(Minghui.org) Saya mulai berlatih Falun Dafa pada bulan Juli 1996, dan sekarang berusia 70 tahun. Dulu saya memiliki gangguan neurologis, gastritis, dan radang sendi, tetapi penyakit-penyakit ini hilang setelah saya mulai berlatih. Saya juga belajar untuk berbuat baik, memperbaiki karakter diri, dan menempuh jalan untuk kembali kepada jati diri yang sebenarnya. Guru Li yang penuh belas kasih telah melindungi saya selama 29 tahun ini.

Saya dan praktisi lain sering bersepeda ke berbagai tempat untuk mengklarifikasi fakta tentang penganiayaan kepada orang-orang dan mendistribusikan materi informasi tentang Falun Dafa. Saya ingin berbagi tiga kisah orang-orang yang menerima berkah setelah mereka mulai mengucapkan, “Falun Dafa Baik, Sejati-Baik-Sabar Baik.”

Beberapa tahun lalu, seorang pria terlibat dalam kecelakaan mobil dalam perjalanan ke tempat kerja. Ia dibawa ke rumah sakit dan tidak sadar selama beberapa hari. Dokter menyuruh keluarganya untuk mempersiapkan pemakamannya, jadi mereka membeli satu set pakaian pemakaman. Kami bertemu istrinya hari itu dan ia bercerita tentang suaminya.

Saya berkata, “Saya ingin berbagi dua kalimat yang membawa keberuntungan dengan kamu. Mohon lafal Falun Dafa Baik dan Sejati-Baik-Sabar Baik ' kepada suami kamu.”

Ia mengikuti saran saya dan suaminya diperbolehkan pulang beberapa hari kemudian. Ia menjalani pemulihan di rumah dan kembali bekerja. Kesehatannya baik-baik saja sejak saat itu.

Saya memberikan kalender berisi informasi tentang Falun Dafa kepada menantu perempuan tetangga saya. Temannya melihat dan sangat menyukainya. Temannya tidak bisa hamil setelah 12 tahun menikah. Ketika mendengar ia menyukai kalender itu, saya memberinya satu kalender dan sebuah amulet yang berisi informasi tentang Dafa. Saya juga memintanya untuk melafalkan “Falun Dafa Baik, Sejati-Baik-Sabar Baik,” dan membantunya mundur dari Partai Komunis Tiongkok (PKT).

Ia hamil tak lama kemudian dan melahirkan seorang bayi perempuan. Beberapa tahun kemudian ia melahirkan seorang bayi laki-laki. Keluarganya sangat bahagia, memperlakukan saya dengan hangat setiap kali mereka bertemu dengan saya, dan membaca materi klarifikasi fakta yang saya berikan kepada mereka.

Sekarang, izinkan saya berbagi kisah seorang wanita yang lahir pada hari, bulan, dan tahun yang sama dengan saya. Kami bertemu saat bekerja sebagai buruh. Ia mengalami stroke dan terbaring di tempat tidur beberapa tahun yang lalu. Saya mengunjunginya dan menceritakan tentang Falun Dafa dan penganiayaan. Saya memberinya materi informasi tentang Falun Dafa dan sebuah amulet. Saya juga memintanya untuk melafalkan “Falun Dafa Baik, Sejati-Baik-Sabar Baik,” dan membantunya mundur dari Partai Komunis Tiongkok (PKT).

Ia mengikuti saran saya untuk mengulang kalimat tersebut, dan kondisinya berangsur-angsur membaik. Ia mampu bangun dari tempat tidur dan berjalan dengan bantuan dua tongkat. Akhirnya, ia hanya membutuhkan satu tongkat. Dalam beberapa tahun, ia tidak lagi membutuhkan tongkat dan pulih sepenuhnya.

Suatu hari di pasar, seseorang menepuk bahu saya. Saya menoleh dan melihatnya. Ia berkata, “Saya sudah sehat sekarang. Semua yang dikatakan para praktisi itu benar. Saya harus berterima kasih kepada kamu.”

Saya menjawab, “Jangan berterima kasih kepada saya. Berterima kasihlah kepada Guru kita!” Suaminya dalam keadaan kesehatan yang buruk dan menjadi sehat setelah mempelajari Dafa dan mundur dari PKT. Mereka berdua menerima berkah setelah mengaku bahwa Falun Dafa itu baik.

Saya telah berkultivasi dengan tekun selama lebih dari 20 tahun. Saya tahu saya telah bersumpah untuk membantu Guru dan itu adalah misi saya. Kita harus melepaskan keterikatan kita dan memanfaatkan setiap momen untuk menyadarkan orang-orang. Mari kita singkirkan rasa takut dan keluar dari lapis tempurung manusia kita. Kita adalah kultivator di jalan menuju kedewaan. Kekuatan super normal kita akan bermanifestasi selama kita mempertahankan pikiran lurus dan bertindak sesuai dengan Fa. Kita mendekati saat-saat terakhir, dan harus berbuat lebih baik. Saya percaya saya akan melakukannya dengan baik!