Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Wanita Usia 80 Tahun Ditangkap di Jalan dan Diinterogasi Selama Berjam-jam

13 Agu 2020 |   Oleh koresponden Minghui di Provinsi Sichuan, Tiongkok

(Minghui.org) Seorang wanita usia 80 tahun diinterogasi dan informasi pribadinya dicatat setelah dia ditangkap karena membagi-bagikan materi informasi mengenai Falun Gong, sebuah latihan kultivasi jiwa dan raga yang telah dianiaya oleh rejim komunis Tiongkok sejak 1999.

Cheng Sigui, dari Kabupaten Lu, Provinsi Sichuan, sedang membagi-bagikan materi informasi tentang Falun Gong di jalan pada pagi hari tanggal 19 Juli 2020, saat tiga orang berpakaian hitam datang mendekat dan merebut dompetnya.

Ternyata ketiga orang tersebut adalah polisi. Mereka mengambil kunci dan menggeledah rumahnya setelah membawanya ke kantor polisi setempat. Tidak ada orang di rumah, polisi menyita buku-buku Falun Gong, foto dari pendiri Falun Gong, dan pemutar musik meditasi Falun Gong.

Kelompok lain yang terdiri dari para petugas memaksa Cheng untuk memegang materi-materi Falun Gong yang dibawa dan memfoto Cheng. Mereka juga memaksanya berjalan memutar dan merekamnya. Informasi pribadi dirinya, termasuk suara, sidik jari dan telapak tangan, juga dikumpulkan.

Polisi menanyakan dimana Cheng mendapatkan materi-materi Falun Gong. Dia menolak menjawab, tetapi memberitahu polisi bahwa dia telah sembuh dari kanker payudara setelah berlatih Falun Gong dan dia tidak melakukan kesalahan apapun dalam memeluk keyakinannya.

Cheng dibebaskan dengan jaminan sekitar jam 11 siang. Polisi menolak mengembalikan buku-buku Falun Gong saat dia memintanya sebelum pergi meninggalkan kantor polisi.

Cheng pernah bekerja di tambang gas alam Luzhou. Suami dan putranya meninggal dunia karena kanker di usia muda. Karena terkena kanker juga, dia sangat senang bisa sembuh setelah menerima ajaran Falun Gong.

Sebelum penangkapan terakhir, Cheng pernah ditangkap pada tanggal 30 Agustus 2015, karena memiliki materi Falun Gong. Dia ditipu oleh polisi agar menghadiri dua persidangan pada tanggal 31 Maret dan 27 Oktober 2016, kedua sidang ini berlangsung kurang dari 10 menit. Pengadilan Distrik Jiang yang menjatuhi dia hukuman dua tahun penjara, dengan denda 3.000 yuan pada tanggal 6 Desember 2016.