Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Liu Yaqin Menceritakan Tentang Pelecehan dan Penyiksaan Yang dialaminya Selama Empat Tahun di Penjara Wanita Heilongjiang

16 Maret 2014 |   Oleh: koresponden Minghui di Provinsi Heilongjiang


(Minghui.org) Liu Yanqin menceritakan tentang pelecehan dan penyiksaan yang dia alami bersama dengan praktisi Falun Gong lainnya di Penjara Wanita Heilongjiang, China.

Disiksa Secara Brutal Selama Empat Bulan

"Kami diborgol dengan tangan berada di belakang dan digantung di atas terali tempat tidur dari pukul 05:00 sampai pukul 22:00. Kami kemudian diturunkan dan diborgol di bawah  tempat tidur dari pukul 22:05 sampai pukul 04:55. Penyiksaan yang mengerikan ini berlangsung selama dua bulan. Ketika tungkai dan kaki kami bengkak, terinfeksi, dan bernanah kemudian penjaga memborgol kami di terali bawah tempat tidur. Hal ini berlangsung selama dua bulan. Karena pemborgolan dalam waktu cukup lama, saya harus tidur dengan posisi  tangan berada di punggung, walaupun setelah borgol dilepaskan!"

Sebelum Liu mulai berlatih Falun Gong pada tahun 1997, ia telah menderita beberapa jenis penyakit. Setelah berlatih beberapa waktu, semua penyakitnya lenyap. Ketika Partai Komunis China memulai menindas Falun Gong pada bulan Juli 1999, seluruh media cetak dan elektronik milik pemerintah menyiarkan dan mencemarkan serta memfitnah nama baik Falun Gong. Liu mencoba membantu orang-orang China untuk mengetahui fakta-fakta kebenaran tentang Falun Gong dengan memblokir saluran TV kabel dan penyiaran informasi tersebut. Dia kemudian ditangkap dan dihukum empat tahun di Penjara Wanita Heilongjiang dari Bulan April 2002 sampai  Bulan April 2006. Berikut ini adalah informasi yang diperoleh dari tangan  pertama terkait penyiksaan yang ia alami di penjara.

1 . Duduk di Bangku Kecil Dalam Waktu Lama

Ketika saya dan rekan-rekan praktisi lainnya menolak untuk melakukan kerja paksa pada April 2003, kepala petugas Kang Yaling dan Cui Yan memaksa kami untuk duduk di bangku kecil dari pukul 06:00 sampai pukul 08:00 selama beberapa hari berturut-turut. Akhirnya, 10 penjaga datang ke sel kami lalu  memaksa kami untuk bekerja.

Praktisi dipaksa duduk di bangku kecil dalam  waktu yang lama.

2. Berdiri di Tempat Dingin

Pada tanggal 16 Oktober 2003, saya dan sekitar 30 praktisi lainnya dipaksa untuk berdiri dari pagi sampai tengah malam karena tidak menyebut nomor penjara saat di absen. Kami kemudian diseret keluar dan dipaksa untuk berjalan dalam cuaca di Bulan November yang sangat dingin dengan mengenakan pakaian seadanya. Ketika kami menolak untuk berjalan, kami dipaksa untuk berdiri di luar selama enam hari berturut-turut dari pukul 08:00 sampai pukul 16:30.

3. Kami Digantung di Atas Terali Tempat Tidur

Pada tanggal 31 Juli 2004, saya diborgol dan dibawa kembali ke sel karena tidak menyebutkan nomor penjara dan tidak mengenakan kartu nama saat diabsen. Penjaga Kang Yazhen, Wu Xuesong, dan Cui Yan memerintahkan narapidana Li Li, Zhang Qingmei, Fu Xiuling, dan Hu Xiaoli untuk memborgol saya dan rekan-rekan praktisi Li Hongxia, Ba Lijiang, Han Xiongli, Miao Xiaolu, Chen Yunxia, Dia Chunhua, dan Wang Ye, dari belakang dan menggantung kami di terali atas tempat tidur.

Peragaan: diborgol di terali atas tempat tidur

Setelah sepuluh menit penyiksaan ini, keringat saya mengalir deras. Narapidana Fu Xiuling menjadi khawatir dan mengatakan kepada penjaga Kang Yazhen, "Liu Yaqin akan mengalami serangan jantung!" Penjaga memerintahkan tahanan untuk melepas borgol saya dan saya duduk di lantai.

4. Diborgol dari Belakang dan Digantung Dalam Waktu Lama

Saya dan rekan-rekan praktisi Han Xiongli, Miao Xiaolu, Chen Yunxia, Sun Guizhi, Li Dongxue, Zheng Hongli, dan Shi Shuyuan dikunci di dalam gudang dengan jendela tertutup. Setelah Miao Xiaolu disiksa sampai hampir meninggal, ia dipindahkan ke klinik penjara. Ia-pun akhirnya meninggal akibat kekerasan fisik yang dialami.

Seperti yang diceritakan di awal artikel ini, kami diborgol dari belakang dan digantung di terali atas tempat tidur selama dua bulan. Kami juga diborgol dari belakang dan diikat di bawah tempat tidur selama dua bulan.

5. Perampasan Hak Untuk Tidur

Lin Jia memerintahkan kepada narapidana Zhang Qingmei, Hu Xiaoguang, dan Hu Xiaoli untuk tidak mengizinkan saya tidur. Keesokan harinya, penjaga Kang Yazhen mencoba membujuk saya agar mau bekerja sama dengan manajemen penjara, namun saya menolaknya. Dia kemudian memborgol saya di sebuah pipa air di kamar mandi dan memerintahkan narapidana Meng Hong untuk memantau saya agar saya tidak tertidur. Saya kemudian dipindahkan ke kamar sebelah toilet dan saya masih tidak diijinkan tidur. Narapidana Zhao Yueqin memantau saya di malam hari  sedangkan narapidana Wang Jinxia memantau di siang hari. Saya tidak diizinkan untuk tidur selama lima hari berturut-turut.

Peragaan: diborgol dari belakang

6. Dibawa ke Pintu Gerbang Penjara Saat Saya Dibebaskan

Saya dibebaskan dari penjara pada tanggal 28 April 2006 sesuai dengan persyaratan yang dinyatakan dalam hukuman penjara saya. Tapi saya tidak dibiarkan pergi dengan mudah karena menolak untuk memakai seragam dan kartu nama. Seorang penjaga meminta delapan narapidana untuk menahan dan memaksa saya untuk mengenakan seragam. Segera setelah mereka membebaskan saya, saya menanggalkan seragam itu. Mereka dengan cepat membalut tubuh saya dengan selimut dan membawa saya ke pintu masuk gerbang penjara.

Bagian Terakhir Cerita

Selama dipenjara, kami menderita segala macam kekerasan mental, fisik, dan spiritual. Kami berada di bawah tekanan yang luar biasa dan stres setiap hari. Selain itu, anggota keluarga saya tidak diperbolehkan untuk mengunjungi saya sampai tahun 2005.

Hanya praktisi Falun Gong yang dipilih untuk diambil darahnya dan mereka disuntikkan sesuatu yang disebut dengan istilah "vaksinasi." Kami juga terpaksa membeli seperai dan kaus kaki sendiri. Jika kami tidak membeli, penjara mengurangi jumlah uang yang disetor anggota keluarga kami yang digunakan untuk membayar kebutuhan sehari-hari kami dan uang itu dikirim ke "nomor rekening," penjara milik pribadi.

Chinese version click here
English version click here