Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Wanita Baik Hati Ditangkap dan Diadili Karena Keyakinannya

21 Jan. 2014 |   Oleh koresponden Minghui dari Provinsi Jilin, China


(Minghui.org) Li Yuanmei dilaporkan ke polisi dan ditangkap saat dia sedang membagikan brosur Falun Gong di Kecamatan Huadian, Kabupaten Ji’an, Kota Tonghua, Provinsi Jilin, pada Agustus 2013. Keluarga Li tidak diberi tahu bahwa persidangan tidak sah telah dijadwalkan untuk Li hingga mereka mencari tahu sendiri pada hari persidangan. Keluarganya kini melakukan banding atas tindakan ilegal ini dan mengumpulkan petisi yang menyerukan pembebaskan Li.

Li, 59 tahun, bersama Sun Jimei, 62 tahun, membagikan brosur Falun Gong di Desa Mati, Caiyuan, Kabupaten Huadian pada malam hari, 10 Agustus 2013. Seorang penduduk desa bernama Xu Hai menghentikan mereka dan menuduh mereka mencuri. Dua wanita ini memberi tahu dia bahwa mereka adalah praktisi Falun Gong yang datang ke sana untuk menjelaskan kebenaran kepada orang-orang. Setelah mendengar siapa mereka, Xu Hai berteriak akan melaporkan mereka kepada polisi.

Teriakannya menarik perhatian banyak penduduk desa. Sementara itu sejumlah penonton berusaha untuk menyakinkan Xu agar tidak melakukan kesalahan dan membiarkan wanita itu pergi, namun Xu Hai tidak mau mendengarkan. Malahan, dia meminjam telepon seluler seseorang untuk menelepon petugas keamanan kecamatan, Liu Zhenjun, dan Kantor Polisi Huadian. Xu bertanya pada polisi melalui telepon apakah dia akan diberikan hadiah uang tunai jika melaporkan para praktisi. Ketika dia mendapatkan tanggapan positif, Xu berkata kepada penduduk desa yang lain, “Kita bisa mendapatkan uang sekarang.”

Xu mencoba untuk memeras uang dari kedua wanita tua itu juga. Dia berkata, “Saya akan membiarkan kalian pergi jika masing-masing dari kalian memberi saya 10.000 yuan.” Saat kejadian ini masih berlangsung, kedua praktisi ini sedang klarifikasi fakta mengenai Falun Gong dan penganiayaan.

Petugas keamanan Liu Zhenjun dan empat petugas polisi segera tiba. Mereka menginterogasi dua praktisi di tempat dan merekam apa yang sedang terjadi. Polisi mencoba melakukan pemeriksaan pada dua wanita itu, tetapi Sun menghentikan mereka.

Saat keluarga menerima pemberitahuan dari polisi, suami Li, Chi Yonggang, bersama kakak iparnya pergi ke desa itu. Setelah melewati sejumlah negosiasi, polisi akhirnya setuju bahwa kedua praktisi ini akan melapor ke kepolisian keesokan harinya.

Direktur Kantor Polisi Huadian Li Hongwei membawa tiga petugas menangkap Li dan Sun pada pukul 09.0, 11 Agustus 2013. Dua wanita diinterogasi di ruangan yang terpisah. Saat dipaksa untuk menandatangani “berita acara pemeriksaan,” Li menulis “Falun Dafa baik” sedangkan Sun menolak untuk memberikan tanda tangan.

Para praktisi dibawa ke Kelompok Keamanan Domestik di Kantor Polisi Ji’an pada sore hari, dan diambil foto serta sidik jari untuk sekali lagi. Li dibawa ke Rumah Sakti Ji’an untuk pemeriksaan medis, setelah itu kedua wanita ini dibawa ke Pusat Penahanan Ji’an.

Pusat penahanan pada awalnya menolak untuk menerima dua wanita ini setelah mengetahui bahwa mereka adalah praktisi Falun Gong, karena tidak ada tempat bagi mereka. Li akhirnya ditahan di pusat penahanan, Sun dibebaskan.

Kondisi kesehatan Li buruk dan muntah beberapa kali, dimana hal ini diabaikan oleh kepala penjara dan para petugas.

Saudara ipar dan abang dari Li pergi ke Kejaksaan Ji’an untuk meminta pembebasannya pada 15 Oktober 2013, tetapi diberi tahu oleh staf kantor di sana bahwa Li telah dibawa ke pengadilan. Mereka bergegas menuju ke pengadilan dan tiba tepat waktu saat persidangan Li berlangsung. Pihak keluarga Li bertanya, “Kenapa pihak keluarga tidak diberi tahu tentang persidangan ini?”

Polisi membalas, “Kami tidak perlu menginformasikan kepada keluarga tersangka mengenai persidangan yang berhubungan dengan Falun Gong. Polisi pengadilan melarang keluarga Li untuk menghadiri persidangan yang berakhir pada pukul 10.00 pagi itu. Keluarga memerhatikan rambut Li telah beruban saat melihat ia meninggalkan ruang persidangan.

Suami Li bersama anggota keluarga lainnya memberikan dokumen keluarga yang diberikan oleh pemerintah Desa Huadian serta petisi yang menyerukan pembebasan Li kepada Hakim Ketua Nie.

Kisah Li Yuanmei

Li Yuanmei, 59 tahun, tinggal di Kecamatan Huadian, Kabupaten Ji’an, Kota Tonghua, Provinsi Jilin. Dia pensiun dari Biro Perhubungan Jalan Tol  Ji’an. Dia mulai berlatih Falun Gong pada tahun 1998, setelah itu penyakitnya, antara lain penyakit jantung dan penyakit perut hilang tanpa bantuan obat. Setelah penganiayaan terhadap Falun Gong dimulai pada 1999, Li menulis surat kepada pemerintah pusat untuk klarifikasi fakta tentang Falun Gong. Karena hal itu dia ditahan selama tujuh hari di Pusat Penahan Ji’an.

Li ditahan sekali lagi selama 15 hari pada tahun 2000, karena dia pergi ke rumah seorang rekan praktisi di Kabupaten Qinghen untuk mengambil ceramah baru pencipta Falun Gong.

Abang sulung Li, Li Yuanjin ditangkap pada tahun 2001 saat sedang membagikan brosur Falun Gong di lingkungan setempat. Dia kemudian mengungkapkan bahwa brosur itu diberikan oleh kakaknya yaitu Li.  Li ditangkap pada 26 Desember 2001.

Li dipindahkan ke Kamp Kerja Paksa Heizuizi di Changchun pada 25 Januari 2002. Setelah satu bulan penganiayaan di dalam kamp, Li mulai menderita gangguan kejiwaan, dan akhirnya memasuki kondisi vegetatif (tercatat dalam rekam medisnya). Untuk menghindari tanggung jawab atas masalah ini, pihak kamp mengizinkan keluarganya untuk membawa Li pulang. Dia lalu dirawat oleh keluarganya. Dengan perawatan yang baik, Li mendapatkan kembali kesadarannya dalam waktu tiga bulan dan kembali berlatih Falun Gong yang membuatnya sembuh dengan cepat.

Dampak dari Penganiayaan terhadap Anggota Keluarga

Penganiayaan telah memberikan dampak tidak hanya pada praktisi Falun Gong tetapi juga keluarga mereka.

Ibunda dari Li, 91 tahun, yang menderita lumpuh, sangat rindu sama putrinya.

Suami Li juga cacat dan perlu bantuan dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa ditemani dan perawatan dari istrinya, dia berada dalam kondisi depresi tinggi dan ingin bunuh diri.

Putri Li pernah mengalami di mana ibunya ditangkap dan keluarganya diganggu banyak kali. Karena rasa takut atas gangguan ini, dia mulai mengalami gejala gangguan kejiwaan dan dirawat di Rumah Sakit Jiwa Hailong beberapa kali, perawatan paling lama adalah tiga bulan.

Cucu Li yang baru berusia satu tahun, sering memanggil neneknya.

Keluarga Li:
Chi Yonggang, suami: +86-15584832116 (seluler)
Li Yuanjin, abang : +86-18744592597 (seluler)

Orang yang terkait:
Li Hongwei (李洪伟), direktur Kantor Polisi Huadian: +86-13732872777 (seluler)
Zhou Jiade (周家德), petugas di Kantor Polisi Huadian: +86-13732874837
Yu wenquan (于文泉), Sekretaris Komite Politik dan Hukum Pemerintah Ji’an: +86-13604452067 (seluler), +86-435-6210077 (rumah)
Song Guoxiang (宋国祥), direktur Kantor 610 di Kabupaten Ji’an : +86-13943547595 (seluler), +86-435-6221197 (rumah)
Yao Xinmeng(姚新猛), direktur Grup Keamanan Domestik Kantor Polisi Ji’an: +86-13844539588 (seluler)

Silahkan mengacu artikel versi bahasa Mandarin untuk mengetahui nama dan nomor telepon lainnya.

Artikel Terkait:
Warga Desa di Kota Jian Bersikukuh Minta Hadiah dalam Penangkapan Praktisi Falun Gong

Chinese version click here
English version click here