Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Swiss: Upaya Praktisi untuk Mengakhiri Penganiayaan terhadap Falun Gong Selama 21 Tahun di Tiongkok Mendapatkan Dukungan Publik

12 Agu 2020 |   Oleh praktisi Falun Dafa di Swiss

(Minghui.org) Praktisi di Swiss mengadakan kegiatan di ibu kota, Berne, pada tanggal 18 Juli 2020, untuk menampilkan keindahan Falun Dafa dan meningkatkan kesadaran akan penganiayaan selama 21 tahun yang dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) terhadap Falun Dafa di Tiongkok. Banyak orang menandatangani petisi mengecam penganiayaan dan menyatakan kekaguman mereka atas keberanian, keteguhan, dan pengorbanan praktisi. Beberapa mengatakan mereka berencana pergi ke tempat latihan kelompok untuk mempelajari latihan.

Aksi damai di Kedutaan Besar Tiongkok

Praktisi melakukan aksi damai di depan Kedutaan Besar Tiongkok, menyerukan diakhirinya penganiayaan terhadap Falun Dafa di Tiongkok.

Praktisi tiba di Kedutaan Besar Tiongkok di pagi hari, mereka membentangkan spanduk dan membacakan surat terbuka kepada staf kedutaan dan masyarakat. Mereka berharap di Swiss, negara bebas, staf kedutaan bisa mengetahui tentang penganiayaan, berhenti tertipu oleh kebohongan PKT, dan mengundurkan diri dari Partai. Menyarankan agar staf menggunakan informasi mereka untuk membantu menghentikan penganiayaan.

Praktisi Falun Gong memperagakan latihan di Berne's Rogsengarten Park

Sebagai bagian dari kegiatan hari itu, praktisi memperagakan latihan Falun Dafa di Taman Rogsengarten di Berne. Beberapa pejalan kaki bergabung dengan mereka dan mempelajari latihan.

Rapat Umum Diadakan untuk Mengungkap Penganiayaan PKT

Praktisi memberi tahu orang-orang bagaimana PKT menganiaya praktisi Falun Dafa.

Praktisi memperagakan latihan di Lapangan Kornhaus

Sore itu, praktisi melakukan latihan di Lapangan Kornhaus di pusat kota Berne dan berbicara kepada publik tentang Falun Dafa dan penganiayaan.

Orang-orang menandatangani petisi untuk mengecam penganiayaan.

Pejalan kaki berhenti untuk membaca papan informasi praktisi.

Dengan timbulnya pandemi virus corona dan penerapan Undang-Undang Keamanan Nasional yang kejam di Hong Kong, orang-orang menjadi semakin sadar bahwa ancaman PKT berhubungan dengan semua orang.

Falun Dafa Adalah "Penting bagi Kita Semua"

Petra Scheling mempelajari Falun Dafa beberapa tahun yang lalu. Setelah dia menandatangani petisi, dia bertanya di mana dia bisa bergabung dengan latihan kelompok. Dia berkata dengan gembira, “Saya ingin belajar cara berlatih. Saya tahu Tiongkok memiliki peradaban yang panjang. Saya juga tahu apa yang terjadi di sana, termasuk apa yang telah dilakukan PKT. Saya merasa dunia membutuhkan Falun Dafa. Saya mengerti mengapa PKT merasa tidak aman dengan Falun Dafa, karena itu akan membawa kedamaian bagi orang-orang. Ini sangat berharga.

Dia berkata, “Saya rasa berpikiran terbuka harus menjadi inti dalam kehidupan kita, sebagai lawan materialisme.” “Materialisme akan menghancurkan seluruh dunia. Dafa adalah cara yang sangat baik dan cerah bagi orang-orang Tiongkok yang berada di tengah krisis yang dibawa oleh PKT. Falun Dafa adalah solusi, memberi arah baru. Kami membutuhkan Falun Dafa. Ini sangat penting bagi kita semua. Saya benar-benar menghargai kegiatan yang anda lakukan di sini dan tempat-tempat lain di Eropa. "”

Penganiayaan di Tiongkok “Menyedihkan Hati”

Constanze Frei

Constanze Frei adalah seorang pekerja sosial dan kemudian menjadi seorang penulis. Dia sangat senang melihat aktivitas praktisi. Dia segera menandatangani petisi dan membagikan pemikirannya.

Dia berkata, "Saya tertegun! Penganiayaan ini sangat menyedihkan dan terus berlangsung selama lebih dari 20 tahun. Orang-orang dengan hati nurani [praktisi Falun Dafa] masih ditahan di kamp-kamp kerja paksa, dan organ mereka diambil. Ini benar-benar mengerikan! Saya tidak memiliki kata-kata untuk mengungkapkan kesedihan terdalam. Saya menghargai keberadaan anda di sini. Prinsip-prinsip Falun Dafa luar biasa. Mereka harus dikenal oleh lebih banyak orang dan menyebar luas. Falun Dafa harus dilatih di banyak negara di dunia. Penganiayaan tidak berdasar!”

Mengenai petisi, dia berkata, “Saya berharap pemerintah Swiss akan berbicara untuk menghentikan penganiayaan dan mengambil sikap yang kuat. Saya merasa terganggu berpikir bahwa orang-orang diam tentang hal ini. Kita harus pergi ke jalan untuk memberi tahu semua orang apa yang sedang terjadi. Ini tidak hanya berkaitan dengan orang-orang Tionghoa tetapi juga orang-orang di dunia. Mereka harus tahu apa yang PKT lakukan terhadap warganya sendiri. Ini adalah hal yang paling menyedihkan di dunia! Masalah ini sangat serius sehingga kami tidak bisa mengabaikannya. Saya berharap pemerintah Swiss akan mendengarkan apa yang dikatakan praktisi Falun Dafa."

Negara-Negara Lain Tidak Harus Menjadi Kaki tangan PKT

Frei juga menyebutkan dengan timbulnya pandemi virus corona, orang-orang mulai berpikir tentang perilaku PKT. Dia berkata, "Sekarang saatnya bagi kita untuk sadar dan memahami apa yang sedang terjadi di Tiongkok."

Frei berkata, “Dunia akan mendengar perlakuan tidak adil terhadap praktisi di Tiongkok. Saya berharap pemerintah Swiss dan pemerintah Barat lainnya akan mempertimbangkan: ‘Bagaimana kita dapat melakukan bisnis dengan PKT? Sudahkah kita menjadikan diri kita kaki tangan PKT? Mereka harus memikirkannya dan tidak akan dibeli oleh PKT.''

Dia berkata orang-orang dapat belajar dari praktisi: “Saya tahu berlatih Falun Dafa membawa kesehatan seseorang dan meningkatkan pikiran mereka. Saya tahu latihan ini hanya membawa manfaat bagi orang. Kita semua harus menjadi bagian darinya. Saya berharap orang-orang dari Swiss dan Eropa juga akan memiliki pikiran lurus, seperti yang dilakukan oleh para praktisi Falun Dafa. Anda benar-benar luar biasa. Saya sangat senang melihat anda di sini."

“Setiap Tanda Tangan Dihitung”

Fisioterapis Ruth Schweizer mengatakan dia telah mendengar tentang Falun Dafa dari surat kabar dan acara informasi lainnya yang diadakan oleh praktisi sebelumnya. Setelah dia menandatangani petisi, dia berkata, “Setiap tanda tangan penting. Semakin banyak tanda tangan yang dikumpulkan, semakin kuat. Saya harap upaya gigih anda akan membawa perubahan di Tiongkok. Saya merasa orang-orang menyatakan dukungan mereka sangat penting, sehingga para praktisi di Tiongkok akan tahu mereka diingat.”

Dia berkata menghargai Falun Dafa, "Ini sangat bagus, sangat kuat. Ini dapat membantu orang tetap tenang, menjadi damai dan harmonis. Awalnya pencipta Falun Dafa menerima penghargaan. Namun, di Tiongkok, jika sebuah kelompok diterima dengan baik oleh publik, maka PKT akan takut.”

Mengenai penganiayaan di Tiongkok, dia berkata, “Penganiayaan ini seharusnya tidak terjadi. Ini keterlaluan! Menyiksa orang adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.” Berbicara tentang pembunuhan praktisi karena pengambilan organ paksa oleh PKT, dia berkata, "Ini benar-benar mengerikan. Itu pembunuhan!"

Mengatakan Tidak kepada PKT

Segera setelah psikolog Michael Sonntag mendengar tentang penganiayaan terhadap Falun Dafa, ia menandatangani petisi. Dia berkata, “Katakan 'Tidak' kepada rezim totaliter di Tiongkok. Ini seharusnya tidak dilanjutkan." Dia berharap melalui kegiatan mengumpulkan tanda tangan politisi dan pengusaha akan menyadari bahwa itu tidak baik untuk melakukan bisnis dengan sistem yang jahat. Dia mengatakan bahwa mereka harus dikenai hukuman moral dan pidana karena bekerja dengan PKT

Seorang fisioterapis yang bersamanya menjelaskan mengapa dia menandatangani petisi, “Saya berharap mendukung praktisi Falun Dafa. Beri mereka kebebasan sehingga mereka bisa hidup bebas di Tiongkok." Setelah dia mengetahui PKT telah menganiaya Falun Dafa selama 21 tahun, dia berkata, "Saya merasa senang dengan para praktisi yang mengadakan kegiatan untuk memberi tahu orang-orang. Tolong tetap lakukan dengan baik!”

“Saya Berharap Lebih Banyak Orang Tionghoa Akan Sadar”

Frei menjelaskan bahwa PKT tidak sama dengan Negara Tiongkok. Dia berkata, "Saya tahu orang-orang Tiongkok juga menjadi korban PKT. Infiltrasi PKT seperti jaring laba-laba, itu gila. Sulit bagi orang Tionghoa untuk memiliki ide yang berbeda atau sudut pandang bebas. Saya merasa kasihan pada mereka. Kita harus membantu dan mendukung orang-orang Tionghoa. Saya berharap lebih banyak orang Tionghoa akan sadar dan berpikir sendiri. Saya berharap mereka melihat persis apa yang telah dilakukan PKT dan bagaimana hal itu memperkuat kekuatannya dengan mengendalikan orang."

Beberapa praktisi baru bergabung dalam kegiatan. Anja adalah salah satu dari mereka dan berkata, "PKT telah menyebarkan begitu banyak kebohongan. Banyak orang Tiongkok tahu apa yang telah dilakukan PKT terhadap praktisi. Saya berharap agar dunia dan orang-orang Tiongkok tahu: Falun Dafa sangat damai. Saya juga di sini untuk mendukung praktisi di Tiongkok untuk menghentikan penganiayaan. Saya berharap lebih banyak orang akan sadar sehingga mereka tidak akan tertipu oleh kebohongan PKT dan propaganda fitnah. Mereka harus belajar tentang Falun Dafa dan membantu kita menghentikan kejahatan ini."

Praktisi Swiss dan Austria juga pergi ke ibu kota Liechtenstein Vaduz untuk memperagakan latihan. Setelah itu, mereka menyerahkan materi informasi kepada Pangeran dan pemerintah.