kamp berbicara kepada ibu Xiang, mengatakan bahwa Xiang mentalnya terganggu, tetapi ibunya harus menyerahkan uang untuk biaya pengobatannya.

Rupanya kamp kerja telah menyiksa Xiang setiap hari. Dia dipaksa duduk di bangku kecil dalam jangka waktu lama setiap hari dalam satu posisi, yang bisa menyebabkan darah membeku di bagian bawah. Darah beku itu dapat menyebabkan peradangan, dan dalam kasus yang berat jika dipaksa duduk semacam itu dapat menyebabkan lumpuh di punggung bagian bawah hingga ke kaki. Setiap menit di bangku itu sangat tidak tertahankan, namun Xiang bisa melakukannya. Tambahan lagi para narapidana kriminal selalu menyerang dengan kata-kata maupun secara fisik. Keadaan fisiknya menurun drastis, juga mentalnya menjadi terganggu. Sekarang dia sering berteriak-teriak tak terkendali, dan tidak dapat tidur. Pejabat kamp melarang sanak keluarganya menengok karena tidak ingin ada orang yang mengetahui keadaan Xiang di dalam kamp. Hanya ibunya yang boleh menengok, dengan demikian mereka dapat memeras uang dari keluarga lewat ibunya.

Empat belas tahun Penganiayaan Menyebabkan Keluarganya Berantakan

Xiang, 52 tahun karyawan bagian tehnik di Pabrik Farmasi di Kota Jiamusi. Waktu muda kesehatannya buruk, mempunyai penyakit perut tonsilitis dan rhinitis (radang pada rongga hidung). Semua penyakitnya itu sembuh setelah menjadi praktisi Falun Gong. Karena tetap setia sebagai praktisi sejak Partai Komnis China mulai menganiaya Falun Gong pada tahun 1999, dia terus menerus dianiaya. Ketika anak perempuannya berumur enam tahun, suami menceraikannya. Suami membawa anaknya pergi, dan mereka tak pernah bersatu lagi. Pabrik Farmasi Kota Jiamusi memberhentikannya dari pekerjaan dan juga melucuti keanggotaan PKC-nya. Polisi dari Kota Jiamusi dan juga para personel dari komite lingkungan sering menganiaya dia, jadi dia dipaksa menjadi gelandangan dan miskin.

Xiang dan beberapa praktisi ditahan di Rumah Sakit Pusat Jiamusi pada 2 Juli 2008 jam 2 siang oleh polisi dari kantor kepolisian, kantor 610 dan Pengadilan Menengah Kota. Beberapa orang polisi yang menyamar dengan paksa menariknya dan beberapa praktisi lain ke dalam kendaraan. Seorang polisi dengan bengis memukuli kepala para praktisi. Pertama-tama mereka membawanya ke Kantor Kepolisian Qianjin untuk diinterogasi sampai jam 6.00 sore. Lalu mereka dikirim ke Kantor Kepolisian Changhong dan di sana ada banyak praktisi yang ditahan. Pada 24 Juli 2008 Xiang Xiaobo, Cai Rong, Qu Yujie, Qin Yufen Zhao Wenji, dan Tian Hongying dipindahkan dari Pusat Penahanan Jiamusi ke Kamp Kerja Paksa Jiamusi. Beberapa orang praktisi pria dipindahkan ke Kamp Kerja Paksa Cuihua.

Informasi detail tambahan tentang penganiayaan Ny. Xiang Xiaobo: “Ms. Xiang Xiaobo Mentally Disoriented as a Result of Torture at Harbin Drug Rehabilitation Center”
http://en.minghui.org/html/articles/2013/3/6/138383.html

Personil dari Pusat Rehabilitasi Narkoba Harbin

Zhang Hongyan, Ketua: +86-451-82412158, +86-451-82447118 (kantor)
Hou Xufeng, Ketua Bidang Politik: +86-451-82412663, +86-451-82447116 (kantor)
Liang Xuemei, Ketua Kantor Bagian Hukum: +86-451-82447302 (kantor)
Guo Tongxu, Kepala Administrasi Kantor: +86-451-82447045 (kantor)
Liu Wei, Kepala Divisi: +86-451-82447319 (kantor)
Li Dongmei, Rumah Sakit Pusat Rehabilitasi Narkoba: +86-451-82447085 (kantor)

Untuk kontak informasi para pelaku, silahkan merujuk ke artikel asli dalam bahasa China

Chinese version click here
English version click here