Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Fahui China | Mengkultivasikan Diri Dengan Baik, Menyelamatkan Lebih Banyak Makhluk Hidup

21 Feb. 2014 |   Oleh: praktisi di Provinsi Hebei, China


(Minghui.org) Salam kepada Guru terhormat!

Saya mulai berlatih Dafa pada tahun 2002, ketika terjadi penganiayaan paling parah. Pengalaman saya memperoleh Fa mencerminkan penyelamatan Guru dan keajaiban Dafa!

Pengalaman Ajaib Memperoleh Fa

Ibu saya mengalami kerasukan roh selama beberapa dekade. Roh yang merasuk itu mengendalikan dan membuat pikirannya tidak jernih, beliau berbicara kacau balau. Ibu juga menderita berbagai penyakit; bahkan dokter-dokter di rumah sakit tidak bisa menyembuhkannya. Adik perempuan dari suami saya adalah yang pertama kali belajar Falun Dafa; ibu dan saya juga beruntung mendapatkan Fa. Guru menyingkirkan roh merasuk itu dari ibu saya. Ibu berusia 85 tahun sekarang dan sangat sehat.

Pada November 2002, adik ipar saya dan beberapa praktisi membacakan Zhuan Falun kepada ibu di rumah kami. Saya dengan sopan duduk di samping mereka dan mendengarkannya. Dengan hanya mendengarkan mereka, Fa telah mewujudkan keajaiban bagi saya.

Pada malam pertama setelah mendengarkan mereka membaca Fa, saya tidak mengalami mimpi buruk seperti biasanya, sebaliknya saya bermimpi indah. Dalam mimpi itu saya sedang mengambang di surga, mengenakan pakaian gadis surgawi. Sesosok Buddha datang dengan cermin di tangan. Sang Buddha membiarkan saya melihat ke dalam cermin itu. Saya melihat dan melihat diri saya; saya berumur 13 atau 14 tahun dan kelihatan sangat cantik.

Para praktisi terus membaca Fa kepada ibu saya selama tujuh hari. Saya bermimpi setiap malam. Dalam mimpi saya melihat pemandangan indah di dimensi lain.

Di masa lalu, saya tidak bisa mengangkat lengan kanan saya. Dari tulang leher saya sampai tulang ekor semuanya osteofit. Saya tidak bisa menyisir rambut. Tapi setelah pengalaman ini, saya menemukan bahwa tulang leher saya normal, dan saya bisa menggerakkan lengan saya dengan bebas.

Setelah pengalaman ini, saya memutuskan untuk belajar Falun Dafa. Seorang praktisi memberi buku Zhuan Falun kepada saya. Pertama kali membaca Fa, saya perlu mengenakan kaca mata untuk membaca di siang hari karena ukuran huruf-huruf terlalu kecil bagi saya. Anehnya, di malam hari ketika membuka buku tersebut, saya melihat huruf-huruf tersebut telah menjadi sangat besar. Saya menderita hemicrania (sakit kepala akut) sejak kecil, jadi saya tidak bisa membaca ataupun pergi ke sekolah. Saya hanya mengikuti tiga tahun pendidikan. Tapi ketika membaca buku Dafa, saya merasa sangat nyaman. Setelah praktisi lain mengingatkan saya untuk melakukannya, saya membuang buku-buku qigong lain serta papan roh rubah dan musang yang sebelumnya disembah oleh ibu saya.

Melenyapkan Hambatan dan Mengharmoniskan Satu Tubuh

Setelah enam bulan berlatih Dafa, saya mulai membantu seorang koordinator untuk mengantar materi klarifikasi fakta.

Selama epidemi SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) tahun 2003, jalan-jalan utama di semua desa dijaga oleh orang-orang, dan orang asing tidak diperbolehkan masuk. Koordinator meminta saya untuk mengantarkan materi kepada para praktisi di sebuah desa. Setiap kali saya pergi ke desa, para penjaga dialihkan pergi oleh Guru; sehingga setiap kali saya dengan lancar memasuki desa.

Kemudian, saya menjadi koordinator di wilayah kami. Saya baru tahu bahwa proses koordinasi adalah proses kultivasi diri sendiri. Pada saat itu, banyak keterikatan saya terungkap. Pada awalnya, saya tidak tahu bagaimana mencari ke dalam ataupun mengkultivasikan diri sendiri, dan ini menyebabkan halangan besar di antara praktisi dan saya. Saya belajar untuk menimbang hal-hal yang terjadi di sekitar saya sesuai dengan Fa, dan saya melepaskan keterikatan pada ego. Sejak itu saya selalu berpikir tentang bagaimana bertanggung jawab kepada Dafa, berkoordinasi dengan para praktisi dan membentuk satu tubuh yang kokoh.

Pada awal tahun 2007, praktisi mengatakan bahwa saya tidak belajar Fa dengan cukup baik dan melakukan pekerjaan dengan terlalu banyak konsep manusia. Pada saat itu, saya tidak mencari ke dalam untuk meluruskan diri. Kemudian argumen-argumen timbul saat kami berkumpul untuk menonton video "Ceramah Fa Guru kepada Praktisi Australia."

Setelah kami menonton video itu, kami mulai bertukar pikiran. Seorang praktisi mengatakan kepada saya bahwa perilaku saya adalah "tidak sesuai dengan Fa sama sekali" atau "penuh dengan pemikiran manusia biasa." Praktisi lain menatap saya dengan pandangan yang tidak biasa. Tak satu pun dari mereka mengatakan sesuatu yang baik tentang saya. Di dalam masyarakat biasa, saya sendiri sadar, sangat perduli dengan pencitraan diri sendiri, dan tidak bisa menerima kritik dari orang lain. Saya merasa sangat marah pada hari itu; saya menangis sepanjang perjalanan pulang ke rumah. Saya hanya ingin pulang ke rumah dan menangis; saya tidak ingin bertemu dengan mereka lagi.

Saya menenangkan diri. Namun, saya masih tidak tahu bagaimana mencari ke dalam, saya juga tidak bisa melepaskan ego diri sendiri. Saya menjadi sangat marah terhadap para praktisi ini. Sebuah halangan besar tercipta di antara kami.

Sampai awal tahun 2013, saya bertekad untuk menyingkirkan penghalang tersebut. Saya bertanya-tanya bagaimana cara untuk menghapusnya. Saya menghabiskan banyak waktu untuk belajar Fa Guru. Secara bertahap, saya belajar bagaimana mencari ke dalam, dan setiap kali terjadi argumentasi, saya tidak menyalahkan orang lain. Sebaliknya saya mencari ke dalam.

Saya terus-menerus melepaskan keterikatan hati dan kepentingan diri sendiri serta memperhatikan kepentingan praktisi lain. Saya menyadari bahwa para praktisi lain juga berubah. Penghalang di antara saya dan praktisi telah disingkirkan. Para praktisi memahami dan perhatian pada saya, memberi saya lebih banyak waktu untuk belajar Fa.

Menyelamatkan Rekan Praktisi

Pada tahun 2008, adik ipar saya dan seorang praktisi lain tertangkap ketika mereka sedang membagikan materi klarifikasi fakta. Setelah beberapa kali diskusi dengan praktisi lokal, saya memutuskan untuk meminta pihak berwenang membebaskan mereka. Untuk melakukannya, saya membutuhkan anggota keluarga mereka ikut mendukung upaya tersebut. Suami adik ipar saya dan anak-anaknya tidak ingin terlibat. Kemudian saya berbicara dengan abangnya, memintanya untuk pergi bersama dengan saya. Sebenarnya, saya ingin mengklarifikasi fakta kepadanya dan keluarganya. Pada awalnya, saudaranya merasa putus asa untuk membebaskan mereka; dia tidak mau berkoordinasi dengan saya. Saya mengklarifikasi fakta kepadanya, dan akhirnya dia mengerti serta setuju untuk membantu. Istrinya juga ingin pergi bersama dengan kami.

Kami pergi ke pusat penahanan, dan penjaga pintu mengatakan: "Mereka ditahan di sini baru beberapa hari, dan kalian menginginkan kami untuk membebaskan mereka? Kalian harus menunggu setidaknya setengah bulan." Saya tahu bahwa segala sesuatu ditentukan oleh Guru dan bukan orang lain. Kami kemudian menemukan bahwa wakil direktur Divisi Keamanan Domestik yang bertanggung jawab atas kasus ini.

Kami pergi ke Divisi Keamanan Domestik. Sang direktur sedang berbicara dengan seseorang di ruangan lain. Saya memancarkan pikiran lurus dengan kuat bahwa saya harus dengan penuh belas kasih melenyapkan kejahatan di belakangnya, dan saya harus menyelamatkannya. Setelah beberapa saat dia datang untuk bertemu dengan kami dengan sikap ramah. Dia bertanya apa yang bisa dia lakukan? Saudara laki-laki adik ipar saya bercerita tentang penangkapan adiknya. Saya menjelaskan identitas kami dan latar belakang keluarga adik ipar saya. Saya kemudian mengklarifikasi fakta kepadanya, dia mendengarkan dan mengangguk kepala berulang kali. Dia berkata, "Falun Gong benar-benar baik." Dia bertanya dengan tersenyum apa keinginan saya. Saya mengatakan bahwa kami membutuhkan jawaban. Dia bertanya, "Untuk apa?" Kata saya, "Untuk membebaskan mereka." Dia mengatakan perlu mendiskusikan hal itu, dan mereka mungkin memerlukan beberapa hari. Saya berkata, "Kami akan datang untuk menjemput mereka dalam dua hari."

Kami kembali ke rumah dan menelepon putri dan menantu perempuan adik ipar saya untuk datang. Kami mengatakan kepada mereka untuk menjemput ibu mereka dalam dua hari. Keduanya telah mendukung Dafa, tapi karena ibu mereka ditahan, mereka mulai timbul kesalahpahaman. Saya lebih lanjut mengklarifikasi fakta kepada mereka, dan mereka akhirnya mengerti.

Dua hari kemudian, kami pertama-tama pergi ke Divisi Keamanan Domestik. Penjaga mengatakan, "Hari ini adalah hari Minggu, kantor tidak buka." Dalam hati saya memperkuat satu pikiran: "Kami bisa membawa mereka pulang hari ini. Guru menentukan segalanya." Seseorang yang bertanggung jawab datang untuk meminta kami menandatangani beberapa dokumen untuk pembebasan adik ipar saya. Saya minta suami saya untuk melakukannya. Suami saya pergi dan melihat nama adiknya serta praktisi lain, yang ditangkap bersama-sama, di papan pengumuman. Dia bertanya apakah dia harus menandatangani dokumen untuk praktisi itu. Saya berkata ya.

Kami pergi ke pusat penahanan untuk menjemput mereka, dan penjaga sangat terkejut bagaimana mereka bisa dibebaskan begitu cepat. Mereka ditahan selama 11 hari. Keluarga praktisi lain juga datang. Kami pulang ke rumah dengan lancar.

Penyelamatan berjalan dengan sangat mulus karena saya percaya pada Guru dan Fa dan melepaskan keterikatan rasa takut. Alasan utamanya adalah karena ketika kami mengetahui bahwa para praktisi tertangkap, praktisi lain membahasnya bersama-sama dan sepakat untuk memperkuat pikiran lurus untuk rekan-rekan praktisi dan memancarkan pikiran lurus untuk melenyapkan kejahatan. Ketika saya pergi untuk meminta pembebasan mereka, praktisi lain  memancarkan pikiran lurus bersama-sama. Sementara itu, praktisi yang ditahan tidak bekerjasama dengan pengaturan kejahatan; mereka mempertahankan pikiran lurus yang sangat kuat. Kami membentuk medan lurus yang kuat. Oleh karena itu, keajaiban Dafa termanifestasi.

Menggunakan Berbagai Cara untuk Menyelamatkan Makhluk Hidup

Saya adalah tipe orang yang selalu bersedia untuk membantu orang lain. Sebelum saya mulai berlatih Falun Gong, saya sering diundang untuk mengurusi perencanaan pernikahan dan pemakaman. Setelah saya mulai berlatih Falun Gong, saya sepenuhnya menggunakan kesempatan istimewa ini untuk menyelamatkan makhluk hidup. Karena pada pernikahan dan pemakaman, banyak orang biasanya hadir. Saya dan praktisi lain berkoordinasi untuk mengklarifikasi fakta kepada para tamu. Selama bertahun-tahun, banyak orang yang diselamatkan.

Ketika anak seorang praktisi akan menikah, saya diminta untuk mengurus pernikahan tersebut. Praktisi tersebut khawatir bahwa keluarga pengantin wanita akan merasa tidak puas dengan pernikahan tersebut. Sang pengantin wanita bukan praktisi Dafa. Selain itu, praktisi tersebut tidak mengklarifikasi fakta kepada keluarga pengantin wanita karena khawatir hal ini akan mempengaruhi pernikahan tersebut. Oleh karena itu, praktisi tersebut meminta saya untuk mengklarifikasi fakta kepada keluarga pengantin wanita. Setelah mendengar hal ini, saya sedikit merasa tidak senang. Saya berpikir: "Sudah begitu lama, dan praktisi ini masih belum melakukan klarifikasi fakta." Saya mengeluh di dalam hati. Tapi menyelamatkan makhluk hidup adalah prioritas tertinggi; sehingga saya menerima permintaan praktisi tersebut. Keluarga pengantin wanita merasa sangat puas dengan upacara pernikahan tersebut. Saya mengambil kesempatan tersebut untuk mengklarifikasi fakta kepada puluhan kerabatnya dan membantu mereka mundur dari Partai Komunis China (PKC) dan organisasi terkaitnya, termasuk staf di hotel.

Saya adalah anggota tim tarian gendang China (yangge) di unit kerja saya. Saya menari di pertunjukan selama puluhan tahun sebelum berlatih Falun Dafa. Pada waktu itu, saya adalah penari utama. Sekarang saya berharap menggunakan kegiatan ini untuk menyelamatkan makhluk hidup. Karena tim tari mendapat banyak sorotan, banyak orang datang untuk menonton. Kami juga sering diundang tampil untuk perusahaan yang baru buka ataupun acara lain, karena itu kami bertemu dengan banyak orang.

Dari tahun 2002 sampai 2010, saya mengklarifikasi fakta kepada siapa pun yang saya temui, termasuk anggota tim tari, penonton, dan penyelenggara. Saya membantu mereka untuk mundur dari PKC dan organisasi terkaitnya.

Saya mengerti bahwa saya seharusnya menampilkan sisi dewa seorang praktisi Dafa saat melakukan yangge. Setiap kali tampil, saya merasa benar-benar dalam kondisi dewa. Tubuh saya terasa ringan, dan perhatian semua orang tertuju pada saya. Banyak orang biasa mengatakan kepada saya bahwa ketika mereka menyaksikan penampilan kami, mereka merasa tubuh saya mengambang. Seorang manajer di unit kerja saya pernah menggoda saya: "Dia adalah praktisi Falun Gong, mana mungkin dia tidak bisa mengambang?"

Suatu kali, kami pergi ke sebuah toko, dan pemilik toko mengatakan, "Saya mengenal kamu. Saya menonton pertunjukan setiap tahun; Saya hanya ingin melihat kamu menari." Bos itu bertanya berapa umur saya, saya mengatakan kepadanya bahwa saya berumur 60 tahun. Dia sangat terkejut. Dia mengatakan bahwa umur istrinya sama dengan saya. Dia tidak memahami bagaimana saya tetap begitu muda. Saya mengklarifikasi fakta kepadanya, dan bos itu dengan mudah setuju untuk mundur dari PKC. Putranya ada di toko; jadi saya juga meminta anaknya ikut mundur. Bos itu berkata kepada putranya, "Kamu dengarkan saja bibi ini." Lalu saya membantu putranya mundur dari PKC.

Orang-orang di tim yangge kami memahami saya. Mereka tahu kebenaran, dan hampir semuanya telah mundur dari PKC.

Ada pasangan setengah baya di unit kerja kami. Sang istri dicuci otak sangat dalam oleh PKC. Dia menolak Dafa, dan memfitnah Dafa di berbagai kesempatan. Para praktisi mengklarifikasi kebenaran padanya, tapi dia tidak mendengarkan. Praktisi mengkhawatirkan mereka dan berpikir bagaimana menyelamatkan mereka dengan cara yang lebih baik. Karena praktisi memiliki hati yang belas kasih dan ingin menyelamatkan mereka, Guru membuat pengaturan bagi kami.

Rumah saya berada di lantai dasar. Suatu hari, saya memancarkan pikiran lurus jam 00:00, dan saya mendengar suara di luar. Saya membuka jendela dan melihat seseorang bergerak di luar jendela saya. Saya mengacuhkannya dan terus memancarkan pikiran lurus. Keesokan harinya saya pergi keluar untuk melihat. Ada tas, topi, ponsel, dan sepatu di lantai. Ada dua kartu identitas di dalam tas. Itu adalah milik pasangan itu. Sang istri adalah orang yang tidak mau mendengarkan kebenaran.

Seorang praktisi dan saya mengambil tas dan barang-barang lain yang kami pungut di luar tempat tinggal saya dan pergi ke rumah mereka. Sang istri merasa khawatir di rumah. Karena suaminya mabuk, ia tidak bisa menemukan rumahnya. Dia terjatuh di luar tempat tinggal saya, dan barang-barangnya semua jatuh juga tanpa disadarinya. Keduanya sangat berterima kasih; mereka bersikeras memberi uang, namun saya menolak. Mereka mengundang kami untuk makan malam sebagai gantinya; saya juga dengan sopan menolak. Saya mengambil kesempatan ini untuk mengklarifikasi fakta kepada pasangan tersebut dan membantu mereka mundur dari PKC. Dua nyawa diselamatkan di bawah pengaturan belas kasih Guru.

Belas kasih kepada Keluarga

Sebelum berlatih Falun Dafa, saudara-saudari suami saya tidak merawat orangtua mereka. Jadi kami memikul tanggung jawab ini. Namun, mereka salah paham dan berpikir bahwa kami sedang mengincar harta orangtua mereka. Mereka melaporkan saya ke unit kerja; kemudian mereka menuntut kami di pengadilan. Mereka bergantian datang ke rumah kami untuk bertengkar dan menghancurkan furnitur kami. Abang sulung suami saya ingin menusuk saya dengan pisau. Saya ketakutan dan mengalami serangan jantung. Sejak itu, timbul kebencian besar antara saya dan saudara-saudari suami saya.

Satu tahun setelah berlatih Dafa, pada April 2003, adik laki-laki suami saya meninggal dunia karena kecelakaan di tempat kerja. Pemimpin perusahaan memberi tahu suami saya tentang kecelakaan tersebut. Saat itu, adiknya masih belum meninggal dunia. Tempat kerja mengatakan kepada suami saya bahwa adiknya sedang sakit keras dan suami saya perlu pergi merawatnya. Setelah mendengar ini, saya berpikir: saya berlatih Dafa sekarang, saya harus berperilaku sesuai dengan tuntutan Fa dan menyelamatkan mereka.

Ketika memberi tahu suami bahwa saya ingin mengunjungi adiknya, dia tidak mengizinkan, tapi saya bersikeras. Kemudian saya dan suami pergi bersama-sama. Abang sulungnya dan saudara dari istri, adik perempuan, dan putri dari adiknya pergi bersama dengan kami. Kami naik mobil yang sama.

Sebelum bertemu dengan mereka, saya berkata dalam hati bahwa saya harus mengikuti permintaan Guru untuk mempertahankan Xinxing.

Mereka menangis sepanjang jalan, dan saya terus menenangkan mereka. Seorang penumpang yang duduk di seberang saya tidak mengerti apa yang terjadi pada kami. Kami memulai percakapan. Saya mengambil kesempatan ini untuk mengklarifikasi fakta kepadanya. Saya memberi tahu dia tentang perselisihan keluarga kami di masa lalu dan bagaimana mereka memperlakukan saya dengan buruk. Dan karena saya berlatih Falun Dafa, yang mengubah saya, saya harus memperlakukan mereka dengan baik. Penumpang tersebut merasa saya sangat luar biasa, dan Fa benar-benar luar biasa.

Setelah tiba, kami diberi tahu bahwa adik ipar saya telah meninggal. Istrinya datang dan didampingi oleh dua pemimpin dari unit kerjanya. Keluarga mereka menangis sangat sedih sampai tidak sanggup bicara. Saya membantu mereka menangani semuanya.

Saat mempersiapkan pemakaman, saya menemani istri adik ipar setiap malam. Saya menenangkan dia dan meminta maaf padanya, "Untuk hal-hal buruk yang saya lakukan di masa lalu, maafkan saya; kita adalah keluarga." Dia menangis dan meminta maaf kepada saya. Dia berkata, "Adalah kami yang melakukan hal sangat buruk; kamu membantu kami untuk merawat orangtua kami, tapi kami memfitnah kamu. Kami sangat menyesal sekarang. Kami tidak berbicara dengan kamu selama puluhan tahun. Sekarang pada waktu saya yang paling sulit, kamu masih datang menemui saya."

Ketika mereka berurusan dengan pemakaman, saya membantunya dalam banyak hal dimana dia tidak terpikirkan sebelumnya. Dia sangat tersentuh. Sejak itu kami mempertahankan hubungan yang baik. Saya selalu membantu mereka jika mereka membutuhkan sesuatu. Mereka semuanya tersentuh, dan semua mengerti kebenaran tentang Falun Dafa.

Saat mempersiapkan pemakaman, saya pergi menemui abang ipar saya. Saya ingin memulai percakapan dengan dia. Begitu masuk ke dalam rumah, ia mulai mencerca saya. Kemudian, ia mengatakan tidak ingin bertemu dengan saya. Saya tertawa dan berkata, "Semuanya adalah kesalahan saya, saya minta maaf. Jika saya tidak berlatih Falun Dafa, saya tidak akan datang untuk bertemu dengan kamu. Sekarang saya berlatih Falun Dafa, dan saya harus melakukan apa yang diminta oleh Fa pada saya." Setelah saya mengatakan itu, ia merasa lebih baik dan tidak marah lagi. Dia berkata, "Yah, saya tidak akan menyinggung permasalahan dulu lagi."

Beberapa hari kemudian di ruangan di depan banyak orang, dia dengan galak berkata kepada saya, "Saya merasa marah begitu saya melihatmu." Saya teringat Fa:

“Kelak boleh jadi justru di depan orang  yang paling Anda khawatirkan akan kehilangan muka, ada yang  memberi  Anda dua buah tamparan, agar Anda menjadi malu, bagaimana Anda menyikapi hal ini, lihat apakah Anda dapat bersabar. Sekiranya Anda dapat bersabar, tetapi tidak rela dalam hati, ini juga tidak benar.” (“Ceramah IX” Zhuan Falun)

Saya berjalan ke arahnya dan berkata, "Tidak peduli bagaimana kamu ingin memperlakukan saya, sekarang bukan waktu yang tepat. Masalah yang paling penting kita perlu tangani adalah pemakaman besok." Dia kemudian terdiam.

Saya pulang ke rumah dan mencari ke dalam, berpikir, mengapa dia memperlakukan saya seperti ini? Saya pikir bahwa saya tidak cukup berbelas kasih dan masih memegang keterikatan hati; jika tidak, ia tidak akan memperlakukan saya begitu buruk. Saya tahu saya benar-benar harus melepaskannya. Saya tentu tidak boleh melewatkan kesempatan untuk meningkatkan Xinxing yang Guru atur untuk saya. Selama waktu itu, saya sering berbicara dengan abang ipar dan istrinya. Saya mencurahkan semua perhatian pada mereka. Secara bertahap, abang ipar tidak marah lalgi. Sejak itu saya mengirim anak saya untuk menjenguk dia setiap Tahun Baru Imlek. Kami juga membantu upacara pernikahan putranya. Saya memberi tahu dia tentang fakta kebenaran dan membantunya mundur dari PKC, termasuk istri dan putranya.

Orang-orang di unit kerja saya tahu tentang konflik keluarga kami. Ketika mereka mendengar bahwa saya menangani konflik keluarga saya dengan cara ini, saya tidak perlu mengklarifikasi fakta kepada mereka; mereka menyadari bahwa Dafa adalah baik. Duta keamanan unit kerja kami dan ketua serikat kerja tidak mau mendengarkan ketika orang-orang mengklarifikasi fakta kepada mereka. Setelah kejadian ini, saya membantu mereka mundur dari PKC. Saya juga membantu seorang direktur kantor polisi dan seorang polisi mundur dari PKC. Mereka adalah orang-orang yang datang untuk menangani konflik keluarga kami di masa lalu.

Saya membantu hampir semua kerabat suami saya mundur dari PKC; beberapa dari mereka adalah pemimpin di unit kerja mereka. Paman saya berusia lebih dari 80 tahun; ia adalah seorang polisi. Dia dicuci otak dengan sangat buruk oleh ateisme PKC. Sudah 20 tahun sejak kami bertemu satu sama lain. Guru mengatur bagi saya untuk mengundang dia ke rumah saya. Sebelum kedatangannya, saya mengklarifikasi fakta kepadanya di telepon, tetapi ia tidak percaya. Paman ini mengira ibu saya meninggal bertahun-tahun lalu karena ia sering membeli obat untuk ibu saya di masa lalu. Dia ingat bahwa dia (ibu) tidak bisa melakukan kegiatannya sehari-hari.

Ketika ia datang ke rumah dan melihat ibu saya. Dia berkata, "Wanita tua ini tampak lebih muda. Melihatnya baru percaya." Hal ini membuatnya benar-benar percaya pada Dafa. Dia membawa obat-obatan ketika datang. Dia menderita penyakit jantung, diabetes, dan prostatitis. Dia mendesah karena menderita asma di masa lalu; setelah hanya tiga hari bersama kami, ia berhenti mendesah. Dia mengalami ketulian di salah satu telinganya. Hari keempat setelah ia mundur dari PKC, ia bisa mendengar dengan telinga itu. Karena dia mengalami keunikan Dafa, ia ingin baca Fa dan belajar latihan. Ketika dia pulang, dia bersikeras membayar untuk buku-buku Dafa dan semua bahan-bahannya. (Sekarang dia masih melakukan latihan dan belajar Fa. Dia sangat sehat). Putra paman saya dan istri putranya datang ke rumah saya untuk menjemputnya, dan mereka melihat perubahan pada dirinya. Jadi mereka juga mundur dari PKC. Putranya mengambil banyak materi klarifikasi fakta ketika mereka pergi. Dia mengatakan akan memberikan kepada rekan-rekannya untuk dibaca. Dia adalah seorang komposer musik, dan banyak teman-temannya adalah para profesional.

Suami saya masih belum berlatih Dafa, tapi ia menyaksikan keindahan Dafa. Dia sangat percaya pada Dafa dan sering mengklarifikasi fakta kepada orang lain. Dia juga membantu untuk mendistribusikan materi klarifikasi fakta.

Pada tahun 2011, pada pesta ulang tahun ke-80 paman saya, saya dan suami membantu hampir 100 tamu mundur dari PKC, termasuk putra paman saya yang adalah seorang komandan resimen di tentara. Banyak anggota keluarga paman bergabung dengan tentara; kami juga membantu mereka mundur dari PKC.

Saya berlatih Falun Dafa selama puluhan tahun. Di bawah perlindungan belas kasih Guru, saya mampu melangkah sampai hari ini di mana saya tetap damai dalam menghadapi konflik. Pengalaman terbesar saya adalah menjadi seorang murid Dafa. Terlepas dari keadaan, kita harus 100% percaya pada Guru. Saya harus belajar Fa lebih banyak di masa depan karena jika kita tidak berkultivasi dengan baik, ini bukanlah hanya masalah bagi praktisi; melainkan kita bertanggung jawab untuk banyak makhluk hidup. Saya merasa lebih mendesak lagi untuk menyelamatkan makhluk hidup. Pada tahap terakhir dari Pelurusan Fa, kita harus mencapai tuntutan Guru, "Xiulian seperti awal mula ..." ("Ceramah Fa pada Konferensi Fa Great New York tahun 2013") untuk menyelamatkan lebih banyak makhluk hidup.

Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada praktisi yang merekam, mengubah, mengoreksi, dan mengedit versi akhir dari artikel berbagi pengalaman saya. Mohon tunjukan jika ada yang tidak tepat.

Chinese version click here
English version click here