Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Taiwan: Praktisi Mengucapkan Terima kasih dan Selamat Tahun Baru kepada Pencipta Falun Dafa

13 Feb. 2021 |   Oleh koresponden Minghui di Taichung

(Minghui.org) Pada pukul 2 siang pada Hari Tahun Baru 2021, praktisi Falun Dafa di Taichung berkumpul di depan gedung pemerintah kota untuk melakukan latihan dan mengirim ucapan kepada pencipta Falun Dafa, Guru Li Hongzhi. Mereka menyampaikan rasa hormat mereka dan berkata dengan serempak: “Guru, Selamat Tahun Baru! Falun Dafa baik! Sejati, Baik, Sabar baik!”

Pemandangan agung dan damai dari praktisi yang sedang melakukan latihan bersama menarik perhatian orang yang lewat. Beberapa mengambil foto sementara yang lain menandatangani petisi yang menyerukan diakhirinya penganiayaan di Tiongkok, dan beberapa bahkan bergabung untuk mempelajari latihan.

Selama liburan, praktisi dari semua lapisan masyarakat berkumpul di gedung pemerintah kota untuk memperagakan latihan dan memberitahu orang-orang betapa menakjubkannya latihan spiritual, Falun Dafa. Praktisi berbagi pengalaman pribadi mereka dan bagaimana kehidupan mereka meningkat setelah mulai berlatih.

Praktisi di Taichung mengucapkan Selamat Tahun Baru kepada Guru Li.

Praktisi di Taichung melakukan latihan di depan gedung pemerintah kota pada Hari Tahun Baru. Pemandangan damai menarik perhatian banyak orang yang lewat.

Orang-orang menandatangani petisi untuk menunjukkan dukungan mereka.

HidupSaya Lebih Bahagia

Jihui yang telah berlatih Falun Dafa selama 21 tahun berkata, "Saya merasa lebih bahagia. Saya tahu dari mana saya berasal dan ke mana saya pergi." Dia berkata bahwa sejak kecil dia selalu tertarik pada Dewa dan Buddha. Ibunya memperkenalkannya pada Falun Dafa. Pikiran dan tindakannya perlahan berubah saat dia terus membaca ajaran Falun Dafa, dan hubungannya dengan keluarga dan teman-teman membaik.

Jihui yang telah berlatih Falun Dafa selama 21 tahun berkata dia sekarang merasa bahagia.

Jihui mengatakan bahwa dia mencoba menjadi orang yang lebih baik melalui pemahaman yang lebih dalam tentang ajaran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dia mengatakan bahwa dipengaruhi oleh tren modern ketika dia masih muda, dia mengejar hal-hal seperti hak dan kesetaraan. Ini membuatnya sangat egois. Melalui latihan kultivasi, dia menyadari ini salah. Dia belajar melepaskan mentalitas bersaingnya dan sekarang memikirkan orang lain terlebih dahulu. Dia berterima kasih kepada Guru Li karena membantunya melihat kebenaran.

Belajar Mengatasi Konflik dengan Belas Kasih

Huang Yaling yang berusia 33 tahun ini, telah berlatih Dafa selama lebih dari setahun. Dia memuji latihan tersebut karena telah meningkatkan kesehatan dan hubungan keluarganya. Dia teringat, dia hampir tidak percaya ketika dia membaca di internet dua tahun lalu bahwa praktisi Falun Dafa dibunuh untuk diambil organnya di Tiongkok. “Bagaimana ini bisa terjadi di dunia saat ini?!”

Huang Yaling yang telah berlatih selama lebih dari setahun memuji Falun Dafa karena meningkatkan kesehatan dan hubungan keluarganya.

Dia mencari di internet dan belajar bagaimana berlatih Falun Dafa. Saat dia mendengarkan rekaman ceramah Guru Li, melakukan latihan, dan membaca pengalaman kultivasi praktisi lain, dia mencoba untuk meningkatkan karakternya sesuai dengan ajaran. Dia merasa lebih baik. Masalah kecil seperti mata kering dan sembelit menghilang. Dia tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen kesehatan.

Atas sarannya, suaminya juga mulai berlatih. Dia berkata bahwa hubungan mereka menjadi lebih harmonis. Ketika terjadi konflik, mereka bertukar pemahaman berdasarkan ajaran dan saling mengingatkan untuk berbelas kasih. Cara dalam mendidik anak-anaknya juga berubah. Dulu, dia menggunakan cara-cara negatif untuk mengajar anak-anaknya. Sekarang dia bisa mengendalikan kemarahannya.

Yaling berkata dia merasa beruntung telah menemukan Falun Dafa.

Meningkatkan Hubungan Keluarga

He Suzhen dan suaminya membuka pabrik dari awal ketika mereka masih muda. Bisnis mereka berkembang pesat selama bertahun-tahun kerja keras. Namun, pasangan itu sering bertengkar. Suzhen berkata dia tidak tahu bagaimana memaafkan sementara suaminya sering mengatakan hal-hal yang menyakitinya. Suasana di rumah pun tegang.

He Suzhen dan seluruh keluarganya berlatih Falun Dafa. Sekarang tiga generasi keluarganya rukun.

Setelah dia mulai berlatih pada tahun 1999, tabiat dan kesehatannya meningkat pesat. Dia belajar untuk memeriksa kekurangannya. Suami dan anak-anaknya menyaksikan perubahannya dan satu demi satu mereka mulai berlatih Dafa. Kini, semua orang dalam keluarganya berlatih dan tiga generasi rukun.

Suaminya memutuskan untuk tidak berinvestasi di Tiongkok setelah mengetahui tentang penganiayaan brutal rezim terhadap Falun Dafa. Sebagai gantinya, dia mulai menaruh uangnya di taman ekologi, memimpin dalam mempromosikan perlindungan lingkungan di Taiwan.

Memasuki tahun baru, Suzhen berharap orang-orang dapat menyadari keindahan Falun Dafa dan selamat dari krisis saat ini. Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya yang dalam kepada Guru dan bertekad untuk berkultivasi dengan rajin.

Seluruh Keluarga Mendapatkan Manfaat

Wang Lixia, pembuat sampel sepatu, telah berlatih selama 12 tahun. Dia berkata, "Saya sekarang lebih memaafkan dan melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda setelah berkultivasi." Sebelumnya, dia sangat ketat dalam mendidik anak-anaknya dan bersikeras bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan caranya. Dia tidak dekat dengan anak-anaknya. Putra sulungnya duduk di kelas 6 ketika ayahnya meninggal dan ini sangat mempengaruhinya. Dia hampir tidak berbicara di rumah dan tertutup. Prestasi akademis putra bungsunya adalah yang paling terakhir di sekolah.

Wang Lixia mendapat manfaat yang luar biasa dari berlatih Falun Dafa.

Setelah dia mulai berlatih, dia berhenti memaksa dan belajar menghormati keputusan anak-anaknya. Hubungan keluarga menjadi harmonis dan putra sulungnya sekarang menceritakan isi hatinya padanya. Putra bungsunya dulu berprestasi buruk di sekolah, tetapi kini dia melanjutkan studi teknik di Jerman. Gurunya memandang perubahan dan pencapaian putranya sebagai keajaiban. Wang Lixia berterimakasih kepada Guru Li atas semua berkah ini.

“Putra saya terinfeksi virus PKT di asramanya saat dia belajar di Jerman. Dia baik-baik saja karena saya menyarankannya untuk mengingat dan berkata, Falun Dafa baik, dan Sejati, Baik, Sabar baik.” Dia berharap orang-orang akan memahami kebaikan Falun Dafa dan tidak terinfeksi virus PKT di tahun baru.

Orang Tionghoa dari Vietnam: Kebenaran Falun Dafa

Cai yang bekerja di agen perekrutan internasional dan pengajar bahasa melakukan perjalanan khusus ke gedung pemerintah kota untuk menyaksikan praktisi melakukan latihan. Dia berkata ingin tahu lebih banyak tentang Falun Dafa. Dia pikir praktisi baik dan positif.

Cai melihat praktisi berkali-kali dalam perjalanan bisnis ke luar negeri. Dia berpikir latihannya pasti baik dan benar karena telah menyebar ke banyak negara di seluruh dunia.