Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Surat untuk Mencari Keadilan Menyebabkan Hukuman Penjara 3,5 Tahun

22 Juli 2022 |   Oleh koresponden Minghui di Tianjin, Tiongkok

(Minghui.org) Setahun lebih sedikit setelah seorang penduduk Tianjin dibebaskan dari hukuman 2,5 tahun karena menggantung spanduk tentang Falun Gong, dia ditangkap lagi karena menulis surat dan sekarang dijatuhi hukuman 3,5 tahun.

Zhao Shuxia

Pada tahun 1999 sejak rezim komunis Tiongkok mulai menganiaya Falun Gong, sebuah latihan pikiran-tubuh kuno, Zhao Shuxia, 58, telah menjalani dua hukuman kamp kerja paksa dan hukuman penjara karena keyakinannya.

Setelah penangkapan Zhao pada tahun 2016 karena menggantung spanduk tentang Falun Gong, kesehatan ayahnya yang sudah lanjut usia memburuk karena kekhawatirannya yang terus-menerus terhadapnya. Ayah Zhao menderita diabetes parah dan menjadi buta. Ayahnya kemudian meninggal pada 10 September 2016. Setahun kemudian, Zhao dijatuhi hukuman 2,5 tahun.

Setelah Zhao dibebaskan, dia melakukan pekerjaan sampingan untuk menghidupi dirinya sendiri dan ibunya yang sudah lanjut usia. Dia kemudian bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk seorang wanita tua, setelah mengenal putrinya di penjara, seorang pemohon yang dijatuhi hukuman karena mengajukan banding kepada pihak berwenang karena menyita propertinya secara ilegal.

Ketika pihak berwenang melecehkan putri dari wanita tua tersebut setelah dia dibebaskan, mereka menemukan bahwa Zhao sedang bekerja di rumahnya dan memerintahkan wanita tua untuk memecat Zhao. Tidak ingin memberikan tekanan apa pun kepada keluarga, Zhao berhenti dari pekerjaan.

Tidak lama kemudian, Zhao mendengar bahwa putri dari wanita tersebut mengajukan banding dan ditangkap lagi. Dia menulis surat kepada polisi, mendesak mereka untuk membebaskan wanita tersebut, tetapi Zhao malah ditangkap pada 3 Februari 2021. Setelah hadir di Pengadilan Distrik Nankai dua kali, masing-masing pada Juli dan September 2021, Zhao dijatuhi hukuman 3,5 tahun dan dibawa ke Penjara Wanita Tianjin pada pertengahan Mei 2022.

Laporan Terkait dalam Bahasa Inggris:

Almost Dead from Torture in Custody, Tianjin Woman Faces Prison Sentence for Her Faith Again

Three Tianjin Women Sentenced to Prison for Hanging Banners with Falun Gong Messages

Tianjin Woman Detained for Her Faith Files Complaints against Prosecutor and Judge

Prosecutor Tries to Collect More Evidence Against Tianjin Practitioners

Tianjin Woman Detained for Her Faith Files Complaints against Prosecutor and Judge

Chinese Citizens Sign Petition Calling for the Release of Zhao Shuxia

Ms. Zhao Shuxia on Hunger Strike for Over 130 Days