Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Dari seorang Murid menjadi seorang Milyuner

29 Agu 2014 |   Oleh Fu De, seorang praktisi Falun Dafa di Tiongkok


(Minghui.org) Saya berumur 37 tahun, dan tumbuh dewasa di pedesaan. Saya mulai berlatih Falun Gong pada tahun 1997. Melihat kembali perjalanan kultivasi saya, saya selalu merasa bersemangat.

Setelah saya mulai berlatih Falun Gong, saya mempelajari tujuan dari hidup dan kenapa orang-orang datang ke dunia ini. Saya berpartisipasi dalam latihan kelompok dan aktivitas untuk mempromosikan Falun Gong dan membaca Zhuan Falun setiap hari.

1. Mengurus Bisnis Saya Menurut Persyaratan Dafa dan Makmur

Saya terbiasa bekerja magang di sebuah restoran untuk belajar bagaimana menjadi seorang koki. Karena bos saya selalu terlambat membayar upah, saya memutuskan untuk berhenti dan membuka restoran saya sendiri. Saya menikahi seorang gadis yang dikenalkan teman saya, dan kami akhirnya bisa membuka sebuah restoran kecil.

Kami bekerja keras dan bisnis berjalan lancar. Tetapi, saya tidak mempunyai waktu membaca buku Falun Gong atau mempelajari ceramah. Saya berkata kepada Guru dalam hati, “Guru, jika saya bisa membuka restoran yang lebih besar, saya bisa membayar orang jadi saya bisa mempunyai waktu untuk belajar Fa.”

Belum lama, seseorang menunjukkan tempat yang lebih besar kepada saya dan kami membuka restoran yang lebih besar. Saya sangat sibuk dan masih juga tidak mempunyai waktu untuk belajar. Setiap malam saya mengambil buku Falun Gong untuk dibaca setelah bekerja, saya segera terlelap. Saya berkata kepada diri saya sendiri, “Tujuan hidup saya adalah untuk berlatih Falun Gong. Bagaimana saya bisa terus menerus seperti ini?! Jika saya bisa membuka bisnis yang lebih besar, saya bisa membayar orang lain untuk mengurus restoran. Kemudian saya akan mempunyai waktu untuk belajar Fa.”

Segera, saya menyewa sebuah toko retail dengan luas 180 meter persegi dan membuka restoran yang lebih besar lagi. Hari pertama kami buka, dua kelompok pelanggan datang dan berkata, “Restoran macam apa ini? Sangat kosong dan sepi.” Kemudian mereka keluar. Sejak saat itu bisnis saya tidak berjalan baik, saya memutuskan untuk belajar Fa dengan pikiran tenang sambil memancarkan pikiran lurus. Saya sadar bahwa kami seharusnya tidak fokus untuk mempunyai banyak uang. Kami seharusnya bahagia selama kami bisa hidup dan mempunyai sebuah lingkungan untuk berlatih Falun Gong.

Setelah dua hari belajar Fa yang mendalam, pikiran saya menjadi jelas, dan saya merasa lingkungan di restoran kami juga telah dibersihkan. Di hari keempat, beberapa pelanggan datang dan berkata, “Restoran ini sangat bersih. Ayo duduk dan makan di sini.” Saya tahu  bahwa setelah saya melepaskan keterikatan saya, Guru menolong saya.

Dalam tahun-tahun kemudian, restoran kami menjadi lebih makmur dan terkenal. Kesehatan istri saya menurun karena bekerja terlalu berat. Tapi untungnya kemudian, ia mulai belajar Falun Gong juga.

Guru berkata:

“Xiulian kita pada bagian yang dilakukan di tengah manusia biasa ini, berapa pun banyaknya uang, berapa pun tingginya jabatan anda, melakukan usaha pribadi, membuka perseroan, melakukan bisnis apa pun, semua itu boleh-boleh saja, asalkan bertransaksi secara adil, dengan hati yang lurus.” (Ceramah IV, Zhuan Falun)

“Dahulu ada sebuah pendapat yang mengatakan: "Sembilan dari sepuluh pedagang adalah culas," ini adalah pernyataan manusia biasa, menurut saya itu adalah persoalan hati manusia. Sepanjang hati manusia lurus, bertransaksi secara adil, jika anda mencurahkan usaha lebih banyak sudah sepantasnya memperoleh uang lebih banyak, itu juga baru dapat anda peroleh setelah anda mencurahkan usaha di tengah manusia biasa, tanpa kehilangan tidak akan memperoleh, perolehan didapat dengan bekerja.” (Ceramah IV, Zhuan Falun)

Saya berpikir, “Karena mengurus restoran adalah pekerjaan saya, saya harus berdasarkan kepada prinsip Sejati-Baik-Sabar dalam pekerjaan sehari-hari, dan memperlihatkan kepada pelanggan saya bagaimana indahnya Falun Gong. Saya ingin mereka merasa nyaman makan di restoran saya.” Istri saya dan saya mengurus restoran berdasarkan mendahulukan kepentingan pelanggan. Kami menggunakan bahan-bahan terbaik untuk membuat makanan dengan kualitas terbaik.

Suatu hari pelanggan saya memesan 15 meja untuk perjamuan, tapi banyak tamu yang datang hingga kami membutuhkan 10 meja lagi. Pelanggan itu tidak tahu apa yang harus dilakukan. Saya menenangkannya dahulu, kemudian menelepon empat supermarket besar di kota dan membeli beberapa barang merek mereka untuk menyediakan makanan bagi tamu tambahan.

Akhirnya, pelanggan itu sangat senang dan terus berterima kasih kepada kami atas bantuan kami karena kualitas dan tingkat perjamuan lebih dari apa yang ia bayarkan. Meskipun kami mendapatkan untung yang lebih sedikit karena biaya tinggi yang tidak terduga, pelanggan kami ini memberitahu kepada semua orang tentang restoran kami.

Meskipun faktanya restoran kami berada di tempat terpencil, kami mendapatkan lebih banyak pelanggan setia karena kami berbuat dan mengurus bisnis kami menurut ajaran Guru. Dengan bertambahnya jumlah pelanggan, kami tetap bertahan dengan prinsip kami dan tetap memberikan kualitas pelayanan yang tinggi. Contohnya, ketika ada daging sisa makanan dari perjamuan skala besar, kami tidak pernah menyimpan daging itu untuk digunakan lagi seperti yang dilakukan restoran lain. Malahan, kami memberikan makanan itu untuk karyawan kami untuk dibawa pulang.

Bisnis perjamuan kami menjadi sangat populer hingga jadwalnya sudah terisi setahun penuh. Tahun kemarin, kami memperluas lagi sekitar 500 hingga 1,300 meter persegi. Kadang-kadang ketika kami tidak bisa memenuhi permintaan perjamuan, kami harus merekomendasikan restoran lain di kota untuk pelanggan kami.

2. Adalah Tanggung Jawab Setiap Praktisi Untuk Melakukan Tiga Hal dengan Baik

Di banyak perjamuan di restoran kami, kami selalu memutar musik yang dibuat oleh praktisi Falun Gong. Suatu hari seorang customer bertanya kepada pelayan kami judul lagu yang sedang diputar. Ketika ia mengetahui siapa yang membuat lagunya, ia meminta lagunya untuk diputar di resepsi pernikahan yang ia rencanakan untuk diadakan di restoran kami.

Tetangga dari kampung halaman saya melihat bagaimana suksesnya kami, dan sadar bahwa Falun Gong itu baik dan secara natural setuju untuk keluar dari PKT dan organisasi terkait. Beberapa dari mereka mulai berlatih Falun Gong juga. Lima orang karyawan di restoran kami mulai berlatih Falun Gong.

Ketika saya berbicara kepada pejabat pemerintahan tentang Falun Gong, mereka dengan mudah mengerti dan setuju dengan apa yang saya katakan. Seorang dari mereka berkata, “Lihat restorannya. Sangat bersih, diurus dengan baik, kualitas baik dengan harga yang masuk akal. Saya merasa nyaman seperti berada di rumah di restorannya.” Setiap kali ia memasuki restoran kami, ia selalu berkata dengan lantang, “Falun Dafa baik!”

Mengingat kembali, saya tahu ini karena Pertolongan Guru hingga bisnis kami bisa sukses. Setiap kali kami menghadapi kesulitan, adalah Guru yang menolong kami mengatasinya. Suatu kali kami mempunyai dua perjamuan secara tidak sengaja dipesan di hari yang sama. Kami merasa khawatir ketika waktunya semakin mendekat. Kami bersikap tenang dan mulai membaca Zhuan Falun. Setelahnya, satu dari dua pelanggan menelepon dan membatalkan pesanan mereka, meskipun itu berarti uang mukanya akan hangus. Kami tahu bahwa itu adalah Guru menolong kami dalam situasi seperti itu. Ia sangat bersyukur ketika kami mengembalikan semua uangnya.

Waktu lain seorang saudara saya tertangkap dan dibawa ke kantor polisi lokal karena bertengkar dengan seorang tetangga karena kebun sayurnya. Ia menelepon saya dari kantor polisi dan meminta saya untuk datang membantunya. Saya sedang membaca buku waktu itu dengan lusinan halaman untuk diselesaikan, jadi saya tidak pergi dengan segera. Beberapa saat kemudian, ia menelepon lagi dan berkata bahwa ia dibawa ke pusat penahanan. Saya tetap tidak pergi. Ketiga dan keempat kalinya ia menelepon ia berkata bahwa ia dibawa ke departemen kepolisian. Saya masih tidak pergi juga hingga saya menyelesaikan buku yang saya baca. Ketika saya selesai membaca, pejabat lokal mengantar saudara saya dengan mobil polisi ke restoran saya. Saya tahu Guru menolong saya lagi.

Dana praktisi adalah bagian dari sumber daya Dafa. Di beberapa tahun belakangan, saya telah menyediakan bantuan finansial untuk pusat produksi material, praktisi yang ditahan di penjara, dan praktisi lain yang membutuhkan. Tahun kemarin, beberapa praktisi di wilayah saya ditangkap, dan keluarga mereka ingin menyewa pengacara untuk membela mereka di pengadilan. Saya mendonasikan 30,000 yuan, karena beberapa keluarga tidak bisa membiayainya.

Anak saya yang berumur empat tahun sekarang bisa membaca hampir semua Hong Yin. Setiap kali istri saya dan saya mengatakan sesuatu yang tidak sejalan dengan ajaran Falun Gong, anak kami akan mengingatkan, “Kamu tidak boleh berbicara seperti orang biasa.”

Dafa membuat karir saya sukses. Saya harus mematut diri saya sesuai persyaratan Dafa di setiap waktu, berlaku seperti seorang praktisi, meningkat dengan gigih, mencapai kesempurnaan dan kembali ke rumah dengan Guru.

Chinese version click here
English version click here