Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Ketika Penderitaan Tampaknya Tidak Dapat Ditanggulangi, Percaya pada Guru dan Fa Membalikkan Keadaan

18 April 2022 |   Oleh praktisi Falun Dafa di Tiongkok

(Minghui.org) Sebuah insiden baru-baru ini membantu saya menyadari bahwa ketika saya menghadapi masalah yang sulit, jika saya dengan tulus meminta bantuan Guru, semuanya akan terselesaikan. Ketika saya meningkatkan Xinxing, penderitaan menyusut, dan saya dapat dengan cepat mengatasinya.

Putri saya bertemu dengan seorang anggota militer, jatuh cinta, dan mereka memutuskan untuk menikah. Sebulan yang lalu pria itu memberi tahu putri saya bahwa sebelum anggota militer bisa menikah, pengantin wanita dan anggota keluarga dekatnya harus mendapatkan surat keterangan dari kantor polisi setempat yang menyatakan bahwa tidak ada seorang pun di keluarga yang berlatih Falun Dafa.

Kakak ipar saya, seorang non-praktisi, menggunakan koneksinya di Komite Urusan Politik dan Hukum untuk mengetahui lebih lanjut tentang persyaratan dan cara mendapatkan sertifikat. Jawabannya adalah: Serahkan ketiga pernyataan tersebut kepada komite lingkungan.

Dia meminta istrinya (kakak saya) memeriksa dengan komite lingkungan. Dia mengetahui bahwa saya masuk daftar hitam karena saya pergi ke Beijing untuk memohon bagi Falun Dafa. Dia berbagi informasi dengan keluarga kami.

Mereka semua mengacungkan jari ke arah saya, berkata: “Kamu harus menulis pernyataan. Kamu kemudian bisa diam-diam berlatih semua yang kamu inginkan setelah nama kamu dihapus dari daftar. Tolong jangan hancurkan masa depan putri kamu.” Putri saya juga mengancam saya, “Apakah ibu akan melakukannya? Saya akan meninggalkan ibu jika tidak."

Semua orang menekan saya agar menulis tiga pernyataan. Saya dan saudara perempuan saya pergi untuk memeriksa dengan komite lingkungan. Dia menyuruh saya menunggu di luar. Ketika dia keluar, dia mengatakan kepada saya bahwa dia akan menulis tiga pernyataan atas nama saya dan meminta saya menandatanganinya. Saya menolak: “Tidak ada yang akan menulis apa pun. Siapapun yang menulisnya akan menanggung akibatnya.”

Saya berada di bawah tekanan yang begitu berat sehingga bahkan sulit untuk bernapas. Saya mengalami pergumulan internal yang intens, dan pikiran saya penuh dengan pemikiran tentang bagaimana memecahkan masalah. Saya tidak bisa tidur.

Di satu sisi, saya tidak akan pernah mengkhianati Guru dengan menulis tiga pernyataan atau membiarkan keluarga saya melakukan dosa terhadap Dafa. Di sisi lain, jika putri saya tidak bisa menikah karena saya, keluarga saya akan salah paham terhadap Dafa, dan bukankah itu akan mendorong mereka ke sisi lain?

Saya mengkhawatirkannya dan tidak menemukan solusi. Cemas dan tak berdaya, saya pergi menemui praktisi Feng, berharap mendapat nasihat darinya.

Feng memahami Dafa dengan sangat jelas. Dia berkata: “Anda harus meminta bantuan Guru. Percaya pada Guru dan percaya pada Fa. Singkirkan Qing terhadap putri anda dan cobalah singkirkan rasa takut. Pergi ke kantor polisi dengan pikiran lurus, dan anda akan mendapatkan sertifikat. Guru akan membantu anda.”

Hati saya terasa lebih ringan. Saya memancarkan pikiran lurus yang menargetkan "Qing" dan "rasa takut" saya dan mencari ke dalam.

Saya menemukan saya memang sangat terikat dengan putri saya karena saya mengurus segalanya untuknya. Misalnya, begitu saya bangun, saya memeriksanya dan merabanya. Saya membuatkan sarapan yang enak untuknya. Pikiran saya terpusat padanya sepanjang hari. Saya takut dia akan merasa tidak enak atau dia akan membenci saya jika saya tidak melakukan apa yang dia harapkan.

Untuk menenangkan diri, saya mulai melafalkan Fa Guru:

“Manusia berada dalam kesesatan, justru tidak dapat melepas hal ini. Ada yang tidak rela melepas putra putrinya, dikatakan betapa baiknya, mereka telah meninggal. Betapa baik ibunya, juga telah meninggal, dia sedih sekali ingin mengakhiri hidup, sisa paruh hidupnya sungguh ingin dilewati bersama mereka. Anda tidak berpikir baik-baik, bukankah ini datang merongrong anda? Dengan cara ini agar anda tidak dapat hidup dengan baik.” (Ceramah 6, Zhuan Falun)

Setelah beberapa hari, saya merasa banyak qing dan ketakutan saya telah hilang, tetapi saya belum dapat mempertahankan pikiran yang damai dan tak tergoyahkan. Suami saya dan keluarga saya terus menekan saya untuk mendapatkan sertifikat. Saya mengatakan kepada mereka bahwa saya pasti tidak akan mengkhianati Dafa dan Guru dan menunda pergi ke polisi.

Ketika saya pergi menemui praktisi Ping, dia berkata: “Ini adalah penganiayaan kekuatan lama. Jangan mengakuinya. Mintalah Guru untuk menguatkan anda” Saya meminta bantuan Guru. Saya bertekad untuk percaya sepenuhnya kepada Guru dan Fa. Saya berkata pada diri sendiri bahwa dengan Guru di sisi saya, saya akan dapat mengatasi penderitaan ini.

Ketika saya merasa pikiran saya sudah mantap, saya sudah siap untuk pergi bersama suami saya untuk mendapatkan sertifikat. Sebelum saya pergi, saya meminta praktisi setempat memancarkan pikiran lurus untuk saya. Seorang praktisi berkata: “Dapatkah anda meminta suami anda pergi tanpa anda? Dengan begitu anda tidak harus melalui semua masalah itu.”

Ketika saya kembali ke rumah, saya meminta suami saya untuk pergi sendiri. Dia pergi ke kantor polisi dan diberitahu bahwa dokumen itu dalam format yang salah dan tidak dapat dicap. Ketika saya mendengar ini, saya menyadari bahwa ujian itu harus saya lewati dan saya tidak boleh menggunakan alasan apa pun untuk melewatinya. Saya harus menyingkirkan "rasa takut" saya dan tidak boleh bertindak menipu.

Saya memutuskan untuk pergi dan meminta beberapa praktisi lain untuk membantu dengan memancarkan pikiran lurus. Ketika suami dan saya tiba di kantor polisi, saya berjalan lurus ke kursi, duduk, dan memancarkan pikiran lurus.

Saya bertanya dalam hati, “Guru, tolong kuatkan dan bantu saya. Guru yang menentukan dalam segala hal. Mohon biarkan orang itu melakukan hal yang benar dan tidak melakukan dosa terhadap Dafa. Biarkan dia memilih masa depan yang cerah.” Pikiran saya bebas dari gangguan dan saya merasa percaya diri.

Suami saya membawa kembali tiga salinan sertifikat bermaterai, dan tidak ada kata “Falun Dafa” di atasnya. Setelah mengirimkannya ke putri saya, dia mengatakan tidak ada penyebutan "Falun Dafa" dan meminta ayahnya memeriksa ke kantor polisi lagi. Polisi mengkonfirmasi itu adalah template yang mereka gunakan.

Putri saya kemudian mengirimkan ke tunangannya. Ketika dia menyerahkan kepada atasannya, dia diberitahu bahwa itu bagus.

Kami sekeluarga lega dan bahagia. Saya memberi tahu mereka bahwa saya telah meminta bantuan Guru dan itulah mengapa itu berhasil. Mereka semua setuju, “Dafa itu hebat!” Ayah saya, yang biasa melafalkan “Falun Dafa baik” dengan setengah hati, sekarang sepenuhnya yakin.

Setelah saya memberi tahu praktisi lain tentang apa yang terjadi, mereka berkata: “Guru telah berkata, dan semuanya dilakukan oleh Guru. Tergantung hati anda; jika anda memenuhi persyaratan, Guru akan membantu anda menyelesaikannya.”

Dalam satu bulansetelah melepaskannya, mentalitas saya berubah dari goyah menjadi teguh, dari bingung menjadi rasional, dan dari terobsesi menjadi tenang. Perjalanan ini terukir di hati saya, meski proses melepaskannya menyayat hati.

Dalam pemahaman saya, tidak peduli seberapa sulit keadaannya, jika kita minta bantuan Guru, itu akan terpecahkan.