Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Sembuh dari Sakit Perut Selama Empat Hari dengan Keyakinan yang Tak Tergoyahkan pada Dafa

9 Juni 2019 |   Oleh seorang Praktisi Falun Dafa di Tiongkok

(Minghui.org) Saya menjadi seorang Praktisi Falun Dafa di tahun 1997 tetapi meninggalkan Dafa setelah dipenjara di sebuah kamp kerja paksa karena keyakinan saya dari tahun 2004 sampai 2006. Pada tahun 2013 saya mulai berlatih kembali. Meskipun saya telah melakukan tiga hal, tetapi tingkatan saya masih sangat dangkal dan tidak mencurahkan sepenuh hati pada Dafa. Tetapi Guru tidak pernah meninggalkan saya. Guru telah menunjukkan belas kasihnya yang sangat besar dan kekuatan Dafa yang luar biasa dalam serangan penyakit yang terjadi pada saya baru-baru ini.

Pada pagi hari di bulan Maret, saya bangun dan merasakan sakit di perut sebelah kanan dan bagian punggung bawah. Saya merasa mual karena rasa sakit semakin parah. Suhu badan saya juga tinggi dan menggigil meskipun sudah memakai dua selimut. Dengan bersusah payah saya bangun dari tempat tidur, mencolokkan kabel listrik untuk menyalakan selimut listrik dan kemudian tertidur sebentar sebelum merasa sedikit lebih baik. Suami (juga seorang praktisi) sedang berbicara dengan saya, tetapi saya merasa terlalu lemah dan sakit untuk menyahut.

Ketika merasa sedikit lebih baik, saya bangun, duduk dan coba menghafal Fa tetapi merasa sulit untuk berkonsentrasi. Sebaliknya saya mendengarkan ceramah Guru. Saya juga memancarkan pikiran lurus dan mencari ke dalam diri sendiri penyebab kesengsaraan ini. Mungkin saya tidak menggali yang cukup dalam karena tidak bisa menemukan sesuatu. Ini berlangsung terus selama tiga hari.

Saya tidak makan selama ini, tetapi perut saya terasa kembung dan saya mengalami masalah buang air kecil. Pada waktu itu pikiran manusia saya ingin menghindari rasa sakit dan penderitaan dan ingin kenyamanan mengambil alih kondisi ini. Bahkan saya mempunyai pikiran seperti ini: “Tidaklah begitu buruk menjadi manusia biasa. Saya bisa lebih baik dengan hanya berbaring dan di infus.”

Saya segera menyadari bahwa memikirkan itu adalah tidak benar. Itu bukan saya yang sesungguhnya. Pengobatan biasa untuk manusia biasa tidak benar-benar menyingkirkan penyebab sakit atau karma. Saya seorang pengikut Dafa, dan tubuh saya telah dibersihkan oleh Guru ketika saya mulai berkultivasi. Lebih dari itu, setiap sel saya dipenuhi dengan materi energi tinggi, energi dan banyak benda yang telah saya kultivasikan sedang bergerak dalam tubuh saya, yang kadang-kadang akan mengakibatkan ketidaknyamanan. Saya terus memikirkan itu sepanjang waktu. Setiap kali saya mempunyai pikiran manusia, saya menolaknya dengan ajaran Dafa.

Suami saya mengingatkan saya dari awal untuk segera menolak dan menghalau pikiran negatif apa pun yang muncul dan tidak mengakui pikiran itu sebagai pikiran sendiri. Praktisi hanya akan berjalan di jalur yang diatur oleh Guru untuk kita. Kita akan meluruskan sendiri seluruh kekurangan dalam kultivasi kita sesuai dengan Dafa. Tidak ada yang boleh mengganggu atau mencelakakan kita.

Selama tiga hari itu, suami saya berbagi pemahamannya dengan saya mengenai situasi ini dari perspektif Dafa. Ia mengatakan bahwa kita berada di tengah-tengah masa pelurusan Fa dan apa pun yang mempengaruhi kemampuan kita untuk melakukan tiga hal dengan baik harus dianggap sebagai gangguan. Maka kita harus memancarkan pikiran lurus untuk menyingkirkan semua gangguan. Ia juga mengingatkan saya untuk melihat ke dalam untuk mencari kekurangan saya. Kami sama-sama memancarkan pikiran lurus dalam jangka waktu yang panjang. Saya kemudian baru tahu suami saya telah menghabiskan banyak waktu untuk memancarkan pikiran lurus pada saya ketika saya sedang beristirahat di tempat tidur. Targetnya adalah seluruh elemen jahat yang sedang mengganggu saya.

Ketika saya bangun pada hari ke empat untuk latihan pagi, rasa sakit muncul lagi, dan sangat sulit ditahan. Sebuah pikiran yang tidak benar muncul: “Infus bisa menyembuhkan ini.” Tetapi saya langsung mengoreksi diri: “Saya tidak sakit, kenapa saya perlu diinfus?” Segala sesuatu eksis secara materi dan benar-benar hidup dalam dimensi lain. Dengan mengejutkan, suami langsung bertanya pada saya, “Apakah kamu perlu ke rumah sakit?” Saya tetap tidak mau menyerah, “Tidak, tidak!” Saya sangat tegas, dan suara saya tidak pernah sekuat ini selama beberapa hari ini.

Saya memberitahukan suami bahwa saya telah menemukan masalah saya yaitu rasa iri hati dan bagaimana rasa iri hati ini berperan dalam beberapa hari itu. Suami sekali lagi mengingatkan saya untuk memancarkan pikiran lurus untuk menyingkirkan rasa iri hati. Kami sama-sama membaca ceramah Guru mengenai:

“Sifat iri hati adalah sebuah masalah sangat serius, karena langsung melibatkan masalah apakah kita dapat atau tidak berkultivasi mencapai kesempurnaan. Jika sifat iri hati tidak disingkirkan, segala hasil Xiulian manusia akan jadi sangat rapuh dan lemah. Dalam hal ini berlaku sebuah ketentuan: Manusia dalam berkultivasi, jika sifat iri hati tidak disingkirkan tidak akan memperoleh buah sejati, mutlak tidak akan memperoleh buah sejati.” (Ceramah Tujuh, Zhuan Falun)

Tidak lama kemudian jam 6 pagi, waktunya untuk memancarkan pikiran lurus lagi, dan kami melakukannya setengah jam. Saya pergi berbaring tetapi bangun setengah jam kemudian. Saya merasa jauh lebih enak ketika bangun dari tempat tidur. Saya berkata pada suami tanpa berpikir, “Saya sudah sembuh! Rasa sakit sudah hilang!” Kami bergembira.

Sungguh seperti kata Guru, “Kultivasi itu tergantung pada diri sendiri, sedangkan evolusi Gong tergantung pada Shifu.” (Ceramah Satu, Zhuan Falun). Guru bisa melakukan apa saja untuk kita ketika pikiran kita lurus. Setelah sarapan pagi, suami dan saya pergi menghadap gambar Guru untuk membakar dupa dan bersujud. Dengan mencucurkan air mata, kami berterima kasih kepada Guru karena telah menanggung karma untuk kami.

Dari jam 7 pagi pada hari ke empat itu, gejala penyakit saya termasuk rasa sakit, demam, mual, perut kembung, dan masalah buang air kecil, semua tiba-tiba hilang. Semua hilang tanpa jejak. Saya sekali lagi menyaksikan kekuatan Dafa yang ajaib dan belas kasih Guru yang tiada batas. Saya bisa membayar Guru hanya dengan berkomitmen pada diri sendiri untuk berkultivasi dengan tekun mulai sekarang dan seterusnya.

Beberapa hari yang lalu, suami saya menyarankan saya berbagi pengalaman di Minghui. Saya mengatakan saya belum melakukan dengan baik dan tidak ingin menambah pekerjaan bagi staf Minghui. Suami menjelaskan, “Motif kamu tidak benar. Kita sedang membuktikan Fa, bukan membuktikan diri kita sendiri.” Ia benar: Apa yang dapat kita lakukan ?

Saya tidak bisa menahan diri dan menangis lagi ketika menulis artikel ini. Saya secara pribadi menyaksikan banyak keajaiban yang terjadi pada suami. Penyakit kronis perut, gangguan tidur, penyakit mata, sakit jantung, sakit kepala, tumor semua hilang dalam setahun ia berlatih Dafa. Ia juga bisa dengan mudah menghentikan alkohol dan merokok ketika pertama kali ia mulai berlatih. Pada musim gugur yang lalu, dua tandan bunga udumbara mekar secara misterius di rumah kami. Semua ada lebih dari empat puluh bunga, dan masih cerah, putih dan segar sampai hari ini.

Rekan praktisi yang terhormat, kita sangat beruntung! Sayangilah kesempatan ini! Ketika anda mengalami karma penyakit, anda harus yakin pada Guru dan Dafa, dengan kuat menyingkirkan semua gangguan, dan mencari ke dalam dengan cepat dan meluruskan diri sendiri. Saya berharap anda bisa mengatasi karma penyakit dengan cepat dan membuat kemajuan besar dalam kultivasi.