Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Menyingkirkan Keterikatan Ingin Mendengarkan Hal-hal Menyenangkan

19 Feb. 2016 |   Oleh praktisi dari Provinsi Hebei, Tiongkok


(Minghui.org) Guru mengatakan :

"Ada orang selalu menitikberatkan: "Oh, mengapa dia selalu demikian tidak baik sikapnya? Mengapa dia selalu demikian terhadap siapa pun? Juga ada yang mengatakan: Semua orang mempunyai pandangan negatif terhadap dia. Jika suruh saya sebagai Shifu ini berkomentar, anda sekalian salah, kalian sudah tidak memiliki hati yang mau mendengar kata-kata baik, di saat kalian dapat mewujudkan "dicaci tidak tergerak hatinya," coba anda lihat apakah dia masih dapat berbuat demikian? Justru karena anda semua memiliki sifat hati yang begini, baru akan ada faktor yang menggempur hati anda; juga karena kalian telah timbul sifat hati yang begini, kalian baru merasa antipati, kalian semua memiliki sifat hati yang begini, maka terbentuklah anda sekalian merasa antipati terhadap orang yang telah menggempur hati anda. Jika kalian semua dapat menjaga kondisi hati yang mantap di bawah gempuran kata-kata yang keras, sama sekali tidak tergerak hatinya, coba anda lihatlah apakah masih ada faktor begini yang eksis?" ("Ceramah Fa Konferensi Fa di Chicago tahun 2004," dari Ceramah Fa pada Konferensi IV)

Dari bagian ini, saya menemukan bahwa saya masih memiliki keterikatan yang ingin mendengarkan hal-hal yang menyenangkan. Karena saya tidak menyingkirkan keterikatan ini menyebabkan beberapa konflik antara saya dan seorang rekan praktisi bernama Wang (nama samaran).

Konflik Tentang Kalender

Saya mempunyai 70 kawat pengikat untuk membuat kalender yang tersisa di pertengahan bulan Januari. Sudah terlambat untuk membeli bahan kalender baru. Saya tahu bahwa Wang memiliki beberapa ratus bahan kalender, jadi saya mengambil beberapa tanpa meminta ijin kepada dia terlebih dahulu. Praktisi lain dan saya kemudian membuat 70 kalender Falun Gong. Ketika kalender siap untuk distribusi, Wang kembali.

Wang melemparkan kalender di lantai. Saya mengambilnya, tapi ia melemparkannya lagi. Ia melemparkannya ke lantai untuk ketiga kalinya dan saya mengambilnya untuk ketiga kalinya. Saya tidak berdebat dengannya dan tetap tenang karena saya tahu saya adalah seorang praktisi Falun Gong. Dua praktisi lainnya menyaksikan.

Ketika saya berjalan keluar dari rumah Wang, saya merasa tidak nyaman. Saya berpikir, "Bahan kalender bukan milik kamu - praktisi lain yang membelinya. Kami membuat kalender Dafa untuk menyelamatkan orang-orang dan juga untuk membuktikan kebenaran Fa. Saya tidak berencana untuk menggunakannya di rumah." Saya juga memiliki semua pikiran negatif lainnya.

Saya berpikir bahwa saya benar. Saya juga berpikir bahwa Wang tidak berubah sikapnya sama sekali. Saya menemukan banyak kesalahan dalam pikiran saya. Saya juga berpikir, "Mengapa ini terjadi? Untuk apa itu terjadi? Apakah itu untuk menyingkirkan kemarahan saya, mentalitas bersaing atau konsep yang takut kehilangan muka?"

Saya merasa bahwa saya belum menemukan alasan utama untuk konflik ini, jadi saya merasa tidak nyaman.

Saya mengatakan kepada praktisi lain bahwa saya tidak akan mendukung Wang, karena dia tidak berkultivasi dengan baik. Dia sering marah dengan orang lain. Saya bahkan mengatakan bahwa saya tidak tahu apakah Wang manusia biasa atau praktisi Falun Gong.

Saya biasanya mendukung Wang dalam proyek-proyek membuktikan Dafa. Saya biasanya bisa menemukan hal yang baik dan mampu mengabaikan kekurangannya. Tapi saya tidak lagi mendukungnya seperti sebelumnya. Saya membiarkan dia mengurus urusan sendiri dan saya akan memikirkan diri saya sendiri.

Saya tidak menyadari bahwa pikiran saya tidak sejalan dengan Fa, dan bahwa berpikir seperti itu adalah bertentangan dengan keinginan Guru. Kekuatan membuktikan Fa kami melemah. Kekuatan lama suka itu.

Saya tidak bertemu Wang selama setengah tahun. Saya tidak akan berpikir tentang dia ketika saya melewati rumahnya.

Mencari Keterikatan Saya

Saya percaya bahwa tidak peduli apa insiden yang saya temui di sepanjang tahun dalam berkultivasi Falun Gong, bahkan jika saya tidak melakukannya dengan baik pada saat itu, saya harus terus belajar Fa sesuai urutan. Saya tidak pernah bermaksud untuk mempelajari suatu bagian tertentu dari Fa untuk menyingkirkan konsep tertentu.

Guru menasihati kita di "Ceramah di Sydney" tentang "Tanpa memohon dengan sendirinya akan memperoleh."

Guru memungkinkan saya untuk mengalami kekuatan Fa yang Ia bicarakan di atas.

Saya membaca bagian dari Fa Guru yang saya tempatkan di bagian atas artikel berbagi ini. Saya menyadari bahwa saya memiliki keterikatan suka untuk mendengarkan kata-kata yang menyenangkan. Saya menghabiskan beberapa hari menyingkirkan keterikatan itu.

Pada suatu malam, rekan praktisi Qiang (nama samaran) mengundang saya ke rumahnya memberi nasihat untuk melewati kesengsaraan keluarganya. Penderitaannya telah berlangsung selama setengah tahun.

Saya adalah orang pertama yang tiba di rumah Qiang. Setengah jam kemudian, Wang dan tiga praktisi lainnya juga tiba. Dua dari tiga praktisi telah menyaksikan konflik saya dengan Wang. Saya tidak tahu bahwa Wang akan datang, dan dia tidak tahu bahwa saya akan berada di sana juga. Wang dan saya enggan saling menyapa.

Jantung saya berdebar dan saya merasa gelisah. Saya merasa seperti sesuatu yang abnormal terjadi dalam tubuh saya. Saya berusaha dengan sangat keras agar tetap tenang. Ruang tamu rumah itu kecil, sehingga semua orang duduk di tempat tidur besar. Wang dan saya duduk berhadapan. Kami diam beberapa saat dan kemudian berbicara dengan rekan-rekan praktisi lainnya.

Rasa Malu Meleleh

Saya menyadari ini adalah kesempatan bagi saya untuk meningkatkan Xinxing, seperti yang diatur oleh Guru. Saya tidak boleh melewatkan kesempatan ini. Saya harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menyingkirkan halangan di antara kami. Jadi saya menerobos rasa malu dan bertanya kepada Wang tentang pertanyaan teknis. Wang menjawab dengan ramah.

Fa Guru terlintas dalam pikiran saya. Guru berkata:

"Dalam aspek mana kultivasinya tidak baik, setelah terwujud ke luar, di antara sesama akan terjadi gesekan, ketidakcocokan atau perbedaan pendapat, maka lihatlah di mana letak permasalahannya. Setiap orang mencari sebab diri sendiri, apakah saya terdapat sesuatu yang belum dilakukan dengan baik? Sehingga orang lain tidak menyetujui saya? Yang lain juga berpikir, apakah saya terdapat masalah dalam cara mengajukan persoalan? Sehingga orang lain tidak dapat menerima? Setiap orang dapat mencari sebab pada diri sendiri, ini adalah Xiulian, jika anda tidak mencarinya pada diri sendiri berarti anda tidak Xiulian, setidaknya dalam hal ini anda belum menjalani kultivasi." ("Ceramah Fa pada Konferensi Fa Internasional di New York tahun 2004")

Kami berbagi pemahaman tentang masalah keluarga Qiang. Melalui berbagi, saya menyadari bahwa saya telah menyalahkan orang lain dan saya marah dengan orang lain karena mentalitas pamer saya. Saya menemukan masalah saya dan mampu mengendalikan diri. Saya merasa suasana menjadi tenang.

Saya merasa nyaman dalam perjalanan pulang. Saya berterima kasih kepada Guru dalam pikiran, dan saya hampir meneteskan air mata. Saya merasa bersalah tentang bagaimana saya telah memperlakukan Wang akibat kurangnya kultivasi saya. Kebaikan hati saya kurang dan tingkat tidak tinggi. Ketika sifat iblis muncul, saya tidak mampu menekan.

Saya belajar Zhuan Falun lebih sering dan menganalisis makna yang lebih dalam dari belas kasih.

Guru mengatakan:

"Begitu anda dendam padanya, bukankah anda sudah menjadi marah? Dengan demikian anda tidak berhasil mewujudkan Ren. Kami mengajarkan Zhen, Shan, Ren, maka Shan anda makin tidak ada lagi." (Ceramah Empat, dari Zhuan Falun)

Agar penuh belas kasih, kita sebagai kultivator pertama-tama harus bersabar. Jika dua orang memiliki konflik, satu sisi bisa menahan diri dengan tenang, dan itu adalah salah satu aspek dari belas kasih. Setelah bersabar, seseorang dapat melewati kesusahan, dan tingkat seseorang mungkin telah meningkat. Tentu sifat iblis orang lain bisa ditekan.

Jika sifat iblis tidak mampu menggerakkan saya, maka praktisi lain yang terlibat tidak akan kehilangan kesabaran. Jika dua orang memiliki karma di antara mereka, dan seseorang berhasil bertahan terhadap insiden itu, maka karma dapat dilunasi. Sabar adalah sejalan dengan Fa, sehingga makhluk hidup di kedua sisi konflik dapat diselamatkan. Mengultivasi diri dengan baik merupakan salah satu aspek dari bagaimana kita dapat menyelamatkan makhluk hidup.

Di atas adalah pemahaman pada tingkat saya. Jika ada sesuatu yang tidak pantas, mohon untuk ditunjukkan.

Chinese version click here
English version click here