Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Hakim Mengatakan bahwa Komite Urusan Hukum dan Politik Mendikte Hasil Sidang Seorang Praktisi Lansia

27 Sep. 2013 |   Oleh: koresponden Minghui di Provinsi Gansu, China


(Minghui.org) Setelah persidangan Chen Deguang, 67 tahun dan istrinya Shen Chunmei pada 20 April 2013, tidak ada kabar berita untuk waktu yang lama. Pada 13 Juni, pengacara mereka dihubungi oleh Hakim Zhang Xuelin, dan diberitahu bahwa keputusan akan diumumkan dalam sebulan, karena hukuman tersebut perlu disetujui oleh Komite Urusan Hukum dan Politik (PLAC). Chen sudah ditahan selama dua tahun sampai sekarang.

Chen lahir pada 1946 dan tinggal di Jalan Haishiwan Datong di Distrik Honggu. Ia bekerja di Perusahaan Konstruksi Metalurgi No. 4 Cabang Barat Laut di mana sekarang sudah tutup. Ia pernah menderita sakit punggung, taji tulang dan gastroptosis. Ia adalah perokok berat dan minum alkohol setiap hari. Setelah mulai berlatih Falun Gong, penyakitnya segera sembuh, dan ia juga berhenti merokok dan minum alkohol.

Sejak Partai Komunis China (PKC) memulai penindasan terhadap Falun Gong, Chen pernah dipukul dengan parah, mengakibatkan tulang rusuknya patah, dan dimasukkan ke dalam kamp kerja paksa. Keluarganya juga diancam terus menerus.

Chen dan Sheng ditangkap oleh petugas dari Kantor Polisi Huazhuang pada 7 Juli 2011 ketika  membagikan DVD Shen Yun Performing Arts di Kecamatan Huazhuang, Distrik Honggu, Kota Lanzhou. Chen dibawa ke Pusat Penahanan Honggu, dan kemudian dipindahkan ke Pusat Penahanan No. 2 Lanzhou. Sheng dibebaskan dengan alasan medis.

Setahun setelah Sheng dibebaskan, polisi memberi tahu dia bahwa dia perlu pergi ke kantor polisi untuk menandatangani beberapa dokumen. Namun demikian, ia menolak pergi ke sana. Polisi kemudian pergi mencarinya, dan akhirnya menemukan dia dengan melacak ponselnya. Mereka memaksa masuk melalui jendela dan tidak memperlihatkan identitas mereka. Sheng ditangkap dan dibawa ke Pusat Penahanan No. 1 Kota Lanzhou.

Para petugas dari Pengadilan Menengah Lanzhou berencana mengadakan sidang terhadap Chen pada Juni 2012, dengan dalih pasal 300 hukum pidana, “menggunakan sekte takhayul untuk merusak pelaksanaan hukum,” dan kejahatan yang membahayakan keamanan nasional. Tetapi sidang ditunda karena intervensi dari PLAC Kota Lanzhou. Pada akhir Juli 2012, pengadilan kemudian menangkap istrinya, Sheng. Petugas dari Kantor Polisi Jalan Yingtan, Distrik Anning, Departemen Kepolisian Distri Honggu dan Pengadilan Menengah Lanzhou bekerjasama untuk melakukan penangkapan itu. Pada akhir September 2012, petugas dari pengadilan memberi tahu pengacaranya bahwa kasus tersebut telah ditarik, namun polisi masih tidak membebaskannya.

Meskipun undang-undang menyatakan bahwa pemberitahuan sidang harus diterima oleh pengacara tiga hari sebelum tanggal sidang, keluarga Chen tidak mendapat pemberitahuan bahwa dia akan disidangkan pada 22 Maret sampai sore hari, 20 Maret. Pengacara hanya diberitahu secara lisan sama seperti anggota keluarganya, dan pemberitahuan secara tertulis tidak diterimanya sampai pagi hari, 21 Maret. Ketika pegawai pengadilan menelepon pengacara bahwa mereka akan mengirim surat pemberitahuan, pegawai itu berkata ia tidak tahu kapan sidang akan diadakan. Karena mereka tidak menerima pemberitahuan pada waktu yang tepat, maka pengacara tidak dapat menghadiri sidang tersebut.

Pengacara dan anggota keluarga Chen berusaha untuk berbicara dengan Hakim Zhang pada sore hari, 20 Maret dan sepanjang hari pada 21 Maret, agar tanggal sidang ditunda. Namun demikian, hakim menolaknya. Pengacara segera berangkat dengan pesawat terbang agar dapat menghadiri sidang tapi tetap tidak tiba pada waktunya. Akibatnya, keputusan dibuat untuk menuntut hakim karena menolak penundaan sidang.

Anggota keluarga Chen pergi ke pengadilan pada pukul 09.00, 22 Maret untuk menghadiri sidang, di mana dijadwalkan pada pukul 10.00. Mereka berusaha untuk berbicara dengan hakim Zhang lagi. Zhang berkata, “Karena pengacara tidak dapat hadir, minta mereka untuk menulis surat penundaan dan mengirimnya ke sini.” Namun, pengacara tidak dapat melakukannya karena dia dalam perjalanan bisnis. Hakim mendesak anggota keluarga Chen untuk memecat pengacara mereka dan menerima pengacara yang ditunjuk oleh pengadilan secara gratis. Keluarga Chen menolak dengan keras, “Baiknya Anda menunda sidang, atau Anda menyidangkan kasus ini sekarang dan kami akan menuntutmu.”

Hakim kemudian berbicara dengan anggota keluarga Chen untuk menulis surat penundaan lainnya, mengatakan itu dibutuhkan untuk dibahas dengan atasannya. Hakim dan petugas pengadilan mengadakan pertemuan pada pukul 10.00 sampai 12.30 dan tidak menghasilkan keputusan. Kemudian mereka harus mengumumkan penundaan sidang.

Pengacara Chen kemudian dapat berbicara dengan Chen ketika He Jianzhong disidangkan. He diberitahu bahwa hakim dan kepala pengadilan sedang berusaha sekuat tenaga untuk memaksa Chen memecat pengacara mereka dan menerima pengacara yang ditunjuk oleh pengadilan secara gratis. Tetapi Chen tetap teguh, memberi tahu mereka bahwa ia hanya menginginkan pengacaranya, bukan yang lain.

Pihak-pihak yang terlibat dalam penganiayaan Chen
Zhang Xueling (张雪林), hakim Pengadilan Distrik Honggu: +86-13609381509, +86-931-6229874

Chinese version click here

English version click here