(Minghui.org)
Praktisi Jin Guolan dan Jin Guoqin adalah bersaudara yang tinggal
di Yantongshan Kota Panshi di Provinsi Jilin. Mereka ditangkap
secara ilegal oleh polisi setempat pada tanggal 2 Desember 2013 dan
ditahan di Pusat Penahanan Kota Jilin selama lebih dari 100 hari.
Mereka dipaksa untuk melakukan kerja paksa sambil menunggu sidang
pengadilan. Keluarga mereka telah menyewa pengacara mengajukan
pembelaan tidak bersalah.
Jin Guolan
Jin Guoqin
Jin bersaudara mulai berlatih
Falun Gong pada tahun 1998. Setelah Partai Komunis China (PKC)
mulai menganiaya Falun Gong, mereka dan adiknya Jin Min tetap teguh
dalam keyakinan mereka selama 15 tahun terakhir. Mereka telah
mengalami berbagai penganiayaan, termasuk pelecehan, penahanan,
cuci otak dan kerja paksa.
Kisah Saudara Perempuan Bungsu Jin Min
Jin Min adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Dia bekerja di
Pabrik Sintering dibawah group Besi dan Baja Tonghua. Setelah
PKC mulai menganiaya Falun Gong pada tanggal 20 Juli 1999, Jin,
suaminya Diao Yongmin dan praktisi Liu Fuquan melakukan dua
perjalanan ke Beijing mengajukan permohonan untuk keyakinan mereka
pada Bulan Agustus dan Oktober. Ketiganya ditahan selama dua bulan.
Manager Plant, Li Chunnian, berhenti memberikan gaji kepada Jin dan
Diao.
Jin dan Liu Fuquan pergi ke Beijing lagi pada hari ke-15 setelah
Tahun Baru China tahun 2000. Liu ditahan selama satu bulan, dan Jin
dikirim ke kamp kerja paksa selama satu tahun. Hukuman kerja
paksanya diperpanjang selama 11 bulan.
Tak lama setelah Jin pulang dari kamp kerja paksa, otoritas PKC
setempat meluncurkan kampanye besar-besaran untuk mengumpulkan para
praktisi. Mereka melakukan ini untuk membalas upaya praktisi
memutar video tentang Insiden Rekayasa Bakar Diri Tiananmen di TV
kabel publik. Jin ditangkap lagi, dikirim ke kamp kerja paksa
selama dua tahun lagi, dan gajinya dihentikan.
Tiga Bersaudara di Kamp Kerja Paksa
Jin Min kembali ke kampung halaman mereka, Kota Panshi, pada Bulan
Juli 2004 untuk mengunjungi ibunya. Setelah dia mengklarifikasi
fakta tentang Falun Gong kepada orang-orang, dia ditangkap bersama
dengan ibunya, ibu mertuanya, dua saudara perempuannya Jin Guolan
dan Jin Guoqin, dan tetangganya. Setelah penangkapan, Jin Min
dijatuhi hukuman kerja paksa tiga tahun lagi. Yang lain juga
dikirim ke kamp kerja paksa untuk menjalani satu tahun kerja
paksa.
Semua gaji ketiga saudara perempuan dihentikan. Setelah Jin Min
menjalani hukuman dan kembali bekerja pada tahun 2005, Liu, manajer
kantor Sintering Plant mengatakan bahwa ia dipecat.
Jin Min lagi-lagi ditangkap saat mengklarifikasi fakta kepada
orang-orang lokal pada pagi hari tanggal 26 Juni 2010. Petugas dari
Kantor Polisi Yancongshan menggeledah rumahnya dan mengirimnya ke
Pusat Penahanan Panshi.
Semua Tiga Bersaudara Ditangkap Lagi
Guolan untuk memaksanya menandatangani pernyataan untuk berhenti
berlatih Falun Gong pada pukul 06:40 tanggal 11 Maret 2011. Setelah
Jin menolak, ia ditangkap dan dikirim ke Pusat Pencucian Otak Kota
Jilin.
Saat membagikan materi informasi Falun Gong di Yincongshan, Jin
Guolan dan Jin Guoqin ditangkap dan dikirim ke kantor polisi pada
tanggal 2 Desember 2013 pukul 20:00. Jin Guoqin berhasil melarikan
diri. Tapi dalam perjalanan pulang keesokan harinya, ia dijemput
oleh polisi yang sedang menunggu di rumahnya. Kedua saudara saat
ini sedang ditahan di Pusat Penahanan Panshi.
Ketika ia mendengar tentang penangkapan adik-adiknya, Jin Min pergi
ke Kantor Polisi Yancongshan dan menuntut agar mereka dibebaskan.
Dia pertama kali ditolak masuk, namun kemudian ditangkap karena
menjadi seorang praktisi Falun Gong. Jin Min melakukan aksi mogok
makan setelah dikirim ke Pusat Penahanan Changliu di Kota Tonghua.
Dia dibebaskan delapan hari kemudian.
Seperti yang tertera dalam tulisan ini, Jin Guolan dan Jin Guoqin
berada di Pusat Penahanan Kota Jilin menunggu persidangan
pengadilan.
Liu Mingchang (刘明昌), Kepala Divisi Keamanan Domestik Panshi:
+86-13654468811 Pusat Penahanan: +86-432-64819102 Zhang Guirong
(张桂荣), Jaksa: +86-432-65251040 (Kantor)
Silakan melihat artikel asli Tiongkok untuk kontak informasi lebih
banyak orang dan kantor yang terlibat dalam penganiayaan.
Chinese version click here
English
version click here