(Minghui.org) Pameran foto “Perjalanan Falun Dafa,” yang telah dipamerkan di delapan provinsi berbeda di Turki sejak 2011, baru-baru ini dipertunjukkan di perguruan tinggi kota Eskisehir.

Pameran ini diadakan pada 9-21 Oktober 2017 di Hey Joe Cafe, tempat kumpul mahasiswa dan masyarakat umum. Selama pameran tiga hari itu, banyak orang yang mendapatkan pengetahuan tentang Falun Dafa dan penganiayaan brutal terhadap latihan meditasi ini oleh rezim komunis di Tiongkok.

Pengunjung pameran foto “Perjalanan Falun Dafa” di Eskisehir menandatangani petisi menyerukan pengakhiran penganiayaan di Tiongkok

The Milliyet, sebuah koran terkenal di Turki, melaporkan pameran itu

Kepala distrik kota, Ender Uysal dan temannya mengunjungi pameran dan tinggal cukup lama. Mereka terkesan dengan foto-foto itu dan mengecam kebrutalan penganiayaan di Tiongkok. Mereka juga menyatakan ketertarikan untuk berlatih Falun Dafa.

Seorang mahasiswa muda dari Universitas Eskisehir mengatakan bahwa ia ingin belajar latihan itu di pameran. Ia berada di ruang pameran cafe selama dua jam dan belajar lima perangkat latihan.

Pada hari ketiga, wartawan dari agen berita IHA datang mewawancarai praktisi. Laporan tentang pameran dan Falun Dafa dimuat di koran di seluruh negara. Sebuah artikel berjudul “Tradisi 5.000 tahun Tiongkok” dimuat di bagian seni dan budaya hampir semua koran, termasuk The Milliyet, salah satu koran terkenal di negara itu.

Video dari wawancara juga dipublikasikan di media sosial. Hasilnya, banyak orang yang menghubungi sukarelawan latihan kelompok Falun Dafa untuk mencari tahu lebih banyak.

Banyak orang yang mengunjungi pameran menandatangani petisi yang dibuat oleh Doctors Against Forced Organ Harvesting (DAFOH), menyerukan penghentian pembunuhan praktisi Falun Dafa untuk organ mereka oleh rezim Tiongkok sebagai bagian dari kampanye penganiayaannya.