Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Dengan Menyingkirkan Keterikatan Fundamental, Ego, Dafa Akan Terwujud

23 Jan. 2016 |   Oleh Changqun, pengikut Dafa dari Timur Laut Tiongkok


(Minghui.org) Saya telah berlatih Falun Dafa selama hampir 20 tahun. Saya berusaha untuk menimbang semuanya berdasarkan persyaratan Dafa. Umumnya, saya merasa senang tentang proses kultivasi saya dan berpikir bahwa saya telah melakukan apa yang memang harus dilakukan oleh seorang kultivator.

Tetapi, saya masih mempunyai banyak konsep manusia yang keras kepala yang menghadang jalan saya. Saya sadar bahwa akar yang menyebabkan semua ini adalah keegoisan.

Saya tahu satu-satunya cara untuk membuat peningkatan adalah belajar Fa lebih tekun, memurnikan setiap pikiran, dan mengubah sikap dasar dalam peran saya untuk menyelamatkan orang-orang, dengan demikian, saya bisa melaksanakan misi sejarah saya.

Meningkat Melampaui Ego untuk Merangkul Seluruh Makhluk Hidup

Ketika kita berlatih dalam lingkungan masyarakat biasa, kita akan berhubungan dengan orang-orang. Interaksi kita dengan relatif dan kolega bisa menjadi ujian dan juga kejadian yang akan menempa xinxing kita.

Ibu mertua saya suka mengeluarkan pendapat, dan kadang terlalu langsung serta blak-blakan. Dalam pertemuan keluarga, ia akan menceritakan kekurangan saya di depan semua orang. Saya selalu merasa frustrasi dan sakit hati. Sekarang, saya bisa mendengarkannya tanpa reaksi apapun.

Saya berusaha keras untuk bersikap baik sebagai seorang kultivator, tenang menghadapi semua hal dan semua orang. Saya juga menghindar dari pertengkaran keluarga dan tidak terlibat dalam konflik suami saya dengan keempat saudaranya.

Sebagai hasilnya, saya jadi mempunyai hubungan baik dengan seluruh keluarga besar. Satu persatu, mereka mundur dari Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan mundur dari seluruh organisasi terkaitnya.

Di tempat kerja, semua hal sangat berbeda jauh.

Seorang kolega berbicara hal negatif tentang saya kepada kolega lain di belakang saya, dan  apa yang dikatakan tidak sesuai dengan kenyataan.

Si kolega ini kemudian mengetahui bahwa saya berada di ruangan yang sama dan dengan jarak yang cukup dekat. Ia pasti merasa malu karena saya bisa mendengar semuanya. Rasa malunya berubah menjadi dendam, hingga ia menjadi sangat marah dan bersikap bermusuhan terhadap saya.

Rasa marah dan permusuhannya sangat tidak beralasan dan membuat saya merasa tidak nyaman.

Saya mengingat beberapa tahun yang lalu, saya telah membantunya untuk mundur dari PKT. Saya berkata kepada diri saya sendiri bahwa saya tidak boleh menodai perasaan positif yang ia punya terhadap Dafa hanya gara-gara konflik ini.

Jadi, saya berusaha sebaik mungkin untuk tetap tentang dan memastikan bahwa saya tetap berpikir dan bersikap menurut standar xinxing yang harus dimiliki oleh murid Dafa.

Suatu hari, ia menunjukkan foto yang seseorang ambil saat berwisata ke Taiwan yang menunjukkan murid Dafa melakukan latihan dan mengenakan kaus Dafa bertulisan “Sejati-Baik-Sabar.”

Ia bertanya kepada saya apa artinya. Saya memberikan penjelasan kepadanya.

Ia berpikir sejenak dan berkata, mengulangnya dua kali, “Untuk mempraktekkan Sejati-Baik-Sabar adalah hal yang benar untuk dilakukan.”

Saya tersentuh. “Bukankah ini reaksi dan sikap yang selalu saya usahakan dan saya cari? Bagi seorang makhluk hidup berpikir dan merasakan sikap positif terhadap Falun Dafa adalah kepastian bahwa mereka bisa diselamatkan.”

Saya merasa senang melakukan hal yang benar.

Saya berusaha keras untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh semua kata-kata yang membuat sakit hati baik secara sengaja maupun tidak disengaja yang dilontarkan orang-orang. Saya juga berusaha keras melakukan hal yang sama ketika membuat percakapan telepon klarifikasi fakta dengan ponsel saya.

Saya tahu kata-kata tidak bisa menyakiti saya. Saya hanya tidak bisa menahan untuk merasa sedih bahwa makhluk hidup tidak mengetahui bahwa mereka menyakiti diri mereka sendiri.

Seseorang sesekali menjawab telepon dari saya dan mulai mencaci maki, menggunakan kata-kata yang tidak pantas. Saya berbicara kepadanya dengan tenang. Saya berkata kepadanya tujuan saya menelepon. Akhirnya, nada suara dan sikap saya membuatnya tenang. Caciannya berhenti. Ia berusaha menutupi ketidaknyamanannya dengan berkata bahwa ia hanya bercanda dengan saya.

Ia berkata kepada saya di akhir percakapan, “Saya mengerti apa yang anda katakan kepada saya. Terima kasih.”

Lain waktu, begitu telepon saya dijawab, si orang itu mulai mencaci maki. Saya bertanya mengapa, ia menjawab, “Anda menelepon saya, saya akan mengutuk anda.”

Saya berkata, “Baiklah, Silakan, caci maki saya.”

Saya hanya mendengarkan dan tidak berkata sepatah kata pun. Setelah beberapa saat, ia mulai berhenti mencaci maki.

Saya mulai berbicara kepadanya mengapa saya menelepon. Akhirnya, meskipun ia tidak mundur dari Partai atau organisasi terkait, ia dengan sopan menunggu saya untuk mengakhiri pembicaraan dan menutup telepon terlebih dahulu.

Pengalaman-pengalaman itu membuat saya sadar bahwa ketika kita berkultivasi untuk meningkatkan xinxing kita, dengan begitu baru kita bisa membantu Guru menyelamatkan makhluk hidup.  Ini bukanlah slogan, tapi kita benar-benar harus berkultivasi ke tingkat itu, baru kita bisa benar-benar menyelamatkan orang.

Menghilangkan Ego Sepenuhnya

Seorang praktisi suatu kali membuat deklarasi blak-blakan yang mengatakan bahwa saya tidak bisa dianggap sebagai pengikut Dafa. Saya merasa terganggu. Saya berpikir kepada diri saya sendiri, “Apa hak anda untuk membuat pernyataan seperti itu tentang saya?”

Namun demikian, saya mencari ke dalam dan memeriksa kondisi kultivasi saya.

Sejak memasuki Dafa, saya terus bergantung kepada kepercayaan teguh bahwa karena Falun Dafa adalah Hukum Buddha, saya bisa mencapai kesempurnaan dalam kultivasi Dafa. Makhluk hidup yang saya selamatkan bisa mengisi dunia saya, saya bisa membantu Guru meluruskan Fa, dan saya bisa membangun keagungan saya sendiri. Ketika Guru memurnikan tubuh saya, ketika saya akan meningkatkan xinxing saya, saya bisa mengubah karma saya menjadi kebajikan.

Saya berkata kepada diri sendiri, “Berkultivasi Dafa adalah satu kesempatan dalam 10,000 kali kehidupan. Manfaat dan berkatnya tidak terukur.” Dan juga, manfaat dan harapannya yang membuat saya tertarik kepada Dafa. Saya berpikir itu adalah gagasan yang tepat. Saya tidak menyadari bahwa semua itu adalah keegoisan dan keserakahan.

Saya tidak menyadari bahwa, bagi seorang pengikut Dafa untuk mencapai kesempurnaan, bukanlah lamanya waktu yang kita habiskan dalam latihan atau dalamnya perasaan kita terhadap Dafa yang menjadi tolak ukur. Semuanya adalah berdasarkan tingkat xinxing kita.

Karena saya tidak menyadari apa keterikatan dasar saya, saya mempunyai kecenderungan menyelesaikan masalah berdasarkan keterikatan itu.

Saya percaya bahwa saya melakukan hal yang benar. Tapi tujuan saya pada dasarnya adalah untuk menyelesaikan konflik pribadi, meningkatkan situasi kehidupan, mengeliminasi ketidaknyamanan fisik, dan meningkatkan kesehatan.

Ketika masalah terselesaikan dan tersingkirkan, saya akan percaya bahwa xinxing saya telah meningkat, dan keterikatan saya telah dihilangkan.

Hal ini terjadi untuk waktu yang lama. Akibatnya, saya tetap berada di tingkat yang sama dan tidak mendapatkan banyak pemahaman tentang Fa meskipun belajar dengan tekun. Saya menyingkirkan keterikatan tapi segera mereka akan muncul lagi. Tidak ada peningkatan xinxing yang jelas untuk dibicarakan.

Tidak ada yang berubah dengan keterikatan saya pada keinginan yang kuat untuk mendorong anggota keluarga masuk Dafa. Awalnya, saya berpikir bahwa ini adalah keterikatan akan sentimentalitas dan saya bekerja keras untuk menghilangkannya.

Saya sekarang paham bahwa saya menggunakan Dafa untuk membuat mimpi saya jadi nyata untuk mempunyai keluarga yang merangkul Dafa jadi mereka bisa diberkati seperti saya. Ini adalah tidak menghormati Dafa, menaruhnya di tempat kedua dan menaruh harapan saya untuk didahului.

Saya terkejut dengan kosnep manusia saya yang begitu buruk. tanpa sadar, saya memanfaatkan Dafa.

Segera setelah saya sadar apa yang saya lakukan, saya mulai menyingkirkan obsesi itu dan membersihkan medan saya dari semua kehidupan di dimensi lain yang telah menamankan pikiran itu ke saya dan telah membuat saya tersesat untuk waktu yang lama.

Saya terbiasa merasa mengantuk ketika belajar Fa. Sekarang, setiap kali saya membaca Zhuan Falun, saya mengalami perubahan signifikan dan bisa memahami beberapa arti Fa mendalam yang disembunyikan dari saya sebelumnya. Sekarang, saya benar-benar merasa bahwa buku utama Falun Dafa adalah buku yang akan menuntun kita ke surga.

Guru Melindungi Saya Ketika Saya Melepaskan Sebuah Papan Iklan Jahat

Suatu kali saya pergi ke sebuah kota dan menemukan sebuah kelompok panel dengan kata-kata yang menghina Dafa. Panel ini tergantung di dinding lapangan dekat dengan pintu masuk ke sebuah kampus sekolah di jalan yang sibuk dengan toko-toko di sekitarnya dan banyak pejalan kaki serta mobil berlalu lalang.

Ini adalah tempat di mana orang-orang juga berkumpul untuk berbagi informasi, menikmati cuaca, atau beristirahat.

Ketika mata saya tertuju padanya untuk pertama kalinya, saya terkejut, “Bagaimana panel ini bisa diperbolehkan tergantung di sana, dengan kebohongan dan hinaan yang tertuju kepada Falun Dafa, menyebarkan racun dan mengotori hati orang-orang. Berapa banyak makhluk hidup yang diracuni olehnya setiap hari?”

Saya segera memancarkan pikiran lurus untuk membersihkan seluruh makhluk jahat di dimensi lain dan untuk menghalangi mereka memanipulasi departemen kelompok yang bertanggung jawab memasang spanduk itu. Saya kemudian berpikir, “Kenapa saya yang bertemu dengan hal ini? Pasti saya yang harus menyingkirkannya!”

Jadi, saya menyusun sebuah rencana.

Ketika saya melihat ke lingkungan sekitar, saya melihat kamera pengawas di seluruh area, satu kamera terarah ke panel itu.

Saya berpikir, “Berharap ada sebuah truk terparkir di depan panel informasi itu…”

Tapi saya tahu hal itu tidak mungkin karena spanduk ini ada di dinding dengan pagar mengelilingi kampus, dan kendaraan tidak akan parkir di sana.

Kemudian, saya berpikir, “Mungkin saya bisa kembali nanti ketika hujan di malam hari. Kendaraan akan lebih sedikit dan payung saya bisa menutupi.”

Saya berdiskusi dengan praktisi lain untuk melihat apakah mereka mempunyai cara lain untuk melepaskan spanduk tanpa merusak panel.

Praktisi tersebut menyarankan, “Kita tidak merusak apapun. Kita berusaha menyelamatkan makhluk hidup.”

Ucapannya memberikan saya klarifikasi, dan saya memutuskan, “Ssaya tidak hanya akan menyingkirkan panel dari racun itu, saya akan membiarkan orang-orang tahu siapa yang melepaskan racun itu dan mengapa ia harus dilepaskan. Saya akan menggunakan kesempatan ini untuk menyebarkan dan membuktikan Dafa.”

Saya menaruh berbagai macam majalah Minghui dan materi Dafa di dalam sebuah kantong plastik yang digantung di sebuah tiang yang menggabungkan dinding. Siapa pun yang pertama menemukan perubahan di spanduk akan menjadi yang pertama untuk mengetahui kebenaran dan menjadi mengerti akan kebohongan PKT yang menipu orang-orang.

Jika itu dilaporkan ke pihak berwenang yang lebih tinggi, isi kebenaran itu akan tersebar ke semua pejabat yang terlibat bahkan masuk ke sektor utama, jadi melalui pemahaman akan kebenaran Dafa, mereka tidak lagi akan melakukan kejahatan terhadap Dafa. Saya memantapkan rencana itu.

Dua hari kemudian, hari hujan, selama siang hari, hujan kadang berhenti. Ketika malam tiba, hujan turun dengan tetap. Saya memancarkan pikiran lurus, mengambil payung dan pergi.

Saya berjalan cepat, tanpa takut, tahu bahwa saya melakukan hal yang paling benar. Saya meminta Guru untuk mematikan kamera pengawas atau setidaknya memastikan bahwa kamera dan semua pejalan kaki tidak bisa melihat saya.

Ketika saya mendekat, saya terkejut melihat sebuah truk besar dan panjang terparkir tepat di depan papan, dengan efektif menutupinya dari kamera pengawas.

Saya tahu bahwa ini adalah manifestasi belas kasih Guru. Selama kita teguh melakukan apa yang benar, Guru akan mengatur semuanya untuk kita.

Spanduk racun terlepas dengan sebuah potongan lembut, lebih mudah daripada yang saya bayangkan. Saya menggantungkan materi Dafa yang telah saya siapkan di pagar. Seluruh hal ini terselesaikan dalam waktu yang singkat.

Beberapa hari kemudian, saya berlanjut memancarkan pikiran lurus untuk menghentikan kekuatan jahat di dimensi lain untuk menanamkan ide kepada pihak berwenang untuk memeriksanya, jadi mereka tidak melakukan kejahatan lebih lanjut lagi terhadap Dafa.

Dalam 10 hari kemudian, spanduk telah diganti dengan informasi yang berhubungan dengan kesehatan. Saya senang dengan keputusan bijaksana itu. Saya berharap bahwa orang-orang ini akan mendapatkan masa depan yang baik.

Saya juga percaya bahwa orang-orang yang berjalan atau berkendara setiap hari, yang telah melihat transisi dari melihat spanduk yang memfitnah Falun Dafa, menjadi mengerti beberapa fakta dasar tentang Falun Dafa, akan mendapatkan isi yang bermanfaat bagi hidup mereka.

Ketika saya melihat kembali pada kultivasi pribadi saya. Saya sadar bahwa saya membuat kesalahan karena saya tidak selalu mengukur diri sendiri berdasarkan Fa, juga tidak menggali keterikatan saya dan mencabut mereka keluar, atau melihat kultivasi saya dengan serius.

Saya berterima kasih atas belas kasih Guru. Guru melihat saya gagal untuk dicerahkan. Jadi ia mengirimkan orang untuk menunjukkan masalah saya jadi saya bisa menyadari keseriusan dari kesalahan saya.

Dalam jalan kultivasi saya yang terus maju, saya tidak akan terikat kepada konsep manusia apapun, termasuk ide tentang kehilangan waktu dan kesalahan selama kultivasi. Saya hanya akan mengikuti semua yang Guru katakan, menghilangkan keinginan manusia dan kultivasi dengan hati yang benar-benar murni!

Terima kasih, Guru!

Terima kasih, teman praktisi!

Chinese version click here
English version click here