Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Menjadi Koordinator

26 Maret 2021 |   Oleh praktisi Falun Dafa di Provinsi Heilongjiang, Tiongkok

(Minghui.org) Saya mulai berlatih Falun Dafa pada bulan Mei 1998. Sebelumnya, saya selalu mencari Dewa dan Tao sejati melalui semua jenis agama. Namun, tidak satu pun dari mereka yang terlihat benar, dan saya menjadi khawatir. Suatu malam, saya berlutut dan melihat ke langit. Dengan berlinang air mata, saya berkata, “Mengapa begitu sulit menemukan jalur kultivasi yang lurus?”

Malam itu, saya bermimpi: Banyak Buddha datang ke rumah saya dan pergi setelah mereka selesai makan. Seorang Buddha berubah menjadi seperti potret Guru di Zhuan Falun, buku utama Falun Dafa. Saya kemudian bangun.

Ketika saya membuka mata, saya melihat Guru muncul tiga kali di depan saya, memancarkan cahaya putih. Saya tidak tahu apa artinya ini.

Beberapa tahun kemudian, seseorang memberi saya buku Zhuan Falun dan memperkenalkan Falun Dafa kepada saya. Saya tidak tertarik, tetapi ingin melihat seperti apa rupa Guru dari Dafa. Saya membuka buku itu dan melihat foto Guru. Saya bertanya-tanya, mengapa orang ini terlihat begitu akrab. Seolah-olah saya pernah bertemu dengannya sebelumnya. Saat saya memeras otak mencoba mengingat di mana saya pernah melihat orang ini sebelumnya, Guru memancarkan cahaya putih dari seluruh tubuhnya. Cahaya berangsur-angsur berubah menjadi gambar-gambar di buku dan kemudian kembali ke buku.

Ini benar-benar membuat saya terkejut. Hari itu, saya membaca Zhuan Falun, dan saya tahu inilah yang selama ini saya cari. Saya mempelajari lima perangkat latihan.

Melalui belajar ceramah Dafa dan melakukan latihan, hanya dalam beberapa hari, rematik, kulit gatal, dan penyakit yang tidak dapat disembuhkan semuanya lenyap. Saya tidak lagi membutuhkan obat setelah itu. Sungguh luar biasa bisa bebas dari penyakit.

Lebih dari 20 tahun telah berlalu. Guru dengan penuh kasih telah mengawasi saya, dan Dafa telah membantu saya mengatasi cobaan demi cobaan.

Mengambil Tanggung Jawab Baru

Saya pergi ke Beijing sebanyak tiga kali untuk memohon bagi Falun Dafa setelah penganiayaan dimulai pada tanggal 20 Juli 1999. Saya ditangkap di rumah dua kali dan secara ilegal dijatuhi hukuman penjara. Saya telah mengalami banyak hal dan mendapat beberapa pelajaran berharga.

Pada awal penganiayaan, saya hanya berinisiatif untuk menyebarkan ceramah baru Guru dan materi klarifikasi fakta kepada rekan-rekan praktisi. Dengan perubahan dalam lingkungan kultivasi saya, sejak saat itu saya mulai mendirikan tempat produksi materi saya sendiri dan menjalankannya. Saya kemudian mengambil peran sebagai koordinator distribusi materi di daerah kami.

Pada awalnya, orang-orang tertipu oleh kebohongan dan propaganda yang dikeluarkan oleh media pemerintah yang memfitnah Falun Dafa dan Guru. Namun, tidak ada materi yang tersedia untuk mengungkap kejahatan Partai Komunis Tiongkok (PKT), dan kami sangat khawatir.

Praktisi di kota menghubungi saya dan bertanya apakah saya dapat mengambil tugas mengumpulkan cetakan ceramah baru Guru dan materi informasi yang diunduh dari situs web Minghui dari kota, membawanya kembali ke daerah kami, dan kemudian membagikannya di antara praktisi lokal kami.

Pada ssat itu saya sedang hamil dan bepergian bukanlah tugas yang mudah, jadi suami saya membantu saya mengirimkan materi kepada praktisi lokal. Dia melakukan itu beberapa kali, tetapi menjadi takut ketika petugas desa menugaskan orang-orang untuk mengawasi praktisi. Apa pun yang kami lakukan akan berada di bawah pengawasan mereka.

Suami saya tidak mengizinkan saya untuk mengirimkan materi atau meminta praktisi lain datang ke rumah kami untuk mengambilnya. Bagaimana itu bisa terjadi? Saya berkata kepadanya, “Setelah kami para praktisi mulai berkultivasi Dafa, kita semua mendapat manfaat. Sekarang Dafa sedang dianiaya. Jika kita praktisi tidak melakukan apa-apa, siapa yang akan melakukannya untuk kita? Jika anda benar-benar ingin menghentikan saya melakukan ini, maka saya harus pergi ke Lapangan Tiananmen dan berteriak, ‘Falun Dafa baik!’ Agar orang-orang mengetahui kebenaran.”

Melihat saya bertekad, suami saya berhenti mencoba mengganggu, dan saya mulai mengumpulkan dan mengirimkan materi lagi.

Bertahan dari Kesulitan Selagi Guru Mengawasi Saya

Saat penganiayaan menjadi lebih parah, lingkungan kami menjadi lebih tegang. Beberapa praktisi tidak dapat memperbaiki lingkungan rumah mereka, jadi anggota keluarga mereka tidak mengizinkan mereka untuk berhubungan dengan praktisi lain.

Kadang-kadang saya harus menghabiskan segala cara agar artikel baru Guru dikirimkan kepada mereka, karena saya tahu keinginan praktisi untuk mengaksesnya, terutama di tengah penganiayaan.

Anggota keluarga seorang praktisi sangat kasar ketika kami mencoba mengirimkan materi kepada mereka. Saya pikir praktisi tidak boleh kehilangan kesempatan untuk membaca ceramah baru Guru karena ini.

Ibunya mulai memaki saya ketika saya tiba di depan pintu. Saya menghabiskan waktu lama untuk mengklarifikasi fakta kepadanya, dan pada akhirnya, dia berkata, “Saya tahu anda semua adalah orang baik. Saya takut anda akan dianiaya, itu sebabnya saya tidak ingin anda datang ke sini.”

Hari sudah gelap saat saya meninggalkan rumah mereka. Tanpa lampu jalan, saya harus berjalan di antara ladang jagung yang tinggi di kedua sisi jalan. Saya tidak dapat melihat apa pun di sekitar saya dan ketakutan. Tiba-tiba saya melihat cahaya mendekat dari belakang. Saya pikir itu adalah sebuah mobil, dan saya terpesona oleh cahaya itu ketika saya berbalik dan bergeser ke pinggir untuk membiarkannya lewat.

Tidak ada mobil. Saya menyadari bahwa itu adalah Guru yang sedang mengawasi saya, dan saya menjadi tenang. Setelah itu, saya mulai melafalkan:

“Menaruh suatu harapan untuk menyelamatkan makhluk hidup,

Membantu Guru dalam perjalanan di dunia.

Membantu saya memutar Falun,

Fa sukses dan bebas dalam langit dan bumi.”

(“Membantu Fa,” Hong Yin)

Setiap kali artikel baru diterbitkan, saya mengendarai sepeda dengan menarik gerobak untuk membawanya ke rumah. Kemudian saya mengantarkan mereka ke desa satu demi satu. Agak sulit, tetapi seperti yang Guru katakan,

“Apa pun yang anda kerjakan, sudah tidak berpikir diri sendiri sedang berbuat sesuatu untuk Dafa, bagaimana mestinya berbuat untuk Dafa, bagaimana saya dapat berbuat untuk Fa ini, sudah menempatkan diri di tengah-tengah Dafa, anda sudah sama seperti salah satu partikel di dalam Dafa, apa pun yang diri sendiri lakukan, diri sendiri sudah merasa semestinya berbuat begitu.” (“Ceramah Fa pada Konferensi Fa di Kawasan Great Lakes, Amerika Utara,” Dao Hang)

Saya juga merupakan bagian dari Dafa. Tidak peduli apa yang saya lakukan, selama itu adalah sesuatu yang diminta oleh Dafa, saya harus melakukannya dan melakukannya dengan baik. Kapan pun praktisi lain datang mencari saya dan apapun yang mereka minta, saya akan menerimanya. Jadi seiring waktu, saya secara alami menjadi koordinator.

Saya melahirkan anak laki-laki lagi pada tahun 2001. Waktu berlalu begitu cepat. Saya harus pergi ke kota untuk mengambil materi dan kemudian mendistribusikannya, mencetak empat edisi Mingguan Minghui setiap bulan, belajar Fa, dan memancarkan pikiran lurus. Saya juga memimpin praktisi lain untuk membagikan materi dan mengklarifikasi fakta kepada orang-orang. Ketika di rumah, saya harus menjaga anak-anak saya dan melakukan pekerjaan rumah tangga. Saya merasakan banyak tekanan.

Awalnya, saya ingin istirahat dan menyerahkan beberapa pekerjaan saya ke praktisi lain. Tetapi saya kemudian berpikir: Guru meminta kami untuk mementingkan orang lain dalam segala hal. Jika saya menyerahkan pekerjaan saya kepada orang lain, bukankah itu hanya akan mengalihkan stres kepada praktisi lain? Ketika saya mengalami kesulitan, jika saya memilih untuk mundur, bagaimana saya masih bisa berperilaku seperti seorang praktisi? Tetapi di sisi lain, saya juga takut tidak bisa melakukannya dengan baik.

Selama belajar Fa, Guru memberi isyarat kepada saya bahwa ketika saya menaruh hati saya untuk melakukan sesuatu, saya bisa melakukannya dengan baik. Dafa menguatkan saya dan membuat saya bertekad untuk melanjutkan apa yang harus saya lakukan.

Mengumpulkan Bahan dengan Aman

Ketika tempat produksi materi besar di kota dihancurkan dan beberapa praktisi ditangkap, seorang praktisi kota datang mencari saya, berkata bahwa dia kehabisan ruangan untuk menyimpan materi dan meminta saya untuk mencari mobil untuk membawanya ke tempat kami.

Saya berbicara dengan He (pria), yang meminjam mobil dari non-praktisi. He menjelaskan kepada pria itu bagaimana kami akan menggunakan mobil, dan jika kami mendapat masalah, kami akan bertanggung jawab penuh atas segala konsekuensinya.

He berpikir bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi pada kami dan orang ini tidak tahu mengapa kami membutuhkan mobilnya, maka dia mungkin akan merasa bahwa kami menipu dia, yang akan menciptakan efek negatif pada Dafa. Orang ini masih mau meminjamkan mobilnya kepada kami.

Kota itu berjarak lebih dari 20 mil, dan ada mobil polisi di mana-mana. Kami tiba di rumah praktisi tepat setelah rombongan mobil polisi dan polisi anti huru hara lewat. Anggota keluarga praktisi menyarankan agar kami tidak langsung berangkat ke rumah dan harus pergi lebih awal di pagi hari dan berbaur dengan lalu lintas ke pasar.

Kami pergi tidur tepat setelah memancarkan pikiran lurus di tengah malam. Ketika saya bangun pagi-pagi keesokan harinya, kami mengemudikan mobil ke tempat penyimpanan bahan dan mengisi mobil hingga penuh. Kami melewati polisi dan meninggalkan kota dengan selamat. Hanya dengan begitu kita bisa menarik napas dalam-dalam dan rileks.

Mendirikan Tempat Produksi Materi

Dengan dihancurkannya tempat produksi materi yang besar di kota, kami mulai membuat materi sendiri dengan bantuan praktisi kota. Kami menggunakan sablon sutra. Itu cukup mudah untuk menangani sisi pertama, tetapi tidak begitu banyak sisi yang lain. Tetap saja, kami menghasilkan 1.000 eksemplar dalam semalam. Kami harus bekerja tanpa lelah sampai pada titik di mana kami mengalami sakit punggung dan pinggang.

Kami melakukan pekerjaan ini di lima lokasi berbeda. Selain membuat materi, kami juga belajar cara membuat spanduk dan sticky note. Permintaan untuk menyediakan materi untuk beberapa kota kecil dan desa jauh melebihi kapasitas kami, jadi kami memutuskan untuk membeli mesin cetak untuk membuat bahan tersebut.

Saya sangat sibuk setiap hari. Saya harus mengurus pengadaan, membuat bahan, dan mengoordinasikan distribusi. Selain itu, ada juga keluarga yang harus diurus. Saya juga harus membantu praktisi ketika mereka mendatangi saya untuk sesuatu. Setiap pagi saya menuliskan hal-hal yang perlu saya lakukan hari itu. Ketika sampai pada penghujung hari, saya benar-benar kelelahan.

Saat di tempat tidur, saya masih memikirkan apa yang perlu dilakukan keesokan harinya. Saya memiliki waktu yang sangat terbatas untuk belajar Fa.

Menyalin dan Melafalkan Fa

Saya tidak dapat menemukan waktu untuk belajar Fa di siang hari, jadi setelah memancarkan pikiran lurus di tengah malam saya mulai belajar Fa sampai jam 3 pagi sebelum tidur, tetapi saya merasa sulit untuk menenangkan pikiran saya untuk belajar. Jadi saya memutuskan untuk menyalin Zhuan Falun. Saya sampai pada bagian ini:

“Semua hal ini akan kami benahi, yang baik dipertahankan, yang buruk disingkirkan, dengan demikian dijamin selanjutnya anda akan dapat Xiulian, tetapi ini hanya berlaku bagi orang yang sungguh-sungguh belajar Dafa.” (Ceramah 1, Zhuan Falun)

Pikiran saya yang pergi ke mana-mana tiba-tiba berhenti, dan saya bisa tenang. Tubuh saya juga terasa ringan. Saya tahu bahwa Guru sedang membantu saya. Saya tahu bahwa jika saya ingin berjalan di jalur kultivasi saya dengan baik, satu-satunya cara adalah belajar Fa dengan baik.

Guru berkata,

“Fa dapat menjebol segala keterikatan, Fa dapat menghancurkan segala kejahatan, Fa dapat menangkal segala kebohongan dan Fa dapat memperteguh pikiran lurus.” (“Menyingkirkan Gangguan,” Petunjuk Penting Untuk Gigih Maju II)

Jadi, saya melafalkan Fa sambil menyalin Fa.

Melafalkan Fa telah membuat saya menyadari banyak prinsip Fa. Banyak pertanyaan yang muncul selama belajar Fa terjawab dengan melafalkan Fa. Itu membuat saya benar-benar mampu “memahami Fa di atas basis Fa…” (Ceramah Fa pada Konferensi Fa Australia).

Melafalkan Fa telah membantu saya mempertahankan kondisi kultivasi yang optimal. Hal ini, telah membantu saya melakukan tiga hal yang seharusnya dilakukan praktisi dengan lebih baik.

Guru telah menyelamatkan kita dari keterpurukan. Dia telah memegang tangan kita dan membantu kita berjalan menuju pendewasaan setelah tersandung dari waktu ke waktu di jalur kultivasi kita. Guru dengan susah payah membantu kita dengan belas kasih yang luar biasa. Rasa terima kasih saya kepada Guru tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.